💸Sugar Mommy Online💸
Lulus kuliah jadi pengangguran, sampai umur 28 tahun pun masih nganggur, nikah gak ada calon, kerja di perusahaan gak ada koneksi, bikin usaha sendiri gak ada modal. Langganan Melolo, tontonan dracin dapat cuan receh yang bermimpi jadi istri CEO tampan dan media sosial-- tempat live nya gege-oppa-phi-akang tampan yang bermodalkan tap-tap layar dan spam komentar.
Itulah Lusi, atau gadis melar yang olahraga cuma niat dalam hati--- yang bernama asli Zhu Lusi Arsana. Anak yatim-piatu blasteran Cindo.
Hingga entah dia beruntung atau memang sudah takdir nya, sesuatu mengubahnya~
***
Mohon jangan hanya sekedar mampir, bacalah sampai tuntas agar penulis juga bisa menyelesaikan cerita sampai tuntas 🥹🤧
***
Jika alur sedikit menyimpang dari judul dan sinopsis maka mohon maaf 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11 S. M. O
Pikiran Kay berkecamuk, tetapi dia tidak dapat menemukan jawaban karena urgensi yang tiba- tiba.
David memperhatikan reaksi semua orang, sementara Lusi menundukkan kepalanya, menatap jam tangan itu tanpa bergerak, tampak asyik mengaguminya, sama sekali tidak terpengaruh oleh harganya.
Seperti yang diharapkan, keluarga kaya raya. Dia telah menemukan orang yang tepat, David diam-diam memuji dirinya sendiri dan membungkuk lebih rendah lagi.
Tanpa dia sadari bahwa Lusi di depannya hanya tertegun, benar-benar membeku.
Gila! 981 Miliar! System Daddy, kamu terlalu murah hati!
Tunggu, bukankah tadi kamu bilang kamu bisa membayar dua kali lipat? Apakah itu masih dihitung? Dia tanpa sadar melirik Kay.
"Aku bisa melakukannya!! Berapa nilai sentimentalnya!" Hati Kay menegang.
Perempuan di depannya tidak memiliki ekspresi apa pun, dan tatapannya agak tajam, seolah-olah menyampaikan peringatan.
Sepertinya dia benar-benar nona muda keluarga pejabat. Sudah lama dikatakan bahwa salah satu tuan tua keluarga pejabat sangat menyayangi cucunya.
Sepertinya rumor itu benar; mereka bahkan membuat pengecualian untuknya. Pandangan ini memberitahuku untuk tidak berbicara sembarangan.
"Nona Lusi, kami mohon maaf atas gangguan yang kamu alami. Harap tenang, kami tidak akan membocorkan apa pun tentang kejadian hari ini."
Kay menangkupkan kedua tangannya dengan serius, ekspresinya penuh pengertian. Kemudian dia mengeluarkan sebuah kartu nama dari sakunya dan menyerahkannya kepada Lusi.
"Ini kartu nama saya. Anda dapat menghubungi saya kapan saja jika Anda membutuhkan sesuatu. Keluarga Wiranta kami masih memiliki pengaruh di Jakarta."
Lusi sedikit bingung, namun tetap mengulurkan tangan dan mengambil kartu nama itu dari Kay.
[ Kaylopso Ryo Wiranta, Manajer Umum Astra Internasional TBK ]
Melihat Lusi menerima kartu nama itu, Kay juga diam-diam menghela napas lega. Keluarga pejabat Santoso adalah salah satu dari lima keluarga terkaya di negara itu, berakar kuat dalam politik dan memiliki koneksi yang luas.
Jika mereka benar-benar membuat marah nona muda dari keluarga Santoso, itu akan sangat merepotkan bagi keluarga Wiranta.
"Baiklah, Nona Lusi, kami pamit dulu."
'Jangan pergi! 981 Miliar milikku! Tidak! 1,9 Triliun'
Melihat sosok Kay yang cepat pergi setelah mengucapkan selamat tinggal dengan sopan, Lusi tanpa sadar maju dua langkah sebelum berhenti, merasa ingin menangis tanpa air mata.
[ Ding, terdeteksi target baru dengan Ketampanan: 88, Kredibilitas: 90, LV. 90!! Kaylopso Ryo Wiranta! ]
Mata Lusi terbelalak, 'sistem Dady, kenapa tidak bilang dari tadi? Tau begitu aku bisa berkenalan sok akrab dengannya!'
[ Maaf, sistem sempat terpesona sehingga macet sebentar ]
Lusi mengerutkan keningnya, dia juga tidak terlalu memperhatikan wajah nya dengan jelas. Namun melihat kartu nama milik Kay di tangannya, dia pun menjadi sedikit lega.
"Yang terhormat Nona Lusi, mohon tunggu sebentar. Ada beberapa informasi yang perlu Anda daftarkan."
David, melihat Lusi melangkah dua langkah menuju pintu, keliru mengira dia akan pergi dan segera berkata.
Lupakan saja, ini hanya harga dua kali lipat, aku memegang nomornya! Lagipula aku punya sistem! Ayah sistem! Belikan aku vila! Jangan biarkan sistem lain meremehkanku!
