NovelToon NovelToon
Warisan Kaisar Tiga Keahlian

Warisan Kaisar Tiga Keahlian

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Epik Petualangan
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Hali

Di wilayah Provinsi Langit Hijau, Klan Long adalah salah satu kekuatan terbesar yang menjunjung tinggi bakat di atas segalanya. Long Yue, pemuda berusia lima belas tahun dari keluarga cabang, dianggap tidak memiliki bakat sama sekali dalam tiga jalur kekuatan utama klan—kultivasi, alkimia, maupun pembentukan formasi. Ia hidup dalam keterasingan, penghinaan, dan diasingkan oleh seluruh anggota klan bahkan keluarganya sendiri karena dianggap beban yang tidak berguna. Saat kepala klan mengusulkannya untuk dibuang di pertemuan tahunan, Long Yue dengan berani mengumumkan kepergiannya secara sukarela dan bersumpah akan kembali sebagai sosok terhebat yang pernah ada.

apa yang akan terjadi selanjutnya.?
dan akankah Long Yue berhasil membuktikan kepada klan nya.?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Anak yang Disingkirkan dan Kitab Warisan

Di wilayah Provinsi Langit Hijau, terdapat salah satu klan terkuat yang bernama Klan Long. Klan ini telah berdiri selama ribuan tahun, melahirkan banyak ahli kultivasi yang hebat, ahli alkemis yang dihormati, serta pengrajin senjata dan pembentuk formasi yang memiliki keahlian tiada tara. Di dalam klan ini, bakat adalah segalanya. Siapa saja yang memiliki bakat tinggi akan diperlakukan seperti permata berharga, diberi sumber daya terbaik, dan dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan. Sebaliknya, mereka yang dianggap tidak berbakat akan dipinggirkan, diabaikan, dan bahkan dianggap sebagai aib bagi seluruh klan.

Long Yue adalah salah satu dari mereka yang bernasib malang itu. Ia berusia lima belas tahun dan dia adalah keturunan dari keluarga cabang di kota jing yang memang kodisi keluarga nya tidak semaju keluarga yang ada di dalam klan inti.! dia di kirim masuk ke klan inti untuk mengikuti pelatihan namun dalm beberapa tahun ini dia tidak mendapat kemampuan di bidang apa pun, dia memiliki wajah yang tampan namun terlihat agak kurus karena kurangnya asupan sumber daya kultivasi semua anggota klan tidak ada yang peduli padanya.! Tubuhnya yang jangkung namun lemah, serta aura yang samar dan tidak berdaya, membuat siapa saja yang melihatnya langsung tahu bahwa ia hanyalah seorang pemuda yang tidak memiliki harapan di dunia kultivasi ini. Sejak kecil, Long Yue telah berusaha sekuat tenaga untuk mengikuti pelajaran dasar di klan. Ia bangun paling pagi, tidur paling larut, dan berlatih lebih keras dibandingkan anak-anak lainnya. Namun, hasilnya selalu sama—ia tidak memiliki kemajuan berarti dalam satu pun keahlian yang diajarkan di klan.

Di Klan Long, ada tiga jalur utama kekuatan yang diwariskan dari generasi ke generasi: jalur ahli kultivasi yang mengembangkan kekuatan diri sendiri, jalur alkemis yang mampu menyuling ramuan ajaib, dan jalur pembentukan formasi yang menciptakan susunan sihir yang mematikan. Setiap anak dalam klan akan diuji bakatnya pada usia sepuluh tahun, dan hasil ujian itu akan menentukan seluruh nasib hidup mereka. Saat itu, ketika Long Yue mengikuti ujian, hasilnya mengecewakan semua orang. Kristal ujian yang digunakan untuk mengukur potensi hanya bersinar redup sekali, jauh di bawah standar minimum. Ia dinyatakan tidak memiliki bakat sama sekali, baik untuk kultivasi, alkemis, maupun formasi.

Sejak hari itu, hidup Long Yue berubah drastis. Teman-teman sepermainannya yang dulu akrab mulai menjauh, lalu mengejek dan menertawakannya. Para tetua klan memandangnya dengan tatapan jijik dan kecewa, menganggapnya sebagai beban yang tidak berguna. Bahkan kerabat dekatnya sendiri, termasuk ayah dan ibunya ikut menjadi cemong seluruh keluarga karena mereka di anggap sudah melahirkan keturunan yang tidak berguna, dan mereka semua menjauh keluarga Long yue karena takut terkena dampak buruk akibat memiliki anak yang dianggap gagal seperti dia. Di mata seluruh anggota Klan Long, Long Yue hanyalah anak yang sia-sia, seseorang yang tidak akan pernah mencapai apa pun dalam hidupnya.

