NovelToon NovelToon
Sahabatku Istri Muda Papaku

Sahabatku Istri Muda Papaku

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: dheandra

Moren memiliki wajah yang cantik dan postur tubuh yang tinggi sempurna.

Moren bersahabat dengan Elsa dan juga Moza dan itu sebelum Moren mengetahui kebusukan Elsa, dan Elsa yang telah berhianat dengan Moren dengan iya menjalin hubungan dengan Papaku.


SAHABATKU ISTRIMUDA PAPAKU.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode11

Setelah perceraiannya dengan Hendrik. Wanita paruh baya itu yang memiliki satu orang anak Susi Widyawati, ia seorang perancang busana ternama di besar Jakarta

"Wati.., sudah siap ke butik?, ibu ada janji hari ini takut telat nanti customer kecewa sama ibu." Kata susi, sambil menenteng tas di tangannya.

"Baik bu, Wati siap-siap dulu ya bu"

Susi pergi ke Boutique miliknya di temani oleh Wati, pesanan tiga buah potong pakaian ter mahal di butiknya dengan harapan susi mengantongi keuntungannya yang sangat besar, begitu hati-hati Susi merancang busana dengan serapi mungkin mengerjakannya dalam satu minggu Susi berhasil menyelesaikannya tugas nya dengan baik, sesuai permintaan customernya dalam satu minggu ia akan selesai dengan cepat.

Hingga pukul 12:00 si pemesan itu tak kunjung datang, Susi mulai gelisah karena si pembeli tak ada tanda-tanda datang ke tempatnya.

"Bu.., customer nya jadi datang?." tanya Wati dengan Hati-hati.

"Ibu juga tidak tahu Wati, sampai sekarang ponselnya tidak bisa ibu hubungi, sudah berulang kali ibu menghubunginya dan tidak ada informasi Ibu juga" ucap Susi pelan.

"Coba hubungi lagi buk, mungkin sekarang sudah bisa" timpal Wati.

"Sudah diam dulu ibu jadi pusing, jangan buat ibu tambah cemas." ucap Susi panik

Wati yang tidak pernah, mendengar Susi marah seketika membungkam dan menundukkan kepalanya.

Hingga pukul 3 sore customer yang memesan tiga gaun termahal itu tidak ada nampak batang hidungnya ke butik milik Susi, wajah Susi mulai nampak semakin panik.

Morena melihat mamanya bolak-balik dengan wajah paniknya.

"Mah.., apa Mama sudah menghubungi orang yang memesan pakaiannya?." tanya Morena

"Sudah Nak, tapi ponsel nya sekarang sudah tidak aktif."Ucap Susi lesu.

"Andaikan si pembeli itu tidak jadi datang dan gagal mengambil pesanannya itu apa Mama akan mengalami kerugian?."

"Jelas sayang.., Mama rugi besar dan rugi Segala-gala nya."

Di sisi lain Angel mencibir atas puasanya yang telah membuat Susi mengalami kerugian.

Aku tertawa puas dan sekarang aku akan membuang nomorku, aku yakin mereka sedang panik, berapa besar kerugian yang mereka terima, aku pesan pakaian yang cukup lumayan mahal. gerutu Angel

"Kamu kenapa sayang?" tanya Hendrik.

"Mas.., kamu tahu tidak!? hari aku seneng sekali, coba kamu bayangkan wajah mantan istrimu pasti panik sekarang, saat pemesan itu menghilang tanpa jejak." kata Elsa sambil tertawa.

"Hah!, maksud kamu apa?" tanya Hendrik mengerutkan dahinya

Elsa menganggukkan kepala, Elsa pikir Hendrik akan mendukung atas semua kelakuan Elsa pada Susi.

"Kamu! tidak mikir apa?, berapa yang dia terima kerugian yang sudah kamu lakukan!, kamu boleh membencinya tapi tidak untuk merugikan dia." Sungut Hendrik kesel

"Oh..!.rupanya Mas, sudah mulai membela dia! kamu masih perduli saja perduli sama dia?" Elsa pun terus-menerus memakainya, dan berkata kasar di depan Hendrik.

Plak....! Hendrik melayang kan tamparan ke wajah cantik Elsa.

"Mas! kamu menampar saya!?. kamu tega!"

"Bukan aku yang tega tapi kamu! Itu untuk orang yang tega cukup! kita sudah menyakiti mereka bagai manapun dia ibu dari anak ku."

"Sejak kapan kamu mengakui Morena itu anak kamu Mas..!. mengakui Morena Sebagai anak kamu?!.apa mungkin! Morena itu anak kandung kamu?." Ucap Elsa teriak.

