NovelToon NovelToon
Berondong Manisku

Berondong Manisku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Berondong / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.5
Nama Author: Kaa_Zee

Tamat (Dalam tahap revisi)

Mettasha, perempuan dewasa berumur 26 tahun. Pernah ditinggalkan pada saat hari pernikahan oleh calon suaminya yang sangat dicintai, membuat dia tidak lagi percaya akan cinta. Memendam segala rasa kecewa dan sakit hatinya seorang diri.

Hidup sebagai tulang punggung keluarga membuat Mettasha tidak ingin terlihat lemah, meski harus pura pura.

Hingga harus bertemu dengan Farrel, pria muda yang baru berusia 19 tahun. Yang penuh dengan kharisma.

Terpaut usia yang jauh tak menghalangi Farrel untuk menjadi warna baru dihidup Mettsha sekaligus menjadi keraguan yang teramat besar.

Mampukah Mettasha mengalahkan keraguannya?
Bisakah cinta Farrel menaklukan Mettasha?









Akankah Farrel mampu merubah perasaan Mettasha?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaa_Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2.Dasar bocah 2

"Duh duh duh..anak bunda cakep amat mau kemana?" Tanya Ayu melihat Farrel berjalan menuju ruang makan, menyugar rambut kebelakang dengan senyum mengembang di bibir, mencium pipi dan memeluk erat sang bunda.

cup..

cup..

cup..

Farrel terus menciumi sang bunda, membuat Ayu meringis namun tak melepaskan pelukannya. Farrel tidak malu untuk bergelayut manja meski usianya sudah 19tahun. Jika remaja lain sudah enggan melakukan hal itu, lain halnya dengan Farrel. Baginya hal itu menjadi moodbooster harian begitupun dengan ayu sang bunda.

Tak dapat dipungkiri lagi kedekatan mereka, mempunyai sifat yang sama persis membuat keduanya semakin lengket saja. Terlebih Farrel adalah anak tunggal, mendapat segala curahan kasih sayang dikeluarga Adhinata. Dialah Farrel Adhinata

"Ck..Ck..kalian ini seperti gak ketemu setiap hari saja, Ayah kan juga mau dipeluk bunda.." cetus Arya iri melihat anak dan istrinya begitu manja satu sama lain.

"Ayah udah tua, udah gak seger lagi "

"Ayah udah gak pantes dipeluk peluk" bales Farrel kemudian tanpa pelepaskan pelukan pada sang bunda.

Arya hanya bisa menggelengkan kepala heran melihat kelakuan anak dan istri nya. Tak lama kemudian Farrel melangkah mendekati Arya dan mengecup kilat pipi ayahnya, membuat Arya bergidik geli. Namun kembali sumringah karena disusul kecupan Ayu dipipi sebelahnya.

"Nah..kan ini mau ayah"

"Dasar ayah"

"Dasar bocah"

"Hari ini kamu mau kemana Ael" tanya Arya sambil menunggu sang istri mengoleskan roti dengan selai kesukaannya.

"Ael hari ini mau ke kampus yah, Ael ada kelas" seru Farrel

Arya mengangguk

"Ayah gak ke kantor hari ini?"

"Hari ini ayah mau anter bunda dulu, kerumah temannya"

"Biar urusan kantor sama Alan saja" tukas Arya lagi.

Farrel hanya mengangguk dan ber oh ria.

" Lho, kita hari ini ada meeting lho yah " Alan melangkah menuruni tangga.

Cup..

" Pagi bidadarinya Alan "

Alan mengecup pipi Ayu, ibu yang sudah merawatnya sejak kecil.

" Pagi sayangnya bunda " ucap Ayu membelai rambut Alan.

Farrel terlihat jengah, pasalnya mereka bersaing dalam bermanja manja pada sang ibu, meski Alan tidak begitu menunjukan nya.

Sementara Ayu tersenyum hangat meletakan roti yang sudah siap keatas piring masing masing.