Hari demi hari berlalu dalam kesepian dan penghinaan. Long Yue sering duduk sendirian di pinggir hutan di dekat wilayah klan, menatap gerbang besar Klan Long dengan pandangan yang bercampur rasa sakit dan tekad yang membara. Ia tahu dirinya tidak bodoh, dan ia tahu ia memiliki keinginan yang besar untuk menjadi kuat. Namun, kenyataan selalu lebih keras. Setiap kali ia mencoba berlatih teknik dasar, energi di dalam tubuhnya tidak mau bergerak sesuai petunjuk. Setiap kali ia mencoba mencampur bahan ramuan, hasilnya selalu gagal atau menjadi cairan yang tidak berguna. Begitu pula saat ia mencoba menggambar pola formasi, semuanya berakhir dengan kegagalan.

Ayah ibu Kenapa aku berbeda dari yang lain?" gumam Long Yue pelan, sambil mengepal tangannya erat hingga buku jarinya memutih. "Apakah benar aku tidak punya bakat apa pun? Apakah nasibku memang ditakdirkan untuk menjadi orang rendahan seumur hidup?"

Pertanyaan itu terus menghantuinya setiap hari, sampai akhirnya, ketika ia berusia lima belas tahun, sebuah peristiwa terjadi yang menjadi titik balik dalam hidupnya. Saat itu adalah pertemuan tahunan seluruh anggota klan dan keluarga cabang dari kota jing pun di undang untuk melakukan uji bakat di mana bakat dan pencapaian setiap anak seluruh keluarga klan Long akan diumumkan dan dihargai. Di depan ratusan orang, kepala klan mengumumkan kembali hasil penilaian Long Yue, dan dengan suara keras berkata bahwa Long Yue tidak memiliki nilai apa pun bagi klan. Ia bahkan menyarankan agar Long Yue diusir saja, karena hanya akan menghabiskan sumber daya klan tanpa memberikan apa-apa sebagai balasan.

Tepuk tangan dan suara setuju terdengar dari mana-mana. Beberapa orang bahkan berteriak agar Long Yue pergi dan tidak pernah kembali. Di tengah suasana itu, Long Yue berdiri tegak, matanya berkaca-kaca namun tidak ada satu pun air mata yang jatuh. Ia mengangkat kepalanya tinggi-tinggi, menatap semua orang yang telah menghinanya selama ini dengan tatapan tajam dan penuh tekad.

"Aku tidak akan menunggu sampai kalian mengusirku," ucap Long Yue dengan suara lantang yang terdengar jelas ke seluruh penjuru aula besar itu. "Hari ini, aku Long Yue, secara sukarela meninggalkan Klan Long. Suatu hari nanti, aku akan kembali, dan saat itu, aku akan membuktikan bahwa kalian semua salah menilaiku. Aku akan menjadi orang yang paling hebat, bahkan lebih hebat dari siapa pun yang pernah ada dalam sejarah klan ini!"

Setelah mengucapkan kata-kata itu, Long Yue menemui kedu orang tuanya dan meminta ijin untu pergi berpetualang untuk mendapatkan kesempatan dengan sangat sedih kedu orang tua memberikan ijin kepada Long yue dan mereka pun akan kembali ke kota jing dan kembali ke keluarga cabang disana setelah mendapat ijin Long yue berbalik dan berjalan keluar dari aula, meninggalkan suara tawa dan cemoohan yang mengikutinya. Ia tidak membawa banyak barang, hanya seikat pakaian ganti, sedikit makanan dan air, serta sebuah pedang tua yang pernah diberikan kakeknya sewaktu masih kecil. Dengan langkah tegap, ia berjalan melewati gerbang besar Klan Long, meninggalkan satu-satunya tempat yang ia kenal selama hidupnya, dan melangkah menuju dunia luar yang luas dan penuh bahaya.

