NovelToon NovelToon
Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami
Popularitas:636.3k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Lorenzo Matteo Romano sudah mantap menceraikan Alina Seraphine Bellamy, setelah tiga tahun menikah.

Namun, kecelakaan terjadi tepat setelah Lorenzo mengajukan perceraian. Ketika sadar, Lorenzo justru mendapatkan kemampuan aneh—ia bisa mendengar isi pikiran Alina.

Betapa terkejutnya Lorenzo saat mengetahui bahwa wanita yang selama ini terlihat begitu patuh ternyata menyimpan segudang rahasia, keluhan, dan komentar pedas yang tak pernah berani diucapkannya.

Lorenzo akhirnya memutuskan berpura-pura amnesia agar perceraian mereka batal.

Sayangnya, rencana itu justru membuat Alina semakin stres. Sebab, di depan Lorenzo, Alina harus tetap menjadi istri yang lembut dan penurut.

Sementara di dalam hatinya, “Ya Tuhan, kenapa orang ini belum juga ingat kalau dia mau menceraikanku?!”

Sejak saat itu, pernikahan mereka berubah menjadi permainan rahasia: seorang istri yang tak sadar isi kepalanya bisa didengar, dan seorang suami yang berbalik mati-matian mempertahankan pernikahannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Seminggu kemudian, kondisi Lorenzo cukup stabil untuk pulang. Dokter memperbolehkannya meninggalkan rumah sakit dengan catatan harus menjalani rawat jalan dan fisioterapi.

Kaki kirinya masih belum bisa digunakan dengan normal akibat cedera. Karena itu, untuk sementara Lorenzo harus menggunakan kursi roda untuk sementara waktu.

Siang itu, Alina berdiri di depan rumah sakit sambil memegang tas Lorenzo. “Mobil kita belum datang?”

Salah satu staf keluarga menjawab lewat telepon. “Maaf, Nyonya. Jalan utama macet parah. Mobil masih tertahan.”

Alina melihat jam. Kemudian melihat Lorenzo. Lalu melihat jalanan yang sangat panas dan berdebu.

“Kalau menunggu mobil, bisa sampai malam.”

Dia mengeluarkan ponsel. “Aku pesan taksi saja.”

Lorenzo mengangkat alis. “Kamu yakin?”

“Yakin.”

Beberapa menit kemudian, taksi datang. Alina memasukkan tas terlebih dahulu. Kemudian membuka pintu belakang.

Sementara Lorenzo menggerakkan kursi rodanya mendekat. Namun, saat itu Alina sudah masuk lebih dahulu dan duduk manis.

Pintu ditutup. “Berangkat!”

Supir menoleh. “Sudah semuanya, Nyonya?”

Alina mengangguk. “Sudah.”

Lorenzo masih berada di pinggir jalan hendak membuka pintu mobil dibuat terkejut karena tiba-tiba kendaraan itu melaju meninggalkan dirinya.

Dengan wajah yang perlahan berubah menjadi sangat gelap, Lorenzo berteriak, “ALINA!”

Dengan perasaan bercampur amarah dan takut ditinggal, Lorenzo menggerakkan keduanya tangannya dengan cepat mengejar taksi.

Alina menoleh karena merasa ada yang memanggil namanya. Begitu melihat Lorenzo mengejar sambil naik kursi roda, mata wanita itu langsung membesar dan mulut menganga.

Alina pun langsung menepuk jidat. “Ya ampun!”

“Alina, tunggu aku!” teriak Lorenzo.

“Pak! Berhenti!”

Supir mengerem. Di spion terlihat seorang pria yang sedang menggerakkan kursi roda dengan susah payah.

“Nyonya, itu suaminya tertinggal!”

Alina menutup wajah.

“ASTAGA! AKU MENINGGALKAN SUAMIKU DI JALANAN!”

Lorenzo akhirnya sampai di dekat taksi. Wajahnya merah karena marah dan lelah. Napasnya ngos-ngosan seperti hendak dicabut nyawa.

“Alina!”

Alina buru-buru turun. “Maaf!”

“Kamu pergi meninggalkanku!”

“Aku lupa.”

“LUPA?” Lorenzo menunjuk dirinya sendiri. “Aku duduk di kursi roda!”

“Aku tahu.”

“Kalau tahu, kenapa ditinggal?”

Alina menggigit bibir.

“Karena aku sudah terbiasa pergi sendiri selama tiga tahun ini. Kalau biasanya bepergian, aku memang tidak pernah menunggu kamu.”

“Masalahnya, sekarang kamu seperti kotak freezer hidup.”

Lorenzo menatapnya tajam. “Aku bukan kotak freezer.”

Alina membeku sejenak. “Aku tidak bilang kamu kotak freezer.”

Lorenzo terdiam.

Alina segera tersenyum. “Ayo, masuk.”

Lorenzo masih kesal. “Aku tidak percaya kamu bisa lupa membawa suamimu sendiri.”

Alina membantu mendorong kursi rodanya. “Maaf.”

