NovelToon NovelToon
Permaisuri Genius Mengguncang Istana.

Permaisuri Genius Mengguncang Istana.

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Bagaimana jadinya jika seorang dokter bedah dan ahli toksikologi jenius dari abad ke-21 bertransmigrasi ke tubuh seorang Permaisuri yang lemah dan dibuang?

Anran, seorang dokter genius masa depan, tewas dalam insiden laboratorium dan terbangun di tubuh Permaisuri Kerajaan Great Yan. Tak hanya dibuang ke Istana Dingin karena fitnah kejam, tubuh Permaisuri ini juga diracuni secara perlahan oleh musuh-musuhnya di istana belakang.

Permaisuri lama yang penakut dan mudah menangis telah lenyap. Kini, Anran bangkit membawa kecerdasan medis modern, keahlian racun yang mematikan, dan keberanian tanpa batas!

Satu per satu racun dibongkar, fitnah selir licik dipatahkan, dan intrik politik kerajaan dihancurkan. Seluruh istana dibuat gempar oleh perubahan drastis sang Permaisuri yang kini anggun, cerdas, dan tidak bisa diintimidasi oleh siapa pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 12

Tabib Zhou membungkuk hormat, lalu dengan kedua tangan yang bergetar pelan, ia mengeluarkan kain bersisa abu hitam beraroma manis dari dalam kotak kayunya.

"Melapor kepada Yang Mulia," ujar Tabib Zhou dengan suara lantang yang menggelegar di aula. "Sisa abu dupa ini memang positif mengandung serbuk Bunga Candu. Jika dihirup dalam jangka panjang, korban akan mengalami kelumpuhan saraf secara bertahap, halusinasi, hingga kerusakan ingatan secara permanen!"

Atmosfer di dalam Aula Keagungan mendadak membeku kaku. Seluruh menteri dan pejabat kerajaan saling bertukar pandang penuh keterkejutan.

Menteri Kebudayaan berdiri mematung di tempatnya. Wajahnya yang tadinya pongah dan penuh amarah kini mendadak pucat pasi bagaikan kertas basah. Keringat dingin mengucur deras dari pelipisnya, menyadari bahwa seluruh pembelaan yang ia susun runtuh tanpa sisa di hadapan bukti medis yang dibeberkan oleh Anran.

"T-Tidakkah... ini pasti ada kesalahpahaman!" seru Menteri Kebudayaan dengan suara yang mendadak serak dan kehilangan kewibawaannya. "Putri Hamba tidak mungkin menyimpan tanaman terlarang seperti Bunga Candu!"

Anran melangkah satu tapak lebih dekat, menatap Menteri Kebudayaan dengan pendar mata yang dingin dan mematikan.

"Kesalahpahaman?" Anran terkekeh halus, suara tawanya terdengar seperti denting genta es di tengah malam. "Kutitipkan pertanyaan ini padamu, Menteri Kebudayaan: jika bukan atas perintah Kediaman Barat, bagaimana mungkin seorang kasim di Istana Fengyi mendapatkan akses penuh terhadap dupa langka yang hanya diimpor oleh keluarga bangsawan istana belakang?"

Selir Mei yang tersungkur di lantai pualam tak lagi sanggup menahan rasa paniknya. Jemarinya meremas kain gaun ungunya kencang, air matanya kini mengalir deras membasahi pipinya yang pucat.

"Yang Mulia... Hamba... Hamba tidak tahu-menahu soal dupa itu! Hamba hanya ingin memberikan wewangian untuk membantu Kakak Permaisuri beristirahat!" jerit Selir Mei histeris, menyentuhkan dahinya ke ubin pualam.

"Membantu beristirahat... atau membuatku gila selamanya?" potong Anran dengan intonasi yang begitu tenang namun meremukkan. "Satu dosis racun Bunga Malam Biru di Istana Dingin untuk merenggut nyawaku secara perlahan, dan satu wadah dupa Bunga Candu di Istana Fengyi untuk membungkamku jika aku terbangun. Rencana yang amat rapi, Selir Mei. Sayangnya, kau meremehkanku."

Di atas Tahta Naga, Kaisar Tian mengepalkan jemarinya di atas lengan kursi berukir kepala naga. Pendar amarah yang membeku di sepasang mata elangnya seketika meluap, memancarkan aura intimidasi dahsyat yang membuat seluruh isi aula menundukkan kepala ketakutan.

Kaisar Tian bangkit berdiri dari tahtanya. Langkah kakinya yang tegap bergaung berat menuruni anak tangga pualam.

"Cukup!" seru Kaisar Tian dengan suara yang bergetar penuh kemurkaan mendalam.

Selir Mei dan ayahnya seketika bersujud kaku di lantai, tak berani mengangkat kepala sedikit pun.

Kaisar Tian berdiri tepat di samping Anran. Sorot matanya beralih menatap Selir Mei dengan kebencian dan rasa jijik yang tak lagi tersembunyi.

"Selir Mei, kau telah menyalahgunakan kasih sayang dan kepercayaan Kerajaan!" tegas Kaisar Tian dengan intonasi kaku bagaikan bilah pisau. "Memakai racun terlarang, menjebak Permaisuri, dan menyebarkan bahaya di dalam lingkungan istana!"

"Yang Mulia! Hamba ampun! Hamba dimanfaatkan!" jerit Selir Mei memohon dengan suara parau.

"Pencabutan seluruh gelar kerajaan secara permanen!" vonis Kaisar Tian tanpa sedikit pun keraguan. "Asingkan dia ke penjara bawah tanah utara seumur hidupnya! Dan untuk Menteri Kebudayaan... copot jabatannya detik

1
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
nah kan, sekalian aja itu si kaisar meninggoy mendadak
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
kaisar pikun yg kebanyakan selir sih ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!