Cerita ini menceritakan tentang kedua remaja yang selalu bertengkar di sekolahnya,mereka berdua tidak pernah tau kalau sudah dijodohkan sejak bayii,karena orang tuanya yang sudah bersahabat mulai kecil,dan mereka berjanji akan menjodohkan anak anaknya.
Seyla Wijaya
Anak kedua dari keluarga wijaya,ayahnya bernama Putra Bimo Wijaya seorang pengusaha sukses di kota X dan bundanya bernama Putri Sofya seorang desainer terkenal dikotanya,dan terahir kakaknya yang bernama Candra Putra Wijaya seorang lulusan dari universitas terbaik di kota X.
Nathan Prawira
Anak pertama dari keluarga prawira,papinya bernama Putu Dirga Prawira seorang seorang pebisnis terkenal,maminya bernama Cindy Kurnia Dewi seorang ibu rumah tangga,dan ada adiknya bernama Bagus Prawira seorang siswa SD yang melanjutkan sekolahnya di luar negri.
Semoga kalian suka ceritanya,penasaran kelanjutannya?baca dan ikuti novelku yaa:D
Karya ini diterbitkan atas izin noveltoon Berliana CM,isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya,tidak mewakili noveltoon sendiri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Berliana CM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 13
Dikelas Seyla
"hai beb...lama banget liburnya" tanya bangas centil
"apaan sih bab beb bab beb" saut seyla ketus
"eh lo dari mana aja sih?" tanya cristin kepo
"gw lagi ke puncak rumah nenek gw,ada urusan penting" kata seyla dengan tenang karena ia takut kalau sampai teman temannya tau ia sudah menikah
Dikelas Natan
"woii....bos kita dateng nih" teriak rehan sambil merangkul pundak natan
"bro lo dari mana aja" kata ferdi
"iya laka banget lo cuti" saut alex yang ikut nimbrung
"kepo lo semua,gw lagi ikut papi ada urusan penting" jawab natan
Bel masuk kelas sudah berbunyi,semua murid masuk kedalam kelass,duduk dibangku masing masing,dan mengikuti pelajaran,waktu sudah menunjukkan waktu istirahat,KRIING......semua murid keluar berhamburan menuju kantin,natan bergegas menyusul seyla dikelasnya,yaa karna natan ingat kalau seyla dan dirinya belum sarapan tadi pagi
"bro..lo mau kemana?" tanya temen temen natan kepadanya
"ah udah ikut gw aja lo semua" kata natan sedikit terburu buru
"seyla,ngantin yuk,kaamu belum sarapan tadi pagi" ajak natan kepada seyla,seyla hanya mengiyakan ajakan suaminya,namun teman temannya mulai bingung,kenapa kedua musuh bebuyutan bisa akur seperti ini,pakai panggil aku kamu lagi,dan pikiran pertanyaan lainnya yang ada di otak teman seyla dan natan,sampai dikantin mereka langsung memesan menu
"sebenernya kalian kenapa?kerasukan apa?kok bisa baikan?" tanya bagas bingung
"kita pacaran" jawab natan santai,membuat seyla membulatkan matanya dan melihat natan
"HAH....." semua langsung kaget dan tak percaya dengan omongan natan itu
"kenapa?" tanya natan
"sey lo beneran,kok lo ga crita ke kita sih,jahat lo sey" kata teman teman seyla masih bingung
"eemmm...aku....aku itu" kata seyla terbata bata
"yah gagal deh gw ngedeketin lo" saut bagas
"sekali lo deketin pacar gw,abis lo" kata natan dengan tatapan tajam,seakan singa yang ingin memakan bulat bulat musuhnya
"udah udah ayo makan saja" ajak alex
Mereka langsung menyantap makanan yang ada didepan mereka,setelah makan geng cewek kembali ke kelas dulu,sedangkan geng cowok masih nimbrung di kantin
"eh bro lo beneran pacaran sama seyla?"
"dia musuh lo?"
"apa lo baikan?sejak kapan?"
"ah gw gapercaya deh" dan pertanyaan pertanyaan lainya lagi membuat natan bingung
"banyak tanya lo pada" kata natan
"ih kita kepo" saut rehan
"udahlah kita kembali aja ke kelas" ajak natan
"eh gaiss lo ngerti ga?" kata alex
"apaan apaan?" jawab mereka
"si amanda bakal sekolah disini,mantan lo pas smp nat" kata alex lagi
"ah yang bener lo,gw oh aja,gw udah gak ada rasa sama dia,lagian gw udah punya seyla" kata natan santai
"ciee...musuh jadi cintaa" temannya mulai menggoda natan
"apaan sih lo lo pada" kata natan dengan menyembunyikan bahagianya
"udahlah,masuk kelas aja yuk" ajak alex
"skuyy" jawab berbarengan
-------
Hari demi hari mereka lalui,semester demi semester mereka nikmatii,kini adalah saat penantian pengumuman naik kelas,mereka semua bergemetar,keringat dingin mulai bercucuran,akhirnya yang ditunggu tunggu tiba,pak eko menempelkan beberapa kertas di mading,ternyata seyla dan natan naik kelas 12 kelas yang sama,teman temannya juga masuk kedalam kelas yang sama,ntah mengapa itu sangat kebetulan sekali