NovelToon NovelToon
KAISAR HANTU

KAISAR HANTU

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Budidaya dan Peningkatan / Fantasi Timur
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: ikyar

Lin Ye terbatuk memuntahkan darah hitam dan terbangun di tanah pemakaman Sekte Pedang Surgawi.

Dantiannya telah hancur lebur, menjadikannya tumpukan sampah yang selalu dihina oleh para kultivator lain.

Angin malam yang dingin berhembus membawa aroma dupa busuk dan aura kematian yang sangat pekat di sekitarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ikyar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

Bayangan itu memancarkan aura dingin yang menusuk tulang dengan sepasang mata merah menyala yang penuh dengan kebencian dan kebingungan.

Jiwa penasaran itu awalnya mencoba memberontak dengan mengeluarkan suara jeritan melengking yang menyakitkan telinga.

Namun, Lin Ye menatap roh itu dengan sangat tajam dan melepaskan tekanan dari ikatan sistem secara langsung ke inti jiwanya.

"Tunduk padaku sekarang juga, atau aku akan menghancurkan kesadaranmu hingga kau tidak akan pernah bisa bereinkarnasi lagi!"

Ancaman dingin Lin Ye membuat roh bayangan itu gemetar hebat dan langsung berlutut dengan satu kaki di atas udara.

"Sistem melaporkan: Roh Penasaran Tingkat Rendah berhasil ditaklukkan dan menunggu perintah inang."

Lin Ye menyeringai lebar memperlihatkan giginya yang masih bernoda darah saat ia mengangkat wajahnya kembali menatap ke arah tebing.

Ia mengarahkan jari telunjuknya yang bergetar namun penuh tenaga tepat ke arah kedua penjaga yang masih asyik mabuk-mabukan di atas sana.

"Pergi dan robek leher mereka berdua untukku, jangan biarkan mereka mati dengan mudah."

Roh bayangan itu mengangguk dengan kaku sebelum akhirnya melesat ke atas tebing dengan kecepatan yang setara dengan hembusan angin malam.

Di atas tebing, penjaga bertubuh gemuk baru saja ingin mengangkat kendi araknya lagi ketika ia tiba-tiba merasakan hembusan angin sedingin es di tengkuknya.

Ia mengusap tengkuknya yang tiba-tiba merinding sambil bergumam pelan mengeluhkan cuaca malam yang terasa semakin aneh.

Wang yang duduk di hadapannya tiba-tiba membelalakkan kedua matanya lebar-lebar dengan mulut menganga seolah melihat hantu yang sesungguhnya.

Wajah Wang yang tadinya merah karena alkohol seketika berubah pucat pasi seperti kertas dan tubuhnya mulai gemetar tak terkendali.

"K-k-kakak Wang, ada apa dengan wajahmu itu? Kau terlihat seperti baru saja melihat iblis pencabut nyawa."

Sebelum penjaga gemuk itu sempat menoleh ke belakang, sebuah tangan bayangan dengan kuku-kuku hitam yang panjang dan tajam mencekik lehernya dari belakang.

Penjaga gemuk itu menjatuhkan kendi araknya hingga pecah berkeping-keping saat ia berusaha meronta memegang lehernya yang tercekik kuat.

Matanya melotot keluar dan urat-urat di wajahnya menonjol menahan rasa sakit yang luar biasa akibat cekikan roh penasaran tersebut.

Kuku tajam roh itu menancap dalam ke daging lehernya hingga darah segar mulai mengalir deras membasahi kerah seragamnya.

Wang yang melihat kejadian itu langsung tersadar dari keterkejutannya dan segera menghunuskan pedang panjangnya dari pinggang dengan tangan gemetar.

"M-makhluk iblis dari mana kau berani menyerang murid Sekte Pedang Surgawi!"

Wang mencoba mengayunkan pedangnya ke arah bayangan hitam itu namun serangannya hanya menembus udara kosong tanpa memberikan dampak apa pun.

Roh penasaran itu adalah entitas tanpa tubuh fisik sehingga serangan senjata biasa yang tidak dialiri energi spiritual kuat tidak akan bisa melukainya.

Wang semakin panik dan ketakutan saat melihat pedangnya tidak berguna sama sekali menghadapi makhluk mengerikan di hadapannya.

Air seni yang bau pesing mulai merembes membasahi celananya saat keputusasaan benar-benar menguasai pikirannya.

Penjaga gemuk itu akhirnya menghembuskan napas terakhirnya dengan suara patahan tulang leher yang sangat nyaring di tengah kesunyian malam.

Roh bayangan itu kemudian melemparkan mayat penjaga gemuk yang sudah lemas ke tanah bagaikan membuang sampah yang tidak berguna.

Kini, sepasang mata merah menyala dari roh itu beralih menatap Wang dengan tatapan kelaparan yang sangat haus akan darah.

Wang segera menjatuhkan pedangnya dan berbalik arah mencoba untuk melarikan diri sekuat tenaga menuju gerbang sekte luar.

Namun kakinya terasa sangat berat seperti diikat oleh batu raksasa karena aura ketakutan telah melumpuhkan separuh kesadarannya.

