NovelToon NovelToon
Azalea (Bukan) Istri Pengganti

Azalea (Bukan) Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Duda
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: ewie_srt

azalea menangis di sisi tubuh naima yang terbujur, kematian kakaknya menyisakan duka yang teramat dalam. matanya menatap nanar bayi merah di pangkuan kiano abang iparnya yang juga menangis tanpa suara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ewie_srt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

sebelas

Azalea berjalan di depan kiano yang menggendong rania, ia melangkah menuju poli anak.

Sepanjang perjalanan tadi cukup canggung sebenarnya, azalea tersenyum tipis, mengingat bagaimana kiano banyak bicara.

Bisa dihitung jari sih, berapa kali mereka keluar bersama, biasanya kiano tak banyak bicara. Pria itu lebih sering mendengarkan cerita azalea tentang perkembangan rania, tapi tadi kiano cukup cerewet.

Azalea heran sebenarnya, yang mana kepribadian pria itu. Banyak bicara atau irit bicara.

Pernikahan mereka menjelang 5 bulan memang, tapi tak ada kemajuan dalam pernikahan mereka. Azalea sangat paham mengapa kiano tak berusaha sama sekali untuk memperbaikinya, karena pernikahan mereka bukanlah pernikahan yang dilandasi cinta.

"mas duduk di sini saja, aku ambil nomor antrian dulu"

Azalea meletakkan tumbler minumnya di atas kursi kosong yang ia tunjuk, kiano mengangguk dan duduk dengan patuh.

"bentar yah mas"

Kiano menatap azalea yang melangkah menuju tempat pendaftaran. Terdengar helaan nafasnya berat, sungguh kiano merasa resah. Berapa lama ia harus terus berpura-pura lupa kejadian malam tadi.

Kiano menyerapahi dirinya yang lancang, bagaimana bisa ia mencium azalea. Sorot matanya menerawang, saat ia melumat bibir gadis itu, kiano tahu kalau azalea tidak menolaknya.

"hhhhhhhh" desahnya lagi, "kenapa aku kepikiran bibir gadis itu lagi" bisiknya kesal.

"mas kian"

Kiano tersentak kaget, azalea sudah berada di hadapannya mengulurkan tangan, meminta rania.

"antrian rara no 4, ada 2 orang lagi sebelum rara dipanggil. Kalau mas kian pengen ngopi, di belakang dekat mushola ada kantin"

Kiano mengulurkan rara, kepala pria itu menggeleng. "aku pengen tahu kesehatan rara, za. Aku ikut masuk saja nanti"

Azalea mendekap rara erat, bayi itu sudah bangun dan melonjak-lonjak senang dalam dekapan azalea.

"kalau mas kian nggak merasa bosan yah nggak apa-apa, aku juga senang mas kian mau nemanin aku"

Kiano menatap azalea lekat, suara tawa gadis itu entah mengapa terdengar indah. Ia menggeser duduknya sedikit, memberi ruang sedikit lega untuk azalea duduk.

Saat nama rania putri kiano di panggil, sontak keduanya berdiri kompak. Kiano menyambar tas pakaian rara dan tumbler azalea, membiarkan gadis itu melangkah duluan hanya menggendong rania.

"kok bisa sampai terlewat imunisasinya bu?" tanya dokter berhijab itu ramah, mata dokter itu menatap azalea dan kiano bergantian.

Azalea meringis, "iya dok, 2 hari kemarin putri saya demam"

Dokter berhijab itu mengangguk ramah, mendekati rania yang berada dalam gendongan azalea.

Azalea membuang pandangannya, tak tega melihat jarum suntik yang di arahkan ke bahu rania, azalea bergidik menahan rasa ngeri. Apalagi suara tangisan rania yang menjerit kesakitan.

Kiano mengelus pundak azalea tanpa sadar, gadis itu sampai tersentak kaget, tidak menduga kiano melakukan hal semanis itu padanya.

Dokter manis berhijab ungu itu tersenyum manis, melihat betapa indahnya interaksi pasangan yang duduk di depannya.

"sudah bu" ujar dokter itu, menyadarkan azalea dari rasa kagetnya.

Tangan azalea memegang kapas yang menutupi bekas suntikan di bahu rania, mengamati rania yang masih merengek.

"cup..cup..sayang!" bujuknya menciumi bayi cantik itu yang langsung diam mendengar suara azalea.

Kiano hanya mengamati kedekatan azalea dan rania, sorot matanya penuh kehangatan.

