NovelToon NovelToon
SETAN JAGAL, MALAIKAT SAMBER NYAWA

SETAN JAGAL, MALAIKAT SAMBER NYAWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ilmu Kanuragan
Popularitas:43.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Anggita

Setelah partai persilatan aliran hitam terkuat Gapura Iblis runtuh, duniapun berubah menjadi lebih tenang dan damai. hampir tidak ada lagi perselisihan besar yang terjadi di antara kaum pendekar. semuanya sama berharap agar suasana tentram juga saling menghargai itu dapat terus bertahan selamanya.
Namun tidak ada yang abadi di dunia ini. karena tanpa mereka sadari, suatu kekuatan jahat yang terlupakan sedang bangkit dan mengancam dari balik kegelapan.
Keadaan menjadi semakin tidak terkendali saat terdengar kabar tentang kemunculan kembali dua senjata pusaka yang telah ratusan tahun lenyap dari rimba persilatan.
(Cerita ini ada sedikit keterkaitan dengan novel Pendekar Tanpa Kawan, 13 Pembunuh dan novel Kisah- Kisah Dunia Persilatan).

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Raja Pencoleng Berjari Hantu.

Malam yang gelap- pekat tanpa ada cahaya rembulan atau bintang itu sepertinya tidak membuat orang yang berlarian menerobos lebatnya hutan itu kesulitan menentukan arah tujuannya. biarpun dibahu kirinya terpanggul sebuah buntelan karung besar yang nampak penuh isi dan berat, namun manusia berjubah hitam ini seolah tidak menanggung apapun.

Meskipun sejak peristiwa peperangan besar- besaran antara golongan jahat yang dipimpin partai silat aliran hitam terkuat 'Gapura Iblis' dengan persekutuan kaum persilatan dari aliran putih di wilayah 'Kota Hantu Pagi' yang terjadi beberapa tahun lalu telah membuat banyak sekali tokoh persilatan dari tingkatan rendahan sampai yang terkenal tewas, tetapi sering waktu bermunculan juga para pesilat baru yang tidak kalah hebatnya.

Selain banyak yang menjadi korban di dalam peperangan besar itu, tentu ada juga pesilat yang berhasil bertahan hidup. malah mungkin jumlah mereka juga cukup banyak. salah satu dari golongan pesilat terkenal yang lolos dari peperangan ini adalah sosok bayangan hitam yang sedang berkelebat secepat setan itu.

Berjubah dan bercaping hitam dengan tubuh kurus bungkuk. walaupun dengan tampilan yang seperti itu juga karena gelapnya malam membuat kita menjadi cukup kesulitan untuk dapat memperkirakan siapa orang ini, tapi dari keadaannya dia pastilah seorang lelaki setengah umur yang punya ilmu meringankan tubuh sangat tinggi.

Tetapi akan menjadi lebih mudah untuk bisa mengenalinya kalau orang melihat keadaan jari- jari tangan manusia ini. kesepuluh jemari tangannya yang terlihat hampir dua kali lebih panjang dan besar dari jemari orang lain pada umumnya itu, nampak samar memancarkan sinar disertai kabut gelap menggidikkan hati.

Dilihat dari keadaannya yang berlarian tanpa mau berhenti seolah melarikan sedang diri, juga karung besar yang mungkin berisi benda berharga, hampir pasti kalau orang ini adalah seorang pencuri. pada jaman ini selain para anggota tingkatan atas dari perkumpulan silat 'Maling Kilat' tidak banyak lagi kaum tangan panjang yang punya ilmu kesaktian tinggi seperti si jubah hitam bungkuk itu.

''Huhm., tidak kusangka semuanya berjalan sangat lancar. dengan sedikit tipuan saja, aku sudah dapat mengecoh orang- orang tolol itu hingga mereka kehilangan jejakku dan tidak lagi sanggup mengejar..'' dengus si bungkuk berjubah hitam mendengus hina. ''Tapi., aku tetap saja merasa ada yang aneh. segalanya malah terlalu lancar..''

''Aah., sialan.! bahkan karung dibahuku ini juga terasa semakin bertambahnya berat saja. apakah ini semua adalah suatu rencana untuk menjebak diriku.?'' gumamnya seakan tersentak lantas hentikan larinya. perlahan dia menurunkan buntelan karung besar dari atas bahunya. dengan pusatkan tenaga dalam dan perhatiannya ke sekeliling, si bungkuk jubah hitam mencoba mencari tahu adanya musuh yang mungkin mengincarnya.

Bertahun- tahun lamanya malang- melintang di dunia hitam persilatan hingga membuat dirinya menjadi salah satu dari rajanya kaum pencuri, nalurinya akan bahaya tentu jauh lebih peka dari pesilat kawakan sekalipun. walaupun dalam hatinya merasakan curiga akan bahaya yang mengancam, tapi melihat tidak ada suatu apapun menyerangnya, orang bercaping dan berjubah hitam ini perlahan hembuskan nafas lega.