Belum sampai ia melangkah sejauh lima meter, roh bayangan itu melesat cepat dan langsung menerjang punggung Wang dengan beringas.

Wang menjerit histeris dengan suara yang sangat menyayat hati saat roh itu mulai merobek kulit dan daging punggungnya tanpa ampun.

Darah segar menyembur ke udara mewarnai bebatuan di sekitarnya dengan warna merah pekat yang sangat mengerikan.

Ia meronta-ronta di atas tanah sambil menangis dan memohon ampun kepada siapa saja yang bisa mendengarnya di malam sunyi ini.

"Tolong! Tolong aku! Siapa pun tolong selamatkan aku dari iblis ini!"

Namun tidak ada satu pun orang yang akan datang menolongnya di tempat terpencil yang dikhususkan untuk membuang mayat ini.

Jeritan Wang perlahan melemah seiring dengan hilangnya darah dari tubuhnya dan robekan brutal di bagian lehernya yang fatal.

Tubuh Wang akhirnya berhenti bergerak dan hanya menyisakan mata yang terbuka lebar penuh dengan penyesalan dan ketakutan yang abadi.

Di dasar jurang, Lin Ye mendengarkan jeritan kematian kedua penjaga itu dengan wajah yang benar-benar datar dan tanpa emosi.

Tidak ada rasa kasihan sedikit pun yang terlintas di dalam hatinya yang kini telah membeku oleh kerasnya realita dunia kultivasi.

"Misi Pemula Selesai."

"Mengirimkan hadiah: Pil Pemulihan Dantian Tingkat Rendah dan Peningkatan Kapasitas Jiwa langsung ke dalam inventaris sistem."

Suara mekanis sistem kembali terdengar membawa kabar baik yang langsung membuat Lin Ye menghela napas lega yang panjang.

Sebuah botol giok kecil tiba-tiba muncul di tangannya memancarkan aroma obat yang sangat harum dan menyegarkan paru-parunya.

Tanpa ragu sedikit pun, Lin Ye langsung membuka tutup botol tersebut dan menelan pil berwarna hijau zamrud di dalamnya.

Seketika itu juga, arus energi hangat yang sangat kuat meledak di dalam perutnya dan mengalir deras menuju dantiannya yang hancur.

Ia menutup matanya perlahan merasakan sensasi gatal dan panas yang luar biasa saat jaringan-jaringan spiritual di dantiannya mulai merajut diri kembali.

Rasa sakit dari luka-luka luar di tubuhnya juga mulai memudar seiring dengan pemulihan fondasi kultivasinya yang sangat ajaib ini.

Hanya dalam waktu kurang dari setengah batang dupa, Lin Ye kembali membuka matanya yang kini memancarkan cahaya energi spiritual yang tajam.

Dantiannya tidak hanya pulih sepenuhnya namun ia juga merasa kapasitas energinya jauh lebih besar dan kuat dari sebelumnya.

Ia mengepalkan kedua tangannya hingga terdengar suara tulang yang berderak keras dan merasakan kekuatan yang mengalir di setiap ototnya.

Roh bayangan yang baru saja membunuh kedua penjaga itu melayang turun kembali ke dasar jurang dan membungkuk hormat di hadapan Lin Ye.

Tubuh roh itu terlihat sedikit lebih padat dan aura dinginnya semakin kuat setelah menyerap esensi darah dan ketakutan dari kedua mangsanya.

Lin Ye menatap roh itu sejenak sebelum akhirnya mengalihkan pandangannya ke arah ribuan mayat dan tulang belulang di sekelilingnya.

Jurang Kematian yang ditakuti oleh semua murid sekte ini kini terlihat seperti sebuah ladang harta karun yang sangat berharga di mata Lin Ye.

Ia melangkah maju perlahan melewati tumpukan pedang berkarat dengan punggung yang tegak lurus seolah memikul beban takdir yang besar.

Angin malam kembali berhembus menerbangkan rambut hitamnya yang berantakan sementara tatapannya menembus kabut tebal menuju puncak gunung.

Ia tahu bahwa ini hanyalah langkah pertama dari perjalanan panjangnya untuk membalas dendam dan menaklukkan seluruh Benua Awan Ilahi.

Mulai malam ini, nama Lin Ye tidak akan lagi dikenal sebagai sampah cacat yang selalu ditindas dan diinjak-injak oleh orang lain.

Mulai malam ini, ia akan berjalan di atas jalan kematian untuk menduduki tahta tertinggi sebagai Kaisar Dunia Bawah yang tak tertandingi.

Ia mengangkat tangannya ke udara dan membiarkan energi Yin yang pekat dari dasar jurang mengalir masuk ke dalam tubuhnya tanpa penolakan.

"Bangkitlah, pasukan bayanganku," bisik Lin Ye dengan nada rendah yang menggema di seluruh penjuru makam pedang kuno tersebut.

1
rizky r
cerita menarik, balas dendam hantu
Lamia Dante
manarik
Lamia Dante
bagus ceritanya menarik, tidak berbelit belit, ayo balas demdam
Kalong Super
💪💪🤭
Jojo Shua
😄
Jojo Shua
🥛
Lucy Sandy
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!