NovelToon NovelToon
GOD OF MARTIAL

GOD OF MARTIAL

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Epik Petualangan
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tawaki

Lin tian seorang remaja yang tinggal bersama ayah nya seorang pemabuk. suatu hari tiba tiba ayah nya berbicara dan mengasih warisan keluarga untuk anak nya dapat berkultivasi. seperti pepatah mengatakan "di balik kekuatan hebat terdapat musuh yang kuat"
Mampu kah Lin Tian bertahan dari banyak nya musuh yang datang.
mari kita cari tau bersama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tawaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Api dalam Abu

Benua Azure

Desa Angin Sepoi terletak di wilayah selatan di Benua Azure. Desa paling terpencil di antara Semua wilayah nya. Di balik hutan yang rindang menyimpan suasana khas desa pinggiran.

​Kita fokus ke Sebuah gubuk reyot jika di lihat seperti tak ada penghuni. Inilah tempat tinggal keluara Lin. Malam itu Di dalam gubuk, tercium bau arak murah yang menyengat bercampur dengan aroma tanaman obat kering.

Terlihat ​seorang remaja berusia lima belas tahun bernama Lin Tian sedang berlutut di depan tungku batu. Wajahnya yang pucat dan tubuhnya yang kurus legam terkena asap jelaga. Dengan napas yang agak terengah-engah, dia mengipas api kecil yang sedang memanaskan sebuah kuali tanah liat berisi ramuan obat herbal.

​Lin Tian terlahir dengan fisik yang lemah. Di dunia di mana kekuatan adalah segalanya, di mana anak-anak seumurnya di desa sudah berhasil mencapai Level 2 atau 3 Ranah Pengumpulan Qi, Lin Tian bahkan belum bisa merasakan energi spiritual alam (Qi) di sekitarnya. Dantiannya terasa seperti kolam kering yang retak.

​"Uhuk... uhuk..."

​Sebuah suara batuk berat terdengar dari atas ranjang jerami di sudut ruangan. Seorang pria paruh baya dengan pakaian compang-camping dan janggut berantakan bergerak gelisah. Di tangannya, sebuah botol labu berisi arak masih digenggam erat. Dia adalah Lin Xiao, ayah Lin Tian.

​Bagi seluruh penduduk Desa Angin Sepoi, Lin Xiao hanyalah seorang pemabuk tidak berguna yang menumpang hidup dari hasil jerih payah anaknya yang cacat.

​"Ayah"

"minumlah obat ini selagi hangat. Ini bisa meredakan nyeri di dadamu," ucap Lin Tian lembut

sambil membawa mangkuk tanah liat berisi cairan hitam pekat yang pahit.

​Lin Xiao membuka matanya yang merah dan sayu. Dia menatap putranya, lalu meraih mangkuk itu dengan tangan yang gemetar dan meminumnya dalam sekali teguk. Setelah itu, dia kembali terkekeh pahit, membuka sumbat botol araknya, dan menenggaknya lagi.

​"Obat ini... tidak ada gunanya, Tian'er," gumam Lin Xiao dengan suara serak.

"Hanya membuang-buang uang dan tenagamu yang berharga."

​Lin Tian hanya tersenyum tipis, menyembunyikan rasa perih di hatinya.

"Selama bisa membuat Ayah merasa lebih baik, itu tidak membuang-buang tenaga."

​Lin Xiao terdiam. Di balik matanya yang mabuk dan sayu, ada kilatan kepedihan yang mendalam yang tidak bisa dipahami oleh anak seusia Lin Tian.

​Penduduk desa tidak ada yang tahu. Bahkan Lin Tian sendiri tidak tahu. Pria compang-camping yang mereka panggil "si pemabuk Lin" ini adalah sosok yang pernah mengguncang Domain Atas—seorang kultivator legendaris yang namanya dulu membuat sekte-sekte raksasa gemetar. Namun, karena sebuah pengkhianatan besar dan pertempuran yang menghancurkan langit, jiwanya terluka parah, basis kultivasinya hancur, dan dia terpaksa melarikan diri ke sub-domain terpencil ini untuk menyembunyikan putranya.

​"Tian'er," panggil Lin Xiao tiba-tiba.

Suaranya malam ini terdengar sedikit berbeda, lebih berat dan sunyi.

​"Iya, Ayah?"

​"Apakah kamu membenciku?"

"Karena kamu terlahir lemah, dan memiliki ayah sepertiku yang hanya tahu cara minum arak?" tanya Lin Xiao Serius

​Lin Tian menghentikan kegiatannya membersihkan tungku. Dia menatap ayahnya lurus-lurus. Meskipun fisiknya lemah, matanya memiliki keteguhan yang luar biasa.

