Sekuel dari kisah Ivanka ( Izinkan Aku Bahagia )
Saat manusia di hadapkan antara nyaman dan cinta mungkin tak akan sulit untuk memutuskan tapi saat harus memilih antara orang tua atau cinta siapa kah yang akan kalian pilih ?
Itu juga yang harus Widya hadapi dimana iya harus terjebak antara cinta dan baktinya pada seorang ayah terlebih cintanya ternyata terlarang untuk bisa iya gapai.
Cinta seperti apa yang sedang di hadapi Widya dan akankah seseorang yang Abah hadirkan mampu menghilangkan cinta yang salah itu menjadi sebuah cinta murni yang utuh ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kejujuran Widya
" kenapa kamu tega membohongiku mas ?" tanya seorang wanita muda yang sudah di buat sangat jatuh cinta pada seorang laki laki yang baru beberapa bulan iya kenal karena kebetulan satu tempat kerja dengannya.
" aku tak pernah berniat sekali pun untuk membohongimu, Widya "
" percayalah "
" aku sangat mencintaimu dan pernikahan ku dengan istriku saat ini karena hasil perjodohan yang di lakukan orang tua ku " ucap seorang laki laki yang bernama Panji yang masih berusaha meyakinkan wanita di hadapannya yang katanya iya cintai.
Widya wanita muda yang baru saja menginjak usia dua puluh tahun dimana saat ini Widya bekerja di sebuah perusahaan retail yang tersebar di berbagai kota dan salah satunya ada di kota kecil tempat iya di lahirkan dan di besarkan selama ini hingga saya ini.
Dan laki laki yang saat ini sedang meyakinkan Widya di kenal dengan nama Panji Anggara kepala toko di tempat Widya bekerja saat ini dan entah bagaimana caranya Panji menutupi pernikahannya selama ini hingga tak ada satu orang pun di toko yang tau jika selama ini Panji sudah menikah.
" beri aku waktu untuk memikirkan semuanya" ucap Widya yang langsung meninggalkan Panji di dekat danau dimana mereka janjian untuk bertemu sore itu.
Sejak saat itu sampai saat ini dimana waktu sudah berlalu lebih dari tiga bulan tapi Widya memilih mengabaikan Panji tanpa memberikan kejelasan hubungan mereka tapi tidak dengan panji yang terus mengejar Widya seolah hubungan ini tak ingin sampai berakhir.
" apa kamu sudah yakin akan berhenti bekerja ?" tanya Abah orang tua Widya yang hanya tinggal ayahnya saja tapi biasa Widya panggil Abah.
" Abah tak akan memaksa atau menuntut kamu apapun selama kamu masih ingat dengan tanggung jawab dan batasan dalam hidup karena bagaimanapun kamu seorang wanita yang harus bisa menjaga martabat dan harga dirimu sebagai seorang wanita " ucap Abah menasehati.
" maafkan Widya bah " ucap Widya yang merasa tertampar dengan nasehat yang Abah katakan.
" maaf kenapa ?" tanya Abah sambil menatap ke arah putri tunggalnya yang begitu sangat iya sayangi dan sangat iya jaga selama ini.
" jujur beberapa bulan yang lalu Widya dekat dengan seorang laki laki tanpa Widya tau saat kami menjalin hubungan ternyata dia sudah memiliki keluarga " ucap Widya dengan suara yang sangat pelan tapi masih bisa di dengar oleh Abah.
" tapi Abah tenang saja, Widya tak lagi berhubungan dengannya dan Widya selalu menghindar saat bertemu dengan nya " ucap Widya yang bisa melihat pancaran kekecewaan di wajah Abah yang mana selama ini hanya ada pancaran cinta dan juga bangga di wajah itu untuk dirinya.
" apa kamu yakin ?"
" apa laki laki itu bisa menerima keputusan mu ?" tanya Abah yang ingin putrinya benar benar putus hubungan dengan laki laki itu tapi Widya tak menjawab yang bisa di artikan jika laki laki itu masih belum bisa menerima keputusan yang Widya berikan.
" siapa laki laki itu ?"
" apa Abah tau atau Abah kenal dengan laki laki itu ?" tanya Abah yang ingin bisa menyelesaikan semua masalah putrinya karena Abah tak ingin Widya sampai mendapatkan karma dari apa yang iya perbuat saat ini.
" Abah kenal karena dia pernah sekali ke rumah mengantar Widya pulang saat kerja malam " ucap Widya jujur.
" siapa ?" tanya Abah sambil berpikir dan mengingat ingat sosok laki laki yang putrinya katakan.
