NovelToon NovelToon
Akulah Pewaris Sesungguhnya

Akulah Pewaris Sesungguhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / CEO
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Moena Elsa

Kesempatan hidup kedua yang kudapatkan, akan aku manfaatkan dengan baik.
Aku berpikir siuman dari pingsan, tapi pada kenyataannya aku kembali ke waktu satu tahun sebelumnya.
Akan aku balas mereka yang telah menyakiti ku selama ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pingsan

Sean menurunkan penumpang di pintu masuk stasiun sesuai tujuannya.

"Makasih kak, lewat aplikasi ya," seru penumpang itu sambil tersenyum manis ke arah Sean yang wajahnya tampan sedari lahir.

"Baik kak, jangan lupa kasih bintang lima," balas Sean seraya menunjukkan gigi nya yang rapi.

"Kak, nomernya aku simpan ya? Bisa kan order offline?" tanya gadis muda itu terlihat belum rela saat Sean kembali menyalakan mesin motor.

"Boleh," Sean kembali mengurai senyum penuh pesona.

Gadis muda itu melenggang masuk stasiun dengan senang. Gadis yang terlihat seusia anak kuliahan.

Nada dering ponsel Sean mengalun.

"Orderan lagi kah?" akhir-akhir ini Sean makin sering dapat orderan offline.

'Wah, nggak boleh dibiarkan ini. Bisa kena suspend gue,' batin Sean.

"Terima nggak ya?" gumam Sean ragu.

"Tapi gue saat ini butuh cuan banyak," Sean teringat mama nya yang terbaring lemah di kontrakan karena penyakit menahun yang diderita. Tiap bulan mesti kontrol ke rumah sakit dengan biaya yang lumayan banyak.

Pernah Sean mengajukan asuransi gratis dari pemerintah yang berkuasa, tapi mereka beralasan kalau nomor induk mama nya tak tergolong kategori yang mendapat gratis asuransi.

Sean musti banting tulang untuk biaya perawatan sang mama.

Ponsel Sean berdering untuk kesekian kali nya.

"Halo," selamat siang.

"Sean, pulang lah! Mama kamu tak sadarkan diri," suara yang sangat dikenali oleh Sean.

"I... I...iya pak RT. Apa yang terjadi sama mama?" tanya balik Sean gugup.

"Nggak tahu Sean. Tadi istriku sengaja ke rumah kamu untuk ngantar makan buat mama kamu. Dipanggil lama tak ada sahutan, istriku terpaksa masuk rumah kamu dan mendapati mama kamu pingsan," cerita pak RT.

"Makasih pak RT, Sean pulang," wajah ibu nya yang pias terngiang di otak Sean.

"Mah, tunggu Sean," Sean menggeber pedal gas motor hingga maksimal. Bagi Sean jarak tempuh saat ini sangatlah jauh.

Sean berlari masuk rumah dengan menerobos ibu-ibu yang banyak datang ke rumah.

"Kasihan ibu dan anak ini, tak diakui keluarganya," gumam salah satu dari ibu-ibu itu. Meski mendengar, Sean tak mengatakan apapun untuk membalas ucapan ibu bermulut pedas itu.

"Mah... Mah... Bangunlah. Ayo kita ke rumah sakit," Sean menggoyang tubuh mama nya yang bau minyak angin. Sepertinya Bu RT banyak kasih minyak dengan bau sedikit menyengat itu.

"Sean, biar mama mu istirahat. Ntar kalau siuman, baru dibawa periksa," saran Bu RT.

"Tapi mama ku baik-baik saja kan Bu?" tanya Sean.

"Semoga saja begitu, mama kamu lekas siuman," tukas Bu RT.

.

Sean duduk dengan setia di samping tempat tidur mama nya.

Tetangga tadi yang banyak datang, sedikit demi sedikit membubarkan diri setelah mendoakan mama Sean, meninggalkan Sean sendirian di tengah suasana rumah yang sepi.

"Sean sayang mama. Jangan tinggalin Sean sendiri Mah. Mama keluarga Sean satu-satunya. Kalau mama pergi Sean sama siapa?" tak sengaja setetes air mata Sean menetes tepat di pipi mama.

Tangan mama Sean bergerak, meski pelan Sean bisa merasakan pergerakan sang mama.

"Mah, makasih Mah," Sean memeluk mama yang terbaring.

"Jangan cengeng nak. Kamu itu laki-laki. Laki-laki harus mandiri," kata mama Sean lirih. Sean mengangguk perlahan.

"Mah, besok pagi kita periksa. Aku tak mau mama kenapa-napa," ucapan Sean tak ingin dibantah mama nya.

"Hhhmmm baiklah Nak. Sekarang kamu istirahat dulu saja," suruh mama.

Sean menggeleng.

"Aku mau nemenin mama di sini," tolak Sean.

"Sean, sejak kapan kamu manja? Yakin lah mama tak akan pergi," ucap mama memaksakan senyum agar sang putra tak cemas.

"Sono keluar lah!!! Mama ingin istirahat," suruh mama. Sean melangkah gontai.

'Maaf kan mama, dengan usia yang sekarang kamu harus bekerja keras demi mama,' mama Sean dengan cepat mengusap air mata yang mulai luruh.

