NovelToon NovelToon
MAHAR LIMA MILIAR DARI SUAMI PENGANGGURAN

MAHAR LIMA MILIAR DARI SUAMI PENGANGGURAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Cinta setelah menikah / Romansa pedesaan / Konglomerat berpura-pura miskin / CEO / Nikahmuda
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Prettyies

Selina Saraswati, dokter muda baru lulus, tiba-tiba dijodohkan dengan Raden Adipati Wijaya — pria tampan yang terkenal sebagai pengangguran abadi dan kerap ditolak banyak perempuan.

Semua orang bertanya-tanya mengapa Selina harus dijodohkan dengannya. Namun kejutan terbesar terjadi saat akad: Raden Adipati menyerahkan mahar lima miliar rupiah.

Dari mana pria pengangguran itu mendapatkan uang sebanyak itu?
Siapa sebenarnya Raden Adipati Wijaya — lelaki misterius yang tampak biasa, tapi menyimpan rahasia besar di balik senyum santainya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Prettyies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Black card

Setelah semua perabotan dipilih, pramuniaga mendorong troli menuju kasir.

Selina berdiri sedikit di belakang Adipati, masih menimbang-nimbang harga di kepalanya.

“Mas… yakin semuanya ini diambil?” bisik Selina pelan.

Adipati menoleh santai.

“Yakin. Sekalian biar gak bolak-balik.”

Saat tiba di kasir, Adipati membuka dompetnya.

Tangannya mengeluarkan sebuah kartu hitam tanpa ragu.

Selina membeku.

“Black card…?”

Ia menelan ludah.

“Itu… black card?” batinnya berteriak.

“Astaga… bapak aja yang orang paling berada di desa gak punya ginian. Ini kartu BCA prioritas… bahkan lebih.”

Kasir dan SPG langsung berubah sikap, senyumnya makin sopan.

“Baik, Pak. Saya proses ya.”

Mesin EDC berbunyi pelan.

Selina melirik dompet Adipati yang masih terbuka.

Di dalamnya—bukan satu, tapi banyak kartu dengan warna dan logo berbeda.

“Itu isinya semua aktif gak sih… atau cuma pajangan?”

Jantung Selina berdetak makin kencang.

Adipati meliriknya.

“Kamu kenapa, Lin?”

Selina tersentak.

“E-eh… gak apa-apa, Mas.”

Ia buru-buru memalingkan wajah.

Adipati mengeluarkan satu kartu lagi, menyerahkannya pada Selina.

“Ini buat kamu.”

Selina refleks menerima.

“Mas… ini apa?”

“Kartu.”

Nada Adipati datar tapi tegas.

“Buat belanja kebutuhan kamu. Anggap nafkah dari mas.”

Selina terdiam.

“Nafkah…?”

“PIN-nya tanggal lahir kamu,” lanjut Adipati seolah itu hal paling biasa di dunia.

Selina menatap kartu itu lama.

Tangannya sedikit gemetar.

“Mas… makasih…” suaranya lirih.

SPG kembali dengan struk.

“Ini, Pak. Kartunya. Pembayaran berhasil.”

Adipati mengangguk.

“Terima kasih.”

Ia lalu menggenggam tangan Selina.

“Ayo pulang. Barang-barangnya nanti diantar langsung ke rumah.”

“O-oh… iya, Mas.”

Mereka berjalan keluar toko.

Selina masih menatap kartu di tangannya.

“Dia beneran kaya…”

“Bukan kaya desa. Ini levelnya beda.”

Ia melirik Adipati dari samping—pria yang selama ini dikira pengangguran malas.

“Siapa kamu sebenarnya, Mas Adipati?”

Pertanyaan itu berputar-putar di kepalanya.

Adipati merasakan tatapannya, menoleh sedikit.

“Kenapa?”

Selina buru-buru tersenyum.

“Gak… cuma mikir. Makasih ya, Mas.”

Adipati membalas senyum tipis.