Tapi baru beberapa langkah saja dia berjalan, dari atas lebatnya pepohonan hutan serta pekatnya malam terdengar suara tawa keras yang saling bersahutan hingga memecahkan keheningan malam. bahkan aliran darah si bungkuk sempat tersendat kacau pertanda gema tawa itu dilambari tenaga dalam tinggi.

''Bangsat pengecut., jangan cuma bisanya bermain- main seperti bocah. cepat keluarlah dari tempat persembunyianmu.!'' bentak si bungkuk gusar. ''Haa., haa., ha., sungguh tidak disangka, nama si 'Raja Pencoleng Berjari Hantu' yang katanya selalu berhasil lolos dari kejaran siapapun, malam ini bakalan dapat kita ringkus berikut barang curiannya..''

Si bungkuk berjubah hitam terkesiap kaget saat mendengar pihak lawan mengenali siapa dirinya. dari suara yang terdengar menggema hingga tidak dapat dipastikan berasal dari arah mana, bisa diperkirakan kalau selain jumlahnya lebih dari dua orang, mereka juga pasti mempunyai ilmu kesaktian yang tinggi.

Saat suara gelak tawa masih berkumandang, dari atas udara muncul tebaran jaring sangat besar yang langsung turun hendak menjebak sekaligus menutup jalan pelarian si bungkuk dibawah sana. meskipun malam sangat gelap tapi dengan dengan sepasang matanya yang sangat tajam, orang ini masih sanggup untuk melihat bentuk dari jaring besar yang hendak menjerat dirinya.

''Keparat., rupanya ini adalah 'Jaring Hitam Sisik Naga.!" teriak si bungkuk bercaping hitam marah bercampur panik. terpaksa dia turunkan karung besar dari panggulannya. karena sudah tidak mungkin lagi untuk dapat melarikan diri dari jaring yang besarnya seolah menutupi langit itu, orang ini nekad langsung menghantam.!

Si bungkuk ini rupanya tahu betul kekuatan senjata jaring raksasa milik lawan yang kini menyebar turun hendak menjeratnya. konon kabarnya selain terbuat dari nyaman bening- benang baja hitam, terdapat pula ratusan mata pisau- pisau kecil yang terpasang pada jaring, dengan maksud dapat mencabik tubuh lawan jika mereka masih berusaha kabur meskipun sudah terjerat jaring.

Di luar semuanya, senjata Jaring Hitam Sisik Naga adalah buatan seorang Empu sakti di jaman akhir kerajaan Majapahit yang pastinya memiliki daya kesaktian hingga tidak mudah putus meski ditebas dengan menggunakan senjata pusaka. mungkin sebab itulah si bungkuk lebih memilih untuk menggempur orang- orang yang mengendalikan jaring dibandingkan berusaha menghancurkan jaringnya.

'Bheeett., whuuuuss., whuuuuss., whuuuttt.!'

'Dhuuuaarr., blaaaarr., blaaarr., blaaaamm.!'

''Aaah., awas menyingkir.! setan tua keparat ini menghantam kita dengan jurus 'Sepuluh Sambaran Jari Hantu.!'' teriak seseorang memberi peringatan. ''Mampuslah kalian semuanya bangsat.!'' umpat si bungkuk mengamuk. orang ini sengaja hantamkan pukulan saktinya secara menyebar karena dia tahu kalau lawan- lawannya pasti berada di empat penjuru untuk mengendalikan jaring.

Terdengar suara ledakan keras disertai beberapa sosok tubuh yang berjatuhan turun dari atas pepohonan. jika dihitung jumlah mereka ada enam orang. walaupun dua diantaranya telah tewas terhantam pukulan sakti si bungkuk dan seorang lagi terluka cukup parah, namun kedua tangan mereka tetap tidak terlepas dari tepian jaring hitam.

''Terus bertahan dan tarik sekuatnya. maling tua ini sudah terkurung. tubuhnya akan tercekik lantas tercabik hancur oleh pisau- pisau tajam yang terpasang di Jaring Hitam Sisik Naga. sekalian juga untuk membalas kematian dua kawan kita.!'' seru orang yang paling cepat berdiri sembari menarik tali kendali jaringnya.

Walaupun salah satu diantar empat orang pengendali jaring raksasa itu sedang terluka parah, namun dia tetap mengerahkan seluruh sisa tenaganya untuk ikut menarik jaring baja hingga tubuh si bungkuk terjerat erat lalu terbanting jatuh ke tanah. bukan saja jubah hitamnya terkoyak- koyak, tapi nyaris sekujur tubuhnya tersayat pisau kucurkan darah kehitaman tanda keracunan.