Perjalanan pertama Long Yue membawanya masuk ke dalam Hutan Kabut Hitam, sebuah kawasan hutan belantara yang luas dan berbahaya yang terletak di perbatasan wilayah kekuasaan Klan Long. Hutan ini terkenal dihuni oleh banyak binatang buas yang kuat, serta memiliki medan yang sulit dan sering berubah arah, sehingga banyak pengelana yang masuk ke dalamnya namun tidak pernah keluar lagi. Namun, Long Yue tidak punya pilihan lain. Ia tidak memiliki uang, tidak memiliki koneksi, dan tidak memiliki kekuatan, jadi satu-satunya cara baginya untuk bertahan hidup dan mencari peluang adalah dengan menjelajahi tempat-tempat yang dihindari orang lain.

Selama berhari-hari, Long Yue berjalan terus ke dalam hutan. Ia bertahan hidup dengan memakan buah-buahan liar yang aman, minum air dari sungai yang jernih, dan tidur di atas pohon atau di dalam gua kecil agar aman dari serangan binatang buas. Sepanjang jalan, ia terus berpikir tentang masa depannya, tentang cara agar ia bisa menjadi kuat dan membuktikan diri kepada semua orang yang telah meremehkannya. Ia tahu perjalanan ini tidak akan mudah, tetapi tekadnya sudah bulat. Ia tidak akan berhenti sebelum mencapai tujuannya.

Pada hari ketujuh perjalanannya, cuaca tiba-tiba berubah drastis. Langit yang tadinya cerah tiba-tiba berubah menjadi gelap pekat, guntur bergemuruh keras, dan hujan lebat turun dengan derasnya. Angin kencang berhembus, mengguncang pepohonan besar di sekelilingnya. Long Yue bergegas mencari tempat berteduh, dan tidak lama kemudian ia melihat sebuah gua tersembunyi di balik semak belukar yang lebat. Ia segera berlari masuk ke dalam gua itu untuk menghindari badai.

Gua itu cukup dalam dan kering, dengan udara yang sejuk namun tidak dingin berlebihan. Di dalamnya cukup gelap, tetapi cahaya kilat dari luar sesekali menerangi bagian dalam gua, cukup untuk melihat sekeliling. Saat mata Long Yue mulai terbiasa dengan kegelapan, ia melihat sesuatu yang aneh di sudut paling dalam gua itu. Ada sebuah meja batu yang tampak sangat tua, dan di atas meja itu tergeletak sebuah bungkus kain berwarna kuning kecokelatan yang sudah kusam dan lapuk dimakan waktu.

Rasa penasaran menguasai hati Long Yue. Ia berjalan perlahan mendekati meja batu itu, matanya tidak lepas dari bungkusan kain itu. Sesampainya di dekat sana, ia melihat bahwa bungkusan itu terbuat dari bahan yang sangat kuat, meski sudah tua namun tidak rusak sama sekali. Dengan tangan yang sedikit gemetar karena rasa penasaran dan ketegangan, Long Yue membuka ikatan kain itu perlahan-lahan. Saat lapisan kain terakhir terbuka, pandangan Long Yue terpaku kaku, napasnya tertahan di tenggorokan.

Di hadapannya tergeletak sebuah buku tebal yang sampulnya terbuat dari bahan yang tidak dikenalnya—berwarna hitam pekat dengan garis-garis emas yang membentuk pola rumit dan indah. Di bagian depan sampul, tertulis empat kata besar dengan tulisan yang berkilau lembut seolah memiliki nyawa sendiri: Kitab Tiga Keahlian Kultivasi.

Jantung Long Yue berdebar kencang. Ia segera mengambil buku itu dan membukanya perlahan. Di halaman pertama, ada tulisan pendahuluan yang tertulis dengan tinta emas yang tidak pudar meski berusia ribuan tahun:

"Bagi mereka yang membaca kitab ini, ketahuilah bahwa ini adalah warisan dari Kaisar Tiga Keahlian, sosok yang pernah menguasai seluruh benua ini ribuan tahun yang lalu. Aku telah menguasai tiga jalur kekuatan terbesar: jalur kultipasi,Jalur Alkemis yang mampu menyuling segala benda menjadi ramuan kehidupan dan kematian, serta Jalur Formasi yang mampu mengubah hukum alam dan mengendalikan medan perang sepenuhnya. Banyak orang memiliki bakat tinggi dalam satu atau dua jalur, tetapi hampir tidak ada yang bisa menguasai ketiganya sekaligus. Kitab ini ditulis khusus untuk mereka yang dianggap tidak memiliki bakat apa pun, karena hanya jiwa yang murni dan tidak terikat pada satu jalan saja yang mampu menampung dan memahami seluruh isi kitab ini. Jika kamu mendapatkannya, berarti ini adalah takdirmu. Kuasailah ketiga keahlian ini, jadilah penguasa baru, dan buktikan bahwa bakat alami bukanlah satu-satunya hal yang menentukan kekuatan seseorang."

