NovelToon NovelToon
Terikat Tanpa Pilihan

Terikat Tanpa Pilihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Penyesalan Suami
Popularitas:62.5k
Nilai: 5
Nama Author: ludiantie

Tessa hanyalah gadis biasa yang hidupnya digerakkan oleh takdir dan kesalahan orang lain. Pernikahan mendadak dengan Nickolas Adhitama, pria kaya dan dingin, bukanlah pilihannya, tapi kenyataan yang harus dihadapinya.

Nick, yang terbiasa menguasai segalanya, kini berhadapan dengan Tessa, wanita lembut, teguh, tapi menantang yang membuatnya kehilangan kendali.

Sementara Tessa berjuang menjaga harga diri dan kemandirian, Nick harus belajar bahwa hati manusia tak bisa diatur dengan kekuasaan atau uang.

Di dunia di mana satu keputusan bisa menjadi perang psikologis, akankah cinta tumbuh di antara ketegangan dan luka masa lalu, ataukah mereka hanya menjadi tawanan takdir yang kejam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ludiantie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

"Tolong...tolong," Seorang gadis dengan gaun compang-camping tak berbentuk itu berlari dengan sekuat tenaga, berharap ada yang mendengarnya, meskipun ia sendiri tidak yakin ada seseorang disitu selain dirinya,

Ditengah kegelapan malam yang selalu Ia takuti, Gadis itu terus berlari, ada secercah cahaya lampu diujung sana, mungkin itu lampu jalan...

Gadis itu berlari dengan sisa tenaganya, Ya, dia benar, ternyata itu lampu jalan,

Jalan se-sepi ini, apakah akan ada seseorang lewat sini?

Ia hampir menyerah saat Ia melihat ada sorot lampu mobil dari kejauhan.

Gadis itu melambaikan tangannya saat mobil itu mulai mendekat,

"Tolong aku.. aku mohon," Ia berteriak sekali lagi, tenaganya mulai habis,

Sementara itu didalam mobil,

"Orang gila dari mana itu?" Pria itu terheran, melihat wanita dengan penampilan seperti itu pada malam hari dijalan tengah hutan seperti ini,

Namun, Ia tidak peduli dan terus melaju.

Gadis itu akhirnya terjatuh kehilangan kesadarannya, tenaganya sudah benar-benar habis,

Aku tidak kuat lagi... Tolong aku...

Pria didalam mobil itu menatap spion dan melihat gadis itu pingsan, Ia menghentikan laju mobilnya, dan putar balik,

Ia mendekati gadis itu sambil berdecih, Merepotkan saja...

Gadis itu Ia bawa menuju mobil, dan meletakkannya dikursi penumpang, mobil mulai melaju lagi meninggalkan gelapnya hutan malam itu,

"Semoga saja dia bukan orang gila," gumamnya.

Mobil berhenti didepan rumah sederhana disebuah desa tak jauh dari hutan tadi,

"Hey... bangun," namun gadis disampingnya tidak kunjung membuka matanya,

Pria itu melihat pakaian yang dikenakan gadis itu, muncul rasa curiga didalam pikirannya,

"Kalau kau bertemu laki-laki lain tadi, sudah dapat dipastikan, kau akan berakhir seperti apa." ucapnya lirih.

Pria itu mendekatkan tubuhnya, Ia ingin memeriksa apakah gadis itu masih hidup atau tidak, sebelum sebuah sorot lampu itu menyilaukan pandangan matanya.

"Hey.. apa yang kalian lakukan!" teriak salah seorang pria tua, yang membuat gadis itu langsung terbangun dengan eksprei takut,

"Keluar kalian, jangan macam-macam disini!"

Dengan kesal, Pria itu turun dari mobil,

“Apa-apaan ini?” suaranya rendah tapi tajam.

Beberapa warga mulai berdatangan dari arah rumah-rumah sekitar. Senter disorotkan ke arah mobil. Seorang pria tua dengan sarung dan peci melangkah maju,

“Kami lihat dari jauh. Kamu berhenti di pinggir jalan, terlihat mencurigakan, malam-malam begini. Mau ngapain?” tuduhnya.

“Dia pingsan,” jawab pria itu singkat. “Saya cuma menolong.”

“Menolong?” Seorang ibu-ibu menyahut sinis. “Dengan pakaian seperti itu?” Ibu itu menunjuk gadis didalam mobil,

Gadis itu turun dari mobil dengan kaki gemetar. Rambutnya berantakan, gaunnya compang-camping. Wajahnya pucat. Ia memeluk dirinya sendiri.

Dengan sigap pria itu melepas jas nya untuk menutupi tubuh gadis itu yang terbuka,

“Saya... saya hanya minta tolong...” suaranya lemas,

Warga saling berpandangan. Bukannya iba, beberapa justru berbisik-bisik makin keras.