"Bunda manja banget mau nya dianterin ayah terus kemana mana" ujar Farrel menggidikkan bahu nya.

"Kamu ini, gak tau ayah tuh sibuk terus di kantor, sementara kamu sibuk gak jelas terus, kamu juga, bunda kan kesepian dirumah" tukas Ayu menunjuk satu persatu tiga lelaki bergantian.

"Makanya kita kasih adik buat Farrel bun, yukk" balas Arya mengedipkan mata, menatap bunda.

Sementara yang di tatap tersenyum malu dan menundukan kepala sambil menggelengkan kepala.

Farrel melototkan matanya dan menatap kedua orang tua bergantian.

" Ayah ini, anak anak sudah besar "

" Justru itu kita harus bikin yang kecil bun "

"No, no Ael gak mau punya adik, Ael sudah besar, nanti ayah sama bunda makin lupa sama Ael, nanti Ael gak disayang lagi " tukas Farrel sambil memeluk bunda, menenggelamkan kepala nya ke ceruk sang bunda dengan gerakan ke kiri dan ke kanan hingga tubuh sang bunda ikut bergerak.

" Pffppt "

Alan menahan tawanya melihat tingkah laku Farrel.

" Apa lo ngetawain gue "

" Cih yang ngakunya sudah besar tapi malah gelayutan seperti anak monyet lo" tukas Alan.

" Bilang aja lo sirik, gak bisa kayak gue kan " sahut Farrel masih bergelayut.

"Sama saja anak sama bunda sama sama manja " Arya bergidik.

" Tau nih yah, gak ilang ilang tuh penyakitnya " cibir Alan.

" Awas aja loe "

" Apa"

" Sudah kalian ini, gak malu sama umur masih terus berantem gitu " kali ini Ayu yang berbicara.

" Tuh yang tua dia " Farrel menunjuk Alan.

" Ael kan muda muda, masih imut gini "

" Amit amit lo bukan imut " cibir Alan tak mau kalah.

Yaa Farrel memang sangat manja, apalagi Dimata Ayu, Ael memang tetap menjadi anak kecil. Apapun keinginan nya akan menjadi prioritas utama, begitupun dengan Arya sang ayah.

" Ini nih anak ayah " sungut bunda

"Anak bunda, jangan lupa bunda yang nampung lho"

"Iyaa bunda juga, kan ayah yang ngisi tampungan nyaa"

Mereka berdua pun tertawa bersama Sementara Farrel dan Alan hanya menggelengkan kepalanya melihat kedua orang tuanya.

"Ehem.."Arya berdehem.

"Ael " Arya memanggil pelan dan menatap Ael.

" Kapan kira kira kamu siap nak ?"

Alih alih menjawab Farrel terdiam, berhenti mengunyah, terlihat jelas perubahan diwajah imutnya, dahi nya berkerut menatap balik Arya dengan pandangan sendu.

" Ini nih yang gak gue suka" batin nya.

Farrel menatap Ayu seolah meminta bantuan untuk menghadapi situasi ini.

"Yah, sudahlah ayah jangan paksa Ael, biarkan anak kita menikmati masa nya sekarang, jangan terlalu menekan nya yah" Ayu buru buru menjawab.

Seakan paham akan tatapan anak kesayangan nya dan juga melihat perubahan yang diwajahnya membuat hatinya sedikit teriris.

Arya menghela nafas, entah sudah keseberapa kalinya pertanyaan yang sama dia lontarkan. Namun jawabannya tetap lah sama.

"Ahk gue harus segera cabut dari sini biar gak tambah panjang urusan nya " batin Farrel

"Yah, bunda, Lan Ael pamit yaa mau ngampus dulu" sesaat kemudian.

Farrel memang tak akan bisa menolak keinginan ayahnya, bukan keinginan tapi apa yang terucap dari mulut Arya adalah perintah baginya. Namun hati kecil Farrel selalu menolak perintah yang satu itu. Belum saatnya fikirnya.

