NovelToon NovelToon
Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Matabatin / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Bima hanyalah "sampah desa" yang ringkih. Digerogoti penyakit jantung bawaan dan paru-paru basah akut, hidupnya dihabiskan untuk merangkak di bawah kaki orang-orang kaya yang arogan.

Puncaknya, di sebuah malam yang diguyur hujan lebat, Bima dihajar hingga sekarat dan jatuh ke dasar sungai.

Namun, maut justru membawanya menemukan batu mustika hitam misterius. Tak hanya sembuh total, fisik Bima bermutasi menjadi sekokoh karang, lengkap dengan kemampuan mata tembus pandang dan medis gaib.

Menariknya, energi baru di tubuh Bima membuat setiap wanita yang ia sentuh bergetar tak berdaya.

Berawal dari pijatan penyembuhan, Bima mulai menaklukkan hati para wanita cantik—

mulai dari Rasti si kakak ipar janda muda, Laras sang kembang desa, hingga Siska, istri pejabat kota—yang suaminya terlibat kasus perselingkuhan. Bersiaplah menyaksikan aksi Danu, si tukang pijat penakluk wanita!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2--Kakak Ipar Si Janda Muda

Bab 2

Cahaya hijau misterius itu kian terang, berpendar membelah kegelapan dasar sungai kaki gunung. Bima bisa merasakan energi panas yang menghantam jantungnya tadi tidak membakarnya, melainkan menjalar ke seluruh pembuluh darahnya seperti aliran listrik yang menghidupkan kembali sel-sel yang mati.

DUB-DUB!

Jantung Bima berdegup kencang, dentumannya begitu kuat hingga memecah kesunyian di dalam air. Bersamaan dengan itu, rasa sesak yang menyiksa di dadanya akibat penyakit kronis bertahun-tahun lenyap tanpa bekas. Paru-parunya yang semula basah dan hancur, kini terasa lapang dan dipenuhi kekuatan baru yang tak kasat mata.

Rasa sakit dari tulang rusuknya yang patah akibat injakan antek Rian menguap begitu saja. Kulitnya yang lebam dan berdarah menutup dengan kecepatan yang tidak masuk akal. 

Tubuhnya yang semula kurus kering seperti ayam sayur, mendadak mengalami metamorfosis. Otot-ototnya memadat, postur tubuhnya melebar, dan setiap jengkal fisiknya kini dialiri oleh tenaga yang luar biasa besar—kekuatan yang belum pernah ia rasakan seumur hidupnya.

BUM!

Ledakan energi tak kasat mata menyembur dari tubuh Bima, membuat air sungai di sekitarnya bergolak dahsyat.

Dengan satu hentakan kaki yang kini sekokoh pilar besi, Bima melesat naik ke permukaan sungai. Dia tidak lagi megap-megap kehabisan napas. Gerakannya di dalam air begitu lincah, seolah-olah dia adalah bagian dari sungai itu sendiri.

BYURRR!

Bima memecah permukaan air sungai, melompat tegak dan mendarat sempurna di atas batu besar di tepi sungai.

Gerimis malam masih turun, menerpa tubuh Bima yang kini bertelanjang dada. Namun, rasa dingin yang biasanya membuat tubuh ringkihnya menggigil, kini sama sekali tidak terasa. Aliran darahnya terasa hangat, memancarkan aura maskulin yang sangat kuat ke udara malam.

Bima mengangkat kedua tangannya, menatap telapak tangannya sendiri di bawah temaram sinar bulan. Di telapak tangan kanannya, batu hitam berurat hijau itu telah lenyap—melebur dan menyatu sepenuhnya ke dalam jiwanya.

"Aku... belum mati?" bisik Bima. Suaranya tidak lagi serak dan lemah karena batuk darah. Suara itu kini terdengar berat, dalam, dan penuh dengan wibawa seorang pria matang.

Dia mencoba menarik napas dalam-dalam. Hahhh… Udara malam yang dingin masuk ke paru-parunya dengan sangat lancar. Tidak ada jarum-jarum tajam yang menusuk. Tidak ada batuk darah yang menyiksa. Jantungnya berdetak dengan ritme yang sangat konstan dan kuat.

"Penyakitku... sembuh total?"

Bima mengepalkan tinjunya. KRETEK! Bunyi gesekan sendi-sendinya terdengar begitu bertenaga. 

Luar biasa ini pertama kali terjadi seumur hidupnya. Rasa sakit di jantung, tubuh yang begitu lemah terasa sangat ringan. Dia seperti memiliki tubuh baru melepaskan diri dari cangkang yang lemah.

