NovelToon NovelToon
Menikahi Sahabat Papa

Menikahi Sahabat Papa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nandira

Aku tak mempunyai daya ketika Papa yang terbaring sakit mempunyai permintaan terakhir. Aku harus menikah dengan sahabat papa atas kemauan terakhir papa. Tidak mungkin aku menolak permintaan orangtuaku satu satunya.

Apakah aku akan bahagia hidup dengan sahabat papa? Jangan lupa baca novel ini,nantikan terus update cerita setiap harinya.

jangan lupa juga baca novel "Cinta dan Sahabat" Selamat membaca reader's semoga kalian suka dengan karya karyaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nandira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 // Perbincangan Sebelum tidur

Ya! Aku Hevanly Hadikusuma, lebih tepatnya sekarang Nyonya Hevanly Sutopo. Aku tidak tau rencana Indah apa yang Tuhan berikan kepadaku. Tapi dengan semua kejadian ini, aku menjadi wanita yang lebih kuat lagi.

----

"Van, ayo turun. Sudah waktunya makan malam" Ucap Gustaf dengan menarik tangan Vanly secara perlahan.

Setelah sampai di meja makan, Gustaf menarik kan kursi untuk Vanly, dan mengambilkan nasi untuk Vanly. Namun Vanly hanya diam tak berkutik. Hingga akhirnya Gustaf menyodorkan sesuap nasi untuk Vanly.

"Kamu harus makan" ucap Gustaf.

"Aku tidak lapar om" jawab Vanly dengan memalingkan muka.

Namun Gustaf memaksa Vanly untuk tetap memakan sesuap nasi yang ada ditangannya. Gustaf takut jika Vanly tidak makan akan berpengaruh pada kesehatannya. Akhirnya Vanly makan dengan lahap nya setelah disuap oleh suaminya. Setelah mereka berdua kenyang Gustaf mengajak Vanly kembali ke kamar untuk beristirahat.

----

Sampai di kamar Gustaf segera membersihkan dirinya, sedangkan sebelum makan Vanly sudah membersihkan dirinya terlebih dahulu. Vanly duduk melihat di sekitarnya, mengamati kamar Gustaf yang berwarna biru muda. Banyak foto yang tertempel di dindingnya. Bahkan ada foto Gustaf saat menghadiri pernikahan mama papanya. Sesekali Vanly terlihat tersenyum melihat foto itu, karena dia tak menyangka sahabat papanya akan jadi suaminya.

Tiba-tiba Gustaf menyentuh pundak Vanly sehingga ia tersadar jika Gustaf dari tadi memperhatikannya. Seketika Vanly salah tingkah. Gustaf yang melihatnya pun langsung tersenyum dengan manisnya.

"Dulu, waktu Bams dan Rida menikah umur mereka sangatlah muda. Bams berumur 20 tahun, dan Rida berumur 17 tahun saat itu" Gustaf mengakhiri pernyataannya dengan senyuman.

"Apakah Papa sangat mencintai mama saat itu?" tanya Vanly dengan semangat.

"Ya! Bams sangat mencintai Rida. Bahkan aku akan meniru Bams dalam menyalurkan cintanya pada istrinya" Jawab Gustaf sambil menarik tangan Vanly menuju ke atas kasur.

Vanly hanya terdiam. Ia tidak tahu dengan perasaannya saat ini. Dia juga tidak tahu bagaimana perasaan Gustaf padanya. Yang ada dalam fikirannya saat ini dia hanya ingin mengimbangi pemikiran Gustaf yang jauh lebih tua darinya. Jelas saja umurnya saat ini 18 tahun sedangkan Gustaf sekarang berumur 38 tahun. Namun wajah Gustaf sama sekali tidak terlihat seperti lelaki umur 38 tahun. Gustaf sangat terlihat gagah karena ia sangat rajin berolahraga, dadanya bidang, otot ditangannya terlihat besar, bahkan wajahnya terlihat seperti orang berumur 25 tahun.

----

"Tidurlah Van, ini sudah malam. jagalah kesehatanmu dengan baik" Ucap Gustaf dengan mengelus pucuk kepala Vanly.

Vanly hanya terdiam melihat sikap sahabat papanya itu. Dia merasa nyaman dengan perlakuan Gustaf.

"Om..." Ucap Vanly dengan lirih.

"apakah kau akan memanggilku om untuk seterusnya?" jawab Gustaf dengan sabar.

"Maaf kan aku, aku bingung harus memanggilmu dengan sebutan apa" sahut Vanly dengan menundukkan kepalanya.

Gustaf segera mengangkat dagu Vanly dengan perlahan "Aku suami mu Van, jika kamu tidak keberatan panggil aku dengan sebutan 'mas'. seandainya kamu keberatan silahkan panggil aku sesuka hatimu" ucap Gustaf memberi pengertian.

Seketika suasana di kamar itu hening. Namun Gustaf langsung memecahkan keheningan itu.