" Iyaa sayang" sahut Ayu mengelus lembut bahu Ael.

" Hem" jawaban sang Ayah kecewa.

Farrel pun segera keluar dari rumah setelah berpamitan, bersiul sambil memegang kunci mobil yang dia putarkan di jari telunjuknya..

" Kali ini gue selamet lagi " entah kalo nanti" hufh gumam Farrel mengelus dadanya.

"Mang Ujang buka gerbangnya mang, Ael mau pergi" teriaknya

"Iyaa den" jawab mang Ujang sambil berlari ke arah gerbang dan segera membukanya.

"Hati hati dijalan yaa den jangan ngebut, kalo den Ael ngebut nanti gak keliatan kalo ada cewe cantik den " goda mang Ujang

"Emangnya kalo udah keliatan ada cewe cantik mau apa mang" tanya Ael mengkerutkan dahi

"Iyaa ajak kenalanlah den, masa disakuin wkkwk"

Farrel tergelak mendengar lelucon yang garing itu. Farrel segera masuk kedaam mobil, menyalakan mesin, kemudian melajukan mobilnya, bersiap memecah jalanan ibu kota menuju salah satu universitas ternama di kota ini.

.

.

.

.

sepatah kata othor😋

Hai ini karya kehaluan pertamaku, ternyata rumit juga yaa menulis itu. Kkwkwk gak segampang aku bayangin. Pyuuuuuh!!!

Semua ide yang ada di kepala buyar begitu saja ketika aku ngetik, kwkwk dasar peak yaak!!

Salut deh buat Author Author yang mampu membuat karya yang kereen. Semoga suatu hari nanti aku bisa seperti mereka yang udah femes yaa.

Semoga suka baca nyaa.🤗

Terima kasih.

1
Hadijah Dijah
tapi lebih dewasa lakii2 daripada perempuan padahal fia sdh berumur jafi lebay
Hadijah Dijah
tinggalkan sj itu perempuan kamu ganteng masih muda lg dia sdh berumur tinggalkan sj itu istrimu fares terlalu bamahal sdh miskin ba gaya
Atin Supriyatin
membaca novel ini tuh aku kayak jadi berasa muda lagi,jadi senyum senyum sendiri.ya Allah....ampuni hambamu,karena aku jadi berhalusinasi tingkat tinggi😁
Zєє wallupattma: Hihihi.... gpp kak, othornya juga suka gitu sama /Facepalm//Heart/
total 1 replies
S H 10
knpa jumpa metta lagi yaa..
S H 10
sabar farrel.. gak usah terburu buru.. /Grin//Grin//Grin/
S H 10
adakah metta akan tahu dia sebenarnya bekerja ngan farrel.. /Casual/
S H 10
waduhhh.. /Shy//Shy//Silent//Silent/
S H 10
bunga belum mekar sepenuhnya /Awkward//Angry//Drool/
S H 10
nott baddd /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
S H 10
apakah itu?? adakah itu cincin /Doubt//Doubt/
S H 10
seorang yang lucu n ngeselin /Tongue//Facepalm//Facepalm/
S H 10
cemburu ama bocil lagii.. /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
S H 10
klau ku sih.. ferrel tu lucu n gemesin/Facepalm//Facepalm/
S H 10
terserah lahh.. percaya atau kagak?? /Chuckle//Chuckle/
S H 10
wahh.. bucin /Awkward//Angry//Drool/
S H 10
semua tu salah faham yaaa.. /Facepalm//Facepalm/
S H 10
/Hey//Hey//Hey//Hey/
S H 10
/Awkward//Chuckle//Chuckle//Awkward//Awkward/
S H 10
/Doubt//Doubt//Doubt//Doubt/
S H 10
waduhhh ketahuan dehh/Chuckle//Chuckle/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!