NovelToon NovelToon
Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Mafia / Tamat
Popularitas:18.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yuliati

+21
Seorang mafia yang penurut dengan ibunya karena menyayangi dan mencintai ibunya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ciuman

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

Kirana menutup mulutnya dengan tangannya,dia kini duduk diatas tempat tidur. Dion memperhatikan luka didada juga dipunggung Kirana karena Kirana hanya memakai handuk yang dililitkan di dada nya,Dion mengambil kemeja miliknya didalam lemari dan memberikannya pada Kirana

"ini....pakai lah malam ini,besok baru aku suruh orang untuk membeli pakaian buat mu"ucap Dion

Dion berjalan masuk kedalam kamar mandi,dia juga harus membersihkan dirinya karena celana yang dipakainya sudah basah. Kirana masih menatap kemeja yang diberikan Dion,bagaimana dia ingin memakainya? kemeja itu terlihat pendek dan tipis,apalagi dia bingung akan pakai dalaman nya. Pakaian dalam Kirana basah semuanya

Akhirnya mau tak mau Kirana memakai kemeja Dion tanpa dalaman,dari pada dia harus telanjang didepan Dion. Dion sudah selesai mandi,dia keluar dengan hanya menggunakan handuk dibagian pinggang nya saja. Kirana kembali membuka mulutnya lebar-lebar,membuat Dion menahan senyumannya

"mulutmu itu....tolong dikondisikan"ucap Dion menatap Kirana

Kirana menutup mulutnya,dia menundukan kepalanya. Dion menatap Kirana yang memakai kemeja nya,bentuk tubuh Kirana terlihat walaupun hanya transparan Dimata Dion hanya saja Dion sudah bisa membayangkannya karena dia pernah melihatnya.

Dion membuka lilitan handuknya didepan Kirana,Kirana memalingkan wajahnya ke arah lain. Tubuh Kirana sudah merinding membayangkannya,Dion tidak memperdulikan ada nya Kirana disana. Wajah Kirana sudah memerah menahan malu nya

"buka baju mu..."ucap Dion yang ternyata sudah berada disampingnya dengan menggunakan kaos juga celana boxer nya

"hah....apa?"tanya Kirana sambil melongok menatap Dion

"buka sedikit baju mu,aku akan mengobati luka mu "jawab Dion yang ternyata sudah memegang kotak obat ditangannya,Dion sudah duduk didepan Kirana

Kirana menatap kotak obat yang dipegang Dion,pikiran Kirana sudah kotor saja dari tadi. Dia pikir Dion ingin mengajak nya melakukan hal itu,dia merutuki pikirannya. Wajahnya kembali memerah dan kali ini ditatap tajam oleh Dion

"kamu mikir apa sih?"tanya Dion sambil menyentil kening Kirana

"aaaawww....."Kirana meringis sambil mengelus keningnya

Dion tidak sabar menunggu Kirana membuka kancing kemeja nya ,hingga tangannya kini meraih kancing kemeja itu dengan perlahan-lahan dia membukanya satu persatu. Dion menatap belahan dada Kirana dengan kulit mulusnya,Kirana menaikan kemejanya kebelakang dan memperlihatkan luka didadanya. Dion menatap luka itu,kemudian menatap mata Kirana yang sudah melihat ke arah lain apalagi dengan wajah nya yang sudah memerah.

Dion memperhatikan seluruh wajah Kirana dari dekat saat Kirana menatap ke arah lain,mata Dion terpaku melihat Kirana mengigit bibir bawah nya. Rasanya dia saja yang ingin mengigit bibir itu

"eekkhmm....bisakah kau jangan mengigit bibir mu?"deheman Dion yang memberitahukan Kirana tentang bibirnya,dia jadi ingin merasakan bibir Kirana juga.

"hah....apa?"tanya Kirana lagi,dia benar-benar gugup saat ini. Jantungnya sudah berdebar tak karuan,melihat tatapan mata Dion yang ke arah bibirnya membuat Kirana melepaskan gigitannya

Dion refleks langsung mengecup bibir mungil Kirana,Kirana terkejut dan menatap Dion yang menciumnya sekilas. Tidak mendapatkan kemarahan dari Kirana,Dion memberanikan diri untuk mencium Kirana lebih lama. Dion menarik tengkuk kirana agar Kirana tidak memundurkan kepalanya,Kirana memejamkan matanya saat bibir Dion mengulum dan menghisap bibir Kirana bahkan saat ini lidah Dion sudah bergerilya ke bagian mulut Kirana.

