NovelToon NovelToon
Love Story In SMA

Love Story In SMA

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Nikahmuda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:61.7k
Nilai: 5
Nama Author: teteh lia

Menceritakan tentang kisah cinta seorang gadis di penghujung masa SMA. dari awal yang tak mengenal cinta, hingga tersakiti oleh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teteh lia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12

Aku tengah berdiri seorang diri di Halte depan sekolah. Hujan besar disertai petir yang menggelegar seolah menjadi teman kesendirianku saat ini.

sudah lebih dari 30 menit aku berdiri seorang diri menunggu Angkutan umum yang melintas, namun hingga saat ini belum satu pun Angkutan Umun yang terlihat, bahkan jalanan terlihat sepi dan lenggang dari kendaraan yang melintas meski sesekali ada beberapa motor dan mobil yang melintas dengan kecepatan tinggi menembus derasnya hujan.

Aku hanya bisa menghela kasar nafasku saat melirik arloji yang melingkar di lenganku. Sudah hampir maghrib dan aku masih terjebak hujan di Halte ini seorang diri.

Andai saja ponselku tidak kehabisan baterai mungkin aku bisa mengorder ojek online sedari tadi hingga tak perlu terjebak disini.

Hujan turun semakin deras membuat pakaian seragam yang kupakai menjadi basah kuyup karena terkena percikan air hujan. Jika sudah begini, aku hanya bisa memeluk erat tas sekolahku untuk mengurangi dinginnya tubuh sambil terus berharap hujan segera reda dan Angkutan umum yang sedari ku tunggu segera datang.

"Ibu pasti Khawatir sekarang!" Gumamku sambil memandang kearah jalanan yang tampak lenggang.

"Andai Ayah tidak bekerja di luar kota, pasti Ayah sudah menjemput ku dari tadi" gumamku lagi sambil terus mengeratkan pelukan pada tas sekolahku yang mulai basah.

Lamunanku buyar ketika melihat sebuah Mobil sport hitam berhenti tak jauh dari tempatku berdiri. Seorang pemuda yang memakai hoodie dan tudung kepala turun dari mobil tersebut dan berlari menuju kearah ku.

"Ayo pulang!" ucap pemuda yang kini tengah berdiri di hadapanku, pemuda tersebut kemudian membuka tudung kepalanya menampilkan wajah yang sangat ku kenal.

"Vino...." Ucapku yang cukup terkejut saat mengetahui jika pemuda itu adalah Vino Mahardika.

"Ayo pulang! Lo masih betah disini!" ucap Vino dengan suara keras seolah tengah berlomba dengan derasnya suara hujan.

Belum sempat aku mengatakan sesuatu, Vino lebih dulu membuka payung yang sedari tadi di pegangnya kemudian menarik tanganku untuk ikut berpayung bersamanya. Vino terus menarik tanganku hingga aku terpaksa mengimbangi langkah panjangnya menuju ke Mobil. Dan ketika sampai di mobil, Vino segera membuka pintu mobil itu dan mendorong lembut tubuhku untuk masuk kedalam mobil sebelum aku sempat melayangkan kalimat penolakan.

Mobil yang Vino kendarai dengan ku sebagai penumpang tambahan melesat menembus derasnya hujan yang belum juga reda. Rasa canggung di dalam mobil semakin terasa karna tak ada satupun dari kami yang membuka suara. Kami hanya saling diam sibuk dengan pikiran masing-masing, meskipun begitu Aku sedikit lega karena setidaknya aku tak lagi berada di Halte seorang diri meski aku harus tetap waspada walau dengan Vino sekalipun.

"Handphone Lo kehabisan baterai atau paket kuota?" tanya Vino yang akhirnya memecah kesunyian didalam mobil.

"Kehabisan Baterai!" jawabku singkat tanpa menoleh kearahnya yang tentunya tengah Fokus menyetir.

