NovelToon NovelToon
Presdir Tampan Milik Gadis Mungil

Presdir Tampan Milik Gadis Mungil

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: khotimah04

hidup dibayang-bayang kekuasaan dan perebutan warisan membuat gadis mungil harus bertahan bersikap arogan dan sombong ini bukan kemauan tapi menjaga diri dari saudara kandung dari ayahnya yang ingin merebut hak milik gadis itu, tapi semuanya sia-sia karena perjanjian hak waris yang ditulis oleh sang kakek bahwa warisan itu berada ditangan seorang pria yang cukup memiliki kekuasaan, dan perjanjian yang mengharuskan sang gadis menikahi nya.
apakah pernikahan yang dijodohkan akan bahagia atau malah membawanya kelubang luka yang dalam.

yuk mulai baca biar gak penasaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khotimah04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. heboh

Ting ( notifikasi)

( grup IPA A1)

Buka Ig sekarang pliss ( Finna)

emang ada apa ( Bayu 🥶)

( Mira aplod foto)

enggak espek gila 😲( Mira )

Ya kan gue aja Shik shak shok😭 ( Finna)

please ini cuman prank kan ( Anya )

Kitt hati gue 🥹 ( bunga )

Mana hestek nya baby girl lagi 🥲 ( Anya )

Cup cup ( you )

Lo kenapa enggak sekolah Del ( Riko )

gak mood ( you )

Bisa gitu 😲( Darren )

Bisa, gue contoh nya ( you )

Udah dirumah ( Bayu🥶 )

( foto dalisa )

belum ( you )

Buset cantik banget ( Krisna )

Gue gitu loh ( you )

Pakek baju yang bener delisa ( Bayu 🥶)

dih Napa dah gue cuma sendiri juga dirumah ( you )

Gue tau,tapi setidaknya kalau foto gak harus pakaian yang begitu kan ( Bayu 🥶 )

Iya iya bawel ( you

demi kebaikan Lo juga gue bawel ( Bayu 🥶)

sudah kak ( bunga )

Hmm ( Bayu 🥶)

Habis dari mana Lo Del ( Anya )

Kepo Lo kayak Dora ( you )

Njinnggg ( Anya )

Guk guk ( you )

🤣🤣🤣🤣🤣 njirr di perjelas ( Darren ).

Delisa tertawa cekikikan dengan semua ke asbun teman teman kelasnya,saat ini delisa berada di apartemen Alvaro semalam dia ikut Alvaro pulang karena menghindari paman serta Melisa,

" kenapa " ucap Alvaro menyerahkan susu coklat milik delisa

" gpp " ucap delisa setelah itu meneguk habis susunya,

" mas aplod foto ya " ucap delisa dan Alvaro membersihkan bekas susu yang belepotan di sekitar bibir delisa

" iya kenapa " ucap Alvaro lembut

" lihat nihh " ucap delisa menyerahkan ponselnya pada Alvaro

Alvaro membaca obrolan mereka semua,

" mereka enggak tau kalau itu kamu " ucap Alvaro masih mengotak-atik ponsel delisa,

" enggak biarin aja " ucap delisa menyalakan tv ia memilih drama Korea yang saat ini masih booming,

" sayang, boleh enggak foto kamu mas kirim ke hp mas " ucap Alvaro,

" terserah mas aja " ucap delisa cuek dia masih fokus menonton,

Alvaro mengirim semua foto-foto delisa, dan ada salah satu foto yang dia jadikan wallpaper hp nya,

" mas udah belum " ucap delisa manyun

" iya ini udah kamu mau apa hmm "ucap Alvaro

" peluk " ucap delisa merentangkan kedua tangannya dan Alvaro menyambut nya dengan senang hati,

" mas enggak kerja " ucap delisa bersandar di dada bidang Alvaro,

" hari ini mas ingin istirahat,dan mau menemani kamu " ucap Alvaro mengelus rambut panjang delisa,

" tiga hari lagi kita tunangan kan mas " ucap delisa,

" hmm " guman Alvaro memejamkan matanya,

" aku pikir pikir gak perlu tunangan " ucap delisa membuat Alvaro langsung buka mata

" sayang jangan mulai " ucap Alvaro manja

" lah kan bener, kita enggak perlu tunangan" ucap delisa santai ingin sedikit menjahili Alvaro,

" ingat sayang kita udah nyicil,,kamu mau aku lahap lagi " ucap Alvaro mendusel kearah leher delisa

" ih itu mah mau nya kamu " ucap delisa menggeser tempat duduknya agar berjarak dari Alvaro

" kok menjauh,sini katanya mau dipeluk " ucap Alvaro mulai mendekati delisa dan delisa memundurkan tubuhnya perlahan

" jangan macam-macam ya om " ucap delisa menggantikan panggilan nya lagi

Alvaro berdiri dari duduknya dan segera mengangkat tubuh delisa membawanya kedalam kamar.