"hhmmm ....ssshhmm...."lenguhan keluar dari bibir mungil Kirana ,membuat Dion tersenyum dan melepaskan ciumannya

"maaf... aku tak sengaja,itu karena kau menggodaku dengan gigitan mu tadi."jawab Dion sebelum Kirana bertanya

Kirana terdiam saat dia memandang wajah Dion yang juga sudah memerah, "kenapa jadi aku yang disalahkan?"tanya Kirana dalam hati,dia benar-benar tak habis pikir dengan ucapan Dion yang ingin menang sendiri.

Dion kembali memperhatikan luka Kirana yang berada didada nya,dia mulai membuka kotak obat dan mengobati nya. Kirana memejamkan matanya,dia merasa sedikit sakit saat dioleskan alkohol. Alkohol untuk menghilangkan bakteri pada luka nya,setelah memberikan perekat luka. Dion memutar tubuhnya ke belakang Kirana,dia menurunkan kemeja yang dipakai Kirana. Kemudian dia memperhatikan luka yang cukup panjang dibagian belakang nya,dia mengobati dan memberikan perekat luka juga. Setelah itu Dion memperhatikan kulit bahu Kirana yang mulus,bibir nya seolah tidak bisa direm. Dia mengecup bahu mulus Kirana dengan lembut dan memberikan gigitan kecil disana hingga meninggalkan bekas,"sssh....hhmm...."desahan Kirana mulai terdengar lagi karena gigitan yang diberikan Dion

Dion melepaskan bibirnya dari bahu Kirana,Kirana dengan cepat memperbaiki pakaiannya. Dion berdiri dan berjalan mendekati meja dan menyimpan kotak obat tadi ditempat nya semula,kemudian dia mengambil ponselnya.

"malam ini kita makan disini saja ya"ucap Dion

"kamu mau makan apa hhmm?"tanya Dion lembut

Kirana terkejut mendengar suara Dion yang lembut,selama ini Dion selalu bersikap dingin dan ketus pada nya. Dion yang menatap ponselnya karena sedang memilih menu makanan yang ingin dimakannya menjadi menatap ke arah Kirana yang diam saja saat ditanya oleh Dion,Dion mengernyitkan dahinya saat Kirana menatapnya tanpa berkedip

"Kirana....hei....kau mau makan apa ha?"teriak Dion yang akhirnya membuat Kirana tersentak

"eeh....anu...terserah aja tuan,aku makan apa saja kok"jawab Kirana gugup

Setelah makanan datang,mereka memilih makan didapur. Kirana menyiapkan semua makanan yang dipesan oleh Dion di atas meja,Dion hanya mengamati Kirana dari tempat duduknya. Dion memandangi tubuh Kirana yang seksi dibalik kemejanya,belum lagi paha putih Kirana membuat batang nya berdiri dengan tegak tapi dia harus menahannya.

bersambung

jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘😘

1
Lian Van. D Lumban Batu
ibu dion membuat kirana terlihat seperti pelacur Dimata Dion
Lian Van. D Lumban Batu
secara tidak langsung ibu dion menghina wanita itu
Ariani
masuk lah thor 😀🤭🤭
Ariani
keren thor ceritanya 👍
karin
Dunia nyata masih ada enggak seperti Akmal... Kalau pun ada sisakan buat di jadikan menantu.
🌟 Dauzz🇲🇨
wkwk Akmal 😁😁🤭
🌟 Dauzz🇲🇨
kata katanya sangat jelas 😂😂😂 tapi emang itu yg ku suka 😁😁🤭
Puput Regina Putri
Luar biasa
Eli Elieboy Eboy
𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚘𝚔 𝚗𝚐𝚊𝚔𝚊𝚔 𝚢𝚊 𝚋𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚕𝚞𝚜𝚒 𝚗𝚐𝚞𝚖𝚙𝚎𝚝 𝚍𝚒 𝚔𝚘𝚕𝚘𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚓𝚊 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚒𝚕 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗 🤣🤣🤣
Isah
lanjutkan
Isah
bener tuh mbak waktu teman ku USG dokter yh blg wah anak perempuan nih temen ku senangnya minta ampun pas nongol laki lg mana tuh baju yh pinkie semua ☺☺☺
Noul
Luar biasa
Intan Risma Wandy
kipas kipas thorrrr 😇😇
elis farisna
Luar biasa
Sumi afiz
Ryan terobsesi sama keperawanan dini tapi dini tidak mau sebelum Ryan menikahinya terlebih dahulu.. dasar teh celup kebanyakan celap celup sana sini pengen teh celup yg enak dan nikmat 🤪🤪🤣🤣
Lisa Halik
lusi jodohnya markus
Lisa Halik
mmm...surti☹️
Lisa Halik
bagus pak karno biar saja puterimu itu menikah sama anak buah akmal
Lisa Halik
rara biarkan akmal dulu biar tau diri
Lisa Halik
hot2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!