“Sama-sama. Biasakan aja.”

“Justru itu yang bikin aku gak biasa…”

Selina berkata dalam hati, sambil menggenggam kartu hitam itu erat-erat.

Saat berjalan keluar dari area toko, Selina tiba-tiba berhenti.

Di depan mereka berdiri Evan bersama Silvi.

Silvi lebih dulu tersenyum—senyum yang dibuat-buat.

“Eh, Selina? Apa kabar?”

Tatapannya menyapu Selina dari ujung rambut sampai kaki.

Selina mengangkat dagunya sedikit.

Ia justru menggenggam tangan Adipati lebih erat.

“Baik,” jawab Selina tenang.

“Seperti yang kalian lihat.”

Silvi melirik tangan mereka yang saling menggenggam.

“Oh… jadi ini ya suami kamu?”

Evan menyeringai sinis.

“Cepat juga kamu dapat pengganti, Sel. Baru putus udah nikah.”

Ia menatap Selina tajam.

“Pantes… ternyata kamu memang sematre itu.”

Adipati hendak bicara, tapi Selina lebih dulu melangkah setengah maju.

Wajahnya tenang, tapi suaranya tajam.

“Matre?”

Selina tertawa kecil, dingin.

“Lucu sekali kamu bisa bilang begitu. Gak ingat siapa yang bayarin kosan kamu tinggal in bareng Silvi? "

Ia menatap Evan lurus-lurus.

“Mas Adipati ini pria yang datang dengan niat baik. Mengajakku menikah, bukan ngajak tinggal bareng tanpa status seperti kamu.”

Silvi hendak menyela.

“Selina, kamu jangan—”

Selina menoleh tajam.

“Aku tidak berbicara sama kamu.”

Silvi langsung terdiam.

Selina kembali menatap Evan.

“Dan soal kaya,” lanjutnya pelan tapi menusuk,

“iya, dia lebih kaya. Tapi yang paling penting—dia setia dan bertanggung jawab.”

Selina tersenyum tipis.

“Aku memang beruntung… setelah membuang sampah dapat baru berlian seperti Mas Adipati.”

Evan tersentak.

“Kamu keterlaluan, Sel!”

Adipati akhirnya bicara, suaranya rendah tapi berwibawa.

“Jaga ucapanmu.”

Ia melangkah sedikit ke depan, melindungi Selina.

“Dia sekarang istri saya.”

Tatapan Adipati dingin, membuat Evan refleks mundur setengah langkah.

Silvi memegang lengan Evan.

“Udah, Van. Kita pergi aja.”

Sebelum pergi, Selina berkata satu kalimat terakhir.

“Terima kasih ya, Evan.”

Evan menoleh.

“Untuk apa?”

Selina tersenyum—tenang, lega.

“Karena kalau bukan karena kamu, aku gak akan ketemu suami sebaik ini.”

Selina menarik tangan Adipati.

“Ayo, Mas.”

Adipati mengangguk.

“Ayo.”

Mereka berjalan pergi beriringan.

Di belakang, Evan hanya bisa mematung.

Sementara Silvi menatap punggung Selina dengan wajah tak percaya.

Dan Selina—

untuk pertama kalinya—merasa benar-benar menang, tanpa perlu menoleh ke masa lalu lagi.

1
Ayu
lanjut kak
Ayu
seru
wagiyah baru
ditunggu kelanjutannya kak
wagiyah baru
seru
Scarlett Rose
lanjut kak🤭
Scarlett Rose
lanjut kak
Anonymous
lanjut heeh
Anonymous
lanjut thor🤭
Scarlett Rose
lanjut kak
Anonymous
lanjut
wagiyah baru
lanjut kak
wagiyah baru
lanjut
Scarlett Rose
seru
Scarlett Rose
lanjut kak
Anonymous
lanjut
Scarlett Rose
lanjut kak
Anonymous
lanjut thor
Ayu
lanjut kak
Ayu
lanjut kqk
Bambang
lanjt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!