NovelToon NovelToon
Perjalanan Dewa Yang Terbuang

Perjalanan Dewa Yang Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Fantasi Isekai
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bang Jun

Zhou Ming, seorang pekerja kantoran di Bumi yang mati karena kelelahan bekerja berlebihan, tiba-tiba terbangun di dunia yang asing—dunia tempat para kultivator bertarung demi kekuatan, umur panjang, dan kedudukan tinggi. Ia masuk ke dalam tubuh tuan muda keluarga Zhou yang terkenal sebagai orang sampah: tidak memiliki akar spiritual, tidak bisa berkultivasi, selalu dihina, disiksa, dan akhirnya dibuang ke Hutan Kematian yang penuh bahaya saat tubuhnya sudah penuh luka parah.

Di saat harapan hampir lenyap, sebuah Sistem Poin Tak Terbatas muncul di pikirannya. Poin yang didapatkan dari setiap tindakan, pencapaian, atau bahkan hal kecil bisa ditukar menjadi segala sesuatu yang diinginkan: batu spiritual, teknik dewa, tubuh sekuat dewa, senjata legendaris, akar spiritual tingkat tertinggi, bahkan langsung menaikkan tingkat kultivasi dalam sekejap.

Dengan pengalaman hidup, pengetahuan, dan barang-barang unik yang hanya ada di Bumi—mulai dari masakan lezat yang bisa meningkatkan energi,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Jun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1: Mati Karena Lelah, Terbangun di Tubuh Sampah

Rasa sakit yang menusuk-nusuk di seluruh tubuh, rasa lelah yang seolah menelan seluruh kesadaran, itulah hal terakhir yang dirasakan Zhou Ming sebelum pandangannya menjadi gelap total.

Di sampingnya, layar komputer masih menyala, menampilkan tumpukan dokumen pekerjaan yang belum selesai. Di meja, ada secangkir kopi yang sudah dingin, dan jam dinding menunjukkan pukul tiga pagi. Zhou Ming hanyalah pekerja biasa di kota besar di Bumi, yang setiap hari harus bekerja berjam-jam hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ia tidak punya kekayaan, tidak punya kekuasaan, satu-satunya hal yang ia miliki hanyalah tubuh yang semakin lemah karena terus dipaksa bekerja tanpa istirahat.

“Ah… akhirnya selesai juga…” gumamnya pelan, sebelum tubuhnya terjatuh ke meja dengan suara pelan. Jantungnya berhenti berdenyut, napasnya berhenti keluar. Ia mati bukan karena sakit parah, bukan karena kecelakaan, melainkan karena kelelahan bekerja yang berlebihan.

Dalam kegelapan yang tak berujung, Zhou Ming hanya merasa menyesal sedikit. Hidupnya terlalu biasa, terlalu lelah, dan ia bahkan belum pernah merasakan kebebasan, belum pernah pergi ke tempat yang ia inginkan. Namun, penyesalan itu perlahan hilang, digantikan oleh rasa dingin yang menusuk tulang, serta rasa sakit yang jauh lebih hebat daripada apa pun yang pernah ia rasakan sebelumnya.

“Ugh… sakit sekali…”

Suara itu keluar dari mulutnya, tapi bukan suara yang biasa ia dengar. Suaranya lebih muda, lebih lemah, dan terdengar penuh penderitaan.

Zhou Ming mencoba membuka matanya dengan susah payah. Pandangannya kabur di awal, perlahan menjadi jelas, dan apa yang ia lihat membuatnya terkejut setengah mati.

Ia tidak lagi berada di ruangan kantor yang sempit dan penuh tumpukan kertas. Sekarang, ia terbaring di tanah yang tertutup rumput kering dan bebatuan tajam, dikelilingi pepohonan besar yang daunnya berwarna gelap, udaranya dingin dan lembab, serta bau busuk samar yang tercium dari sekitar.

Dan yang paling mengerikan… tubuhnya penuh luka.

Ada luka sayatan di lengan, luka memar di dada, luka robekan di kaki, bahkan ada beberapa luka yang masih mengeluarkan darah segar. Pakaian yang ia pakai sudah robek-robek, kotor oleh debu dan darah, sama sekali tidak layak disebut pakaian orang terhormat.

“Di mana ini? Dan tubuh ini… apa yang terjadi?” pikir Zhou Ming dengan panik.

Tiba-tiba, aliran ingatan yang bukan miliknya masuk ke dalam otaknya, membuat kepalanya terasa berdenyut hebat.

Ia tahu sekarang.

