NovelToon NovelToon
Last Stop In Eden

Last Stop In Eden

Status: tamat
Genre:Misteri / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Balas Dendam / Vampire / Tamat
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: laliza_xiexie

"Kamu Kriminal" Ucap gadis itu ketus dengan tangan diikat.
" Saya bukan kriminal." Ucap Pria itu tegas.
Mereka saling bertatapan dalam situasi hening dan penuh ketegangan. Alih - alih merasa takut, Gadis itu terus menatapnya tajam.
"Kau monster." Celetuknya.
Senyum menyeringai. " Aku bukan monster,... Aku Vampir." Ucap pria itu pelan berbisik ditelinga gadis yang ia sekap.
Bukannya jeritan rasa takut yang didengar, Pria itu merasa heran gadis dihadapannya malah tertawa puas.
Kesal tak kunjung percaya, Pria itu menunjukan taring dan mata merahnya.
Sontak gadis itu terdiam mematung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laliza_xiexie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia Hanya Ingin Melindungiku

Keesokkan harinya, Edward keluar dari kamarnya dan melihat Kiara yang tertidur di kursi.

“ Wanita itu sangat cantik dan lembut saat tidur, tapi sangat menakutkan saat terbangun.” Gerutu Edward.

Ia memutuskan menyelimuti dan memberi Kiara bantal agar lebih nyaman, namun saat Ia mengangkat kepala Kiara untuk memberi bantal Kiara terbangun dan mereka bertatapan.

“ Apa yang Kamu lakukan?” Tanya Kiara panik.

Edward hanya diam dan duduk disofa menyalakan TV.

Kiara melihat tubuhnya yang ditutupi selimut dan kepalanya diberi bantal, Ia menyadari Edward lah yang melakukannya.

Kiara hari ini hanya pasrah terdiam karena lemas. Namun perutnya tidak bisa diajak kerjasama dan berbunyi.

Edward yang mendengar hanya tersenyum sedangkan Kiara menyembunyikan malunya dibalik wajah juteknya.

Edward pergi ke dapur, Kiara hanya duduk lemas tak berdaya. Tidak lama kemudian Edward datang dengan membawa sepiring nasi goreng beserta segelas air minum.

Edward jongkok dan mulai menyuapi Kiara, saat itu Kiara sangat lapar sehingga terpaksa menerima makanannya. Makan telah selesai, Kiara kebelet ingin buang air kecil.

“ Edward Aku ingin buang air kecil.” Ucap Kiara jutek.

“ Ya terus?” Tanya Edward.

“ Aku mau ke toilet.” Jawab Kiara.

“ Gak perlu disitu aja.” Ucap Edward cuek.

“ Apa? Bisa gak sih sehari aja gak nyebelin. Oke Aku buang air kecil disini, jangan salahkan Aku kalo bau.” Ucap Kiara tegas.

Dengan penuh pertimbangan Edward mengizinkan Kiara pergi ke toilet.

Setelah selesai dan hendak kembali ke Edward, Kiara melihat pintu terbuka dan Edward sedang menonton Tv. Ia merasa ini kesempatannya untuk melarikan diri. Sesegera mungkin Kiara berlari namun Ia malah terpental dan terjatuh, padahal Dia tidak menabrak apa pun.

Lagi – lagi Edward hanya tersenyum dan mendekati Kiara yang terjatuh dilantai.

“ Dasar bodoh.” Ucap Edward meremehkan dan menggendong Kiara ke sofa.

Di sofa Kiara bingung mengapa Ia tidak diikat lagi dan apa yang Ia tabrak tadi sangat sakit.

“ Kenapa? Gak usah bingung, Aku sengaja gak ikat kamu lagi karena Aku gak mau repot – repot nyuapin kamu makan dan untuk gantinya Aku menggunakan kekuatanku untuk menghalangimu pergi, ya semacam penjara yang tak terlihat.” Jelas Edward duduk disamping Kiara yang membuat Kiara sangat kesal.

“ Mengapa kamu mengurungku?” Tanya Kiara menatap Edward yang sedang fokus menonton TV.

“ Aku sudah bilang, Aku lakukan semua ini untuk keselamatanmu.” Jawab Edward cuek sembari nonton Tv.

Kiara hanya diam pasrah Ia tidak tau apa yang harus Ia lakukan.

“Edward tolong izinkan Aku kembali keruanganku, Aku ingin mandi dan ganti baju. Kalo perlu Kamu ikut kesana.” Ucap Kiara yang membuat Edward langsung menatapnya.

Edward terus menatap Kiara heran.

“ Wajahmu sangat lugu, tapi Kamu sangat menggoda.” Ucap Edward tersenyum.

“ Kamu salah paham, maksudku biar Aku disekap olehmu diruanganku agar Aku tidak kesulitan ganti baju.” Jelas Kiara santai.

“ Tidak bisa, ruanganmu dijaga oleh pengawal Ryon.” Ucap Edward serius.

Kiara terdiam seperti tidak asing dengan nama yang Edward katakan, sekuat tenaga Ia terus mengingat siapa orang itu.

Ohh Aku ingat, Ryon pemimpin Kota ini kan? Eyden pernah memberi tauku. Tapi untuk apa Dia menyuruh pengawalnya menjaga ruanganku?” Tanya Kiara bingung.

“ Dia ingin darahmu.” Ucap Edward singkat membuat Kiara terkejut ketakutan.

“ Jadi benar Kamu dan semua yang ada di kota ini Vampire?” Tanya Kiara ketakutan sembari duduk mendekap lututnya diatas sofa.

“ Tidak semua, akan Aku ceritakan nanti. Aku pergi dulu.” Ucap Edward berdiri dan pergi.

“ Kemana? Bagaimana denganku?” Tanya Kiara sembari teriak menghentikan langkah Edward.

1
falea sezi
nyimak
xiexie
Selamat datang di cerita novel pertamaku, Happy reading guys.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!