NovelToon NovelToon
The Cold Princess

The Cold Princess

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Perjodohan / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

[Bukan Novel Terjemahan] [Original Karya Penulis]

Seorang mahasiswa melakukan penelitian di hutan, saat dia merasuk lebih dalam ke jantung hutan, dia menemukan sebuah lubang hitam besar. Karena rasa penasaran dia mendekat ke arahnya. Namun, siapa sangka dia akan terseret ke dalam.

Seorang gadis yang dianggap terkenal lemah berencana bunuh diri saat tau akan menggantikan kakak tirinya untuk dinikahkan dengan pangeran yang terkenal gila di seluruh kekaisaran.

***

Bagaimana jika mahasiswa itu menggantikan sang gadis untuk menikah? Akankah mereka berdua bekerja sama untuk balas dendam karena kemiripan wajah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1 : Muka Yang Sama

[Pernah Up di Akun Berly Re dengan judul yang sama!]

[Bukan Novel Terjemahan]

[Orisinal Karya Penulis]

.

.

.

.

Fang Hua, seorang mahasiswa dari Universitas ternama di China ditugaskan untuk meneliti sebuah hutan di pelosok bersama dengan dua rekannya. Terdengar kabar bahwa di dalam hutan tersebut terdapat spesies tumbuhan yang sangat langka.

" Fang'er kau yakin akan menelusuri ini lebih dalam?" Tanya Jiali memandang tiap pepohonan dengan tatapan ngeri.

Fang Hua masih setia dengan wajah datarnya. "Tentu saja." Balasnya santai dengan lebih mengeratkan tas ranselnya.

" Aku merasakan ada sesuatu yang salah di hutan ini. Sudah satu jam kita di sini, tapi sama sekali tak menemukan tumbuhan langka itu." Celetuk Xinxin yang posisinya diampit oleh Fang Hua dan Jiali.

Fang Hua menghela nafas panjang.

Berurusan dengan manusia penakut seperti mereka berdua memang sedikit rumit. Mereka payah. Berbeda dengan Jiali dan Xinxin, Fang Hua adalah sesosok gadis yang pemberani, hal itu dikarenakan sejak kecil sudah dilatih beladiri dan ilmu obat-obatan oleh orang tuanya yang sekarang merupakan mantan agen kepolisian.

" Sudahlah ayo cepat, sebelum larut." Ujar Fang Hua. Dia mulai melangkah ke depan. Memimpin perjalanan dua rekannya.

.

.

.

" Eh? Kemana mereka?" Fang Hua mulai tersadar saat tak terdengar suara derap kaki. Dia celingukan kesana kemari mencari dua kawannya. Kenapa tiba-tiba derap kaki milik dua kawannya lenyap?

Tidak menemukan, Fang Hua berdecak kasar. " Apakah mereka tidak mengikutiku?" Lontar nya dengan nada kesal.

" Ya sudah, aku berjalan sendiri saja." Pikirnya, ia kemudian melanjutkan langkahnya. Kaki Fang Hua menginjak tiap daun dan ranting yang berjatuhan, menimbulkan suara gemerisik yang khas. Beruntung selama perjalanan Fang Hua tak menemukan hewan buas.

" Apa itu?" Fang Hua menghentikan langkahnya ketika melihat sebuah lubang hitam yang cukup besar di tengah hutan hingga dapat dilihat di posisinya sekarang. Anehnya, disekitar situ tidak ada pohon.

Rasa penasaran mendera pikirannya. Meski tubuhnya menegang melihat terdapat pusaran di lubang itu, namun itu semua tak mengalahkan rasa penasarannya.

Fang Hua merogoh tas nya dan menemukan handycam, memegang handycam erat. Menelan salivanya kasar. Pikirannya ia kontrol agar selalu berpikir positif, kemudian ia memberanikan diri untuk mendekat ke arah lubang itu.

Ketika kakinya hanya berjarak satu meter dari lubang itu, Fang Hua merasa tubuhnya seperti terseret ke dalam nya dan lubang terasa bergerak ke arahnya.

" Aaaa."Fang Hua menjerit sekencang mungkin saat seluruh tubuhnya terperosok ke dalam pusaran itu.

.

.

.

.

Danau Zaoyhang

Luo Huanran bersimpuh sembari terus meneteskan buliran bening dari kelopak matanya. Bulu matanya yang lentik telah basah terguyur cairan bening. Mata nya menatap cekungan air di hadapannya lekat.

" Ini memang sudah seharusnya. Salahkan saja aku yang tidak berguna." Ujarnya ditengah isakan. Mungkin lebih tepatnya adalah kata-kata terakhir sebelum ajal.

Luo Huanran memejamkan matanya, ia telah memantapkan niatnya untuk mengakhiri hidupnya. Bangun dari posisi, Luo Huanran merentangkan tangannya.

Namun, tiba-tiba saja ada tangan yang mendekap kaki nya dari arah danau. Luo Huanran tersentak kaget dan membuka kelopak matanya. Tekad nya untuk bunuh diri akhirnya menciut.

Maniknya menatap ke arah bawah, nampak seorang gadis dengan nafas yang tersengal seperti sehabis berenang dari danau.

" Hei, bantu aku berdiri." Pinta Fang Hua yang setengah tubuhnya masih menyatu dengan air. Tas ranselnya masih menempel dipunggungnya yang menyebabkan dirinya susah bergerak.

Luo Huanran yang kebingungan tidak melakukan apapun. Ia hanya terus memandangi Fang Hua.

" Hei, jangan hanya diam! Bantu aku berdiri!"Fang Hua meninggikan nada suaranya dengan sisa tenaga.

Luo Huanran langsung menuruti kata Fang Hua. Membantunya menyeret badan Fang Hua keluar dari danau sepenuhnya. Kini Fang Hua tengah terkapar di rerumput dekat danau.