Ini adalah dunia Alam Kultivasi, tempat di mana orang-orang bisa mengumpulkan energi alam, meningkatkan kekuatan fisik, memperpanjang umur, bahkan menjadi makhluk yang setara dewa. Di sini, kekuatan adalah segalanya. Orang yang kuat bisa mengatur nasib orang lain, sementara orang yang lemah hanya bisa menjadi alat, menjadi sasaran penghinaan, atau dibuang begitu saja.

Dan tubuh yang sekarang ia tempati bernama Zhou Ming juga, kebetulan nama yang sama. Ia adalah anak ketiga dari Kepala Keluarga Zhou, salah satu keluarga besar di Kota Awan Hijau. Namun, di seluruh kota, nama Zhou Ming ini menjadi bahan ejekan bagi semua orang.

Alasannya sederhana: ia tidak memiliki Akar Spiritual.

Bagi orang di dunia ini, akar spiritual adalah syarat mutlak untuk bisa berkultivasi. Tanpa akar itu, seseorang tidak bisa menyerap energi alam sama sekali, selamanya akan menjadi orang biasa, lemah, dan tidak berguna. Sejak kecil, Zhou Ming ini selalu dibandingkan dengan saudara-saudaranya yang berbakat, selalu dianggap aib keluarga, disiksa oleh pelayan, dihina oleh orang luar, bahkan diabaikan oleh ayah kandungnya sendiri.

Dan tiga hari yang lalu, ia secara tidak sengaja menabrak Zhou Hao, saudara laki-lakinya yang berbakat dan menjadi kebanggaan keluarga. Hanya karena hal itu, Zhou Hao marah besar, memukulinya sampai hampir mati, lalu mengajukan usul kepada ayah mereka: membuang Zhou Ming ke Hutan Kematian.

Hutan Kematian, tempat yang terkenal berbahaya di sekitar Kota Awan Hijau. Di sana terdapat binatang buas yang memiliki kekuatan setara kultivator, tanaman beracun, jebakan alami, dan hampir tidak ada orang yang dibuang ke sana bisa kembali hidup-hidup.

Keluarga Zhou sama sekali tidak ragu. Bagi mereka, Zhou Ming hanyalah sampah yang tidak berguna, lebih baik dibuang daripada terus menjadi aib. Maka, saat tubuhnya sudah penuh luka dan hampir tidak sadarkan diri, mereka mengikat tangannya, membawanya ke tepi Hutan Kematian, dan melemparkannya ke dalam tanpa belas kasihan.

Dan sekarang, jiwa Zhou Ming dari Bumi masuk ke dalam tubuh yang hampir mati ini, tepat saat nyawa pemilik aslinya sudah habis.

“Sialan… mati karena kelelahan, lalu terbangun di tubuh orang yang sama-sama menderita, dan sekarang berada di tempat yang hampir pasti membunuhku?” batin Zhou Ming, rasa marah dan sedih bercampur menjadi satu.

Ia mencoba menggerakkan tubuhnya, tapi rasa sakit yang luar biasa langsung menyerang, membuat ia harus menahan erangan keras. Kondisinya benar-benar parah. Jika tidak ada bantuan, ia mungkin akan mati lagi dalam waktu kurang dari satu hari, entah karena luka yang terinfeksi, kelaparan, atau dimakan binatang buas yang berkeliaran di sini.

“Apakah nasibku selalu seperti ini? Selalu lemah, selalu menderita, tidak punya jalan keluar?”

Saat rasa putus asa mulai menyelimuti hatinya, tiba-tiba suara yang jernih dan dingin terdengar langsung di dalam pikirannya, seolah-olah berbicara tepat di samping telinganya.

[Sistem Poin Tak Terbatas telah berhasil diaktifkan!]

[Tuan Rumah: Zhou Ming]

[Kondisi Tubuh: Luka parah, kelelahan ekstrem, kondisi kritis]

[Poin Awal: 0]

[Penjelasan Sistem: Poin dapat diperoleh melalui berbagai cara—bertahan hidup, mengalahkan musuh, menyelesaikan tugas, mencapai prestasi, atau hal lain yang dianggap bernilai oleh sistem. Poin dapat ditukar di Toko Sistem dengan barang dan kemampuan apa pun yang ada di dunia ini maupun di luarnya.]

[Daftar Barang yang Dapat Ditukar: Batu Spiritual, Teknik Dewa, Tubuh Dewa, Senjata Dewa, Berbagai Jenis Akar Spiritual, Peningkatan Tingkat Kultivasi, Obat Penyembuh, dan masih banyak lagi.]

