NovelToon NovelToon
BUNGLON (SEMUA NYA AKAN AKU BALASKAN

BUNGLON (SEMUA NYA AKAN AKU BALASKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / TimeTravel / Balas Dendam
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Makmisshalu

Callista terkejut bukan main, kala dirinya mendapati kembali jika dirinya telah kembali ke lima tahun lalu..

Dimana dia kembali pada awal pernikahan dengan Darius suami yang di di cintai secara ugal-ugalan.

Namun kini cinta itu telah berubah menjadi kebencian, segala perbuatan Darius di kehidupan lalu selalu di ingat nya.

Kini hanya akan hidup untuk membalas kan dendam nya di masa lalu.

Akan kah Callista mampu membalas dendam nya, yuk kita simak aja cerita nya sama-sama.

Warning, mungkin akan terdapat beberapa typo dan flashback di cerita Mak ini, jadi jangan heran ya😅.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Makmisshalu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terpesona

"Penting.. sepenting apa?? apakah lebih penting dari pada menghabisi musuh-musuh Bos??" Lis paling tidak suka dengan tugas lain selain tugas menghabisi musuh.

Tangan nya sudah diwarnai oleh ratusan darah dari musuh sang bos yang telah di bereskan nya.

"Seperti nya itu lebih penting dari ini.. " Jack menjawab sekena nya, karna dia tak mau terlalu banyak bicara dengan Lis.

Lis perempuan, tapi aura membunuh nya sangat kuat, dia tak memiliki kelembutan layaknya wanita pada umumnya.

Mata nya selalu berkilat tajam, dan ucapan nya pun selalu pedas, jika berbicara dia tak pernah mau ber basa-basi.

Lis akan langsung berbicara pada topik yang akan mereka bahas, tanpa mau di pautkan dengan pembicaraan lain.

"Sebenarnya siapa orang itu?? kenapa harus kita yang menjadi pengawal nya?" Bisik pelan Lily penuh tanya.

Jika Lis terkenal dengan sikap dingin nya, lain lagi dengan Lily.

Dia sangat ceria dan mudah bergaul dengan siapapun, ucapan Lily juga terkesan sangat manis.

Namun jangan terbuai dengan kemanisan sikap dan ucapan nya, karena cara Lily menghabisi musuh tak kalah sadis dari Lis.

Dan dengan sikap manis nya itu, sudah banyak musuh terjerat hingga akhirnya berakhir dalam buaian Lily.

"Besok kalian akan tau siapa orang itu, dan Bos berpesan agar kalian tak menunjukkan sikap gila kalian pada orang itu" Tegas Jack menyampaikan pesan dari Julian.

Julian tentu nya sangat tak mau jika Callista di buat ketakutan oleh kedua wanita mematikan itu.

"Baiklah.. " Jawab Lily sambil tersenyum penuh arti, sementara Lis dia hanya diam mendengarkan.

……………………………………………………

Jika Lily dan Lis saat ini tengah memikirkan orang yang akan mereka temui.

lain hal nya lagi dengan Callista, disisi Callista dia sudah menyiapkan beberapa kemungkinan.

Dari bekal ingatan dimasa lalu nya tentu Callista tau seberapa licik dan kejam nya Lily dan Lis.

Maka dari itu Callista sudah menyiapkan semuanya, bahkan Callista juga sudah mengetahui kelemahan kedua wanita itu.

Callista menyiapkan semuanya bukan untuk memaksa, dia hanya mengusahakan yang terbaik untuk semua rencananya.

"𝙉𝙞𝙘𝙤 𝙖𝙥𝙖 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙪 𝙖𝙩𝙪𝙧 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙠𝙪 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣𝙠𝙖𝙣??" Tanya Callista pada Nico yang telah menyiapkan semuanya.

Di belakang Darius Nico mengerjakan apapun perintah dari Callista.

"𝙎𝙚𝙢𝙪𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙙𝙞 𝙨𝙞𝙖𝙥𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙥𝙚𝙧𝙞𝙣𝙩𝙖𝙝 𝙉𝙤𝙣𝙖" Jawab Nico di sebrang telpon sana.