Plak! lagi-lagi Elsa mendapatkan tamparan dari Hendrik. Pertengkaran pun semakin memanas antara Hendrik dan Elsa, nampak memerah di wajah Elsa bekas tamparan Hendrik.

"Cukup..! kamu bohongi dia, jangan kau hina mereka, dia bukan wanita murahan yang bisa ku beli, paham!" Ucap hendrik sambil menunjuk wajah Elsa lalu Hendrik dengan melempar remote televisi di atas kasur lalu Hendrik pergi mengendari mobilnya tanpa arah.

Hiks...hiks..hiks. Elsa pun menangis terisak-isak mendekap bantal air mata bercucuran.

Kenapa saya bisa jalan kesini. batin Hendrik.

Hendrik berhenti di sebrang jalan butik Susi cukup lama Hendrik mengintai butik. Mobil berwarna hitam memasuki area parkir Butik nampak sorang pria tubuh kekar wajah tampan memakai jas hitam turun dari mobil masuk ke dalam Butik.

"Hai., Om.." Morena menyambut kedatangan Sandi, lalu mencium tangannya.

Pria yang di lihat Hendrik keluar dari Butik menggandeng tubuh Moren layaknya seorang kekasih.

"Siapa dia, kenapa Morena kelihatanya sangat akrab" batin Hendrik.

Tidak lama Susi keluar, menenteng tas dan wati menutup butik Susi langsung masuk ke dalam mobil, Susi satu mobil dengan Wati dan Morena ikut di Mobil sandi.

Diam-diam Hendrik mengikuti arah mobil ke duanya sampai masuk mension Susi. Hendrik memberhentikan Mobilnya dari kejauhan.

Rumah siapa itu. gumam Hendrik pelan.

Hendrik menginjak gas mobilnya pelan. Ada seorang petugas keliling Keamanan komplek.

Hendrik keluar dari mobil lalu mendekati pria paruh baya mengendarai sepeda yang sedang Bertugas menjaga keamanan.

"Pak..pak.., tunggu, saya mau tanya rumah no 5 itu rumah siapa ya pak?.tanya Hendrik penasaran berusaha mencari tau.

"Ooo.. itu rumah bu Susi." jawab pak hansip jujur.

"Kalau pria yang bersamanya siapa pak? mobil hitam yang baru saja masuk itu siapa pak?.

"Saya tidak tau pak" kata pak hansip

"Apa bu, Susi memiliki suami pak?.

Pak hansip pun bingung terus di tanya oleh Hendrik

"Aduh saya tidak tau pak saya hanya petugas keliling menjaga komplek, baik pak, saya lanjutkan keliling" kata pak hansip.

"Terima kasih pak." kata Hendrik.

"Sama-sama pak." kemudian Pak Hansip pergi meninggalkan Hendrik yang masih berdiri mematung di samping kanan Mobil.

Disini Elsa gerutu mengancam ingin menghancurkan Morena, dengan membayar orang sewaannya.

"Aku benci kalian...! teriak Elsa Awas kau! More akan aku hancur kan kalian!." gerutu nya Elsa.

Hendrik masih berada di dalam mobil menunggu Sandi keluar dari rumah Susi sampai pukul 19:00, malam Hendrik masih di sekitar rumah Susi, sampai-sampai ia tertidur di dalam mobilnya. Sandi pun keluar dari rumah Susi.

Hendrik membuka matanya dari tidur pulas nya Melirik jam yang melingkar di tangan pukul 23:00.

Rupanya saya tertidur begitu lama"Gerutu Hendrik pelan.

Kemudian Hendrik keluar dari Mobil, mengintip gerbang rumah Susi terlihat olah si penjaga rumah pak Joko mengenal Hendrik mantan majikanya.

Joko keluar dari gardu penjagaan mendekati Hendrik.

"Tuan Hendrik, sedang apa disini? tengok-tengok rumah ini kaya maling saja?!" kata joko.

"Hati-hati kalau ngomong! rupanya kamu bekerja di sini?"

"Iya tuan sebaik nya tuan pergi saja dari sini "ucap Joko, mengusir Hendrik dari balik gerbang.

"Kamu mengusir saya? gerutu Hendrik sambil melangkah ke Mobilnya menendang batu.

Ponsel Hendrik berdering.

"Halo ada apa?.

"Kamu dimana mas?."tanya Elsa dengan nada serak, habis nangis terlalu lama.

"Tidak usah tau dimana! katakan ada apa?.

"Pulang ya mas.."

Lalu Hendrik memutuskan panggilan telponnya Hendrik menginjak gas mobilnya menuju Mension.

Baru selesai mengatur siasat ingin mencelakai Morena yang dulu menjadi sahabatnya dia membayar orang suruhannya dengan sangat mahal.

"Lakukan apa saja yang ku perintahkan!."ucap Elsa dalam saluran telpon nya suara pria.

