NovelToon NovelToon
AURELIA

AURELIA

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:208.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Firchim04

Sequel dari cerita Menikahi Om Sendiri.

.
.

Aurelia mengalami kebutaan saat usianya baru menginjak 6 tahun. Setelah mengalami kebutaan, Aurel menjadi sosok yang pendiam dan tidak seriang dulu.

Beberapa orang yang menyatakan cinta padanya, ternyata hanya memanfaatkannya dan menjadikannya bahan taruhan. Membuat ia tidak mempercayai siapapun selain keluarganya sendiri.

Setelah menginjak usia yang ke 18 tahun, perasaannya tiba-tiba muncul pada Kakaknya sendiri yang bernama Revan.

Akankah cinta mereka akan bersatu? Silahkan simak cerita selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Firchim04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akankah terulang kembali?

"Aku ingin mengajakmu jalan-jalan. Apakah kamu mau?" tanya Kenzo, sedikit ragu.

"Mau kemana? Kamu harus minta izin ke Ibuku dulu kalau ingin mengajakku keluar. Ngomong-ngomong, dia orangnya sangat tegas loh dan sedikit menakutkan" ucap Zeva sambil tertawa.

"Tidak masalah. Aku akan meminta izin asalkan kamu mau pergi bersamaku"

"Memangnya kamu mau ajak aku kemana sih?" tanya Zeva, penasaran.

"Kamu akan tau nanti dan aku jamin kamu akan suka"

"Baiklah. Aku setuju"

Kenzo tersenyum senang. Semenjak mengenal gadis dihadapannya itu, Kenzo menjadi sosok yang lembut dan sering tersenyum.

Keduanya saling mengobrol hingga tidak terasa langit sudah berganti malam. Obrolan mereka seakan belum usai, namun terpaksa dihentikan saat Ayah Zeva yaitu Faris pulang ke rumah.

"Papa, kenalin ini temanku Kenzo"

Zeva berlari memeluk Ayahnya dan mulai memperkenalkan Kenzo.

"Oh temanmu ya. Kamu yakin Zeva?" selidik Faris.

"Yakin dong, Pa"

"Selamat malam Om. Saya teman Zeva"

Kenzo mengulurkan tangannya untuk memberi salam. Faris pun mengulurkan tangannya sambil terus memperhatikan wajah Kenzo yang tidak asing baginya.

"Kalian kenalan dimana? Papa nggak pernah liat kamu punya teman cowok, Zeva" ucap Faris.

Mendengar hal itu, Zeva langsung mencubit pinggang Ayahnya dan mulai memasang tampang kesal.

"Papa kok gitu sih. Jangan kasih tau dong kalau aku nggak punya teman cowok. Aku malu" bisik Zeva.

Kenzo yang masih mendengar bisikan Zeva kepada Ayahnya, mendadak tersenyum karena dia adalah pria pertama yang menjadi teman Zeva.

"Saya kenal Zeva di sebuah danau, Om. Waktu itu dia sedang melukis dan tiba-tiba saya tertarik melihat lukisannya dan kami akhirnya ngobrol" ucap Kenzo.

"Ohh tertarik sama lukisan ya, kirain orangnya" goda Faris.

"Ihh Papa jangan mulai lagi deh" sungut Zeva.

"Sayang kamu udah pulang?"

Laura yang melihat suaminya baru saja pulang, menyambutnya dan memeluk suaminya itu. Faris pun mencium puncak kepala Laura dan merangkul pinggangnya.

Kenzo yang diam-diam memperhatikan keluarga Zeva yang terlihat bahagia, mendadak merasa sedih. Ada guratan kesedihan diwajahnya yang berusaha ia tutupi. Ya, ia belum pernah menceritakan kepada siapapun alasannya membenci Ayah tirinya, yang membuatnya menjadi jauh dari keluarganya saat ini.

Merasa canggung dengan suasana yang dilihatnya, Kenzo memutuskan untuk segera pulang. Tidak lupa ia meminta izin terlebih dahulu kepada orang tua Zeva, untuk mengajak putri mereka keluar bersamanya.

