Hati memang tak pernah bisa dikendalikan oleh otak ketika berbicara tentang cinta. Hati akan menemukan jalan sendiri untuk menemukan siapa yang akan menjadi penjaganya. Sepintar apa pun kamu, bisa menjadi makhluk paling bodoh jika sudah terpapar virus cinta.
Rosalia, dikejar oleh Dion Wijaya tetapi lebih memilih Rud Dinata yang terjebak cinta pada pandangan pertama. Sayang, kisah indah itu berakhir tragis. Rud pergi tanpa permisi.
Akankah Dion bisa mengambil hati Rosa yang tersakiti? Ataukah Rosa tetap mengharap cinta Rud?
Bersiaplah untuk jatuh cinta. Bersiaplah untuk bergelut dengan perjalanan cinta Rosalia yang berteman kalut bersama Dion Wijaya dan berteman rahasia bersama Rud Dinata. Kisah ini akan mencabik perasaanmu dan mengacak acak waktumu.Selamat membaca!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aldekha Depe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Inikah Kamu?
"Hoaammm ... " berulang kali aku menguap di meja kerjaku.
Secangkir kopi yang belum tentu setahun sekali ku sentuh, pagi ini sudah tinggal ampas hitamnya.
"Mataku masih sepet banget nih,"
Ku mencoba membuka mata selebar-lebarnya. Yang ada justru meja menjadi sandaran kepalaku.
Terlelap ....
Kring-kring-kring!
Telepon di mejaku ini rasanya ingin ku banting, jika tak ingat ini di kantor.
"Iya pak," angkatku dengan suara khas orang bangun tidur.
"Wkwkwkwk .... " suara tawa Maya bergemuruh.
"Pak siapa, buk? Bangun-bangun! Pagi-pagi dah molor. Cuci muka gih, pagi ini ada acara makan-makan. Kita harus buru-buru ke sana." perintah Maya.
"Aseeemmm kirain si bos, iseng banget sih," gerutuku.
"Wkwkwkwk .... " suara Maya makin bervolume.
*****
Kantin kantor sudah disulap bak gedung resepsi. Beraneka makanan berjejer rapi disebelah kiri dan kanan ruangan. Ada panggung musik yang bernuansa romantis, pinky-pinky. Kursi berjejer di depan panggung. Dapet banget suasana kondangannya.
"Makan-makan dalam rangka apa sih ini," tanyaku.
"Menghangatkan silaturahmi antar karyawan," jelas mas Rendra, yang entah kapan datangnya.
"Ohhh .... " aku mengangguk-angguk tanda mengerti.
"Mas Rendra, cobain deh salad buah ini, enak loh," sesuap salad buah mendarat manis di mulut mas Rendra.
"Masih pagi, wahai insan yang dimabuk cinta, jangan mulai deh," sungutku kesal.
"Gitu tuh mas Ren kalau kelamaan jomblo, baperan,"
"Bodo," ucapku seraya berlalu dari hadapan bucin tanpa status itu.
Jalan ... jalan ... dan berjalan ....
"Coba ada Dion, pasti aku gak mati gaya nih," tanpa sadar ku berucap.
"Dion siapa?" suara lembut memecah kebingunganku.
Bukannya menjawab, aku malah mencari arah sumber suara itu. Suara ini belum ku kenali. Telingaku masih asing mendengarnya.
Aku menemukannya.
Deg!
Ada lelaki disebelah kananku.
Lelaki tampan yang ku temui di bioskop semalam.
Iya ... iya benar sekali.
Aku bisa mengingatnya dengan jelas.
Setelah aku yakin itu dia, aku tarik lagi pandanganku.Tanpa ku duga, dia malah beralih berdiri di depanku. Aku menjadi semakin kikuk. Ku singkirkan arah mataku darinya. Aku kehilangan kontrol atas diriku sendiri.
"Ini makan," dia hendak menyuapiku dengan sepotong melon.
Aku menepisnya.
"Terimakasih, aku masih kenyang," alasan klise karena aku bingung harus berbuat apa.
"Kenyang makan cinta dari Dion," pertanyaan gelinya itu menggemaskanku.
Ekspresinya saat mengucap itu, sungguh membuatnya nampak semakin mempesona.
Senyumnya!
Aku seperti mau lunglai karena melihat senyumnya.