"Baik Bos!.

"Setelah tugas mu selesai, pergi lah dari kota ini paham! jangan sampai suamiku mengetahuinya.

"Rahasia aman, kami akan pergi dari kota ini.

"Bagus!"kata Elsa, lalu ia memutuskan panggilannya dan menghapus jejak nomer yang ia hubungi.

Elsa gadis berusia 18.tahun yang baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah SMA, nya adalah istri Papa dari sahabatnya.

Tidak lama Hendrik sampai mension membunyikan klakson. Tin...tin...tin!.

Penjaga pun datang mendorong gerbang.

"Malam, tuan.." sapa si penjaga rumah.

Hendrik terus melangkah tanpa menjawab Hendrik masuk ke dalam rumah diam seribu bahasa, dengan wajah penuh amarah.

Tuan sepertinya sedang marah,wajah nya menyeramkan" ih..bergidik si penjaga keamanan Rumah.

Brake...!" Banting pintu.

"Benar apa kata aku,mending kembali ke pos lah bisa-bisa kena sasaran," gerutu Udin si penjaga Keamanan Rumah Hendrik prakoso.

Hendrik membuka pintu kamarnya lalu mem, buka jas menggantinya dengan pakaian tidur. setelah menganti pakaian Hendrik merebahkan tubuhnya miring kesamping memeluk guling tanpa memperdulikan Elsa.

"Mas yuk makan dulu, pasti Mas belum makan kan?."

"Saya tidak lapar nanti saja," jawab Hendrik ketus.

"Baik lah, saya akan menyuruh orang ke butik untuk membayar pakaian pesanan ku tapi saya tidak akan memakainya.

"Harus itu!" kata Hendrik

"Temani saya makan dulu mas, saya tau mas belum makan, aku juga belum makan kasihan anak kita mas.

Dengan berat hati Hendrik bangun dari rebahan nya melangkah ke meja makan mengikuti permintaannya Elsa.

...----------------...

"Terima kasih"

1
Rahmawaty❣️
Hrusnya klo ada kejadian atau apa nyebutnya astghfirullohaladzim thor bukan masyaAllah
Rahmawaty❣️
Jujur aja moza..nanti moren malah marah lho sma kamu krna km mlah sembunyiin berita ini
Rahmawaty❣️
Susi mending km ceraikn saja dlu tuh suami mu biar enak nnti klo deket sma laki² lain . Nnti yg ada dirimu yg disangka selingkuh
Rahmawaty❣️
Tulisannya tolong diperbaiki thor🙏🏻
Rahmawaty❣️
Iya tp ga sma bokapnya sahabatmu juga astaga😪
Rahmawaty❣️
Ah ank perempuannya cantiknya kebangetan gitu mlah ga di anggap . Istri dan anknya sma² cantik
Firgi Septia
heran dengan karakter moren boleh baik tapi jangan terlalu makanya dia dimanfaatkan sama eks padahal sdh jahat sekali, moren terlalu naif dan bodoh kalau karakter begini mungkin TDK ada di dunia nyata hanya di novel saja
Rosdiana Diana
lanjuttt thoorr
Dyah Shinta
Di part ini dan beberapa part sebelumnya aku kurang setuju.
Khusus episode paska penculikan.
Apakah tidak ada polisi dilibatkan?
Apakah tidak ada telpon? Kalau tidak ada, bisa kan Moren kirim surat untuk ibunya. Mengabarkan keadaannya dan dimana dan dengan siapa dia tinggal. Kasus penculikan harus diusut. Jangan pasrah
Hera Heriwati Siregar
si miza kpn dpt jodoh thor..,trus kpn penyesalan angga muncul.
Hera Heriwati Siregar
semua berganti suami,,jdi nambah trus tokoh2 baru.
💃💃
astagfirullah elsa kmu buta dengan keadaan yg sekrg,uang berlimpah,kebutuhan tercukupi,tapi itu semua menyakitkan dua hati wanita gak mikir ap,udh jdi pelakor,papa tmn sendri itu weeh...🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀
Dini Az
selalu ad pelakor.. kasihan morenanya..
Dini Az
satu kata thoor..
apik ceritane..
HIATUS: terimakasih kak🙏
total 1 replies
Dini Az
Bagus ceritanya g bertele tele..
lanjuut thoor
ARIS SUSAN
mudah"an cintanya Alfin tulus ke moren
ARIS SUSAN
karma mulai berdatangan satu persatu
ARIS SUSAN
kn ngga, baru kerasa kn kau, nyesel y ninggalin moren
ARIS SUSAN
hmmb
pelakor mulai muncul
ARIS SUSAN
wah...
bakal ad yg jadian nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!