" jangan bilang jika dia kepala toko di tempat kamu bekerja ?" tebak Abah yang langsung mendapat anggukan dari Widya dengan penuh ketakutan.
" Abah mengerti mungkin kamu baru mengenal cinta tapi kamu harus ingat cinta boleh bodoh jangan " ucap Abah.
" jangan pernah mau atau ingin menjadi perusak hubungan atau pernikahan orang lain karena apa yang kita tanam suatu saat akan kita tuai hasilnya dan Abah tak mau kamu sampai mengalami apa yang istri panji rasakan saat ini " ucap Abah.
" apa itu juga alasan kamu masih tidak ingin dekat dengan Wisnu ?" tanya Abah yang merasa hubungan Widya dan Wisnu masih jalan di tempat meski satu Minggu lagi mereka akan menikah.
" apa kamu sangat mencintai laki laki itu ?" tanya Abah dengan tatapan kecewa.
" Widya berusaha bah, Widya bahkan memilih berhenti bekerja agar Widya bisa benar benar melupakan dia " ucap Widya dengan air mata yang sudah tak bisa di bendung lagi.
" lalu apa yang kamu miliki untuk Wisnu ?"
" apa Wisnu tau jika kamu masih memiliki perasaan untuk orang di masa lalu kamu ?" tanya Abah yang tak bisa membayangkan jika sampai Wisnu tau tapi Wisnu dengan sangat lapang dada menerima pernikahan ini.
" kita ini hidup di kampung, baik buruk kita akan selalu menjadi perhatian orang lain sekalipun kita tak mengenal mereka dan sekalipun kita tak peduli dengan itu tapi kita tetap harus selalu menjaga diri dan menjauh dari apa yang bisa menjadi bahan gosip orang orang di sekitar kita " ucap Abah mengingatkan.
" mungkin mas Wisnu paham tapi sepertinya mas Wisnu tidak mempermasalahkan hal itu selama Widya sudah tak lagi berhubungan dengan Panji " ucap Widya menduga duga.
" lalu apa yang kamu rasakan untuk Wisnu ?" tanya Abah karena bagaimanapun Abah ingin Widya bisa hidup bahagia setelah menikah nanti.
" Widya nyaman saat bersama mas Wisnu karena mas Wisnu selalu menjaga dan bisa menjadi teman untuk Widya " ucap Widya jujur.
" Abah harap dengan rasa nyaman itu kamu bisa mulai membuka hati dan mulai mencintai Wisnu karena Abah yakin Wisnu laki laki baik yang akan menjadi imam yang baik untuk kamu dan anak anak kalian nanti " ucap Abah yang memang sejak awal yakin Wisnu bisa menjadi pendamping dan penjaga untuk putrinya.
Tanpa keduanya sadari Wisnu mendengar pembicaraan Widya dan Abah saat mereka membahas tentang Panji tapi bukannya mundur Wisnu malah datang menghampiri Widya dan Abah seolah tak mendengar apapun.
" assalamualaikum bah " ucap Wisnu sambil mencium punggung tangan Abah dan kedatangan Wisnu berhasil membuat Abah dan Widya pucat pasi terutama Abah karena Abah tak ingin Wisnu sampai memutuskan rencana pernikahan nya dengan Widya setelah tau semuanya.
" mas " sapa Widya seolah ingin tau apa Wisnu mendengar pembicaraan dirinya dan Abah atau tidak.
" kenapa kamu belum siap ?" tanya Wisnu seolah tak mendengar apapun saat Widya menyapanya.
" siap kemana mas ?" tanya Widya dengan jantung yang tiba tiba saja tak tenang.
" bukannya kita akan mencari mas kawin untuk pernikahan kita nanti ?" tanya Wisnu mengingatkan.
" mas tak mendengar apapun ?" tanya Widya yang merasa Wisnu mendengar pembicaraan mereka.
" entah mas mendengar atau tidak, bagi mas setiap manusia pasti memiliki masa lalu begitu juga dengan mas " ucap Wisnu sambil melihat ke arah Abah.
" tapi semuanya mas kembalikan lagi padamu, apakah kita akan melanjutkan pernikahan ini atau tidak ?"
✍️✍️✍️ hai hai haiii ketemu lagi sama cerita receh R-kha 😘 😘😘 cerita novel ini lanjutan dari kisah Ivanka Izinkan Aku Bahagia dimana di kisah ini akan menceritakan tentang Wisnu dan Widya.
Akan kah pernikahan Wisnu dan Widya tetap terjadi sedangkan cinta itu belum tumbuh di antara mereka ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