NovelToon NovelToon
Return Apocalypse Zombie

Return Apocalypse Zombie

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Time Travel / Hari Kiamat
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Alu feed

Rian seorang pemuda yang bertahan hidup di kiamat zombie di khianati oleh temannya yang selalu dia percayai , ketika tiba-tiba dia kembali ke masalalu.

dengan kekuatan dan pengetahuan dari masa depan ,aku ,akan membalas perlakuan semuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alu feed, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

awal terjadinya kiamat zombie.

Semua orang yang mendengar teriakan Rian langsung terdiam. Suasana kelas mendadak hening.

"Apa yang kamu lakukan, Rian? Sudah tidur di kelas, sekarang malah membuat keributan. Apa kamu ingin dihukum lebih berat?"

Pak Kim menatap Rian dengan kesal. Namun saat melihat wajah muridnya yang sepucat mayat, ia sempat terdiam sejenak sebelum mengabaikannya.

"Pak Kim, tolong dengarkan saya. Kalau kalian ingin hidup, cepat lakukan apa yang saya bilang—"

Belum sempat Rian menyelesaikan ucapannya...

Teriakan!

Jeritan keras terdengar dari lantai bawah.

Suara murid-murid yang berteriak panik langsung memenuhi gedung sekolah.

Sontak seluruh isi kelas terkejut.

Seorang siswi berambut pendek dan berkacamata berdiri dengan gugup.

"Se-sepertinya kamu tahu sesuatu, Rian..."

Namun Rian mengabaikannya dan terus menatap Pak Kim dengan tajam.

"Pak, Bapak dengar suara itu, kan? Cepat tutup semua jendela dan suruh semua orang diam!"

Tatapan dingin Rian dan suara teriakan dari luar membuat Pak Kim tanpa sadar mundur selangkah.

"O-oke... anak-anak, cepat tutup jendela dan tarik semua tirai sekarang!"

Tanpa banyak protes, seluruh murid langsung bergerak.

Pak Kim mematikan kipas angin dan lampu kelas, sementara Rian menyuruh semua orang masuk dan duduk menjauh dari jendela.

Keadaan kelas berubah sunyi total.

Namun dari luar, suara teriakan terus terdengar tanpa henti.

Jeritan laki-laki dan perempuan bercampur menjadi satu.

Semua orang meminta tolong tanpa arah yang jelas.

Rian mengeluarkan ponselnya dan segera mengetik pesan.

Untuk: Kak Ridho

"Kak, kalau sekarang masih di luar, beli makanan, minuman, dan obat-obatan sebanyak mungkin untuk persediaan minimal satu bulan."

"Sesuatu yang besar sedang terjadi. Kunci semua pintu rumah dan jangan biarkan orang asing masuk."

Rian menatap jendela yang sudah tertutup tirai.

Meski begitu, bayangan orang-orang yang berlarian masih terlihat samar dari luar.

Ia mengingat semuanya dengan jelas.

Di kehidupan sebelumnya, bencana kiamat dimulai tepat hari ini.

Setelah itu, roda misterius dan para pedagang aneh akan muncul di seluruh dunia.

Semua negara akan jatuh ke dalam kiamat zombie.

Dan sistem aura akan bangkit di bumi.

"Rian... sebenarnya apa yang terjadi?"

Pak Kim bertanya dengan suara pelan.

Rian menarik napas panjang sebelum menjawab.

"Singkatnya... guru biologi tadi digigit orang gila dan sekarang sudah berubah menjadi zombie."

Semua murid menelan ludah.

Kedengarannya memang mustahil.

Namun jeritan di luar membuat mereka tidak bisa menyangkal kenyataan.

"Kalian boleh menghubungi keluarga masing-masing, tapi hanya lewat pesan. Jangan menelepon."

"Dan jangan membuat suara berisik."

Mendengar kata "aman", sebagian murid akhirnya sedikit tenang.

Namun perhatian Rian tiba-tiba tertuju pada tangan kirinya.

Matanya membelalak.

Sebuah cincin emas dengan goresan kecil masih berada di jari manisnya.

"Ini..."

Rian bergumam pelan.

"Itu benar-benar cincin itu..."

Di kehidupan sebelumnya, ia mendapatkan artefak ini beberapa bulan setelah kiamat dimulai.

Artefak kuno tingkat epic.

Walaupun statusnya tidak pernah dijelaskan jelas oleh sistem, cincin itu memiliki kemampuan luar biasa.

Mengingat semua fungsi cincin tersebut, senyum tipis muncul di wajah Rian.

Ia merasa seperti baru memenangkan lotere.

...

Kampus IPB.

Seorang pria duduk santai di samping motornya sambil mengenakan rompi ojek online.

Pria itu adalah Ridho Saputra, kakak laki-laki Rian.

Ia sedang bermain Mobile Legends sebelum sebuah notifikasi pesan muncul.

"Hah? Pesan dari Rian?"

Ridho membuka pesan itu.

Semakin lama membaca, wajahnya berubah serius.

Bulu kuduknya berdiri.

Tanpa membuang waktu, ia langsung menyalakan motor dan membeli semua kebutuhan yang tertulis di pesan.

...

Beberapa waktu kemudian.

Ridho akhirnya tiba di rumah dengan membawa banyak barang.

"Rahma! Cepat buka pintunya!"

Tok! Tok! Tok!

Pintu diketuk keras berkali-kali.

Tak lama kemudian, suara langkah kaki terdengar dari lantai atas.

Pintu terbuka.

Seorang gadis berambut panjang muncul dengan sweater abu-abu, celana hitam panjang, dan sepatu hitam-putih.

Rahma.

Namun baru saja pintu terbuka—

Brak!

Ridho langsung mendorong Rahma masuk ke dalam rumah dan menutup pintu dengan cepat.

Buk!

"Aduh!"

Rahma memukul kepala Ridho dengan kesal.

"Apa-apaan sih, Kak?!"

Ridho mengusap kepalanya yang mulai benjol.

"Jelas-jelas aku mau pergi kuliah, malah dihalangi!"

Rahma benar-benar kesal karena dirinya sudah terlambat ke kampus.

Ridho mencoba menenangkan adiknya sebelum menyerahkan ponselnya.

"Lihat pesan dari Rian."

Rahma membaca pesan itu perlahan.

Ekspresinya langsung berubah.

Sebelumnya ia memang melihat siaran berita di televisi yang terus menampilkan kerusuhan aneh.

Rahma akhirnya terdiam beberapa saat sebelum menghela napas.

"Baiklah... ayo tutup semua jendela rumah."

1
Yofu
pendek banget babnya
Alu feed: tapi bagusan di panjangin apa nggak kak , kasih aku saran 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!