"Kamu tidak perlu bertanggung jawab. semua yang kamu takutkan tidak akan terjadi,"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arzeerawrites, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Festival
Siang ini Levin dan Alona menghadiri Festival bunga musim semi yang diselenggarakan oleh Hallim Park. Taman Hallim adalah menjadi salah satu destinasi favorit di Jeju yang berada sekitar tiga puluh tiga kilometer dari barat kota Jeju.
Taman ini merupakan rumah bagi tanaman yang sangat indah untuk menarik minat wisatawan. Taman dengan luas hampir seratus ribu meter persegi ini membuat Levin dan Alona bisa mendapatkan ketenangan dan kesejukan dari alamnya. Liburan seperti inilah yang sebenarnya di perlukan oleh Levin untuk memulihkan kesehatan pikiran dan jiwa yang setiap harinya di penuhi dengan pekerjaan.
Taman ini dibangun dengan tujuan melestarikan dan mengenalkan habitat flora kepada masyrakat luas. Salah satu pertunjukkan yang saat ini berlangsung di Hallim Park adalah Spring flower Festival dimana semua pengunjung bisa melihat pemandangan hamparan bunga tulip, bunga Canola dan Cherry blossom yang tumbuh pada musim semi.
"Sudah selesai berfotonya?" Ucap Levin dengan nada menyindir. Alona tersenyum dan mengangguk. Levin sebenarnya sudah ingin pergi dari Festival ini karena ia kurang suka dengan keramaian namun Alona teguh pada keinginannya untuk terus berfoto riang bersama bunga-bunga cantik favoritnya.
"Belum foto berdua. Nanti dulu ya pulangnya?"
Levin berdecak lalu berusaha mengambil kamera miliknya yang seharian ini dipakai oleh Alona.
"Aku pinjam kameranya,"
"Dari tadi kamu menggunakan kameraku. Handphone mu bisa digunakan, Alona."
"Tapi lebih bagus pakai kamera kamu,"
"Kemarin selama di perjalanan kamu menggunakan Handphone mu pun tidak masalah. Lalu kenapa sekarang harus menggunakan kameraku terus?"
"Ya sudah aku kembalikan," Dengan kesal Alona menyerahkan kamera suaminya yang langsung di terima oleh Levin dengan senang hati. Ia menyesal meminjamkan kameranya pada Alona. Karena istrinya itu jadi tidak kenal waktu. Banyak waktu dihabiskan untuk berpose. Levin yang melihatnya saja lelah. Berbeda dengan Alona yang semangatnya tidak pernah berkurang.
"Tapi foto berdua dulu," Ucap Alona pada Levin.
Terpaksa Lelaki itu harus meminta temannya yang menemani mereka berjalan-jalan selama di Korea untuk memotret mereka dengan latar belakang hamparan bunga-bunga indah di taman Hallim.
Alona berpose dengan berbagai gaya nya yang ekspresif berbeda dengan Levin yang hanya tersenyum tipis ke arah kamera bahkan terkadang menampilkan wajah datarnya bila Alona meminta untuk diulang sekali lagi.
Setelah puas menyiksa Levin dengan memenjarakannya pada rasa bosan, Alona mengatakan kalau ia sudah lapar. Tentu saja disambut baik oleh levin. Akhirnya sebentar lagi ia bisa bebas dari ini semua. menghadiri Festival bunga seperti ini tidak pernah di sukai oleh Levin.
Keduanya makan di sebuah Restaurant yang tak jauh dari Taman Hallim. mereka hanya cukup berjalan kaki beberapa meter saja. sembari jalanpun Alona masih sibuk melihat-lihat hasil potretannya tadi. membuat Levin berdecak dan kembali meraih kameranya.
Levin menajamkan matanya saat Alona hendak protes dan memperingatinya, "Jalan yang benar jangan sampai menabrak orang lagi seperti kemarin di bandara!"
Alona memesan makanan kesukaannya yaitu Bulgogi sementara Levin memesan Bibimbap karena Levin akan merasa kenyang hanya dengan nasi. Bibimbap adalah nasi yang dicampur dengan berbagai lauk pauk seperti daging sapi, Telur dan sayuran. Yang membuatnya menjadi khas Korea adalah sambalnya yaitu Gochujang.
Tidak ada percakapan apapun di antara suami dan istri itu. Keduanya disibukkan dengan kegiatan mengisi perut mereka yang sejak tadi sudah berteriak kelaparan.
**********
Happy Reading teman² onlinequww heheeeee
mampir jg di bukalah hatimu untukku
Gabungin ja thor sm MCH biar bareng sm triple A.
Khadziya ketinggaln jauh dech si triple A udh pd gede si dziya mlh msh baby 😂