" Beruntung aku masih hidup." Ujar Fang Hua menghela nafas panjang.

" Terima ka ---" Ucapan Fang Hua tercekat saat melihat rupa dari Luo Huanran yang sangat persis dengan wajahnya. Hanya pakaian mereka yang berbeda.

Dia mendekatkan wajahnya ke arah Luo Huanran. Meneliti tiap titik di rupanya yang penuh guyuran air mata kering."Bagaimana mungkin!" Ia berteriak dengan mata nya yang mendelik. Membuat Luo Huanran gemetar ketakutan.

" Siapa kau sebenarnya heh? Bagaimana wajahmu bisa semirip ini denganku." Tanya Fang Hua dengan kening berkerut.

" Namaku Luo Huanran. Soal wajah, aku juga tidak tau. Mungkin saja itu semua takdir." Balas Luo Huanran dengan lemah lembut dan senyum tipis.

Sungguh gadis yang sangat sopan, pikir Fang Hua. Oh ya ampun dirinya bahkan lupa mengenai handycam miliknya. Tangan Fang Hua meraba sekitar, ah sial dia tidak menemukan handycam miliknya. Kalau pun menemukan, mungkin handycam itu sudah tidak berfungsi karena air.

Fang Hua kini mulai merogoh tas nya. Mencari benda berguna semacam ponsel atau ht. Huh, melihat kondisi tasnya yang menyedihkan mungkin sudah tak ada barang elektronik miliknya yang selamat.

Pakaian cadangan yang ia bawa saat di hutan sudah basah semua.Yang masih sedikit berguna hanya lembaran uang basah dan bekal roti miliknya. Untung saja roti itu ia kemas dalam kotak yang anti air.

"Huh, lebih baik aku pulang saja." Ujarnya mulai menata kembali tasnya. Menaruh kembali benda benda miliknya ke dalam. Menggendong tas itu, Fang Hua berdiri dan pandangannya menyapu sekitar.

Eh?Dimana ini? Sejauh mata memandang hanya ada sebuah bangunan kuno. Apa ini ada sebuah pertunjukkan kolosal drama?

" Huanran, dimana ini?" Tanya Fang Hua tak melepas pandangannya yang keheranan melihat sekitar.

" Ini di danau belakang Kediaman Luo." Balas Luo dengan nada yang amat lemah lembut.

" Kediaman Luo? Apa itu? Dan pakaianmu itu, jangan-jangan ..." Fang Hua menggigit bawah bibirnya.

Dia teringat fakta bahwa dirinya terseret ke dalam pusaran aneh yang ia temui di hutan. Ah sial, mungkin kah dia terjebak di dunia antah berantah seperti di kerajaan kuno yang ada di film-film. Itu tidak mungkin kan! Di abad 21 memang masih ada yang seperti itu?! Tapi tidak ada salahnya untuk memastikan bukan?

" Huanran, ini di jaman apa?" Tanya Fang Hua. Dirinya berdoa dalam hati, berharap Luo Huanran mengatakan sekarang di abad 21.

" Dinasti Tang." Luo Huanran nampak sedih menjawab pertanyaan dari Fang Hua, terlihat dari kepalanya yang ditundukkan seketika.

Fang Hua berdecak kesal. "Ah sial, kenapa aku terdampar di sebuah dinasti aneh." Lontarnya dengan gelengan frustasi.

" Le-lebih baik kau mengganti busanamu yang basah itu." Ujar Luo Huanran tulus.

Benar juga, pakaian miliku sudah basah kuyup,pikir Fang Hua.

" Baiklah." Fang Hua menerima tawaran dari Luo Huanran.

***

Happy Reading ❤️

Jangan lupa like, komen, ikuti penulis noveltoon ANWi, vote(kalo ada) dan rate 5 , terimakasih

1
Maria Lina
lgi ya thor jgn tamat dlu ok..may lihat feng hua punya anak dlu ya thor
Maria Lina
yah cuman 1 ya thor😭😭
ANWi/Berly Re: iya kak , biar ak bisa up terus selama review🙏 karna ini tinggal beberap bab hehe
total 1 replies
Maria Lina
1 lgi 1lgi ya thot
Maria Lina
kok 1 thor kurang ni.lgi ya ya
Maria Lina
kok bru nongol thor uda ku tunggu dri tdi lo thor hehe
ANWi/Berly Re: maaf kak, td ada acara rt-an~❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih ya thor ud bnyk double nya💪💪💪😍😍😍
ANWi/Berly Re: terimakasih juga kak karena udah baca novel ini❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih ya thor ud up double"🙏🙏🙏😍😍😍
Maria Lina
mksih ya outhor yg baik ud up nya🙏🙏🙏😍😍😍
ANWi/Berly Re: makasi juga kakak Maria Lina udah baca cerita ini~❤️
total 1 replies
Maria Lina
kok 1 thor🤔🤔
ANWi/Berly Re: tiap hari tiga ya kak,,, belum acc biasanya sm noveltoon
total 1 replies
Maria Lina
makasih bnyk ya thor ud up nya🙏🙏🙏🥰🥰
ANWi/Berly Re: makasi jg udah baca mak Maria Lina ❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih bnyk"ya thor ud kabulkn🙏🙏🙏🥰🥰
Maria Lina
ini thor ku ksh vote karena outhor ud kabulkn up nya bnyk"thor
Maria Lina
hadeh 1 lgi 🤔🤔
Maria Lina
jgn aj tiap hari up nya 1 bab thor🤔🤔
ANWi/Berly Re: sehari 1 bab, mau ga kak?
total 1 replies
Maria Lina
thor yg sistem rosting gk di lanjutkn ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!