NovelToon NovelToon
Remarried

Remarried

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Aliansi Pernikahan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:9.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: mommy tree

Dulu Tiara berbohong pada mantan suaminya jika bayi yang dilahirkannya telah meninggal dunia. Itu semua dilakukannya karena kecewa pada pria tersebut yang mengabaikannya saat akan melahirkan.

Namun kini dia harus kembali berurusan dengan mantan suaminya tersebut, karena putra mereka membutuhkan bantuan donor sumsum tulang belakang.

Lalu bagaimana dengan reaksi Tom saat mengetahui jika anaknya yang lain masih hidup, dan dalam keadaan sekarat karena penyakit yang yang dideritanya?


"Menikahlah denganku lagi, Tiara." Tom.


"Baiklah tapi setelah aku hamil dan melahirkan, kita berpisah." Tiara.


Follow Ig : mom_tree_17
Tik Tok : Mommytree17

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mommy tree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

"Daddy, kemarilah!"

Suara anak kecil yang tak begitu jelas menuntun langkah kaki seorang pria hingga masuk ke dalam hutan. Pria itu terus berjalan tanpa rasa lelah, hingga akhirnya berhenti saat melihat seorang anak perempuan cantik berpakaian serba putih berdiri tepat di hadapannya.

Ditatapnya dengan intens wajah anak perempuan tersebut, wajah yang terasa begitu familiar namun pria itu lupa siapa pemilik wajah cantik tersebut. Ya, meskipun wajah anak perempuan yang ia perkirakan berusia empat atau lima tahun itu terlihat pucat, tapi tetap tak mengurangi kecantikannya.

"Sedang apa kau di sini?" tanya Tom sambil mengusap rambut anak perempuan tersebut dengan cemas.

Karena anak itu hanya seorang diri di dalam hutan belantara penuh dengan pepohonan yang rindang.

"Aku sedang menunggu, Daddy..."

"Daddy?" Tom yang bingung sampai mengerutkan keningnya.

Anak perempuan itu menganggukkan kepalanya, lalu meminta pria yang berdiri dihadapannya itu untuk menunduk.

"Kau Daddyku!" ucapnya sambil menunjuk dada bidang pria tersebut.

"Aku? Tapi—" Tom tak melanjutkan perkataannya saat melihat anak perempuan itu kembali berjalan menjauh. "Tunggu, Nak! Kau mau kemana?" teriak Tom sambil berlari mengejar anak perempuan tersebut.

Tapi semakin cepat ia berlari, semakin jauh keberadaan anak perempuan tersebut. Hingga akhirnya Tom memilih berhenti berlari karena sudah tidak kuat mengejar.

"Tunggu aku!" lirihnya dengan napas yang tersengal-sengal.

Dan suatu keajaiban pun terjadi, anak perempuan yang tadi berjarak sangat jauh darinya kini tiba-tiba berdiri dihadapannya.

"Aku akan menunggu Daddy di sini, tapi sekarang aku harus pergi dulu. Tolong jaga Mommy dan adik sebelum kita kembali bersama."

"Mommy? Adik? Tapi siapa mereka...."

Tak ada jawaban, karena anak perempuan kecil itu kembali berlari lalu perlahan menghilang bersama dengan kepulan asap putih.

"Aku sudah memaafkan Daddy, hiduplah dengan bahagia."

Hanya suara itu yang terdengar ditelinga Tom sebelum anak perempuan itu benar-benar menghilang. Suara yang entah mengapa membuat air matanya menetes bersamaan dengan rasa sesak yang menguar dari dalam hatinya.

"Tunggu, jangan pergi!" teriak Tom sambil membuka kedua matanya.

Ya, tenyata yang tadi dialaminya itu hanya sebuah mimpi. Mimpi yang akhir-akhir ini selalu muncul dan mengganggu pikirannya semenjak ia kembali ke Jakarta. Mimpi seorang anak kecil perempuan yang terus mengatakan agar ia menjaga Mommynya dan sang adik.

