Alvero Reynaldi Pewaris Kerajaan bisnis sang daddy sekaligus mewarisi kepemimpinan mafia Black Wolf
Nadila Nurtan Zillia di jual oleh paman nya untuk menanam modal untuk perusahaan Nurtan Group
bagaimana jika mereka tidak sengaja menghabiskan malam bersama yang menumbuhkan benih di rahim nadila
dan bagaimana kisah mereka setelah malam itu!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arn20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AGSM 12
ke esok kan hari nya vino sedang berada di dalam kamar nya lalu dia membuka laptop yang sudah nadila belikan
vino berencana akan mengajak bertemu dengan tuan arka dan nyonya alicia
dengan keahlian nya vino mengirimkan sebuah pesan ke Email pribadi tuan arka
di kediaman mansion Morigan
tuan arka sedang bersantai bersama nyonya alicia, sedangkan perusahaan sementara di urus oleh tasya setelah berbagai upaya yang di lakukan oleh tuan arka
"mah coba lihat ada orang misterius yang mengirim pesan ke Email Pribadi papah!", seru tuan arka pada nyonya alicia
nyonya alicia yang penasaran pun mencoba melihat isi pesan tersebut
isi pesan tersebut hanya alamat tempat dila dan vino tinggal
"seperti nya ini sebuah alamat pah", ucap nyonya alicia
"benar mah, tapi siapa dia? kenapa dia bisa tau email pribadi papah?", tanya tuan arka
"mamah juga tidak tau pah, jika kita ingin tau lebih baik kita pergi mencari alamat ini", usul nyonya alicia
"ayo kita berangkat mah, papah penasaran yang sudah mengirimkan Email ini pada papah, lalu mereka berangkat menuju alamat yang tertera
akhirnya mereka sampai di alamat yang di tuju kemudian memencet tombol bel
lalu pintu pun terbuka keluar vino dari balik pintu karena nadila sedang tidur siang setelah meminum obat yang di bantu oleh vino
tuan arka dan nyonya alicia terkaget karena yang membuka pintu adalah vino
"apa kita tidak salah alamat pah?", tanya nyonya alicia
"kalian tidak salah alamat, karena memang aku yang mengirimkan pesan itu", ucap vino
dan tuan arka dan nyonya membulatkan matanya tidak percaya bahwa vino bisa melakukan itu karena usia vino yang masih terbilang anak anak
"mari silahkan masuk", ucap vino mempersilahkan tamu nya masuk
tuan arka dan nyonya alicia duduk di sofa di ruang tamu
"apa yang ingin kamu tanyakan pada kami?", ucap nyonya alicia
"begini nyonya..." ucap vino tapi terlotong oleh sela'an nyonya alicia
"panggil nenek saja na", ucap nyonya alicia
"kemarin nenek bicara tentang wajah ku yang sangat mirip dengan anak sahabat nenek! apa nenek bisa menjelaskan nya?", ucap vino to the point
arka dan alicia menyadari seperti vino bukan sekedar anak anak biasa
"anak teman nenek tinggal di negara A dan dia putra pertama arsenio dan aurora sekaligus..." ucapan nenek cia terpotong oleh vino
"pemimpin mafia Black Wolf sekaligus pemimpin perusahaan terbesar yang ada di negara A Arr Corp", seru vino
kakek arka dan nenek cia tercengang dengan ucapan vino
"nak dari mana kamu bisa tau semua nya?", tanya kakek arka
"benar nak bagaimana kamu bisa tau?", tanya nenek cia
"itu sangat mudah bagi ku", ucap vino
"apa kamu putra Alvero?", tanya nenek cia to the point karena curiga dengan vino
"aku tidak tau, mommy tidak pernah menceritakan siapa daddy", ucap vino dengan nada pelan dan sedikit menundukan kepala nya
nenek cia pun mendekat dan memeluk vino dari samping
"apa kamu ingin bertemu dengan daddy mu?", tanya nenek cia
"tentu saja nek, sewaktu di kota B teman teman ku selalu di jemput oleh daddy mereka dan terkadang mereka sering menanyakan tentang daddy vino", jawab vino dengan menintikan air mata
tanpa mereka sadari dila mendengar semua percakapan mereka dari balik dingding, dan dila pun menangis seketika karena telah bersikap egois selama ini.