Dia melompat kecil berkali-kali, memukul kesana kesini, berlari melingkar. Dan keajaiban seolah terjadi. Dia tidak merasakan apapun!

“Hebat … apa yang baru saja terjadi?” Bagaimanapun, Bima masih bingung. Gimana ceritanya dia bisa mendadak jadi begini.

Lalu dia kembali teringat barusan dia menyentuh sebuah batu aneh serta batu itu tiba tiba menyatu ke tubuhnya, kemudian dia melihat ...telapak tangan kirinya.

 Di bawah kulit pergelangan tangannya, samar-samar terlihat guratan urat halus berwarna hijau bercahaya yang lambat laun memudar dan menyatu dengan warna kulitnya.

Kejadian barusan masih beribu-ribu tanda tanya. Tapi paling tidak dia tahu bahwa tubuhnya membaik karena disini hujan serta semakin deras, dia mending memutuskan untuk balik dulu.

*

Bima kembali ke tempat dia berada. Bukan sebuah rumah,namun bangunan tua. Gubuk kumuh yang berada di pinggiran desa yang membuktikan betapa miskin dirinya.

Hari sudah hujan deras membasahi tubuh Bima.

“Aneh banget. Kok aku merasa biasa-biasa saja.padahal kalau dulu-dulu sudah katisen (kedinginan).”

Lalu dia menatap gubuk tua itu yang sepi. Sudah malam tidak heran kalau sepi, penghuni sini Mbak Rasti—kakak iparnya pasti sudah tidur.

Yup. Bima tidak punya rumah, sudah yatim piatu sejak beberapa tahun terakhir, rumah orang tua digadai demi bayar hutang, sekarang dia kena penyakit jantung berhutang lagi dengan Riansi anak pak kades.

Sungguh takdir memang kejam.

Bima masuk,begitu dia masuk mata dia terbuka lebar karena terkejut. “Aku pulang, mbak rasti—MBAK RASTI MBAK KENAPA?!”

Seruan itu jelas terlihat panik. Wajah rasti tampak pucat kebiruan,tertidur di sembarang tempat, nafasnya terengah-engah.

Melihat hal ini hati Dan terasa mencius. Ingin rasanya dia membantu mbak Rasti yang sekarang sudah menjadi janda muda karena suaminya alias kakak dari Bima meninggal dunia. Tapi sayang sekali dia dulu penyakitan sehingga cuma jadi bakul koran.

Rasti batuk-batuk,menatap Bima. “K-kamu sudah pulang ternyata, Bima …”

“Iya, mbak … mbak kenapa?” Tanya Bima khawatir berjalan mendekati Rasti.

Rasti berusaha bangun dengan kemampuan sendiri, tapi tubuhnya oleng malah membuat dia makin prihatin dan tampak semakin lemah. “Gak tahu. Mbak kayaknya demam … terus tadi mau ambil minum, tapi kaki mbak rasanya sakit, keseleo dan jatuh …”

Bima langsung melihat kaki jenjang indah milik kakak ipar yang kini statusnya janda muda. Kakinya memang sangat indah dan menggoda, tapi bukan itu yang jadi pusat perhatian Bima.

Entah bagaimana tiba-tiba mata Bima menerawang,sejak menyatu dengan batu aneh di sungai tadi. Tubuh dia gak hanya berevolusi, tapi matanya ternyata juga bisa menembus. Dia melihat aliran kehidupan Rasti dan melihat beberapa sumbatan disana.

“Omong-omong,” potong Rasti. “Kamu baik-baik saja? Malam-malam gini hujan malah keluyuran, gimana kalau jantungmu makin parah.”

“Kalau itu gak perlu khawatir, mbak, yang lebih penting mbaknya dulu. Sini mbak saya bantu bawa ke kamar … sekalian saya bantu pijet kaki mbak, siapa tahu bisa membaik.”

Bima dengan sigap menyelubungkan lengannya di bawah lutut dan punggung Rasti. Begitu tubuh mungil kakak iparnya itu terangkat, Bima tertegun sejenak. Tubuh Rasti terasa begitu ringan di pelukannya, sementara Rasti sendiri langsung tersentak kaget.

Biasanya, Jangankan mengangkat orang, membawa sekarung beras kecil saja sudah membuat Bima terengah-engah dan muntah darah. Namun sekarang, Bima membawanya seolah Rasti hanya seberat kapuk.