“Ya ampun, si kulkas sekarang cerewet sekali. Seharusnya aku membawa label besar bertuliskan: JANGAN LUPA SUAMI KETINGGALAN.”

Lorenzo menahan napas. Dia ingin marah, tetapi sulit. Karena sebenarnya dia tahu Alina tidak sengaja. Dan bagian dirinya yang lain justru geli.

Setelah sampai di rumah, Alina membantu Lorenzo masuk ke kamar utama. Kamar pribadi Lorenzo. Tempat yang selama tiga tahun hampir tidak pernah dia masuki bersama Alina.

Alina membantu Lorenzo memindahkan ke tempat tidur. “Sudah nyaman?”

“Sudah.”

“Kalau begitu aku pergi.” Alina berbalik.

“Kamu mau ke mana?” Lorenzo bertanya sambil berbaring dan sebelah tangannya menahan tangan istrinya.

Alina menoleh. “Aku tidur di kamarku sendiri.”

Lorenzo langsung mengerutkan kening. Dia baru ingat kalau selama menikah tidak pernah tidur sekamar, kecuali ketika menginap di rumah keluarga mereka.

“Tidak bisa. Kita harus tidur di tempat yang sama.”

Mata Alina membesar. “Kenapa?”

Lorenzo menatapnya. “Karena aku sedang sakit. Kamu istriku.”

Alina terdiam.

“Lagi-lagi kartu istri. Kemarin aku istri untuk membersihkan tubuhmu. Hari ini aku istri untuk menemanimu tidur. Besok apa? Menjadi istri untuk memandikan dirimu?”

Lorenzo menahan senyum.

Alina masih menatapnya dengan curiga. “Kamu tidak bisa tidur sendiri?”

“Tidak bisa!”

“Dulu kamu bisa,” ucap Alina menyindir.

“Sekarang berbeda.”

Alina menyipitkan mata. “Apanya yang berbeda?”

Lorenzo terdiam beberapa detik. “Aku tidak mau sendirian.” Kalimat itu terdengar lebih jujur daripada yang dia rencanakan.

Alina terdiam. Ekspresinya sedikit melunak. Namun di dalam hati....

“Ya Tuhan. Ini orang kenapa tiba-tiba level menyebalkan berbeda?”

”Dulu dia tidak mau sekamar. Sekarang aku mau pergi malah ditahan. Benar dugaanku, kecelakaan itu membuat otaknya berubah miring sedikit?”

Lorenzo memandangnya. Mungkin memang berubah. Setidaknya sekarang dia mulai melihat Alina. Bukan sebagai perempuan yang dipaksakan menjadi istrinya. Tetapi sebagai wanita yang selama tiga tahun ternyata berdiri begitu dekat dengannya dan sama sekali tidak pernah benar-benar dia kenal.

“Alina.”

“Apa?”

“Mulai malam ini, tidur di sini.”

Alina menatapnya lama. “Apa tidak ada pilihan?”

“Tidak.”

”Baiklah. Kalau begitu, aku akan tidur di sini. Toh, aku sudah pernah melihat perutnya. Masalahnya sekarang....”

Tiba-tiba saja Lorenzo membuka bajunya dan memperlihatkan badannya yang bisa membuat Alina ngiler.

“Kenapa kamu buka baju?!" pekik Alina dengan muka merah merona.

“Aku biasa tidur tanpa memakai baju. Adem,” balas Lorenzo.

Alina melirik Lorenzo dari ujung kepala sampai kaki.

”Bagaimana caranya aku bisa tidur dengan tenang, jika di sampingku ada suamiku yang ternyata punya tubuh yang jauh lebih menarik daripada pria khayalanku?”

Lorenzo membeku. Senyum kecil muncul di wajahnya. Dia merasa keputusan berpura-pura amnesia itu terasa seperti keputusan paling menguntungkan yang pernah dia buat.