''Aaakh., uagh., kep., keparat.! akk., aku tidak punya seng., sengketa dengan kaa., kalian. seb., sebenarnya sii., siapa kalian ini.? paling tti., tidak berikan jawaban aag. agar aku tidak mati penasaran.! Aaahk., akh., baj., bajingan kalian semuanya.! Aakh., aakh., uuagh.!'' jerit kesakitan si bungkuk begitu menggidikkan.

''Huhm., kami adalah para pemburu hadiah yang disewa kerajaan untuk meringkusmu. sebagai pencuri sakti kawakan, seharusnya dirimu menyadari kalau sejak awal datang menyatroni rumah juragan kaya di Wonorejo tadi. bukankah., pencurianmu terasa sangat lancar.? padahal semua itu hanyalah jebakan untuk membuatmu lengah.

"Kami sengaja hanya menempatkan beberapa orang rekan pesilat untuk berjaga di depan rumah juragan kaya itu juga diruang rahasia tempatnya menyimpan hartanya. seperti yang kami perkirakan, setelah melumpuhkan para penjaga kaupun menguras hampir seluruh harta- pusaka disana lalu melarikan diri.."

Orang yang rupanya menjadi pimpinan para pemburu hadiah itu sunggingan senyuman mengejek lawan baru lanjutkan omongannya. "Padahal tanpa kau ketahui, disetiap harta- benda yang berada di dalam ruangan itu termasuk kepingan uang emas, perak hingga perhiasan telah kami lapisi racun pelemas tenaga yang cara kerjanya cukup lambat.."

"Bukankah., engkau merasakan kalau beban di karungmu itu seolah jadi makin bertambah. bahkan sekarang ini, aku yakin tenagamu juga telah banyak berkurang.? Haa., ha., itulah tanda racun telah bekerja dan menyebar ke dalam tubuhmu. kami tahu tidak akan dapat menjebakmu di tempat kau mencuri sebab selain ilmu kesaktianmu sangat tinggi, kau juga cukup ahli dalam membongkar- pasang bermacam peralatan rahasia.."

"Aakh., jja., jahanam kal., kalian sem., semua.!" kutuk si bungkuk penuh kebencian. dia terus meronta dalam jeratan jaring. tapi semakin keras tubuhnya bergerak, makin erat jeratan jaring lawan mengikat raganya hingga luka- lukanya bertambah parah. semua yang terjadi malam ini sangat membuat dirinya terhina.

Padahal dalam dunia persilatan saat ini, hampir semua orang pernah mendengar gelaran 'Raja Pencoleng Berjari Hantu' yang dengan mudahnya sanggup keluar- masuk ruangan harta kerajaan, sekalipun ruangan itu dipenuhi dengan jebakan maut seakan dia memasuki kamar tidur di rumahnya sendiri, lantas kabur menghilang begitu saja dengan harta curiannya.

Malahan ada orang yang mengatakan kalau tingkatannya dalam ilmu pencurian juga kesaktian meringankan tubuhnya, sudah dapat disejajarkan dengan si tuan besar 'Malaikat Copet' sang pimpinan tertinggi dari 'Maling Kilat' yang menjadi perkumpulan silatnya kaum pencuri di rimba persilatan.

          .............

Silahkan menuliskan 🗣️komentar Anda.😊🙏👍👌👆⭐🌹☕💪☝🤝👏🤲😁.Terima kasih.

1
Slow ego
👍🌹☝up
Slow ego
okey kak othor
Rahma AR
like.dan iklan
Tessar Wahyudi
gas Tole. Pokoknya kalau ada yang nanya Kone sopo? Kontole!🤣
Elisabeth Ratna Susanti
semangat terus 👍🥰
anggita: suwun. mbak itu novelnya sampean yg nada" cinta kok ora ono yoh. apa HP saya yg eror🤔
total 1 replies
Rahma AR
like dan iklan
Tessar Wahyudi
mantap👍
Elisabeth Ratna Susanti
like plus iklan 👍🥰
Slow ego
si Tole mantap joss💪
nina hariah
semangat terus updatenya author 💪
anggita: 👌trims
total 1 replies
nina hariah
next author
Elisabeth Ratna Susanti
mantap jiwa 🥰
anggita: trims.
total 1 replies
Slow ego
like👍🌹vote👌, uplagi
anggita: oke 👌
total 1 replies
Rahma AR
like dan 2 iklan😊
Elisabeth Ratna Susanti
plus satu iklan karena keren sekali 🥰👍
Elisabeth Ratna Susanti
like plus 🌹🥰👍
Luthfi Afifzaidan
lanjutkan
Slow ego
lanjut up lagi thor👍☝🌹
nina hariah
semangat terus updatenya author
anggita: ok👌 trims
total 1 replies
nina hariah
next author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!