Mona adalah seorang janda beranak satu ,wajahnya yang cantik dan pekerjaannya yang seorang buruh pabrik membuatnya jadi incaran para pria hidung belang, dia juga selalu jadi hinaan para wanita yang suaminya mengganggunya ,hingga akhirnya ada seorang pemuda baik hati yang kasihan terhadapnya kemudian menikahinya secara siri
"maaf mba aku gak tau tindakanku ini benar atau salah aku hanya gak tega melihat mba dihina padahal suami mereka lah yang gak bermoral dan aku lebih gak tega melihat anak mba menjadi sasaran kebencian aku.." Farrel tidak berani meneruskan kata katanya
"aku mengerti terimakasih sudah mau melindungi kami" ucap Mona dengan sedih
"aku merasa bersalah menikahi mba tapi gak bisa cinta sama mba dan lagi.."wajah Farrel terlihat bersalah
kisah seorang wanita yang memaksakan diri untuk tetap waras ditengah tekanan yang memaksanya untuk gila
"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon N.N.H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11 cara jitu Natasya
waktu menunjukan pukul 04:25 subuh Mona bangun tidur dia langsung ke kamar mandi,
ibu Risa yang juga bangun langsung mengecek kamar Nathan dia tidak melihat Farrel saat melihat pintu kamar Mona yang setengah terbuka disitu dia melihat Farrel yang tertidur,ibu Risa langsung terkejut
"kau tidur dengan suamimu?" tanya Bu Risa saat Mona keluar dari kamar mandi
"iya" jawab Mona sambil menggaruk kepala
"hah" Bu Risa nampak kaget
melihat ekspresi ibunya Mona langsung tersadar
"itu,, itu tidak seperti yang ibu pikirkan kami hanya tidur" Mona memberi penjelasan
"kalian sudah dewasa dan kalian juga suami istri meskipun pernikahan kalian..."
"ibu dengarlah bagiku Farrel tidak lebih dari anak yang kutemui 16 tahun yang lalu, ya memang benar dia sudah besar tapi entah mengapa bagiku dia masih Farrel yang sama seperti waktu itu" ucap Mona
ibunya masih terlihat bingung
"tolong jangan berpikir berlebihan Bu itu memalukan" ucap Mona sambil mengusap wajahnya
"baiklah,, baiklah" ucap Bu Risa tersenyum
"ibu yang aku bilang sungguhan"
ibunya tidak menjawab malah ke dapur
"apa arti senyumnya itu" batin Mona
jam 6 pagi keluarga kecil itu sarapan bersama
"jadi sekarang kamu akan pergi bekerja?" tanya Mona
"iya" jawab farrel
"tapi bajumu baru ku cuci dan itu belum kering"
"aku bawa baju cadangan di mobil"
"apa ayah akan pulang?" tanya Nathan
"perjalanannya jauh sayang ayah tidak akan pulang selama beberapa hari"jawab Mona
Nathan terlihat sedih mendengar perkataan Mona
"tidak ayah akan pulang untuk melihat Nathan" ucap farrel sambil mengusap kepala anak itu
"sungguh" Nathan senang
"tentu saja"jawab Farrel sambil menyuapi telur rebus kepada Nathan
Mona mengantar Farrel sampai depan rumah
saat Farrel akan membuka pintu mobil
"kenapa kamu bilang akan pulang pada Nathan?" tanya Mona
"karena aku memang akan pulang"
"pulang pergi dengan jarak sejauh itu kamu bisa sakit" ucap Mona khawatir
"apa sekarang istriku sedang mengkhawatirkan aku" ucap farrel sambil mengusap rambut berlagak keren
"apa" mata Mona membelalak
"jangan khawatir istriku tempat tinjau lokasi kerjaku hanya 3 jam dari sini badanku kuat aku pasti akan pulang untuk menemui Nathan," ucap Farrel nyengir sambil memakai kaca mata hitamnya lalu masuk ke dalam mobil
"3 jam kalo pulang pergi berarti 6 jam itu jauh Farrel" Mona tak habis pikir
"tidak apa sebagai seorang ayah aku harus menepati janjiku pada anakku" ucap Farrel sok cool
"gimana aku ayah yang keren kan" ucap Farrel membuat Mona ingin tertawa
"cepat sekali waktu berlalu tau- tau kamu sudah dewasa saja, jaga dirimu dan berhati hatilah dijalan" ucap Mona dengan nyengir sambil mengusap acak rambut Farrel
"Mba,,,,"teriak Farrel tak terima dengan ucapan Mona
Mona berlalu begitu saja tak pedulikan teriakan farrel
setelah beberapa hari Farrel masih bulak balik pulang pergi, meskipun sangat melelahkan diperjalanan namun lelahnya terbayar saat sampai rumah, ada anak yang menyambutnya dengan pelukan ada makanan enak dan ada saja tingkah Mona yang membuatnya tertawa sekaligus jengkel, suasana hangat dirumah itu membuat Farrel sejenak melupakan kesedihannya
sementara Natasya semakin kalang kabut dia mondar mandir karna sudah lebih dari 3 hari farrel tidak menghubunginya ini tidak seperti biasanya
"Farrel kamu benar benar menyebalkan bisa bisanya kamu,,,hah,,dia bahkan tidak melihat status wa ku,,ih kok nyebelin sih, aku harus bagaimana" ucap Natasya yang kebingungan sambil memeriksa hpnya
lalu Natasya teringat sesuatu
"ya aku akan pakai cara itu ,Farrel pasti kalang kabut mencariku jika aku pakai cara itu" batin Natasya
kemudian Natasya memblokir nomor Farrel
"dari dulu cara ini selalu berhasil membuatmu mencariku ,bahkan dulu kamu sampai rela pulang dari luar negeri demi mencariku" ucap Natasya yakin cara jitunya akan berhasil
dan farrel di tempat kerjanya sedang melamun ,mungkin karena hubungan mereka sudah sangat lama membuat Farrel kesulitan melupakan Natasya
Farrel membuka hpnya dia ingin melihat status Natasya tapi entah mengapa dia sangat takut untuk melakukannya, takut semakin tak bisa lupa, lalu Farrel membuka chattan dengan Natasya dan alangkah terkejutnya Farrel mengetahui dia sudah diblokir oleh Natasya, Farrel langsung kalang kabut
"bagaimana ini,, Natasya kamu beneran ninggalin aku" Farrel galau setengah mati
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...