Zahra Maharani Setiawan adalah gadis berusia 17 tahun. Zahra gadis ceria nan periang,baik hati dan mudah bergaul dengan siapa saja. Zahra memiliki paras yang sangat cantik, berambut panjang hitam dan bergelombang. Zahra memiliki sahabat yang sangat baik bernama Anita dan Rania.
Kehidupan Zahra berubah ketika kedua orangtuanya meninggal akibat dari kecelakaan. Hinga Zahra di asuh oleh kakeknya Zaky,itu pun tidak berlangsung lama karena kakeknya meninggal karena sudah sakit-sakitan. Zahra pun tinggal bersama adik bundanya,Rara.Hingga datanglah Hendro utusan dari Bu Misya yang memintanya untuk ikut ke kota.
Alan 30 tahun, seorang pengusaha yang sangat sukses.Mempunyai banyak usaha dari properti dan kuliner di semua kota dan luar negeri.
Bagaimana kehidupan Zahra selanjutnya? Apakah Zahra akan menemukan kebahagiaannya setelah mengetahui perjodohannya dengan cucu Bu Misya??
Apakah kehidupan pernikahan Zahra dan Alan bahagia?? Sedangkan Alan masih punya seorang kekasih,Mira.
Warning 18++ !!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Memey.Augusty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
13. DATANGNYA UTUSAN NENEK MISYA
Setahun telah berlalu sejak kepergian Kakek Zaky. Zahra pun masih menjalankan aktivitas yang sama begitupun dengan Tante Rara dan Om Arif. Kesibukan masing-masing menyita banyak waktu tapi Tante Rara dan Om Arif selalu saja meluangkan waktu untuknya. Ya mereka bukan hanya mengganggap Zahra sebagai keponakannya saja tapi sudah seperti anak baginya. Gadis seusia Zahra masih butuh kasih sayang, pengarahan, dan nasehat-nasehat yang membangun.
Hari ini, Zahra pulang awal karena hanya ada satu mata kuliah saja. Zahra berada di rumah saja setelah Tante Rara memintanya tak kemana-mana hari ini. Karena kata Tante Rara ada hal penting yang akan di sampaikan kepadanya. Zahra lebih memilih berkutat bikin kue di dapur bersama bik Ana. Sambil menunggu Tante Rara pulang karena Zahra juga penasaran hal apa yang begitu penting yang akan di sampaikan oleh Tantenya itu.
Setelah selesai berbenah rumah dan mandi, Zahra menikmati kue hasil buatannya bersama bik Ana. Hingga terdengar suara mobil di halaman depan rumah. Jelas terdengar ada 2 suara mobil yang datang.
" Assalamualaikum Zahra ...." ucap Tante Rara begitu masuk rumah
" Waalaikumsalam Tan ...." sambil mencium tangan tantenya.
Ada juga seorang tamu yang datang bersama Tante Rara. Ketika semua orang telah duduk, bik Ana menghidangkan minuman dan kue buatan Zahra kepada tamu tersebut.
" Silahkan di minum dan di makan kue nya pak ...." ucap Tante Rara mempersilahkan tamu tersebut
" Iya terima kasih mbak ...." sahutnya sambil mencicipi kue itu
" Ada hal penting apa Tan .... kok Tante Rara terlihat serius sekali. Apa ada masalah di kantor ? terus tuan ini siapa Tan ?" tanya Zahra beruntun pada tantenya itu.
" Za .... kenalkan ini pak Hendro, orang kepercayaan Bu Misya yang datang kesini hendak menjemput mu ke Jakarta ....." ucap Tante Rara menjelaskan
" Ke Jakarta ngapain Tan ....? Za kan masih kuliah disini. Za juga gak ada rencana ke Jakarta lagi Tan ...." ujar Zahra bingung hingga menatap Pak Hendro di depannya itu
" Begini non .... Bu Misya meminta saya menjemput non Zahra ke Jakarta untuk perjodohan dengan den Alan ...."
" Apa ???? Perjodohan ????" teriak kaget Zahra sambil berdiri.
Suasana begitu di penuhi atmosfer keterkejutan Zahra saat Om Arif datang untuk membantu menjelaskan pada keponakannya Zahra.
" Tenang Za .... duduk lah dengan tenang akan kami jelaskan semuanya kepadamu sayang " pintanya sambil mendudukkan Zahra
" Tapi Om .... perjodohan ??? Za masih berumur 19 tahun .... Alan ??? siapa dia ??? Za aja gak kenal dengan Alan Om. Perjodohan ini kenapa harus Za sih Om ?" tanya nya gusar pada Om Arif dan melihat kesemuanya
" Alan itu cucu Nenek Misya Za .... perjodohan ini juga telah di sepakati oleh ayah, bunda dan kakek saat kelulusan sekolah waktu itu Za. Apa kamu ingat ?" terang Tante Rara pada Zahra
FLASHBACK ON
Saat kelulusan sekolah, Zahra dan orang tuanya datang ke rumah kakek Zaky guna berbagi kebahagiaan akan kelulusan cucunya Zahra. Kala itu Kakek Zaky tengah menerima tamu yaitu Bu Misya. Saat Zahra naik ke atas hendak berganti baju dan istirahat. Di ruang tamu tampak semua orang tengah serius dengan pembicaraan.
