NovelToon NovelToon
Untuk Kamu 2 ( Cinta Terindah )

Untuk Kamu 2 ( Cinta Terindah )

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: NaraY

Yara adalah seorang wanita cantik namun teramat lugu dan sedikit ceroboh karena didikan dari sang papa Randy juga kelembutan mama Naya ( Tokoh 'Untuk Kamu' ). Yara juga punya seorang adik yang begitu sayang padanya. Yang selalu melindunginya.

Berbanding terbalik dengan lelaki yang di temui Yara. Lelaki ini begitu tegas dalam hidupnya. Kehidupan masa lalunya yang kelam membuatnya berprofesi sama seperti papa Yara. Tidak ada masa kelam dalam hidupnya yang tidak pernah di cobanya. Mulai dari berantem, tawuran, mencuri, geng motor, menyentuh narkoba ( tanpa mengkonsumsi ), minum minuman keras, tato tidak permanen, dan Pecinta wanita. Dialah Rivaldi Alfario.

Hanya satu ulah kenakalannya yang tidak pernah dia coba. Hingga tanpa alasan mencintai Yara tanpa syarat dalam sifat kerasnya.


cover by pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Lemas seutuhnya.

Akad nikah akan di laksanakan hari ini. Urusan persyaratan pernikahan sudah selesai tanpa kendala karena Rival setiap saat 'mengganggu' omnya.

Tidak ada keistimewaan berlebihan dari acara akad nikah hari ini juga hanya memeriahkan acara pedang pora dan acara syukuran karena Rival ingin agar Yara menjadi istrinya dulu sebelum di tinggalkan bertugas.

Acara sungkeman di laksanakan tampak Randy terlihat tegar padahal hatinya menangis akhirnya bisa melepaskan putrinya menikah dengan pria yang di restuinya.

"Saya Randy Prawira sudah pasrahkan putri saya Renjana Yara Megalia untukmu Rivaldi Alfario. Jaga dan sayangi dia, jagalah dia, didik agar berbaik budi. Nasehatilah jika anak papa berbuat salah. Sebisa mungkin jangan sakiti hatinya. Yara putri papa satu satunya dan seutuhnya dia milikmu sekarang"

"Terima kasih mama dan papa yang sudah mendidik Yara, sejak saya mengucap janji suci seluruh tanggung jawab, saya penuhi lahir batin. Saya Rivaldi Alfario akan menjaga, menyayangi dan mendidik Yara sepenuh hati, sepenuh jiwa raga saya. Tidak akan menyakiti hati dan tubuh istri saya. Tidak akan menduakan istri saya. Kelak jika saya berbuat seperti itu, papa bisa menghukum saya dengan cara apapun"

Yara terisak kuat hingga mamanya yang tak sanggup berbicara lagi ikut memeluknya.

-------

Satu persatu tamu bersalaman memberi selamat pada Danki yang sedang bahagia itu. Hingga sore menjelang, Yara sudah sangat lelah.

"Kamu capek dek? Masuk kamar saja, nanti mas menyusul. acara sudah selesai"

"Iya mas" jawab Yara sambil berlalu pergi.

"Dek.." panggil Rival

Yara menoleh pada pria yang kini sudah resmi menjadi suaminya.

"Kamu cantik sayang" Rival tersenyum senang. Yara tersipu malu menunduk dan melanjutkan langkahnya.

------

Rival baru saja kembali dari mess setelah menata barang bawaannya untuk besok pagi. Tampak Zein yang sedang menemani Yara duduk di ruang makan. Naya mengambilkan putrinya segelas air hangat. Yara memijat pelipisnya.

"Ada apa ma?" tanya Rival panik.

"Biasa ini Val" Jawab Naya

"Bawa ke kamar saja" titah Randy sambil melihat wajah cemas Rival.

Yara berdiri, tapi kakinya seperti tidak kuat menyangga tubuhnya sendiri.

"Kuat nggak dek? kenapa ini? Asmamu kambuh ya?" Rival begitu gelisah dan mendudukan kembali Yara pada kursinya sampai akhirnya Zein membuka mulutnya

"Ya kalau sedang datang bulan dan kecapekan dia selalu begini bang"

"Haaaaahh???" Sekarang gantian Rival benar benar lemas seutuhnya, bagaimana tidak setelah menikah untuk satu tahun kedepan bahkan lebih ia harus tetap membiarkan istrinya 'menganggur' sempurna.

Randy merasa kasihan melihat raut wajah Rival karena ia tau bagaimana rasanya pria dewasa harus menunda rasa.

"Sabar" Randy menepuk bahu menantunya.

"Iya pa" ucap Rival datar

------

Sesaat tadi Rival mengangkat Yara ke dalam kamarnya. Yara sudah berbaring di atas ranjangnya.