"𝘽𝙖𝙜𝙪𝙨.. 𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙗𝙖𝙜𝙖𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜-𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙤𝙙𝙤𝙝 𝙞𝙩𝙪??" Callista meminta Nico mengatur agar Caroline dan Rose juga Darius tak lepas dari jangkauan nya.

"𝙈𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙮𝙖 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙞 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙉𝙤𝙣𝙖 𝙨𝙞𝙖𝙥𝙠𝙖𝙣, 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡 𝙢𝙚𝙣𝙪𝙣𝙜𝙜𝙪 𝙝𝙖𝙨𝙞𝙡𝙣𝙮𝙖" Semuanya telah Nico persiapkan dengan begitu rapi.

"𝙊𝙠𝙚, 𝙠𝙖𝙪 𝙙𝙞𝙨𝙖𝙣𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙪𝙨 𝙥𝙖𝙣𝙩𝙖𝙪 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖, 𝙖𝙠𝙪 𝙢𝙖𝙪 𝙝𝙖𝙨𝙞𝙡 𝙢𝙖𝙠𝙨𝙞𝙢𝙖𝙡 𝙩𝙖𝙣𝙥𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙘𝙚𝙡𝙖 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙡𝙖𝙠" Calista benar-benar tidak akan melepaskan mereka.

"𝙏𝙚𝙣𝙩𝙪, 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙨𝙪𝙖𝙞 𝙠𝙚𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣𝙖𝙣 𝙉𝙤𝙣𝙖" Nico berujar yakin, dan setelah itu panggilan pun terputus.

"Baiklah sekarang lebih baik aku tidur, agar aku besok bisa lebih semangat lagi untuk bertemu dengan mereka" Gumam Callista lalu dia pun tertidur untuk menyambut mimpi dalam tidurnya.

.

.

.

.

Malam berlalu dalam sekejap dan pagi pun datang untuk menggantikan malam.

Angin pelan berhembus meniup daun-daun yang masih basah dengan air embun.

Burung-burung berkicauan mereka terbang ke sana kemari seakan menari-menari kala menyambut pagi.

Tok

Tok

Tok

Terdengar pintu kamar Callista diketuk dari luar, dan Callista tau siapa orang yang telah mengetuk pintu kamarnya.

"Nyonya muda Apakah anda sudah bangun??" dari luar pintu terdengar suara Bibi Mimi memanggil Callista.

"Yah, aku sudah bangun" Meski malas Callista tetap menjawab panggilan Bibi Mimi.

"Nyonya muda segeralah keluar untuk sarapan, karena Tuan muda telah berpesan agar anda makan tepat waktu" Bi Mimi kembali memanggil Callista dan meminta Callista untuk segera sarapan.

"Baiklah aku akan segera keluar... tolong katakan pada Suamiku jika aku akan segera makan" Mengikuti permainan mereka kini sudah menjadi kebiasaan baru Callista.

Callista benar-benar menikmati perannya kala memerankan apapun yang Darius perankan.

Tanpa membuang waktu lagi Callista segera pergi ke kamar mandi untuk mandi terlebih dahulu, dan dia juga mulai bersiap-siap untuk bertemu Lily dan Lis.

Saat Callista keluar dari kamarnya Bi Mimi cukup terkejut dengan penampilan Callista, karena dalam beberapa hari ini Callista tak pernah pergi kemanapun.

Dan saat ini Callista terlihat rapih tentu Bibi Mimi tahu jika Callista akan keluar rumah.

Callista tahu jika Bi Mimi memperhatikannya, dan dia diam saja tak mau menanggapi dan memberi respon akan sikap di Mimi.

"Bi Mimi hari ini aku akan pergi ke pemakaman Ibuku, tolong sampaikan pesan pada Suamiku jika aku keluar rumah hari ini" Setelah sarapannya selesai Callista menitipkan pesan pada Bi Mimi untuk Darius.

Karena jika tidak begini Bi Mimi akan mengadukan Callista pada Darius.

"Baik nyonya, saya akan menyampaikan pesan anda kepada Tuan muda" Seperti yang sudah ditebak oleh Callista Bi Mimi segera mengirimkan pesan pada Darius.

.

.

.