" om turuni " berontak delisa

" usstt jangan gerak nanti jatuh " ucap Alvaro dengan senyuman manis nya ia menutup pintu kamar nya dan terjadi lah pergulatan didalam kamar.

______&&&&______

" sepi kalau enggak ada delisa " ucap tere mengaduk minumannya,

Mereka sedang menikmati jam istirahat sekolah,

" iya lagi,gue kayak enggak punya temen curhat " ucap Finna

" Lo kalau curhat pasti tentang gebetan yang enggak peka itu " ucap Anya

" iya lagi, udah baper in anak orang ehh cuman dianggap teman kan jadi bubur " ucap Finna melirik ke arah seseorang yang tidak peduli dengan obrolan mereka,

" enak dong " ucap bunga tertawa pelan,

" iya tinggal di kasih toping aja jadi tuh bubur ayam spesial " ucap tere dan semuanya tertawa

" mikirin apa Lo yu " ucap darren yang sejak tadi hanya diam

" enggak ada cuman mood gue aja yang sedikit berantakan hari ini " ucap Bayu

"lah kenapa emang " ucap Riko .

" mikirin delisa " ucap bunga menatap Bayu

" enggak juga " ucap Bayu entahlah pikiran nya sangat kacau ada yang mengganjal di hatinya tapi apa,

Bayu hanya diam tapi fokusnya ke ponsel,

Ting ( notifikasi ponsel)

Lo dimana ( you)

Apartemen ( delisa🥱 )

Pulang sekolah bisa ketemu ( you)

Gue usahain ( delisa 🥱)

Oke ( you).

Setelah berkirim pesan singkat pada delisa Bayu mulai berinteraksi lagi pada teman temannya,

Delisa sendiri masih duduk manis diatas kasur setelah kegiatan menguras energi tadi,

" tumben " guman delisa memandang ponselnya,ia menoleh ke arah Alvaro yang masih terlelap dalam tidurnya,

Dia tersenyum licik,' kabur aja kali ya ' batin delisa mulai turun dari kasurnya dan berjalan mengendap-endap menuju pintu,membuka pintu kamar pelan di rasa tidak ada pergerakan dari Alvaro dia langsung ngacir keluar,

" yes berhasil" guman delisa setelah itu mengambil hodie segera pergi keluar apartemen Alvaro,

setelah berada di lantai bawah delisa pesan grab, dan tidak lama mobil grab datang delisa segera masuk,

" sesuai alamat yang dituju ya nona " ucap sopir

" iya pak " ucap delisa bernapas lega akhirnya bisa bebas juga.

Alvaro membuka matanya menatap sebelah kiri tidak ada delisa,

" delisa " panggil Alvaro tapi tidak ada sautan sama sekali

" kemana dia " ucap Alvaro segera turun dari kasur dan mencari delisa, di dapur tidak ada kamar mandi juga kosong bahkan ruang tv pun juga tidak ada tentunya membuat Alvaro panik,

Ia coba menghubungi nomor ponsel delisa tapi tidak aktif,

" astaga sayang kamu kemana " guman Alvaro menjatuhkan diri di atas sofa mengacak rambutnya,

Alvaro menghubungi Bayu tapi tidak diangkat, dia menatap jam masih pukul 13.00 yang pastinya Bayu belum pulang sekolah,

Tanpa pikiran panjang dia menghubungi para bodyguard yang khusus mengawasi delisa,

" maaf tuan kami, kehilangan jajak nona " ucap bodyguard

" bodoh cari terus sampai ketemu" ucap Alvaro marah mematikan sambungan teleponnya

" sayang kamu dimana jangan buat saya khawatir" ucap Alvaro lirih dengan raut gelisah,

Ting ( notifikasi)

Kenapa bang ( Bayu )

Apa delisa menghubungi mu ( you )

Iya tadi ( Bayu )

Dia memberi tau kamu dimana ( you)

iya katanya apartemen,pastinya di tempat bang varo kan lagian delisa enggak punya apartemen ( Bayu )

Iya, tapi dia menghilang ( you )

Hah!! Menghilang gimana maksudnya ( Bayu )

dia pergi dari apartemen saya tanpa bilang ( you )

Dasar bocah itu, biar gue lacak bang Lo jangan khawatir,nanti kalau ada kabar saya hubungi ( Bayu )

saya tunggu ( you )

Oke 👍 ( Bayu ).

" delisa kamu dimana, mas khawatir sayang " guman Alvaro memejamkan matanya dia benar-benar khawatir dengan hilangnya delisa .

1
Khotimah04
💪💪💪
Khotimah04
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!