"Mas marah karena aku haid ya?" tanya Yara

"Nggak.. kenapa harus marah. Itu khan alami dek" jawab Rival

"Terus kenapa mas lemas begitu?" Tanya Yara sambil tangannya mau melepas jilbabnya, tangan Rival secepat kilat melarangnya.

"Jangan dibuka dek" cegah Rival

"Kenapa?" Yara mulai bingung.

"Bukalah kalau mas sudah benar benar kembali dari Kongo nanti, pakailah kalau mas video call dan jangan tunjukkan auratmu pada yang tidak berhak. Kamu bisa janji dek?"

"Kenapa?"

"Jangan hanya pertanyaan kenapa yang bisa kamu ucapkan. Setidaknya kalau kamu menyanggupi permintaanku, itu sudah membuatku tenang. Mas tidak ingin gelisah setiap waktu saat bertugas karena 'merindukan' istriku setiap saat"

Walaupun Yara tidak mengerti tapi ia menyanggupi permintaan suaminya. Yara tidak jadi membuka jilbabnya

"Kita sudah sah, bisakah mas lakukan hal lain untuk bekal menenangkan diri?" tanya Rival. Yara pun mengangguk.

Rival memejamkan mata mengecup perlahan bibir Yara, tangan Rival yang tadinya berada di kedua lengan Yara kini beralih memeluk Yara hingga tubuh mereka saling menempel kuat. Semakin erat tubuh mereka semakin Rival merasakan sengatan listrik hingga sekujur tubuhnya memanas.

Rival menindih Yara yang sudah terbawa suasana dan melenguh membalas perlakuan suaminya. Rival semakin hanyut dalam perbuatannya, Tanpa di sadari tangannya menyentuh sesuatu yang membuatnya penasaran kemudian Rival menarik tangannya lagi. Yara terkejut tapi rasa yang aneh mengalahkan perasaannya untuk menikmati setiap sentuhan suaminya. Lenguhan hasrat dari diri Rival juga tidak bisa di tahannya untuk tidak keluar. Cukup lama mereka melakukan itu hingga hampir pertahanan Rival runtuh total, ia memilih menarik tubuhnya dari atas Yara.

Yara yang sudah merasakan nyaman tidak paham apa yang ia rasakan, hanya desiran dan rasa asing setiap Rival menyentuhnya. Yara menarik tangan Rival

"Mas.. lagiii" rengek manja Yara.

"Ya Allah dek, jangan lah.. sumpah mas nggak kuat. Di tunda dulu ya sayang. Satu tahun lagi sampai mas kembali lagi. Kamu mau bersabar khan sayang. Mas janji akan setia disana" bujuk Rival.

Rival menidurkan Yara sampai istrinya bisa tertidur pulas. Sedangkan Rival.. ia begitu tersiksa menahan perasaannya sendirian.

.

.

1
Sari Ana
bukannya David cinta pertamanya ya??🤔🤔
Nuraisyah
David datang stlh menikah
Endang Kuswarin
Lumayan
Novi Lyani
part paling paling paling bikin aku 😭😭😭
ᴹᴮ𝓕𝓐𝓜✿ Hafizh N. F. F 💞
Luar biasa
Al Fatih
akhir kisah yg tak terduga,, 😭😭😭😭😭
Al Fatih
ya Allah.....,, mama Yara beneran pergi kah Kaka 😭
Al Fatih
apa itu Azizah anaknya Fahira yaaa,,,
Al Fatih
baru dari kisah papa mamanya Yara,, sekarang lanjut k kisahnya Yara...
BeQty
Luar biasa
Olivia Utri
bgs
mudahlia
wkwkwkkwkwkk
Anonim
👍
Windarti08
sumpah masih aja keluar nih air mata di bab ini😭😭😭
ceritanya bagus banget... keren aku suka Kak Nara 👍👍👍❤❤❤
Windarti08
part ini menguras air mata lebih banyak daripada part sebelumnya😭😭😭😭😭😭😭
tega sekali kau Thor... memisahkan Rival dengan Yara.
jadinya sad ending ya cerita ke 2 ini 😢
walaupun aku udah baca beberapa bab awal di cerita ke 3 yg udah tau klo Yara meninggal, tetap aja nangis dan ada rasa gak rela😭
Windarti08
ya Allah... bacanya sambil berlinang air mata 😭😭😭😭😭
Windarti08
Yara udah punya firasat mau pergi jauh.....
Windarti08
etdah bocah... ular welang dibilang belut... itu bukan mainanmu Cil.....🤦‍♀
dasar anak king cobra, gada takutnya sama ular🐍 😅😅
Windarti08
gak bisa bayangin, anak kecil mainan lingerie, dijadikan sayap Batman, dan lari-lari di dalam masjid🤣🤣🤣
Windarti08
haish... dikata gampang apa bikin wajik?🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!