Aku seorang Kapiten! Mempunyai pedang panjang! Kalau berjalan prok prok prok....
Aku seorang Kapiten!
-Albert Anderson-
*****
Nana menikah dengan Albert tapi pernikahan itu ditentang oleh keluarga besar Albert hingga rencana besar disusun mereka untuk menyingkirkan Nana.
Mereka membuat Nana kecelakaan hebat hingga Nana dinyatakan meninggal.
Tapi tanpa mereka tahu jika Nana selamat dan ditolong oleh seorang pria bernama Kevin.
Saat Nana membuka mata ternyata dia mengalami amnesia dan lebih parahnya dia tengah mengandung anak Albert.
Hingga drama pernikahan palsu dibuat Kevin untuk melindungi Nana dan bayinya.
Bagaimana kisah mereka selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tiga Nenek Lampir
🍂🍂🍂
"Bagaimana, Ven?" tanya Kevin disambungan telpon.
Raven terus memantau pergerakan Nana dengan kesal, dia merekam dan mengirimkannya pada Kevin kadang juga memfotonya.
Sudah dua minggu ini, itulah yang dikerjakan Raven karena Kevin tidak bisa menemui Nana. Kevin sibuk mengurus perusahaan dan semua pergerakannya dipantau oleh sekretaris militer papanya yang mana membuatnya tidak bisa bertindak dengan leluasa seperti biasa.
"Lu emang temen bangssat! Kerjaan gua bukan cuma jadi cctv gebetan lu!" kesal Raven.
"Nanti gua traktir ketoprak Mang Ujang ya!" bujuk Kevin.
"Ogah!" jawab Raven ketus.
"Gua harus kirim foto Nana ke nyokap biar gak ketahuan bohong kalo Nana itu pacar pura-pura!" modus Kevin.
Bersamaan dengan itu deheman kuat Kevin dengar sampai membuat Kevin kaget karena mencuri waktu menelpon Raven di toilet.
"Udah dulu Ven si botak udah kode keras," ucap Kevin sambil menutup sambungan telponnya.
Kevin keluar dari toilet dan benar saja asisten militer papanya menunggunya. Badan besar nan kekar dengan kepala botak seperti aktor Dwayne Johnson membuat Kevin merinding melihat tatapan tajamnya.
"Rapat sebentar lagi di mulai," ucapnya dengan suara berat.
Kevin mengangguk lalu berjalan menuju ruangan rapat sebelum membuka pintu Sekretaris militer itu memberi Kevin permen kopiko.
"Supaya tidak ngantuk! Jangan sampai tidur lagi saat presentasi sedang berlangsung!" ucapnya memberi peringatan.
Yang mana membuat Kevin mendengus. "Sebenarnya disini siapa yang jadi bosnya!"
Disisi lain, Nana melakukan pekerjaannya seperti biasa untuk melayani pengunjung restaurant. Tanpa dia sadari ada 3 wanita yang memandang sinis kearahnya sedari tadi.
"Lihatlah dia sungguh tidak selevel dengan Al," ucap Monica mulai mengompori Maura dan Selena yang bersamanya.
"Tidak akan aku biarkan dia meracuni otak Al lebih buruk lagi," kesal Maura.
Sementara Selena terus menatap Nana dengan nanar, dia tidak percaya Albert lebih memilih gadis seperti Nana daripada dirinya.
Saat pesanan makanan mereka sudah siap kebetulan Nana yang mengantarkan makanan di meja mereka.
Nana kaget saat melihat jika mama mertua dan kakak iparnya yang dia layani saat ini. Dia bingung dan gugup harus seperti apa. Tapi dia harus bersikap profesional jadi dia pura-pura tidak mengenal mereka, jika menyapa pun dia takut akan dimaki seperti sebelumnya.
"Selamat menikmati," ucap Nana setelah selesai menyajikan hidangan di meja mereka.
"Tunggu!" ucap Maura saat melihat Nana akan menjauh.
Nana menghentikan langkahnya dan menghela nafasnya panjang.
"Iya Nyonya," sahut Nana.
Maura terkekeh mendengarnya. "Kau ternyata sadar akan posisimu! Ya, memang kau seharusnya memanggil Nyonya padaku!"
Nana mulai meremas bajunya, dia harus menguatkan hatinya.
"Maafkan saya Nyonya, saya harus kembali bekerja!" pamit Nana.
"Enak saja kau main pergi! Urusan kita belum selesai!" ucap Monica yang berdiri dari tempat duduknya dan mendekati Nana lalu memperlihatkan foto Nana dan Kevin yang bergandengan tangan.
"Kau main serong dibelakang Al rupanya!" tambah Monica.
Nana menggeleng kuat. "Ini salah paham Kak! Aku tidak mengkhianati Abang Al!"
"Mana ada maling mau ngaku!" ketus Monica.
Maura juga ikut mendekati Nana dan mendorongnya pelan. "Cepat tinggalkan putraku!"
"Ini salah paham, saya bisa jelaskan!" ucap Nana mohon pengertian.
Tanpa Nana duga tiba-tiba wajahnya disimbur air oleh Selena sampai wajah dan bajunya basah.
"Al itu milikku!" teriaknya lantang.
🍂🍂🍂
❤❤❤❤
yg ada pas lahir..
palanya kotor parahhh..
❤❤❤❤❤