“Lihat pakaiannya…”

“Jangan-jangan mereka habis begituan…”

“Perempuan baik-baik tidak mungkin berduaan dengan seorang pria dengan pakaian seperti itu, apa lagi malam-malam begini dan ditempat sepi”.

Pria itu mengepalkan tangan. “Cukup. Jangan berbicara sembarangan.”

Pria tua tadi melangkah lebih dekat. “Di desa ini ada aturan. Kalau laki-laki dan perempuan tertangkap basah berduaan dalam keadaan mencurigakan, apalagi sampai seperti itu…”

tatapannya tajam pada pakaian gadis itu. “Kami tidak bisa tinggal diam.”

“Kami bahkan tidak melakukan apa-apa!” potong pria itu.

“Tapi orang sudah melihat,” sahut warga lain.

“Nama desa bisa tercoreng.”

Gadis itu menunduk. Tubuhnya masih gemetar, bukan hanya karena lelah, tapi karena ketakutan yang belum hilang sejak ia berlari dari hutan.

“Saya… tidak kenal dia…” ucapnya lirih.

Suasana makin riuh.

“Tidak kenal tapi berduaan dimobil?”

“Justru itu makin aneh!”

Pria itu menatap gadis itu sejenak. Ada kekesalan di wajahnya, tapi juga sesuatu yang sulit ditebak.

“Saya menemukan dia pingsan di jalan,” katanya tegas. “Kalau saya niat buruk, saya tidak mungkin berhenti.”

Pria tua itu menghela napas panjang. “Benar atau tidak, kalian sudah menciptakan fitnah. Orang-orang sudah melihat. Besok pagi cerita ini bisa menyebar.”

Seorang tokoh warga yang lain datang, lebih tua, rambutnya memutih. “Bawa mereka ke balai desa.”

Di balai desa yang sederhana itu, lampu neon menyala terang. Gadis itu duduk di kursi kayu, kedua tangannya menggenggam ujung jas yang ia pakai. Pria itu berdiri bersandar pada tembok, wajahnya dingin.

“Kalian tidak sadar akibatnya?” tanya tokoh desa.

“Akibat apa?” pria itu menjawab datar.

“Perempuan ini dalam keadaan tidak pantas, kamu bersamanya di mobil, tengah malam. Kalau tidak diselesaikan, ini bisa jadi aib. Bagi dia, juga bagi kamu dan bagi desa ini.”

“Aib?” pria itu mendengus. “Saya cuma berhenti menolong.”

“Menolong juga ada caranya,” sahut seorang ibu.

“Kenapa tidak langsung dibawa ke rumah warga?"

Pria itu terdiam. Ia memang sempat menunduk untuk memeriksa napas gadis itu. Dari kejauhan, pasti terlihat mencurigakan.

Gadis itu tiba-tiba berdiri. “Saya tidak ingin merepotkan siapa pun…” suaranya gemetar. “Kalau memang… kalau memang saya dianggap bersalah…”

“Bukan hanya kamu,” potong tokoh desa. “Di kampung ini, kehormatan dijaga bersama.”

Hening beberapa detik.

Lalu kalimat itu keluar.

“Cara paling baik adalah kalian menikah.”

Suasana langsung sunyi.

Gadis itu menatap tak percaya. “Apa?”

Pria itu tertawa pendek, tanpa humor. “Anda bercanda.”

“Kami tidak bercanda,” jawab pria tua tegas. “Kalau

tidak, kami akan laporkan ke pihak berwajib atas dugaan perbuatan tidak senonoh. Dan nama kalian akan tetap rusak.”

Gadis itu pucat. Ia bahkan tidak tahu harus pulang ke mana. Tidak ada tempat. Tidak ada keluarga yang bisa ia datangi.

Pria itu memperhatikan perubahan ekspresinya.

“Kamu punya keluarga?” tanyanya pelan.

Gadis itu menggeleng.

Tatapan pria itu berubah, kali ini lebih serius.

“Kalau saya menolak?” ia kembali menghadap warga.

“Berarti kamu tidak bertanggung jawab,” sahut seseorang. “Dan kami akan mengurusnya sesuai aturan.”

Keheningan kembali turun. Hanya suara kipas angin tua yang berderit.

Gadis itu menunduk dalam. Air mata jatuh tanpa suara.

Pria itu menghela napas panjang, kasar.

“Saya tidak menyentuhnya,” katanya pelan, tapi jelas. “Tapi kalau ini satu-satunya cara agar kalian berhenti menghakimi kita…”

Ia berhenti sejenak, lalu menatap gadis itu.

“Kamu mau?”

