Sandra yang merupakan anak ke 2, ia selalu saja merasa iri dengan Kakak sambungnya Naura.
Akankah mereka akan Baikan?
Buku ke 2 dari "Naura Abyasya"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Harapan
' Sebenarnya aku sangat malas bersanding dengan Arga, karena sebenarnya yang masih banyak lelaki yang lebih oke daripada dia. Tetapi untuk saat ini aku membutuhkannya, jadi lebih baik aku ikuti saja keinginannya. Dengan begitu Aku tidak pernah memikirkan mengenai keuanganku, karena Arga yang akan selalu memenuhi keuanganku itu.' batinnya
Arga terus saja menatap ke arah kekasihnya itu, dan ia sangat yakin kalau kekasihnya itu memiliki hati yang sangat luas. sehingga akhirnya kekasihnya itu memaklumi sikap dari keluarganya, padahal sebenarnya kekasihnya itu tidak sebaik yang ia lihat. karena itu semua hanyalah akting semata, dan hanya Arga yang tidak menyadari hal tersebut karena ia telah dibutakan dengan kata cinta.
...🙉🙉🙉...
Rangga dan juga Reza telah mendapat kabar kalau Leo berusaha mempertemukan Sandra dengan Naura, tapi kemudian Sandra kabur dan tidak ingin bertemu dengan Naura. Tentunya hal itu membuat Rangga dan juga Reza marah besar, karena Leo tidak meminta izin kepada mereka untuk mempertemukan Sandra pada Naura. Dan sekarang rencana dari Leo Itu justru batal, sungguh mereka tidak menyangka dengan kejadian tersebut.
" Menurutmu apakah Naura menyeramkan?"
" Kenapa tiba-tiba saja Kakak mengatakan kalau Naura menyeramkan?"
" Kakak bisa mengatakan hal itu karena telah mendengar kalau Leo berusaha mempertemukan Naura dengan Sandra, tapi pada akhirnya Sandra justru kabur dan tampak sangat ketakutan pada Naura."
" Kalau aku rasa mereka bukan ketakutan pada Naura, tetapi aku sangat yakin kalau Sandra pasti sangat takut ketika melihat sorot mata dari Kevin dan juga Prima."
" Yang kau katakan itu juga masuk akal juga Reza, Kevin dan juga Prima begitu sangat menjaga Naura dan Naira. Dan wajar-wajar saja jika orang merasa takut dengan mereka berdua, mereka berdua itu memiliki tatapan yang sangat tajam dan sering membuat orang merinding."
" Berbicara tentang membuat orang merinding, kakak apa tidak menyadari kalau selama ini orang-orang yang berbicara dengan kakak pasti akan merinding. Aura Kakak itu sangat menyeramkan dan surat mata Kakak juga membuat orang-orang takut, Kakak menyadari itu atau tidak?" tanya Reza dan Rangga pun menggelengkan kepalanya.
" Aku sama sekali tidak mengerti dengan apa yang kau katakan Reza, tetapi jika kau berargumen seperti itu maka Ya sudahlah. Karena menurut Kakak sebenarnya Kakak ini biasa-biasa saja, tetapi orang-orang di sekitar Kakak memang selalu merasa aneh katanya kalau melihat kakak."
" Sudahlah kenapa kau jadi membahas kakak, sekarang kita harus membahas mengenai keputusan Leo. Sepertinya kita harus memberi hukuman kepada Leo, karena jika kita tidak memberi hukuman pada Leo maka kita akan merasa bersalah sendiri.''
" Kalau begitu kita harus mengatur waktu yang tepat untuk bertemu dengan Leo, tapi entah kenapa aku merasa hari ini Leo juga sangat kecewa dengan Sandra. Leo sudah berusaha untuk mempertemukan Sandra dengan Naura, tapi Sandra telah menyia-nyiakan kesempatan yang dia berikan dan akhirnya beliau merasakan kecewa."
" Siapapun orangnya pasti akan sangat kecewa kepada Sandra, apalagi Leo yang merupakan kakaknya sendiri. Leo pasti merasa tidak dihargai oleh Sandra, dan itu sangat menyakitkan."