"sampai segitunya ngelihatin istrinya pak, sayang banget yah"

Kiano tergeragap, apalagi azalea menoleh ke arahnya seketika. Jujur kiano malu, ia hanya terkekeh pelan menghilangkan rasa jengah karena ucapan dokter berhijab itu yang tersenyum ramah padanya.

"kalau dedeknya demam bu, kompres aja dengan air hangat yah, bekas suntikannya tadi"

Kiano menghembuskan nafas lega dengan hati-hati. Ucapan dokter itu yang mengalihkan tatapan azalea darinya, sangat menyelamatkan.

Kiano tidak tahu harus bersikap bagaimana tadi, apalagi tatapan azalea penuh selidik.

"kalau demamnya berlanjut, ibu segera bawa dedeknya kemari lagi"

Azalea mengangguk, walau terlihat tenang tapi tidak dengan hatinya. Ucapan dokter cantik itu tadi masih terngiang-ngiang di telinga dan benaknya.

Sebenarnya apa maksud dokter itu, apa kiano tadi memandanginya. Sejujurnya ia penasaran, apalagi pria itu tadi melengos saat dia menatapnya.

Azalea masih terdiam, walau kiano berjalan di sampingnya mengajak berbicara. Sungguh hatinya masih penasaran.

Sebenarnya azalea nggak mau kegeeran, namun jujur saja, saat ini rasanya ingin sekali azalea bertanya pada kiano.

"mas kiaann"

Azalea tersentak kaget, menghentikan langkahnya tiba-tiba.

Seorang wanita yang kelihatan familiar mendekati mereka dengan senyum...menyebalkan menurut azalea.

"sarah" seru kiano, azalea menoleh menatap pria itu heran. Mengapa wajah kiano seperti terkejut setengah mati, sesaat tadi azalea melihat pria itu memias.

"mas dari mana?" mata wanita yang kiano panggil sarah itu, menatap ke arah poli anak yang baru mereka tinggalkan.

"rara sakit?" tanya wanita itu dengan nada khawatir.

Entah mengapa azalea tak suka mendengarnya, radarnya menangkap sinyal bahaya. Wanita di depannya ini terlalu aktif di depan kiano, ia merasa wanita di hadapannya ini yang sedang mengamati rania di gendongan, penuh kepura-puraan.

"nggak" geleng kiano cepat, "rara imunisasi"

Wanita bernama sarah itu terlihat menghela nafasnya lega, tanpa menatap ke azalea sama sekali, wanita itu menoleh ke arah kiano.

"mas kian kemarin pulang dengan selamatkan?diantar siapa mas?"

Azalea mengernyitkan keningnya tak suka, suara sarah yang mendayu manja, entah mengapa sangat menyebalkan di telinganya.

Kiano yang menyadari tatapan azalea yang tajam, merasa tak enak hati. Apalagi kemarin ia membiarkan sarah pulang sendirian, ia juga mengingat kalau kemarin kiano mencium sarah di pub milik yohan.

"sar, kami pulang dulu yah" pamitnya dengan raut tak enak hati.

"dokter rara tadi menyarankan untuk mengompres bekas suntikan rara, jadi kami harus segera pulang"

Wajah sarah masih tersenyum manis, namun saat ia melirik ke arah azalea, wajahnya berubah.

Azalea melihatnya dengan tatapan sinis dan sepele, hati sarah memanas. Sejujurnya ia mencemburui azalea, bagaimana bisa kiano menikahi wanita yang tak layak disebut wanita.

Penampilan adik iparnya kiano itu sedikitpun tidak mencerminkan seorang wanita yang sudah menikah. Walau tadi ia sempat heran, siapa wanita berhijab hitam yang berjalan di sisi kiano.

Sarah merasa jengah dan cemburu, dengan hijabnya, istri kiano itu terlihat sangat cantik, malah jauh lebih cantik dari naima.Sejujurnya sarah merasa resah, ia takut kiano akan jatuh cinta pada azalea.

"kami pamit sar"

Sarah tersentak dari lamunannya, ia beringsut memberi ruang untuk kiano berjalan, namun tangannya sempat menyentuh lengan pria itu.

Perbuatan sarah, masih sempat terlihat azalea yang mendecih sini.

"ganjen amat" gumamnya kesal, mata azalea berputar malas.

"ada apa za?"

Azalea menggeleng, ia masuk ke dalam mobil yang pintunya baru kiano bukakan. Matanya mengamati kiano yang memutari mobil, menuju ke arah tempatnya.

'mas kian memang tampan, wajar saja wanita tadi bersikap seperti itu'

"pakai safety beltnya za"

Azalea menarik safety belt, melirik ke arah kursu belakang, tempat baby boks rania, senyum azalea mengembang indah, rania tertidur nyenyak.