Setelah membaca tulisan itu, tubuh Long Yue gemetar hebat. Air mata yang selama ini ia tahan akhirnya jatuh membasahi pipinya. Ia merasa seolah-olah tulisan itu ditulis khusus untuk dirinya sendiri. Selama ini ia dianggap tidak berbakat dalam apa pun, dan ternyata justru itulah syarat utama untuk menguasai kitab yang luar biasa ini. Ia mengusap air matanya, lalu membuka halaman berikutnya dengan semangat yang membara.

Isi kitab itu dibagi menjadi tiga bagian besar, masing-masing menjelaskan secara rinci tentang satu keahlian.Bagian pertama jalur kultipasi mejelaskan cara untuk menyrap kekuatan alam untuk menempa tubuh dan kekuatan Bagian kedua adalah tentang Jalur Alkemis, mulai dari pengenalan ribuan jenis tanaman dan bahan ramuan, teknik pencampuran, hingga cara menyuling ramuan tingkat tertinggi yang konon bisa menghidupkan kembali orang yang sudah meninggal. Bagian ketiga adalah Jalur Formasi, yang menjelaskan tentang hukum energi, susunan simbol, cara memanfaatkan lingkungan sekitar, hingga pembentukan formasi pertahanan yang tak tertembus dan serangan yang mampu memusnahkan ribuan musuh sekaligus.

Setiap bagian dijelaskan dengan sangat rinci, lengkap dengan gambar, diagram, dan penjelasan mendalam yang tidak pernah didengar atau dilihat Long Yue sebelumnya. Berbeda dengan teknik-teknik di klan yang hanya diajarkan secara terbatas dan hanya untuk mereka yang dianggap berbakat, isi kitab ini terbuka lebar, menjelaskan segala hal dari dasar hingga tingkat tertinggi, seolah-olah penulisnya ingin memastikan bahwa siapa saja yang membacanya benar-benar mengerti dan bisa menguasainya.

Long Yue duduk bersila di atas lantai gua, melupakan hujan badai yang masih bergemuruh di luar, melupakan rasa lelah dan laparnya. Ia terus membaca halaman demi halaman, menyerap setiap kata dan pengetahuan yang ada di dalam kitab itu. Semakin ia membaca, semakin ia sadar bahwa selama ini cara ia berlatih di klan sama sekali salah. Teknik-teknik dasar yang diajarkan di klan memang baik, tetapi mereka hanya cocok untuk orang-orang yang memiliki bakat spesifik. Sementara untuk dirinya yang memiliki kondisi energi yang unik dan tidak terikat pada satu jenis kekuatan, cara berlatih yang biasa justru menghambat potensinya sendiri.

Dari kitab ini, Long Yue mengetahui bahwa tubuhnya sebenarnya memiliki kelebihan yang tidak dimiliki orang lain. Ia memang tidak memiliki bakat tinggi dalam satu hal, tetapi tubuhnya sangat netral dan seimbang, mampu menerima dan menyesuaikan diri dengan segala jenis energi, baik itu energi api untuk alkemis, maupun energi elemen beragam untuk formasi. Inilah alasan mengapa ia selalu gagal saat mencoba teknik khusus, karena teknik itu memaksa tubuhnya yang seimbang untuk menonjolkan satu sisi saja, sehingga mengganggu keseimbangan alami yang ada di dalam dirinya.

"Semuanya masuk akal sekarang," bisik Long Yue dengan mata yang bersinar terang. "Aku bukan orang yang tidak berguna. Aku memiliki bakat yang berbeda, bakat yang justru paling cocok untuk menguasai ketiga keahlian ini sekaligus. Terima kasih, Kaisar Tiga Keahlian. Aku tidak akan menyia-nyiakan warisan yang kau tinggalkan ini."