"Kamu mau mengajak Zeva keluar? Tentu saja Om setuju, asalkan Mamanya Zeva juga setuju"

Faris melihat ke arah Istrinya yaitu Laura, untuk meminta persetujuan.

Dengan wajah datar, Laura menatap secara sinis ke arah Kenzo.

"Kenalkan kami ke orang tuamu. Baru kamu boleh mengajak Zeva keluar" ujar Laura.

Kenzo terkejut dengan perkataan Laura. Pasalnya ia tidak dekat dengan keluarganya bagaimana bisa ia mengenalkan keluarganya kepada keluarga Zeva.

"Jadi bagaimana? Kamu setuju atau tidak? Kalau kamu tidak setuju, sebaiknya kubur jauh-jauh harapanmu untuk mengajak Zeva keluar"

"Saya akan memperkenalkan keluarga saya Tante. Jadi saya mohon izinkan saya mengajak Zeva keluar"

"Oke kalau begitu. Buat janji dengan keluargamu terlebih dahulu, setelah itu kamu boleh mengajak Zeva keluar"

"Baik Tante. Saya pamit dulu. Assalamualaikum Tante, Om, Zeva"

"Waalaikumsalam. Hati-hati Kenzo" ucap Zeva.

Kenzo berjalan keluar rumah dengan menundukkan kepalanya. Ia bingung harus berkata apa pada orang tuanya nanti. Dengan sangat terpaksa, ia akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya demi mendapat izin dari keluarga Zeva.

Sama halnya dengan Kenzo yang terlihat bimbang, Aurel pun merasa bimbang dengan keputusannya yang berpura-pura berpacaran dengan Alvin.

Ia terduduk di atas kasur sambil terus menundukkan kepalanya. Tiba-tiba terdengar ketukan pintu yang memecah lamunannya.

"Siapa?" tanya Aurel.

"Mami sayang. Gimana? Jadi nggak pacar kamu datang kesini?"

"Oh Mami. Iya jadi kok, tadi aku sudah menghubungi dia. Sedikit lagi dia datang"

"Baguslah kalau begitu. Tapi penampilan kamu kayak gini aja untuk menyambut pacar kamu?" tanya Kayla kepada putri kesayangannya itu.

"Maksud Mami? Memangnya penampilanku kenapa, Mi?"

"Harus ada polesan di wajah dong. Mami tau kamu sudah cantik tanpa make up, tapi kan akan lebih bagus kalau ditambah make up juga. Mami pakein make up ya?"

"Nggak ah Mami. Nanti menor. Gini aja" tolak Aurel dengan halus.

"Nggak bisa. Anak Mami harus tampil sangat sangat cantik. Ayo sini Mami make up. Janji kok nggak akan menor"

Dengan berat hati Aurel menyetujuinya dan membiarkan Ibunya melukis wajahnya dengan make up.

Sentuhan tangan Kayla benar-benar sangat telaten, dia membuat wajah Aurel menjadi sangat cantik bak bidadari. Aura yang terpancar di wajah Aurel benar-benar terasa sangat indah dan menawan.

"Sayang kamu sangat cantik nak. Kalau nanti kamu sudah bisa melihat, Mami janji akan ajarin kamu make up dan membuat kamu percaya diri dengan penampilan kamu lagi. Mami sayang kamu nak"

Kayla memberi pelukan hangat pada Aurel dan mulai menitikkan air mata.

"Mami udah jangan nangis dong. Nanti aku jadi ikutin sedih" ucap Aurel sambil mengusap punggung Ibunya.

"Iya sayang. Mami cuma merasa bangga aja sama kamu"

Saat sedang mengobrol, terdengar suara mobil memasuki pekarangan rumah yang menandakan tamu mereka telah datang.

"Ayo turun sepertinya pangeran kamu sudah datang"

Kayla menggandeng lengan Aurel dan mengajaknya turun ke bawah.