"kamu tadi ngomong apa?aku dengar kamu ngedumel tadi"

Azalea menghela nafasnya yang terasa sesak, menatap kiano lekat tak berkedip.

"mas kian, walau aku cuman istri di atas kertas, bisa tidak kalau aku minta mas kian jangan terlalu dekat dengan wanita manap—"

"tunggu mas" sergah azalea cepat, melihat kiano yang sudah menggelengkan kepala.

"biarkan aku selesaikan ucapanku dulu"

Kiano akhirnya mengangguk, mempersilahkan.

"kalau mas, punya pacar di luaran sana, itu hak mas kian. Tapi kumohon selama aku masih jadi istri mas kian, walau tidak ada cinta di antara kita, kumohon hargai aku mas, paling tidak jangan bermesraan di depanku"

Kiano mengernyitkan keningnya, mengapa ia mendengar nada suara azalea sendu. Apakah ini hanya perasaannya saja, wajah gadis itu juga memerah dengan kepala menunduk dalam.

Bersambung...

1
falea sezi
kata kata kian uda jatuh talak loh🤣
falea sezi
🤣🤣 bawel amat ini kakk ipar cerai aja pergi jauh gk tau trima kasih
sunaryati jarum
Kian sekarang kamu yang pusing sendiri kan setelah istrimu Aza di atas kertas menerima cinta Yohan atas permintaan kamu sendiri.Dan kamu baru merasa jika kamu jatuh cinta pada iparmu walau kamu menyangkalnya,rasa itu tidak bohong Kian
sunaryati jarum
Aduh siapa yang naruh bawang sebegitu banyak, nyesek emak dengan ketulusan pengorbanan Azalia,namun balasan yang diberikan Kiano hanya kesakitan.Jangan pengecut Kian jika cinta pada Aza utarakan dan pertahankan ,jika tidak lepaskan.Lebih dicintai daripada mencintai sendirian ,Aza!
ewie_srt(thealune): semangat mak 💪💪
total 1 replies
sunaryati jarum
Bisa jawab tidak ,kamu sudah membentengi dirimu sendiri jika tidak akan pernah mencintai wanita manapun termasuk Azalea,Kian
sunaryati jarum
Rasain dengan angkuhnya cintamu habis untuk Naima.Kesetiianmu oke,tapi ingat putrimu,apa kamu bisa mendampinginya sampai dewasa nanti,apa punya waktu mengawasinya.Setelah sudah tidak bisa merawat setiap saat, bagaimana perkembangannya?
sunaryati jarum
Dobel up Thoor. Ternyata kamu marah dan cemburu saat Aza ketemuan dengan Yohan.Istri katamu? Kapan kamu memperlakukan Azalea sebagai istrimu,selain jadi baby sister putrimu.Kau sudah mencintai Azalea tapi kamu menyangkalnya
ewie_srt(thealune): 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
araaself
lanjutttt🤗
sunaryati jarum
Emak berharap yang jatuh cinta duluan Kiano, malah kamu Azalea.Agar Kiano kena karma omongan sendiri ternyata kamu sudah suka sejak SMA
sunaryati jarum
Azalea cemburu
sunaryati jarum
Rania tahan dirimu
sunaryati jarum
Jangan sampai kau tersnyuh oleh Kian saat mabuk,menghindarlah Aza
sunaryati jarum
Tahu minuman beralkohol itu dilarang kok nekat, meminumnya,Mungkin sudah diberi obat perangsang oleh Sarah,karena dia menawari melakukan di apartemennya, berarti Sarah sudah terbiasa melakukannya, astaghfirullah.
sunaryati jarum
Nah harus tegas,Aza saja kamu tolak apalagi orang lain
sunaryati jarum
Azalea kelepasan ngomongnya.Jatuh cinta sendirian itu sakit,tapi kamu harus bisa nahan diri
.
sunaryati jarum
Azalea jangan berharap cinta dari Kiano, untuk saat ini.Biarkan ikuti kemauannya emak percaya cinta Kian akan datang karena ketulusan kamu
sunaryati jarum
Kamu yakin tidak akan jatuh cinta lagi dan tahan tidak menyentuh wanita,tapi sepertinya kamu yang akan cinta duluan ke Azalea,Kian
sunaryati jarum
Baru sehari Azalea sudah sebagai tempat bersandar.Sepertinya Sarah ada rasa sama Kian.Masa sekretaris manggil mas.
sunaryati jarum
Kamu bakalan bucin ,Kiano karena kebaikan dan ketulusan hati Azaela
sunaryati jarum
Baru mampir
ewie_srt(thealune): terima kasih 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!