Mereka pun tulis saja berbincang dan membicarakan mengenai Leo, mereka berdua sangat yakin kalau saat ini Leo pasti sangat kecewa dengan keputusan yang diambil oleh Sandra. Tetapi mereka sangat bahagia karena Kevin dan juga Prima bisa menjaga Naura dan Naira, karena sebelumnya Rangga juga telah berpesan kepada keduanya untuk menjaga kedua adiknya itu.
Rangga sangat bersyukur karena Kevin dan juga Prima telah menjalankan tugasnya dengan baik, Dan kini ia semakin yakin kalau keduanya memang bisa menjadi pendamping yang baik untuk adiknya itu. Ia sangat bersyukur dengan hal itu, dan ia berharap kalau adiknya akan selalu hidup bahagia bersama dengan keduanya. Ia hanya tidak ingin Naura merasakan rasa sakit yang teramat dalam sama seperti dahulu, dan Rangga hanya ingin yang terbaik untuk Naura.
Saat ini tiba-tiba saja Rangga teringat dengan seorang pemuda bernama Carlos, ya ingat kalau dulu Carlos sempat berjuang untuk mendekati Naura. Tetapi sampai saat ini Carlos masih belum muncul di Indonesia, walaupun ia tahu Carlos terbilang sibuk. Tapi dahulu Carlos begitu mementingkan Naura untuk segala hal, dan sekarang ia sangat penasaran mengapa Carlos belum ada muncul di Indonesia setelah kasus itu..
Saat ini ia takut kalau Carlos akan tiba-tiba datang ke Indonesia dan menemui Naura, yang ditakutkannya adalah tiba-tiba Carlos ingin menjadi pendamping Naura. Karena pada saat ini Naura sudah jadian dengan Kevin, dan menurutnya Kevin adalah pemuda yang baik dan juga amanah. Serta rumah Kevin yang memang tidak terlalu jauh dari sini, membuat dia bisa memantau mengenai sifat dan karakter Kevin
...🙊🙊🙊...
" Akhirnya setelah lama aku menyibukkan diri dengan pekerjaan ini, semuanya telah selesai dan aku saat ini ingin pergi ke Indonesia untuk bertemu dengan Naura. Aku sih berharapnya saat ini Naura masih sendirian, karena jika Naura sudah memiliki pendamping maka aku akan sangat kecewa."
" Kita ingin pergi ke mana Tuan?"
" Saat ini kita akan pergi ke Indonesia, Aku ingin melihat Naura."
" Tuan yakin ingin pergi ke Indonesia dan bertemu dengan gadis bernama Naura itu, Tuan tidak takut kalau dia saat ini telah bersanding dengan lelaki lain?"
" Sebenarnya itulah yang paling aku takutkan, tetapi aku harus siap dengan segala konsekuensi yang ada. Lagian aku yang salah karena tidak segera datang ke Indonesia ketika mendapatkan kabar dia baru putus, dan aku yakin pasti ada banyak lelaki yang berusaha mendekatinya dan mendapatkan hatinya."
" Atau lebih baik kita tidak usah datang ke Indonesia saja tuan, karena jika memang dia telah bersanding dengan lelaki lain maka hal itu akan menyakiti hati tuan. Dan aku sangat tidak ingin melihat Tuan tersakiti dengan itu semua, Karena bagiku yang terpenting tuan bahagia. Dan yakinlah Tuan pasti akan bertemu dengan jodoh tuan, walaupun sampai saat ini Tuan masih belum bertemu dengannya."
" Aku siap menghadapi konsekuensi yang ada, Aku hanya ingin pergi ke Indonesia dan bertemu dengan Naura. Dan bila nantinya dia sudah memiliki pendamping, maka aku akan kembali ke sini dan tidak akan mengganggunya bersama dengan kekasihnya itu. Tetapi jika kekasihnya itu menyakiti hatinya, maka Aku adalah orang terdepan yang akan menyakiti pemuda itu."
" Baiklah kalau keputusan Tuan memang sudah bulat, aku akan menyiapkan pesawat pribadi untuk kita segera terbang ke Indonesia. Dan semoga saja harapan Tuan bisa jadi kenyataan, karena aku sangat tidak menginginkan tuan nantinya kecewa."
" Terima kasih karena telah perhatian dan juga peduli kepadaku, aku sangat bersyukur karena bisa memiliki asisten yang begitu perhatian seperti kau. Semoga saja kau bisa menemukan seorang pendamping yang begitu menyayangimu."