Sistem: Syuh Syuh, aku tidak punya anak seperti mu
Lusi terbangun kaget mendengar perkataan David, sambil menenangkan dirinya sendiri.
Suara notifikasi mekanis yang familiar kembali terngiang dalam benaknya.
[ Ding! ]
[ Misi kedua telah di tentukan! ]
[ Tugas Nomor 019: Turunkan berat badan sampai angka 60 Kg dan BMI 20,8 dan raih lah kecantikan sampai angka 70 ]
[ Pengingat ramah kondisi sekarang: Tinggi Badan: 170, Berat Badan: 85, BMI: 29,4 ]
[ Batas Waktu: 1 Bulan ]
[ Hadiah: Tidak diketahui ]
Saat beberapa perintah sistem berbunyi, serangkaian pesan juga muncul di layar hologram depan Lusi.
Tugas baru!
Hadiah untuk tugas pertama sudah sangat besar, jadi tugas kedua ini juga tidak akan buruk. Lusi merasakan gelombang kegembiraan, tetapi dia segera menenangkan diri dan mulai mempelajari tugas baru yang dirilis oleh sistem dengan saksama.
Beberapa saat matanya fokus pada layar hingga sedikit keterkejutan yang samar terlihat dari raut wajahnya. 'Satu bulan?! Aku harus menurunkan berat badan 25kg dalam satu bulan?!'
Astaga, ini benar-benar berat, memikirkannya saja dia tak sanggup. Namun sebuah ide seketika terlintas di benak nya.
[ Peringatan! Di larang melakukan sedot lemak atau oprasi plastik untuk meningkatkan kecantikan diri. Jika tidak, sistem akan mengganti inang baru ]
Suara sistem terdengar tegas di benaknya, seketika pikiran yang tiba-tiba muncul itu sirna sudah.
[ Pengingat ramah: Batas waktu bisa di perpanjang, dengan membayar 10 juta perhari nya ]
Mendengar itu apa tidak makin lemes?
10 juta yang biasanya uang hidupnya selama beberapa bulan nyaris satu tahun harus di relakan untuk tambahan waktu 1 hari. Benar-benar sakit hati! Dia baru saja menjadi orang kaya dan sistem nya sudah merampoknya tanpa perasaan.
Sistem [ ... ] Tuan, kamu punya ratusan milyar!
[ Tuan, semangat lah. Kamu adalah satu dari miliyaran umat manusia yang terpilih oleh sistem. Masa manusia pilihan hanya memiliki tekad seperti ini? ]
Benar saja, sistem tahu cara membujuk tuannya. Sebagai seorang yang suka halu, seketika tekad nya kembali bulat. 'Benar, aku adalah pilihan langit. Harus menjadi orang yang berbeda. Aku istimewa!'
"Nona Lusi, saya mohon maaf telah menyita sedikit waktu Anda, tetapi ada beberapa dokumen di sini yang memerlukan tanda tangan Anda." David datang dengan setumpuk dokumen, membuat Lusi langsung tersadar.
Selanjutnya, dia menyetujui tanda terima, mendaftar sebagai anggota VIP tingkat atas, menandatangani serangkaian dokumen dwibahasa Indonesia dan Inggris, dan mendengarkan David menjelaskan masalah layanan purna jual dan pemeliharaan.
Setelah semuanya selesai, David memberi isyarat tangan, dan seorang staf layanan memberikan sebuah kalung pada sepotong sutra. Kalung itu terbuat dari emas 18 karat dengan liontin berbentuk kelopak bunga akik.
"Nona Lusi, ini adalah hadiah kecil dari toko kami. Kami harap Adibusana Jewelry kami dapat menambahkan sentuhan kecemerlangan yang sederhana pada kecantikan Anda."
Itu adalah liontin Alhambra kuno. Dulu saat dia masih baik-baik saja, dia juga punya satu, tetapi itu adalah replika berkualitas tinggi. Harganya terendah untuk kalung ini saja di bandrol dengan harga 35 juta rupiah, tetapi sekarang hanya hadiah gratis.
"Terima kasih, tolong terbitkan untukku. Oh, ngomong- ngomong, apakah kamu punya tas tangan polos?"
Dia tidak memiliki tas tangan perempuan, membeli nya di sini dengan motif polos mungkin lebih murah, jujur saja meskipun telah menjadi seorang milyarder dia merasa belum membutuhkan tas-tas branded. Asalkan itu memiliki fungsi menyimpan, mahal atau murah dia lebih suka yang murah.
Namun, tindakannya ini tentu saja meningkatkan spekulasi David tentang identitasnya, karena di Konoha, orang-orang yang benar-benar berkuasa memang memiliki gaya perjalanan sederhana seperti ini.
"Ya, mohon tunggu sebentar. Kami akan segera menyelesaikannya untuk Anda." David mengangguk hormat dan berbalik untuk bersiap.
Sambil membawa tas tangan, Lusi berjalan keluar dari toko Adibusana Jewelry dan langsung berbelok menuju toko Cartier.
***
Jangan lupa berikan rating~
semangat terus ya~~~😋😋😋
semangat terus ya~~~/Grin//Grin//Grin/
semangat terus/Proud//Proud//Proud/
semangat terus ya~~~/Hey//Hey//Hey/