'Andai mama tak mengajak kamu pergi, pasti kamu tak perlu susah payah seperti ini Sean,' air mata yang dicoba ditahan akhirnya ambrol juga.

.

Di ruang tengah, Sean meneguk segelas air minum. Makan yang terhidang di meja tak sedikit pun menggugah selera Sean.

'Apa pun yang terjadi, mama harus tetap sehat,' tekad Sean dalam hati.

'Tak peduli siang malam, hujan panas akan Sean jalani. Sean sayang mama,' ucap Sean dalam hati.

Kedua insan itu tenggelam dalam lamunannya masing-masing meski tinggal dalam satu atap yang sama.

.

Pagi sekali Sean bangun, langsung ke kamar mama.

"Mah, bersiaplah! Sean anter ke rumah sakit," bilang Sean.

"Mama sudah sehat Sean. Ngapain ke rumah sakit?" tolak mama halus. Wajah mama tak sepucat semalam.

"Meski sehat, bukan nya mama waktunya kontrol?" Sean memaksa mama nya.

"Benar, tapi mama sudah sehat sekarang," tetap saja mama Sean menolak.

"Plisss Mah, Sean lebih tenang kalau mama sudah diperiksa semua," mohon Sean.

"Jangan hamburin uang hasil jerih payah kamu Sean. Toh mama sekarang sehat-sehat aja," kata mama.

"Kamu sudah dewasa, sudah waktunya kamu pikirin diri sendiri," lanjut mama.

"Sean bahagia kalau mama bisa nemenin Sean sampai sukses," balas Sean sambil memakaikan helm pelindung kepala ikonik itu (hijau warnanya).

Sampai di rumah sakit, setelah periksa semua dengan hasil normal.

"Tuh kan, bener apa yang mama bilang. Mama tuh sehat Sean," ujar mama sambil menunggu antrian obat.

"Sean lega sekarang," balas Sean tersenyum.

Sean mampir di sebuah warung untuk membeli makan siang buat mama nya sebelum ditinggal kerja.

"Oke Mah, perbekalan mama aman sampai sore," gurau Sean dengan tangan menenteng sebuah kantong plastik berisi nasi bungkus.

Mama mengacak gemas rambut putra semata wayang nya itu, dan kedua nya tertawa. Bahagia itu sederhana.

Hingga tiba-tiba sebuah mobil sengaja menabrak bagian depan motor yang dikendarai Sean.

Sean turun mendekati pintu kemudi yang masih tertutup rapat.

"Turun!" seru Sean.

"Sudahlah Sean, kita pergi saja. Repot berurusan dengan orang kaya," ajak mama berusaha meredam emosi sang anak.

"Jelas-jelas dia yang cari masalah Mah," kata Sean tak terima meski belum tahu siapa yang berada dalam mobil.

Pintu mobil terbuka dan seseorang keluar dari sana.

.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Dengan tulisan, pesan bisa tersampaikan. Bahkan dengan tulisan bisa menciptakan dunia baru yang menyenangkan.

Berkarya selagi bisa, semoga menjadi rekomendasi bacaan yang menyenangkan.

Ayam bertelur di kandang, kandang nya terbuat dari besi # Karya baru telah datang, semoga menjadi inspirasi.

Cakrawala sore sangat indah, warna orange menghias di ufuk barat # Semoga menjadi hiburan di tengah lelah, dan membuat kita tetap semangat

Seberapa bagus sebuah cerita, kalau tak ada dukungan itu hanya lah ilusi penulis belaka.

Like, komen n' subscribe ya guyssss

💖💖💖

1
Tania Luvia
lanjut👍
Tania Luvia
lanjut thor🤭
Lee Mba Young
Anak laki kl gk punya kuasa gk bisa ngapa ngapa in kl bpk nya selingkuh. lihat Sean gk bisa misahin yola dng bpk nya.
atau pling gk nendang bpk nya biar miskin kl miskin yola pasti gk mau kn. 🤣.
Lee Mba Young
Berarti Sean gk punya kuasa 😄. lihat papa nya bawa gundik saja dia gk bisa misahin kok.
pdhl Dr segi umur Sean sdh dewasa.
Tania Luvia
Celline ternyata putri CEO yang tersembunyi🤣
Tania Luvia
gundik gilaaaa
lin sya
klo sean bawa mama nya ke vila nnti ada gundik papanya dong? ketahuan, ribut? walaupun sudah atas nama sean vila itu, dan knp sean gk bikin mamanya tmbah awet muda dgn uang (perawatan wajah dan penampilan baru) biar gundik sm papanya menyesal, smntara gundik papanya juga kevin enak amat slma ini dimnjain sm papanya sean dgn hrta🤭
Tania Luvia
lumayan sepuluh persen, pasti Andrew tertawa lebar🤣
Tania Luvia
good Sean
Tania Luvia
hempas musuh2mu Sean
Tania Luvia
manager bloon🤣
Tania Luvia
good Sean👍
Abisatya
lanjut kk
Tania Luvia
bagus Thor ceritanya
Tania Luvia
semangat thor
Tania Luvia
nyimak dulu Thor 🤭
Abisatya
lanjut kk💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!