Ciptaanmu ini begitu indah yaTuhan ... aku tergoda.
Aahhh dia yang menggodaku ... iya ... dan aku tergoda.
*****
Maya PoV
"May, hari ini manajer baru kita bakalan dateng loh. Jangan berpaling hati ya," pinta mas Rendra.
"Aroma-aromanya ganteng nih," aku menelisik.
"Cewek," terang mas Rendra.
"Kalau gitu, ngapain ngelarang naksir," gerutuku.
"Hehehe .... " mas Rendra cengengesan.
"Rosa mana sih, Mas? Ngambek beneran dia," Aku mencari-cari keberadaan Rosa.
"Biarin aja, paling lagi makan. Biar dia kenal orang lain. Masa kenalnya cuma sama kita." mas Rendra bertutur.
" Iya juga sih,"
*****
Mas Rendra PoV
Riuh ramai aksi band pengisi acara makan-makan kali ini begitu terasa. Lagu-lagu anak milenial mengalun. Karyawan disini memang rata-rata dari kalangan fresh graduated S1- 35 tahunan. Jadi wajarlah, anak muda banget auranya.
"Semoga acara kayak gini, bisa sering-sering ya," ucap Tristan, anak editing yang berpostur agak bongsor.
"Aamiin," seloroh Salma, sang pacar yang berpostur tak kalah bongsor.
"Kalian mau ngedate gratisan gitu maksudnya?" sindirku.
"Maklum Pak Ren, anak kosan, mau nya yang gratis-gratis," mas Bemby yang tiap hari pakai kemeja kotak-kotak menimpali.
" Emang, manager baru kita ngerti karyawannya kaum milenial ya, the best lah pokoknya," papar Anita, sekretaris cantik manajer marketing yang berpostur model menjabarkan.
HIDUP MANAGER BARU!
aku suka banget karakter2 yg di suguhkan disini..kalem2 banget dan kehidupan yg di suguhkan TDK terlalu bikin kita yg ngiler2 banget untuk menghadapi kenyataan tetep berkelas tp tidak melebih2 kan 😘😘😘😘♥️♥️♥️
lanjutkan perjuangan mu
meski berUang tp tetep kehidupan seperti para reader's jadi Ndak smpk membayangkan kehidupan bang Alex dan rianti sementra ini yg begitu sempurna nyata di dunia novel 👏👏👏
para pria penjaga wanita yg sesungguh nya
Dion mas Rud Aryan 😘😘😘😘lovepulll kak Depe
tp tenang saja bang Alex mnjdikan mas Rud bodyguard nya hny untuk mnjdikan mas Rud orang yg lebih kuat dalam artian menghadapi musuh2 dlm dunia bisnis nya kelak dlm mngurus perusahaan ayah nya
trjwab sdh kak Depe ....akhirnya kau sampaikan klau ayah mas Rud mninggal
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
gabungan yg bikin penasaran smpk2 bacanya tengah mlam gini
❣️❣️❣️❣️❣️♥️♥️♥️♥️♥️🥰🥰🥰🥰🥰🥰
untuk kak Depe
hingga detik ini ku baca masih gentayangan aja ad apa di balik semua itu
apakah karena keluarga Ardi ???
yg ku tahu dr bang Alex perusahaan mas Rud merugi dan ayah nya meninggal dan mas Rud di pasrahkan ke baba nya bang Alex dan akhirnya jdilah bodyguard nya rianti dan lyca
alasan apa sg di tinggal kan nya mbak Rosa 😕😕
sabar ya mas Rud tunggu jandanya mbak Rosa 🤭🥺
tukang bual gombal seperti William Sean
kak Depe 👍👍
3 lelaki sekaligus di depan mata
sungguh kak author kuat menahan ke 3 pesona lelaki2 itu.
aku jadi Rosa akan menghilang dr ke 3 lelaki itu..sangat jauh
tak sanggup menghadapi seru ombak dalam hati semua nya memiliki kharisma masing2 😩😩😩
dan mas Dion dimana aku bisa menemukan orang sebaik sebijak sewibawa anda
jadi penasaran kan kalau ga di lanjut baca nya
kesederhanaan aku suka aku suka 👍👍
lanjut baca nya meski bee belit2 ya biar Ndak penasaran 👍👍