​"Aku tidak pernah membenci Ayah."

"Jika bukan karena Ayah yang merawatku, aku pasti sudah mati kelaparan di musim dingin tahun lalu"

"Mengenai fisikku yang lemah... aku percaya, jika Langit menutup satu jalan, pasti ada jalan lain yang terbuka. Aku hanya belum menemukannya." jawab Lin fan

​Mendengar jawaban itu, tangan Lin Xiao yang memegang botol arak tiba-tiba berhenti gemetar. Untuk pertama kalinya dalam lima belas tahun, tatapan matanya menjadi sangat tajam, sedalam lautan dan setajam pedang abadi, merobek topeng kemabukannya dalam sekejap.

​*Anak ini... jiwanya begitu kokoh meski tubuhnya rapuh. Bakat mentalnya jauh melampaui diriku di masa muda,* batin Lin Xiao berbisik

​Lin Xiao menghela napas panjang. Dia berdiri dari ranjang jeraminya. Gerakannya yang biasa terhuyung-huyung kini mendadak menjadi sangat tegap. Atmosfer di dalam gubuk reyot itu tiba-tiba berubah menjadi sangat dingin dan menekan, membuat Lin Tian kesulitan bernapas tanpa tahu apa yang terjadi.

​"Tian'er, hari ini adalah hari ulang tahunmu yang kelima belas. Di benua ini, ini adalah usia kedewasaan,"

"usia kedewasaan?. Fikir Lin Tian Bingung

ucap Lin Xiao sambil berjalan ke sudut ruangan, menggeser sebuah papan lantai yang longgar, dan mengeluarkan sebuah kotak kayu hitam yang berdebu.

​Lin Tian terbelalak. Dia merasa ayahnya seperti orang yang sama sekali berbeda malam ini.

​Lin Xiao meniup debu di atas kotak itu, lalu membukanya. Di dalamnya, terletak sebuah cincin perunggu kuno yang tampak biasa saja, dan sebuah batu hitam berbentuk aneh yang memancarkan aura dingin.

​"sebenarnya Dantianmu itu tidak rusak, Tian'er."

"Alasan kenapa kamu tidak bisa menyerap Qi fana di Benua Azure ini... adalah karena tubuhmu memiliki Fisik Suci Yang Terbalik (Inverted Sacred Physique). Tubuhmu menolak energi spiritual tingkat rendah yang kotor di tempat ini," ujar Lin Xiao tenang,

namun setiap katanya terdengar seperti petir di telinga Lin Tian.

​"Mak, Maksud ayah gimana?" Lin Tian terbata-bata, jantungnya berdegup kencang.

​Lin Xiao menatap putranya dengan tatapan rumit, antara bangga dan khawatir.

"Dunia ini jauh lebih luas dari apa yang kamu lihat, Tian'er."

"Langit di atas Benua Azure ini hanyalah permulaan"

ia mengambil sebuah kotak kayu terbuat dari bahan tidak di ketahui. Jika orang orang di benua Azure melihat nya maka akan memicu perang untuk merebutkan nya.

"Lihat ini Nak"

"Kotak ini berisi warisan asli dari klan kita, klan yang pernah menguasai wilayah di atas awan."

Seraya membuka kotak tersebut, ​Lin Xiao mengambil cincin perunggu kuno dan melemparkannya ke arah Lin Tian.

"ambil lah, lalu.."

​"Teteskan darahmu di atas cincin itu"

"Malam ini, ayah akan membantumu membuka segel fisikmu."

"Tapi ingat, begitu jalan ini kamu pilih, tidak ada jalan untuk kembali. Kamu akan dikejar oleh badai, darah, dan musuh-musuh yang bisa menghancurkan benua ini dengan satu jentikan jari."

"Apakah kamu siap?"

​Lin Tian menatap cincin di tangannya, lalu menatap ayahnya yang kini memancarkan aura seperti seorang kaisar tak tertandingi. Rasa takut di hatinya lenyap, digantikan oleh kobaran api ambisi yang sudah lama dia pendam dalam diam.

​Tanpa ragu, Lin Tian menggigit jarinya hingga berdarah, lalu menempelkannya ke permukaan cincin perunggu tersebut.

​WUZHHH!

​Seketika itu juga, cahaya keemasan yang menyilaukan meledak dari dalam gubuk kecil itu, membubung lurus menembus atap, membelah awan malam di atas Desa Angin Sepoi!

1
Alia Chans
Hadir Thor
cerita nya seru, like + bunga🌹 , semangat😉
Herman: mimin ucapkan terimakasih kak atas komentar nya. jangan lupa ikuti terus cerita nya. semoga gak bosen bosen ya. 😍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!