Hari itu juga, di dalam gua tua di tengah Hutan Kabut Hitam, Long Yue memulai langkah pertamanya menuju jalan kekuatan yang belum pernah dilalui siapa pun sebelumnya. Ia mulai mempraktikkan teknik dasar penyerapan energi alam yang tertulis di halaman awal kitab itu. Berbeda dengan teknik di klan yang meminta penyempitan dan pemusatan energi, teknik ini mengajarkan untuk membuka seluruh pori-pori tubuh, membiarkan energi alam masuk dengan bebas, lalu menyebarkannya secara merata ke seluruh bagian tubuh, menyeimbangkan dan memperkuat setiap inci daging dan tulang.

Awalnya terasa aneh dan sulit, tetapi hanya dalam waktu beberapa jam, Long Yue mulai merasakan perbedaannya. Energi alam yang dulu sulit sekali masuk ke dalam tubuhnya kini mengalir deras, lembut namun stabil, memenuhi setiap saluran energi yang selama ini kering dan kosong. Rasa lelah dan sakit yang sering ia rasakan hilang perlahan, digantikan oleh rasa segar dan kekuatan yang perlahan bertambah.

Ia terus berlatih tanpa henti, melupakan waktu dan keadaan luar. Badai di luar akhirnya mereda, matahari pagi mulai menyelinap masuk melalui celah-celah dinding gua, menyinari sosok pemuda yang sedang duduk bersila dengan tenang, dikelilingi kabut energi tipis yang berwarna-warni.

Setelah hampir satu hari penuh berlatih, Long Yue akhirnya membuka matanya. Ada kilatan cahaya tajam yang melintas sekilas di matanya sebelum kembali menjadi tenang. Ia berdiri dan merasakan tubuhnya sendiri. Kekuatan fisiknya sudah berlipat ganda dibandingkan sebelumnya, dan ia bisa merasakan aliran energi yang halus namun kuat berputar di dalam tubuhnya. Ia belum menjadi ahli yang hebat, tetapi ia sudah melewati langkah pertama yang paling penting.

Long Yue menutup kitab itu dengan hati-hati, lalu menyimpannya di dalam kantong di pinggangnya, di tempat yang paling aman dan dekat dengan tubuhnya. Ia tahu, kitab ini adalah harta paling berharga yang ia miliki, kunci untuk mengubah nasibnya dan membuktikan dirinya kepada dunia.

Dengan semangat yang baru dan tekad yang semakin kuat, Long Yue berjalan keluar dari gua itu. Di hadapannya masih ada perjalanan panjang yang penuh bahaya dan tantangan. Ia harus menguasai ketiga keahlian ini sampai ke tingkat tertinggi, menghadapi musuh-musuh yang kuat, mengungkap rahasia dunia, dan akhirnya kembali ke Klan Long sebagai sosok yang dikagumi dan ditakuti semua orang.

"Aku Long Yue," ucapnya pelan sambil menatap jauh ke arah luar hutan. "Mulai hari ini, aku akan menempuh jalan Kaisar Tiga Keahlian. Dan suatu hari nanti, seluruh dunia akan mengenal namaku dengan hormat."

Langkah kakinya kini jauh lebih tegap dan penuh percaya diri dibandingkan saat ia masuk ke hutan ini. Perjalanan panjangnya menuju puncak kekuatan baru saja dimulai, dan banyak hal hebat serta tantangan berat yang masih menantinya di bab-bab selanjutnya. Dari seorang anak yang diasingkan dan dianggap tidak berguna, Long Yue perlahan mulai bangkit, membawa warisan kuno yang akan mengubah takdirnya dan juga takdir seluruh benua ini.

1
Nanik S
💪💪💪💪🙏
Nanik S
Berhasil Long Yu
Nanik S
Bisakah Long Yu menundukkan api ungu
mengejar cahaya
kan namanya juga tanaman langka tanaman itu udah nyerap enrgi alam selama ribuan tahun y jelas lah pasti banyak binatang yang tertarik ya kan.
Nanik S
Setiap tanaman langka pasti ada penghuninya
Nanik S
oky💪💪💪
Nanik S
👍👍👍👍👍
Nanik S
Coba menyuling Ramuan ya
Nanik S
shiiip👍👍
Nanik S
Binatang apa yang menjaga Tanaman Rumput Roh
Nanik S
Cuuuuuuuust
Nanik S
Semakin menarik
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Menarik
Nanik S
Hadir
Nanik S
Awal yang cukup menarik
Deevy Tresiyana
💪👍mantap Thor cerita nya lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!