"Van, kamu tadi mau bicara apa?" Tanya Gustaf memecah keheningan.

"emm.. apakah kau akan menemaniku tidur disini om?" Tanya Vanly, seketika ia langsung membenarkan perkataannya "eh maksudku mas"

Gustaf tersenyum "apakah kau keberatan aku tidur disini bersamamu? jikau kamu merasa keberatan aku akan tidur di kamar sebelah"

Vanly langsung merasa bersalah melontarkan pertanyaan itu. Seharusnya dia sadar kalo Gustaf adalah suami sah nya. Tidak seharusnya ia menanyakan hal yang tidak penting itu.

"Maaf kan aku mas, bukan maksudku mengusirmu. Aku hanya belum terbiasa. Tetaplah disini bersamaku" Sahut Vanly dengan lirih.

"Baiklah, segeralah berbaring dan tidurlah. ini sudah malam." ucap Gustaf

Cup..

Vanly terkejut mendapat kecupan di keningnya. Namun Gustaf menenangkannya, seakan-akan tidak terjadi apa-apa.

Halo readers ❤

jangan bosen bosen ya baca karya author,

jika ada saran ataupun kritik silahkan tulis di kolom komentar.

***jangan lupa baca karya mimin yang lainnya "Cinta dan Sahabat"

Semangat untuk hari2nya guys❤***

1
Qaisaa Nazarudin
Aku suka peran lelaki/Suami kek Gustaf,Biasanya di novel2 lain kalo si Mantan dtg lagi pasti akan disambut dgn baik,sampai sanggup menghianatin istri,Selingkuh sampai melakukan hubungan badan dgn badan,setelah itu nikah diam2 dgn mantan,Padahal dulu si Mantan yg sudah meninggalkan nya dan berselingkuh,Heran aku dgn lelaki Nodoh kek gitu,.
Qaisaa Nazarudin
Nah gitu dong,mending jujur aja,dari isteri mu mendengar dr mulut orang lain..
Qaisaa Nazarudin
Tapi ya gak gitu juga,Vanly bukannya selingkuh di belakang Gustaf,Cumannsalah posisi tidur aja,Juga kenapa bukan Gustaf yg duduk di sebelah Vanly..Umur boleh tua,tapi ego kayak anak abg..
Qaisaa Nazarudin
Terlalu lebay menurutku,Salah posisi tidur jyga di permesalahkan,Udah tau diri itu posesif kenapa bukan kamu yg duduk disebelah isteri kamu,Vanly juga terlalu banyak mengalah..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Bukannya salah kamu Van..Sesiapa saja yg berada di posisi kamu akan melakukan hal yg sama,malah lebih lg,Salahnya lakik kamu sendiri yg gak jujur,Dari awal mereka ketemu juga sikapnya Gistaf sudah mencuriga kan,chatnya juga marah saat kamu bukak hp nya,Siapa juga yg g marah coba...ckck..
Qaisaa Nazarudin
Wanita dewasa sekitar 30 han,Satu skolahndgn Gustaf dan sahabat,Berarti tuh cewek juga udah tua ya,Tapi masih ganjen aja,malu maluin...
Qaisaa Nazarudin
Gila nih cewek,,Sudah punya lakik dan anak juga, Gustaf harusnya jujur aja kalo kamu udah punya istri,biar g di ganggu lg blokir aja,Nih cewek apa suaminya gak perhatiin sikap istrinya..ckck..
Qaisaa Nazarudin
Lho kok gitu? Dengan kedatangan Mantan,Gustafnlangsung berubah.. Ciihh lelaki semuanya sama,Manis saat belum mendapatkan jak jya saja,Setelah dapat di campakkan..
Qaisaa Nazarudin
Lho kok udah jebol belum gawangnya..??
Qaisaa Nazarudin
Apakah Gustav emang udah suka Vanly dari dulu? Soalnya udah 38 tahun juga,tapi belum menikah,Apa emang dia menunggu Vanly..🤔🤔🤔
kafamudiya '80
bagus banget... ceritanya...
baca cerita ini, kangen suami.....
kafamudiya '80
nggak hamil jiga suami tetep manjain... 😁
Rini Maryani
lanjut
A Z I Z A H
kapan dilanjutkan ceritanya
Atiek Rahmawati
Kompres demam pakai air hangat, bukan air es
Erna Fadhilah
kok blm lanjut ",,,, apa udah tamat thor,,,, kok sedikit banget siiiii,,, padahal ceritanya bagus thor aku suka
Erna Fadhilah
ibunya asisten jun kok di tinggal sendiri thor??? kan kasihan dia sendirian
Erna Fadhilah
semoga mas gustaf ga kecelakaan 🤲🤲🤲di pesawat itu
Erna Fadhilah
sayang sama istri kok jarang tlp,,, kan krng pas,,,so'alnya kan berjauhan
Erna Fadhilah
kok visualnya mas gustaf aja,, yg lain mana???🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!