"Cewe Ceroboh!" ucap Vino dengan intonasi tinggi membuatku menatap kearahnya.

"Apa?" tanyanya sarkas sembari menatap sekilas ke arahku.

Aku yang tadinya hendak mendebatnya memilih untuk diam, ucapan Vino memang benar, aku memang ceroboh, harusnya aku mengecek baterai ponselku sebelum berangkat sekolah pagi tadi. Setidaknya jika baterai ponselku penuh Aku bisa mengorder Ojek online dan tidak perlu sampai terjebak dalam situasi seperti tadi.

Kami kembali saling terdiam sampai akhirnya mobil yang Vino kendarai sampai di Gang dekat rumahku.

"Makasih buat tumpangannya". Ucapku sebelum menutup pintu mobil sport itu. Vino hanya mengangguk tanpa menjawab ucapan Terima kasihku. Setelah Aku menutup pintu mobil, mobil yang Vino kendarai kembali melaju membelah jalanan menerobos hujan yang sudah sedikit mereda dan meninggalkan sedikit kesan tersendiri dalam ruang hatiku.

1
Protocetus
Baca ini malah jadi ngehalu 😅
Teteh Lia: Aishhh... dasar cowo.. mau na yang cantik mulu 🤭
total 5 replies
Protocetus
jika berkenan mampir ya ke novelku Remontada
Teteh Lia: ok. siap
total 1 replies
Wawan
Salam kenal buat Alya ✍️
Ulil Baba
emang bener baca novel itu ibaratnya kita nonton sinetron hanya sekedar hiburan kisah fiksi bukan kisah nyata,, jadi kalau nikah dibawah umur, di luar aturan pemerintah,, jadi yaa terserah author nya mau dibuat cerita gimana,, jadi pembaca gk usah baper
Teteh Lia: Terimakasih sudah berkenan membaca cerita remehan ku ini ya, kak... 🙏.
mohon maaf, bila masih terdapat banyak kesalahan. 🙏
total 1 replies
Ulil Baba
ini berarti ceritanya nikah muda
🎧✏📖
Semangat terus
titisan air
pingsan kali 😅
titisan air
cie cie
Filan
Bagus. Tulisannya sudah baik. Hanya butuh sedikit dirapikan.

Ceritanya sendiri, mudah diikuti. Cerita cinta pertama dengan lika-likunya sendiri. Nggak terlalu mainstream, nggak mudah ditebak akhirnya. Penceritaan yang dominan POV 1 sudah baik, dan enak dibacanya, itu saja.
Teteh Lia: Terimakasih banyak, Kaka... sudah berkenan membaca ceritaku yang masih amburadul. 🙏
total 1 replies
Filan
tamat juga. Tapi akhirnya nggak jelas ya. Rayyan dan keluarganya kok gitu ya. Kasihan Alya.
Manis di awal doang.
Teteh Lia: ada lanjutan mereka dewasa. beda judul
total 1 replies
Filan
langka sih orang kayak Rayyan. cuma ya baru terlihat sisi baiknya.
terkadang orang perfeksionis itu temperamental.
Filan: Memang sih tp ga masalah.
total 2 replies
Filan
udah pandai aja Alya jadi istri.
Filan
banyak yg ga sama first love.
kecuali kamu.
Filan
Rayyan menghalalkan segala cara
Filan
akhirnya ketemu juga
Filan
ngeri emang kalau nyamperin seperti itu. apalagi si vino lagi obses sama dia.
Filan
penasaran gimana Alya bisa jadian sama Rayyan trus berakhir sama Vino.
Teteh Lia: Alya terlalu bodoh untuk mengenali perasaanya sendiri. Dia suka Vibo tapi terpaksa nikah sama Rayyan .
Sayang na Rayyan malah sia-sia'in Alya.
total 1 replies
Filan
tampan nya pakai capslock /Shy/
Filan
apa dia orangnya tertib banget?
Filan
dia emang tegas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!