Tapi yang menjadi pertanyaan siapa anak perempuan tersebut, dan siapa yang harus dijaganya.

"****!" umpat Tom sambil menggebrak meja kerjanya dengan frustasi, tanpa menyadari jika kedua matanya masih basah oleh air mata. "Aku harus melakukan apa agar mimpi itu tidak terus menggangguku."

"Anda hanya harus mencari tahu apa arti dari mimpi tersebut."

Tom yang terkejut mendengar ada suara lain di dalam ruangannya, mengalihkan tatapan matanya ke samping. "Zack! Sialan kau mengagetkan saja," umpatnya sambil mengusap dada. "Sedang apa kau di sini?"

"Mengerjakan pekerjaan, apa Anda lupa menyuruhku untuk lembur."

Tom yang baru teringat akan hal tersebut, menghela napasnya dengan berat.

"Aku lupa."

Zack pun memaklumi jika tuannya itu lupa, karena akhir-akhir ini pria itu selalu tidak fokus terhadap sesuatu karena selalu bermimpi buruk. Bahkan karena tidak ingin mimpi buruk itu hadir dalam tidurnya, tuannya itu terus bekerja siang dan malam. Seperti saat ini, walaupun weekend mereka tetap bekerja meskipun badan terasa lelah dan akhirnya tuannya itu tertidur juga walaupun hanya sebentar.

"Anda menangis, Tuan?" tanya Zack yang melihat kedua mata Tom basah.

"Menangis?"

Tom meraba kedua matanya dengan perasaan tak menentu, terlebih saat teringat anak perempuan dalam mimpinya.

"Apa Anda kembali bermimpi anak perempuan itu?"

Tom menganggukkan kepalanya sambil mengusap wajahnya dengan kasar. "Aku bingung, kenapa disetiap mimpi itu dia selalu mengatakan aku Daddy nya."

1
Ima Kristina
Akhirnya aku bisa mampir membaca karya karya author lagi... meski agak rada lupa tapi setelah mengikuti ceritanya perlahan inget
Ima Kristina
Julia bodoh seandainya bilang sama selingkuhannya tentang kehamilannya pasti hidupnya enak rasakan saja akibatnya berbuat jahat
Ima Kristina
Enak saja minta dibebaskan mendekam saja dibui
Ima Kristina
Julia memang harus mendapatkan ganjaran atas perbuatannya
Ima Kristina
Julia dapat uang untuk bertahan hidup dari mana ya
Ima Kristina
Next
Ima Kristina
Tom yang sabar jangan buat Tiara stres bisa berpengaruh pada kondisi janin
Ima Kristina
Tom masih saja bodoh
Ima Kristina
Sabar ya Tom bumil itu mudah sensi
Ima Kristina
Itu adalah akibat dari perbuatan bejatmu dulu jadi orang kok celap celup
Ima Kristina
Julia memang gila dasar Mak Lampir
Ima Kristina
Jangan terbawa emosi Tiara kamu istri sah Tom dan Julia bukan siapa siapa
Ima Kristina
Kau harus punya kesabaran extra menghadapi Tiara yang sudah amat sangat kecewa terlebih dalam kondisi hamil pasti sensi
Ima Kristina
Bagus Tiara mendingan kamu tidur saja
Ima Kristina
Tuh kan belum belum sudah buat Tiara marah ... gimana mau percaya sama kamau
Ima Kristina
Tiara boleh dong untuk berjaga-jaga seandainya nanti perceraian terjadi dia masih punya penghasilan
Ima Kristina
Kasihan Gio
Ima Kristina
Mau ninaninu kok negosiasi soal siapa yang mengasuh anak
Ima Kristina
Ayo Tom semangat buat Tiara luluh harinya dan mau memaafkanmu
Ima Kristina
Tiara saat ini lagi galau karena kondisi Gio ditambah rasanya dia pingin nonjok muka Tom karena benci
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!