hallo, saya sun sarang putri bungsu dari pasangan sun siwan dan hayega dinata, sun siwan yang tak lain adalah ayahku pembisnis pakaian dan ibuku hayega adalah seorang dokter.
anak pertama mereka kembar yaitu sun saga si paling tua 10 menit dan sun sagi , dan anak berikutnya ya saya si cantik sun sarang.
kakak pertama saga dia mengikuti gen sang ibu yaitu dokter dan kak sagi dia ikut jejak sang ayah yaitu pembisnis,
sedangkan aku? yah aku sekolah kedokteran tetapi kalian tau aku tidak mau jadi dokter , dan sekarang pekerjaan ku cukup tidak jelas,
kadang produser, kadang vidiografer dan kadang yah cuman tidur aja.
aku gak suka ribet apalagi di atur orang lain dan ternyata aku juga harus ngalamin pase di mana aku harus merendah dan mengontrol semua yang aku lakukan,
saat bertemu dengannya semuanya tampak salah, tidak seharusnya aku menyetujuinya kan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anita zahara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11. lari pagi
pukul 7 tepatnya ketika aku bangun dan melihat jam dinding, hari ini aku tidak ada kerjaan di luar tetapi pagi ini aku sudah janji dengan Ha runa akan joging bersama,
kita janji bertemu jam 8 di sekitar pesisir timur untuk joging di pinggir pantai sembari sarapan,
Aku bangkit dan tersadar seseorang di sampingku masih tertidur dengan lelap, kini melihatnya bernapas dengan tenang membuat suasana pagiku cukup ceria,
Aku bangkit dengan hati2 agar tidak mengganggu tidurnya, lantas mengambil pakaian olahragaku dan mengenakannya,
Setelah cuci muka dan gosok gigi aku lantas turun ke lantai dasar, di mana semua asisten dan pekerja rumah sedang bersih²,
"nyonya selamat pagi, mau sarapan apa biar aku siapkan" yui chan yang sudah bersiap di dapur,
dia wanita kebangsaan jepang yang kebetulan menikah dengan kim chan asisten pribadi yanqi jadi mereka berdua di percayai yanqi untuk mengelola semua kebutuhan dan rumahnya,
"tidak perlu saya akan sarapan di luar,,, bisakah siapkan sesuatu yang biasa di makan yanqi untuk sarapannya" ujarku dengan seramah mungkin yang lantas memanaskan mobilku sebelum akhirnya pergi.
45 menit perjalanan aku tiba di pantai pesisir timur di sana sudah terparkir perari kuning milik Ha runa,
Dia bersama asisten dan juga bodyguard nya tentu saja karna dia seorang bintang jadi kemanapun tidak pernah benar² sendirian,
"kenapa kau lama sekali, bukankah hanya butuh 10 menit dari apartemenmu" ujar runa dengan raut sedikit kesal karna menungguku,
"sorry, aku pindak tempat tinggal untuk sementara waktu" ujarku sambil mengenakan sepatu olahragaku,
Kami mulai berjalan santai sambil menikmati angin pagi pesisir pantai,
Tidak ramai pengunjung hanya ada beberapa nelayan yang hendak membersihkan lingkungan sekitar,
"kenapa kau tiba² pindah?" tanyanya
"kemarin aku menikah jadi harus tinggal dengannya untuk sementara waktu sebelum bercerai" ujarku santai membuatnya membelalakan mata,
"apa? Kau baru menikah dan sudah memikirkan cerai, apa kau gila siapa pria itu?" ujarnya heran,
"kita menikah hanya keinginan orangtua 2 belah pihak, jadi bila dengan waktu tidak ada perasaan kita bisa cerai kapan saja" jelasku tak mau menutupi apapun darinya,
"jadi kalian nikah kontrak? Siapa pria itu yang menjadi suami mu" tanya lagi heran
"Do yanqi" jawabku santai membuat Ha runa kini benar² kaget.
"Do yanqi? Apa dia sedangkal itu dan mau menikah kontrak dengan mu?" ujarnya mungkin bagi runa yang sudah cukup lama mengenal sahabat suaminya itu tidak habis pikir seorang Do yanqi bisa di kekang pernikahan,
Tapi bagiku walapun dia seolah2 menyukaiku tampaknya semuanya tak nyata,
"aku yakin do yanqi bukan orang yang bisa di kendalikan orangtua nya" uhar runa
"bukankah kau sudah lihat kenyataannya, tidak mungkin kan dia benar² ingin menikahi ku karna 2kali pertemuan yang canggung" jelasku yang ikut tak habis pikir,
"2 kali? " tanyanya heran
"ya pertama saat ulangtahun kakek tua Do dan membahas perjodohan, kedua benar² diluar nalar saat ulangtahun suamimu aku bahkan tidak berinteraksi bersamanya di sana kau juga lihat sendiri" jelasku
"ada yang aneh, malam itu do yanqi tiba2 menolak ikut karoke bersama dan sahabat² nya bilang selama acara dia hanya terpokus pada mu,
Tadinya aku tidak yakin karna tidak memperhatikannya, apa malam itu kalian bertemu lagi?" tanyanya
"ya mobilku mogok dan aku numpang semalam di rumahnya karna badai salju dan tidak bisa pulang" jelasku,
"rumahnya? Vila green?" tanyanya lagi seolah sedang menanyai tersangka aku hanya mengangguk karna vila green ya kini tempat tinggalku rumah yanqi,
"ups,,, kau tau dia tidak pernah membawa wanita manapun kesana, karna setauku itu rumah dia siapkan khusus untuk calon istrinya bahkan member lain pun tidak ada yang pernah menginap di sana,
tampaknya pria misterius dingin itu benar² mulai menyukaimu, aku yakin bahkan 99% bisa mempertanggung jawabkan ucapanku" jelas runa,
"aku tidak sedikitpun punya keyakinan, untuk saat ini aku hanya akan menjalani yang semestinya biar semesta yang mengatur jalan kedepannya" putusku.