Callista tak membuang waktu, dia segera pergi seorang diri tanpa di dampingi oleh sopir maupun pengawal.

Karena memang biasa nya juga seperti itu, saat pergi ke pemakaman Callista selalu ingin sendiri.

Darius juga tak pernah menghalangi nya, karena Darius tau nanti disana Callista akan melakukan hal apa.

Selang tiga puluh menit, akhirnya Callista sampai di tempat yang telah di janjikan untuk bertemu dengan Lily dan Lis.

Tampat nya tampak ramai, tapi Callista sudah memesan ruang private karena Callista tak mau ada orang yang melihat pergerakan nya.

Saat Callista sampai Lily dan Lis belum ada, setelah menunggu beberapa menit mereka tiba dengan di antar oleh seorang pelayan.

"Halo, perkenalkan saya Callista" Dengan ramah Callista menyambut kedua wanita itu.

Namun tak ada yang bersuara, Lily dan Lis kini malah memandangi Callista penuh damba.

Dalam hidup Lily dan Lis yang sudah menemui berjuta-juta orang.

Untuk pertama kali nya mereka melihat seorang wanita yang sangat begitu cantik, begitu anggun, begitu mempesona.

Aura Callista juga membuat mereka terpesona, hingga mereka tak dapat mengatakan apapun saat berhadapan dengan Callista.

Bahkan Lis yang terkenal dengan sikap dingin nya kini malah di buat terbuai akan kecantikan Callista.

Lebih parah nya lagi Lily, mungkin jika Lily tak bisa mengontrol sikap nya, saat ini dia sangat ingin mengelus pipi lembut Callista yang agak sedikit kemerahan.

"Halo.. apa kalian mendengar ku??" Panggil Callista kembali melambaikan tangan nya.

"Ekhem.. ekhem.. " Lily dan Lis berdehem untuk mengontrol perasaan mereka.

Sekarang mereka tau akan pesan bos mereka, dan dalam hati mereka pun mulai paham.

Jika wanita ini adalah orang yang benar-benar sangat penting untuk bos mereka.

"Maaf...

1
aristi
obat apa yg masih panas?? jamu kah???
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
😅🤣🤣 Hhiii jijay ya, penyakitan pula
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Ga bakal bisa nemu lah 😏 mo nyari ampe akaran juga bakal ketemu /Facepalm/
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝ мαкmiss ꪻ꛰͜⃟ዛ༉: kadian tau🤣😅
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Surat cerai kah yg ditandatangani
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Mimpi apa si Julian
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: Mimpi dikejar hantuuu 👻
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣 Hadeeuhh sabar ya kalian para pengawal /Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: 🤣🤣 Gelo kabeh eta mah mak /Facepalm/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Darma na ga ikut main gila juga kah 🤣 biar sekalian
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: 🤣🤣 Ho'oh ning 😅 ampun da ah /Facepalm/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Wah bersatu /Determined//Determined/
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Ayo Chalista mainkak /Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Calista beraksi /Determined//Determined/
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Cepet hempaskan eta kadal burik
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
😅 Diam2 mereka ngoleksi vidio si Darius
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Ga dikasih obat ge udah kaya binatang, ini lagi di tambah obat 😅 hadeeuh /Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: 🤣 Paraahh /Facepalm/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Pengawal na pada gereget 🤣
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: 🤣 Karungan mak trus alungken kacitarum 🤣 tuman
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Niko ampe huek hueekk
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝ мαкmiss ꪻ꛰͜⃟ዛ༉: kan pasti huek, orang sehari pun tak terlrwatkan
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Pokona mah tiada hari tanpa ngadon 🤣/Facepalm//Puke/
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Halaahh siah bucin 🤣/Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: Gulet wae cigana 🤣/Facepalm/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Dasar oray kadut
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: Ho'oh meni hyng ngubur idup2 da /Facepalm/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Siap2 menghancurkan hama wereng 😅
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: 🤣🤣 Ho'oh mak hayu lah geuraa /Determined//Determined/
total 2 replies
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 kok gak capek" ya Darius🤣🤣🤭🤭🤭
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝ мαкmiss ꪻ꛰͜⃟ዛ༉: dia anuu sa... 🙈🙈🙈🙈
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!