Terlebih dia merasa sebuah sensai aneh. Sentakan kulit mereka yang menyentuh membuat naluri janda muda yang butuh sentuhan pria menjadi bergejolak, padahal selama ini dia melihat Bima sebagi adk ipar biasa.

"Bima... k-kamu kuat ngangkat Mbak?" bisik Rasti terperangah. Wajahnya yang pucat mendadak merona merah saat dadanya yang membusung tertekan rapat pada dada bidang baru Bima yang terasa hangat dan kokoh seperti batu karang.

Bima terkekeh dan menjawab. "sudah dibilang ini tenaga dari anak sholeh! Udah manut sama aku mba."

1
Gege
klasik dan epic penjelasannya...
Gege
naaah..makin oyeeh nih..yuk bisa yuk banyakin hareem yang pijat plus plus ke MC... duit dapat..enaknya juga dapet..🤭🤣
.
kirain TAMAT Thor dah lama ga update
Manusia Biasa: Nunggu lulus kontrak dulu kemarin. kena masalah terus saking vulgarnya🤣
total 1 replies
septian arista
Nah itu dukun bodoh apa gimana Masa takut sama si Ujang yang nggak bisa apa-apa kenapa nggak disantet aja itu si Ujang🤔🤔🤔
septian arista
cerita cultivator versi dalam negeri🤭🤭🤭
Manusia Biasa: kultivasi lokal
total 1 replies
septian arista
ini ceritanya mirip sama para kultivator yang menemukan warisan tersembunyi
Hentri Gunawan
kpn di up LG Thor ..
Manusia Biasa: selasa mungkin kak, lagi sibuk ujian
total 1 replies
Leynn
Author, kok bisa update sampai 5+ chapter sehari? sanggup kah? atau emang udah punya draft yang banyak? sekali update berapa kata? (mohon jawab karena saya juga author pemula ingin tahu motivasi nya kenapa bisa banyak banget chapter dalam sehari)
Leynn: hell naw😹
total 9 replies
Domek Uuk
mantap
Domek Uuk
lanjut thor,,
Gege
dan othor di pun mencoba men skip adegan kitab kamasutra yang tabu untuk di detailkan dalam platform NT..🤣
Manusia Biasa: gak boleh sama pihak NT
total 1 replies
Kisin Gindam
mantap
Domek Uuk
ceritanya kurang menantang thor
Domek Uuk
lanjut thor
Domek Uuk
zip,lanjutkan thor
Domek Uuk
mantap bos,wiek wik mana?
Ajidewa nagaraja
ribet ya mau tiap lanjut episode
✦͙͙͙*͙❥⃝🅚𝖎𝖐𝖎💋ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ♫·♪·♬
Waduh mengerikan sekali..😨😰😱
Kok gak mikir konsekuensinya ya..🫣
Bersekutu dengan iblis menjanjikan keuntungan duniawi sesaat, namun selalu berujung pada petaka.
Konsekuensi utamanya meliputi ketergantungan spiritual, hilangnya kendali atas kehendak bebas, tuntutan tumbal nyawa, penderitaan batin, serta kehancuran dan penyesalan abadi di akhir.
Dampak fatal akibat praktik tersebut akan kehilangan Jiwa dan Kebebasan, harga yang harus dibayar untuk bantuan iblis adalah jiwa manusia itu sendiri.
Manusia yang awalnya merasa mengendalikan kekuatan tersebut akhirnya diperbudak dan kehilangan kehendak bebas mereka.
✦͙͙͙*͙❥⃝🅚𝖎𝖐𝖎💋ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ♫·♪·♬
Menurutku lebih SAH kalau hubungan tersebut diresmikan melalui pernikahan.
Untuk menghindari fitnah dengan cara membentengi diri dari perbuatan yang mendekati zina, pergaulan bebas dan pacaran.
Dengan melakukan pernikahan, seseorang dapat menyalurkan hasrat biologis secara halal, menjaga kehormatan, dan mencegah timbulnya tuduhan negatif serta prasangka buruk di masyarakat.
Menikah adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup seseorang.
Lebih dari sekadar menyatukan dua insan dalam ikatan resmi, pernikahan memiliki tujuan yang lebih dalam dan bermakna...🤭🤨😊
Achnad Asbert: 🙏🙏🙏🙏😍😍😍😍🙏🙏🙏🙏
total 3 replies
Gege
ditunggu plot ratu LC datang berobat mengalami masalah saluran kencingnya...pasti tangan bima mengobok oboknyaah...😄🤭🤣
Manusia Biasa: udah bos, cabulnya sampai sini dulu. kena pringatan dari PF ini, gagal kotnrak😂😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!