" Begini Zaky, nak Reno dan nak Riri .... kedatangan saya kesini ingin mengutarakan keinginan saya untuk menjodohkan Zahra dengan Alan cucu saya. " kata Nenek Misya menjelaskan.
" Perjodohan ?? Zahra cucuku dengan Alan cucumu Sya .... " tanya Kakek Zaky mempertegas pendengarannya
" Zahra masih kecil Bu .... baru juga lulusan bahkan Zahra ingin kuliah Bu " kata Reno mempertimbangkan
" Nak Reno .... ini bukan langsung menikah nak ....menikahnya nanti saat Zahra telah siap menerimanya. Zahra juga masih bisa melanjutkan kuliahnya, ini sebagai pengikat nak kalau saya ingin Zahra menjadi cucu mantu saya dan menjadi bagian keluarga saya." terang Nenek Misya kemudian
" Kenapa harus memilih Zahra Bu yang masih belia ...?" tanya bunda Riri selanjutnya
" Nak Riri .... dari awal saya ketemu Zahra, saya sudah suka dan jatuh hati padanya. Zahra anak yang cantik, pintar, dan periang hingga tak kan sulit baginya untuk berkenalan dengan Alan. Cucu saya itu terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan dan bisnisnya saja. Setiap saya memintanya menikah, selalu saja beralasan. Mungkin kalau bertemu Zahra hatinya bisa terbuka untuk segera menikah " jelas Nenek Misya lagi
" Kalian jangan khawatir, Zahra akan saya jaga dengan baik karena saya sudah menganggapnya seperti cucuku sendiri. Akan saya penuhi semua kebutuhannya. Mau kan Zaky, nak Reno dan nak Riri menerima perjodohan ini ?" pinta Nenek Misya penuh harap
" Kalau saya sih oke saja karena sudah mengenalmu lama Sya, saya juga yakin bahwa Zahra akan terlindungi dengan baik kalau bersamamu tapi kan tergantung Reno dan Riri sebagai ayah bundanya. Biar mereka yang memutuskan hal yang terbaik untuk Zahra anaknya " kata Kakek Zaky menjelaskan dan menyerahkan semua keputusan pada anak dan menantunya itu.
" Begini Bu .... kalau soal mengenal dan perjodohan saya tidak keberatan, kalau soal menikah biarlah tangan Allah SWT yang menuntun, kalau ada jalan jodoh pasti menikah juga entah itu bersama Alan cucu Bu Misya ataukah yang lainnya. Kami hanya mau yang terbaik untuk Zahra kedepannya Bu. Biar Zahra sendiri yang menjawabnya nanti kalau sekarang biarlah Zahra dengan urusan pendidikannya dulu karena terlalu dini juga kalau mengatakan hal ini padanya " ujar Reno sambil menatap Riri yang mengangguk membenarkan perkataan suaminya itu.
" Iya saya paham sebagai orang tua. Jadi bagaimana apakah kalian setuju akan perjodohan ini ?" tanya Nenek Misya penuh harap.
" Iya kami selaku orang tua menerima dengan baik perjodohan ini Bu " jawab Reno sambil melihat ke arah mertua dan istrinya.
Kakek Zaky dan Riri menganggukkan kepalanya dan tersenyum bahagia. Begitu juga Bu Misya yang terlihat begitu sumringah dengan di terimanya perjodohan ini.
FLASHBACK OFF
" Tapi Tan .... Za kan lagi kuliah disini, nantilah selesai kuliah di bahas lagi perjodohan ini " pinta Zahra lemas
" Non .... kalau soal pendidikan non Zahra sudah di urus Nyonya Misya di Jakarta, tinggal non Zahra menyetujuinya saja " terang Pak Hendro kemudian
" Iya Pak tapi perjodohan .... " ucap Zahra gamang meneruskan ucapannya
" Za .... Tante tau ini itu terlalu tiba-tiba untukmu Za. Pikirkan saja bahwa ini sudah di bicarakan dengan Kakek,ayah dan bundamu Za. Sekarang apakah Za mau mengingkari janji ayah bunda yang telah di berikan kepada Bu Misya saat menerima perjodohan ini ? Ayah bunda juga berpikir demi masa depanmu Za, kalau kedepannya Za gak merasa ada kecocokan .... Za boleh membatalkannya. " ujar Tante Rara menjelaskan.
JANGAN LUPA VOTE, LIKE & KOMENTARNYA YA BIAR AUTHOR MAKIN SEMANGAT UPDATE CERITANYA.
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
Alan itu pintar tp bodoh...pintar nyelesaiin masalh kantornya tp bodoh dgn urusan rmh tgga nya....
ktnya Alan usianya sdh 30an tp kelakuannya kayak ABG labil...
bikin greget aj tuh sm sifatnya Alan....
pengen deh getok kepalanya pake ulekan sambel.....😡😡😡
maaf yaa Thor... 🙏
Bisa memaparkan pasal" nya secara detail...
hingga kita jg para pembaca bisa tau ttg pasal" dan hukum nya....makasih Thor....Aq syukak karyamu
lope U Thor....😍😍😍