Gadis itu mengangkat wajahnya perlahan. Di matanya ada ketakutan, tapi juga keputusasaan yang dalam.

Jika ia pergi sekarang, ia tidak tahu harus ke mana. Dunia di luar sana, sama gelapnya dengan hutan tadi.

“Aku…” suaranya nyaris tak terdengar. “Aku tidak punya pilihan.”

Ruangan terasa makin sesak.

Tokoh desa mengangguk pelan. “Baik. Besok pagi kita urus akadnya.”

Pria itu menatap lurus ke depan, rahangnya mengeras.

Semalam ia hanya berniat pulang setelah selesai negosiasi proyek pertambangan didesa itu,

Kini, ia pulang membawa seorang istri yang bahkan tidak ia kenal.

Dan gadis itu…

Ia hanya ingin selamat.

Tapi takdir justru menyeretnya ke kehidupan baru yang lebih tak terduga daripada gelapnya hutan malam tadi.

1
Nur Halida
thor novel lucas greyson kenapa tiba2 hilang??🤔🥹
Zahraputri Putri
betulll..mending kmu pergi aja Cass jangan jadi bodoh
AstutieEcc
Nick bilang maaf aja, selesai masalah kalian, gemes dechhh/Angry//Angry//Angry/
Nur Halida
nick pasti akan menjadi suami dan ayah siaga tingkat dewa😁😁
Zahraputri Putri
sdh cukup cassandra jangan jatuhkn harga dirimu lebih dari ini,,tinggalkn orion buat dimenyesal banyak laki laki lain disana lebih baik dari dia,lagian kmu juga gk tau emaknya orion seperti apa,udh daripada sakit hati lebih dalam mending kmi pergi saja
Nur Halida
ayolah orion buka hatimu untuk cassandra
Nur Halida
ayolah orion buka aja sedikit hatimu untuk gadis setulis cassandra .. kamu harus bahagia dan melupakan tessa karena tessa sudah benar2 bahagia dengan nick
Nur Halida
itu baru bener nick.. kerena hidup berjalan kedepan 😁
Zahraputri Putri
sdh ya sdh dapat jodhnya masing masing,jadi fokus kedepan aja🤭jng lihat kebelakang lagi
Zahraputri Putri: paksa dia kk paksa 😁
total 2 replies
Nur Halida
akhirnya jodoh orion nongol juga hilalnya😊 .. keknya cassandra gadis tulus tinggal membuat orion move on aja ..
itsmecancer: mudah²an aja Orion gak rewel ya 😌
total 1 replies
Nur Halida
daniel.kalo masih jomblo mana paham apa yg terjadi tadi pagi hingga membuat mood nick jadi lebih manusiawi😁
itsmecancer: kasih paham say 🤫🤫
total 1 replies
Zahraputri Putri
sdh berani menggoda tessa🤭
dn nick kmu harus lebih santai ya jngn kaku kaku😁
Nur Halida
nick takut kamu kenapa2 tessa ...
itsmecancer: Nick makin overprotektif soalnya 🤫
total 1 replies
Nur Halida
itukan untuk kebaikanmu tessa apalagi kamu sedang hamil..
Zahraputri Putri
ternyata lucas Greysons sdh ada kamarnya sendiri😁
itsmecancer: Betul 😆 Lucas pindah rumah sekarang, sudah nggak jadi figuran lagi, sekarang dia jadi pusat masalahnya sendiri, kamu bakal lihat sisi dia yang beda disana, kalau sempat, boleh banget kenalan kesana juga ya☺️❤️
total 1 replies
Nur Halida
kenapa nick tidak mau lucas mengambil alih aset reymond??
bukannya dg begitu reymond jadi gak bisa ngapa2in karena dia jatuh miskin jafi gak mungkin balas dendam lagi ke nick kan??
itsmecancer: yang jelas Nick bukan orang yang kayak gitu...lagian itu bukan bagian dari kesepakatan☺️
total 1 replies
Nur Halida
kenapa keknya reymond ini lebih hebat dari nick ya .. buktinya dia tau kalo nick minta bantuan ke orang lain dan dia curiga ke lucas greyson ..
itsmecancer: karena dia main kotor beb... dan itu bukan dunia Nickholas
total 1 replies
Nur Halida
hancurkan reymond🤬🤬🤬
Nur Halida
jodohin orion dg gadis baik tulus dan ceria thor ..
kasihan banget lihat nick kesiksa ketika melihat orion orion dan tessa kek gitu
itsmecancer: nanti author pikir-pikir dulu 🤔
total 1 replies
Zahraputri Putri
udh thor buat sembuh aja orionnya ,gk tega lihat nick tersiksa bathin🤭
Zahraputri Putri: 🤣🤣tpi jangan lama lama dong kasian gk tega liatnya🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!