Di lantai bawah sudah ada Aldo, Revan bersama pacarnya yaitu Bela, serta Alvin yang merupakan pacar bohongan Aurel tampak sudah sampai di rumah untuk makan malam bersama.

Ketika Kayla dan Aurel menuruni tangga, semua mata langsung tertuju ke arah Aurel yang terlihat sangat cantik malam itu.

Bahkan Alvin sampai tidak berkedip melihat kecantikan Aurel. Disamping Alvin yaitu Revan, terlihat sangat kesal dengan tatapan Alvin kepada sang adik.

"Wah anak Papa cantik banget. Pasti kamu ya honey yang make up Aurel?" tanya Aldo.

"Iya dong. Dia kan mau ketemu pacarnya jadi harus tampil sangat cantik. Gimana Alvin? Cantik kan?"

"Iya cantik Tante. Tanpa make up aja cantik apalagi pakai make up. Sangat sempurna" puji Alvin.

"Ehem. Sudah selesai puji-pujinya? Ayo makan. Aku sudah sangat lapar" ujar Revan dengan raut wajah terlihat mulai kesal.

"Sayang kok gitu sih" kata Bela.

Revan tidak menjawab dan malah menuju ke ruang makan lebih dulu, meninggalkan yang lainnya termasuk pacarnya sendiri.

Kayla yang melihat sikap Revan, mulai merasa khawatir. Dia sangat yakin kalau Revan sudah mulai menyukai Aurel.

"Mas kita harus bicara serius" bisik Kayla kepada Aldo.

"Silahkan kalian langsung saja ke ruang makan. Nanti Tante dan Om menyusul ya"

Aldo menghampiri istrinya yang terlihat mulai cemas.

"Ada apa honey? Kenapa kamu panik gini?"

"Revan Mas. Revan sepertinya mulai menyukai Aurel. Aku sangat yakin itu. Kita harus bagaimana?"

"Apa?"

Aldo tampak sangat terkejut. Pikirannya mulai melayang ke kejadian mereka di masa lalu yang mungkin saja akan terulang kembali kepada anak mereka sendiri.

1
Devit Ruspenti
Luar biasa
Devit Ruspenti
Buruk
Caca 🌻
masih ada prat yang ganjal menurut ku kakk
Reny Saputro
semangat
yuliana kurniawan
bagus dan keren
Vera Putriyanawati
bagus cerita nya.bru baca stngah nya
Feyza
kapan thor up lagi..kok lama..nunggu update nya gak pernah muncul gemes sama kelanjutannya..
Rain: hai kk mampir di karyaku yuk ☺️
#Maaf aku yang harus pergi
total 1 replies
RiskyRamadhan Ramadhan
ak benci papi Aldo😭😭😭knp pisahin Aurel dan Revan🙏
lanjuttt🥰🥰🥰
Tri Asih
di tunggu kelanjutannya
Nur Kholifah
lanjut thor
Nur Kholifah
kapan up Thor??
hasanah
kok lama banget thor lanjutnya 😘 seru nih....ditunggu kelanjutannya ya
Marhami Nasa
gila ini namanya pemaksaan...
org tua egois... cepat kabur LG Aurel
Arnie Srie
sebel lihat Aldo, egois banget sih....

mereka kan bukan saudara kandung apa salah nya....
Arnie Srie
Sempat heran kenapa Kenzo membenci ayah tirinya, ternyata alasan nya itu...

harusnya cari tahu dulu dong kebenaran nya, man benci aja...kasian Raffa kan
Arnie Srie
Kenapa Aldo egois banget sih....
nisa
🤦 gmn nich aurel mau d nikahkan ama alvin😌
revan ayo gercep tlng aurel klau gk km akan kehilangan aurel
lanjutt kk
up up up trs y....
Ria Sufi
lama2 jengkel jg ma aldo, bikin anak sendiri tdk bahagia
Ria Sufi
alvin resek
Sahniar LA
cuma ingat cerita pemeran utamanya aja,yg lai udah lupa semua nggak tau ceita pemeran pembantunya yg laen,karna terlaluuu lama vacum
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!