1
Felycia Fernandez
pantesan gak update ya kk Thor,semoga cepat sembuh ya kk.banyak minum air putih hangat kk...
Hadi Mulyono
ini bab panjaang
Atik Kiswati
next......
RiriChiew🌺
emang salah nya kamu ed , dulu hrusnya tanya Lorenzo dulu gimana kejadian nya bukan langsung menuduh dan balas dendam kaya beginii 😔
Inooy
setelah semua misteri kematian Xavier terbuka dengan jelas, nyesel kan kamu Ed?
maka nya sebelum kamu benar2 menyalahkan seseorang atas kematian kaka mu..sebaik nya kamu telusuri dulu kebenaran nya sampai sedetail detail nya, jangan hanya meliat sepotong video yg g lengkap kamu langsung menyalahkan orang tanpa tau kebenaran yg sebenar benar nya....
setelah smua nya terbuka, sekarang kamu tanggung konsekuensi dendam mu Ed..karena akibat dendam mu kamu mencelakai Lorenzo yg notabene telah berusaha menyelamatkan kaka kamuu...
jadiiii siap2 hukum yg akan mengambil alih masalah kamu, Ed....
ryuka
haduuhh edgar kamu terlalu sulit mempercayai nya ya
Inooy
Ya Allah aq kira kaka sehat2 aj, pantesan up nya lama..aq pikir lg rehat sejenak utk mengembalikan mood yg suka naik turun, ternyata rehat nya benar2 rehat karena sakit 🥺
cepet sehat dn pulih lg y ka Santi,,biar Alina dn Lorenzo nya g kesepian 🤭
sehat selalu kakaaaa...!!!!
Inooy
sekarang kamu mengakui klo Lorenzo membantu kalian utk bebas dr penyekapan..kenapa waktu om Roberto belum datang dn belum berbicara soal kebebaran tetang kejadian belasan tahun k belakang,,kamu dn Pabio dengan yakin nya menyalahkan Lorenzo..kamu takut ama kemarahan om Roberto yg sangat amat melindungi alorenzo??
maka nya klo mo ngomong kebenaran itu d pikirin dulu baik buruk nya,,jangan hanya demi menyelamatkan diri sendiri kalian mengorbankan orang lain...lagian udh jelas2 4 kluarga udh berbicara tentang kejadian itu dn udh saling menerima dn memahami nya..kenapa kalian tiba2 seolah olah g tau apa2??? 😡
Inooy
nah lhoo saksi hidup lain nya masih ada, dn saksi hidup nya bakalan murka ama kalian Pabio dn Darius..karena pernyataan kalian yg asal bunyi udh bikin seorang Lorenzo d siksa Edgar....
siap siaaaap kalian menerima erupsi nya seorang Robertoo!!!! ha ha haaaa
Inooy
tuuuh kaan kalian g bisa menjelaskan secara rinci, padahal kalian jg korban penculikan tersebut..aneh aj kalian langsung menyalahkan Lorenzo, padahal dr awal kalian d sekap kalian tau Lorenzo jg tertangkap..dn tau jg gimana berusaha keras nya Lorenzo membantu kalian utk bebas,,tp koq sekarang malah seolah olah Lorenzo yg bersalah atas kematian Xavier..ada apa dengan kalian??

bikin emosi aj s Pabio ama s Darius inii..😤
Inooy
dn kalian jg jangan asal men-judge Lorenzo..tooh video kalian cuma sepotong d tambah lg kalian keburu pingsan kaan..jd kronologi keseluruhan nya tidak tau pasti.....
hati2 atas pernyataan kalian, orang yg kalian fitnah bukan orang sembarangan..kalian seolah olah menuduh Lorenzo 100% bersalah, kalian menuduh Lorenzo menjadikan Xavier tameng bagi diri nya..padahal kalian tidak tau d balik tubuh Xavier yg tidak secara langsung membentengi tembakan bagi Lorenzo...kalian hanya berasumsi sendiri, ato mungkin kalian hanya berlindung dr kemarahan Edgar?
tp kalian menyepelekan kemarahan nya Alina dn papa Alessandro klo terbukti pernyataan kalian membuat Lorenzo menderita dn terluka!!!
Ummee
iyaa... knp si edgar bebal banget, gengsi kali ya mau ngaku salah

semoga lekas sembuh kak, sehat²...
Arin
Biar Edgar tau sebab dan akibatnya karena berusaha mencelakai Lorenzo. Akibat dendam lama yang salah sasaran
Ummee
lah... ternyata pengkhianat nya orang yg ditolong dulu, apa motifnya coba?
tau gitu dulu jgn ditolong
Inooy
ternyata teman lucknat yg udh bikin Edgar salah paham dn mengakibatkan Lorenzo jd bulan bulanan dendam nya Edgar....
Pabio dn Darius kalian layak nya anjing yg lg kejepit d tolongin, tp ngebalas gigit orang yg nolongin kalian ckckck....
seandai nya dulu kalian g d tolongin Lorenzo, aq yakin kalian g akan hidup kaya sekarang..kalian benar2 teman durjanaa, g mikir apa ketika Lorenzo mati matian nolongin kalian..sampe2 Lorenzo mempertaruhkan nyawa nya jg??? 😡
sekarang malah kalian memutarbalikkan fakta..ingaaat hukum tabur tuai Pabio, Dariuuus!!!! 😤
Halimah
Makanya Gar....Edgar jd orang tuh yg pinter jgn bodoh.Cuma dr potongan sebuah video singkat km lgsg menyimpulkan sendiri tanpa km cari tau kejadian sebelumnya gmn Malu ga Lo skrg???? pasti malu laaaah
Halimah
Emang iya bebal bgt si Edgar...Getok aja thor pake palu biar pinteran dikit🤣🤣🤣
Semangat thor semoga lekas sehat ya
Uba Muhammad Al-varo
Edgar makanya kepintaran otak mu dipakai untuk menyelidiki kebenaran yang sebenarnya terjadi bukan malah pintar kebelingger jadinya salah paham 🤔🤔🤔
Halimah
Tegang bgt bacanya...Itu Pablo n Darius oon apa gmn sih? udah d tolongin malah kek gitu
Pa Muhsid
gak tau bakal dikibulin Sama nyonya muda mu Antonio
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!