Aku hanya sesekali berpapasan dengannya, di lift, di koridor. Ya, dia tampak seperti pria biasa. Hanya sedikit aneh. Wajahnya dingin, tanpa senyum, bahkan nyaris tanpa ekspresi. Walaupun kuakui sebenarnya dia sangat tampan, dengan rambut cokelat berantakan dan mata birunya. Aku baru melihatnya beberapa hari ini. Sepertinya dia baru pindah ke gedung apartemen ini. Dan sepertinya, dia tinggal tepat di samping flatku. Kupikir dia semacam nerd atau apalah itu - Kirana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady Magnifica, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 1
"Tolong beri aku waktu satu minggu lagi, aku akan melunasinya. Aku mohon!"
Pria paruh baya yang telah babak belur itu bersimpuh mencium kaki Hayden yang tak bergeming dengan tatapan sinis dan wajah angkuhnya.
"Aku tidak mempunyai wewenang untuk memberimu tenggang waktu, Mr. Moore. Kau lunasi hutangmu sekarang, atau mati!"
Pria yang dipanggil Mr. Moore itu semakin merapatkan wajahnya pada kaki Hayden. Memohon - mohon pada pria tampan berkaca mata hitam itu untuk mengampuninya.
Hayden menarik nafas dalam - dalam. Diraihnya pistol dari balik mantelnya, lalu diarahkan ke atas kepala Mr. Moore yang masih menempel di kakinya.
"Please." Mr. Moore masih meratap padanya. "Don't kill me (jangan bunuh aku)."
Hayden menggeleng. Satu tembakan tepat mengenai bagian belakang kepala pria paruh baya itu. Dia pun terkapar bersimbah darah.
"Sorry, Mr. Moore. Nothing personal, it's just business."
Hayden tersenyum miring. Disimpannya kembali pistol yang baru saja dia gunakan untuk meledakkan kepala pria paruh baya itu di balik mantel panjangnya. Lalu melangkah meninggalkan ruangan berdesain klasik itu dengan langkah seringan angin.
Dua orang berpakaian hitam dan juga berkaca mata hitam bergegas masuk ke dalam ruangan untuk membereskan kekacauan yang dibuat oleh Hayden.
***
***
***
***
Hi, aku Lady Magnifica.
Salam jumpa kembali ya. Ini novelku yang entah kesekian kalinya. Moga - moga nggak mangkrak dan selalu in the mood untuk ngelanjutinnya.
Enjoy!
hayden kasian kau, gmn reaksimu saat tau bosmu yg menghabisi pacarmu
dan hati"lah x ini sakira akan jd target berikut'a
bhs asing lgsg diartikan, drpd hrs nunggu di akhir part👍
saran aja... sebaik'a lgsg bhs indonesia
ribet klo hrs baca di akhir
pembaca pasti paham koq ini kejadian di LN👍
udh tau gk bisa byk minum alkohol, ngeyel