Suara itu berulang kali terdengar, jelas dan nyata, tidak mungkin hanya halusinasi karena demam.

Mata Zhou Ming yang tadinya redup tiba-tiba berkilau terang. Rasa putus asa yang ada di dadanya lenyap seketika, digantikan oleh rasa kaget yang luar biasa, lalu rasa gembira yang meledak-ledak.

Sistem? Tukar poin dengan apa saja?

Di dunia di mana kekuatan adalah segalanya, di mana ia berada di posisi paling bawah, hal ini adalah keajaiban yang datang tepat waktu!

Zhou Ming langsung mencoba memanggil tampilan sistem di dalam pikirannya, dan benar saja, sebuah tampilan seperti layar komputer muncul di depan pandangannya, berisi semua informasi yang baru saja ia dengar. Ia melihat daftar barang yang bisa ditukar, dan matanya semakin terbelalak.

Obat Penyembuh Luka Ringan: 5 Poin

Obat Penyembuh Luka Berat: 20 Poin

Akar Spiritual Tingkat Rendah: 50 Poin

Akar Spiritual Tingkat Menengah: 200 Poin

Akar Spiritual Tingkat Dewa: 10.000 Poin

Teknik Menyerap Energi Dasar: 30 Poin

Teknik Pertempuran Dasar: 40 Poin

Batu Spiritual Tingkat Rendah: 1 Poin / butir

Peningkatan ke Tingkat Pemula Kultivasi: 100 Poin

Semua hal yang duluan tidak pernah bisa diimpikan oleh pemilik tubuh aslinya, semuanya bisa didapatkan hanya dengan poin!

Namun, saat melihat angka poin yang ia miliki sekarang—nol—senyum Zhou Ming sedikit mereda.

“Masalahnya sekarang, aku tidak punya poin sama sekali, dan kondisiku masih sangat buruk. Bagaimana cara mendapatkan poin dengan cepat?”

Saat ia berpikir demikian, tampilan sistem berubah lagi, muncul baris tulisan baru.

[Tugas Dasar 1: Bertahan hidup selama 1 jam di dalam Hutan Kematian]

[Hadiah: 10 Poin, Obat Penyembuh Luka Ringan x1]

[Catatan: Segala tindakan yang dilakukan tuan rumah akan dinilai dan bisa mendapatkan poin tambahan]

Zhou Ming mengangguk perlahan, matanya penuh tekad.

“Baiklah. Dulu di Bumi aku selalu dipaksa oleh keadaan, kali ini aku punya kesempatan untuk mengubah nasibku sendiri. Apa pun yang terjadi, aku akan bertahan hidup, aku akan mengumpulkan poin, aku akan menjadi kuat, dan semua orang yang pernah menghina, menyiksa, dan membuang tubuh ini… aku akan membuat mereka menyesal seumur hidup!”

Ia menahan rasa sakit, perlahan mengangkat tubuhnya yang lemah, lalu bersandar pada pohon besar di dekatnya. Ia melihat sekeliling dengan hati-hati, ingatan tentang Hutan Kematian masih jelas di kepalanya. Di sini sangat berbahaya, jadi ia tidak boleh bertindak sembarangan.

Pertama-tama, ia harus selamatkan dirinya sendiri, dapatkan poin pertama, lalu perlahan bangkit.

Zhou Ming menarik napas panjang, meskipun rasa sakit langsung menyerang dada, tapi ia tetap menahannya. Di dadanya, ada api semangat yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

Hutan Kematian? Orang-orang yang menghinanya? Tanpa akar spiritual?

Semua itu hanyalah awal dari perjalanan panjangnya. Dengan sistem di tangannya, dunia kultivasi ini perlahan akan tahu siapa dirinya yang sebenarnya.

Di kejauhan, terdengar suara raungan binatang buas yang menggetarkan tanah. Zhou Ming menoleh ke arah suara itu, matanya dingin dan tajam.

“Tunggu saja… aku akan membuat nama Zhou Ming ini bukan lagi bahan ejekan, tapi nama yang membuat seluruh dunia gemetar ketakutan.”

1
verto
10 poin lagi dari mana? kan hargnya 20
Bang Jun: Aduh maaf kak,kesalahan dan kelalaian autor.maklum baru belajar nulis🙏,sebagai ganti nya,ke depan autor akan perbaiki lebih baik lagi.juga mohon dukungan dari para sahabat ya,kita usahakan tembus 300 episode kalau ramai tidak nutup kemungkinan 500 sampai 800 episode💪.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!