NovelToon NovelToon
Pelayan Kecil Candu CEO Dingin

Pelayan Kecil Candu CEO Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Mantan
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: YeNitya

Samuel adalah Seorang CEO sebuah Perusahaan terkenal di Negara Eropa yang memiliki sifat dingin dan kaku, memiliki sifat tenang jika mengambil sesuatu keputusan saat memimpin Perusahaannya

Namun suatu hari di saat dia baru pulang dari Bar dalam keadaan tak sadar, dia tiba-tiba di banting hingga pingsan oleh Seorang gadis yang ternyata keponakan Bibi pelayannya yang bernama Aluna

Apa yang akan terjadi selanjutnya oleh Samuel jika ketenangannya selama ini di ganggu oleh Seorang gadis bar-bar yang membuat perasaannya naik turun tak tenang seperti biasanya

Saksikan kelanjutannya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YeNitya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

"Aduh sakitnya Kepalaku"

Terdengar suara keluhan dari seorang Pria yang saat ini baru mulai membuka matanya dan memegang kepalanya yang pagi ini terasa sangat sakit sekali di tempat tidur

Samuel yang memegang kepalanya mengingat jika malam tadi dia berpesta di Club bersama temannya Nathan yang akan melepas kan masa bujang nya menuju Pernikahan dan baru pulang jam 3 pagi

"Selamat Pagi Tuan Muda" ucap Bibi Anne pelayan di Mansion Samuel menyapa saat ini sambil membuka tirai kamarnya

Bibi Anne ini pelayan pribadi Samuel, jadi tidak ada yang berani membangunkan Samuel setiap harinya kecuali Bibi Anne dan membuka tirai kamar Alex selain Bibi Anne, selain itu Bibi Anne ini bertugas menyiapkan makanan Samuel kapan pun dia inginkan, padahal Samuel sangat banyak memiliki pelayan namun kesetiaan untuk Samuel adalah nomer 1 dan Bibi Anne sudah bekerja padanya sangat lama sekali sehingga Samuel hanya bisa mempercayakan dan beri tugas seperti ini pada Bibi Anne di Mansionnya

"Pagi, Bibi ini jam berapa?" tanya Samuel dengan suara serak nya khas bangun tidur

"Ini jam 10 Pagi Tuan Muda" ucap Bibi Anne dengan suara lembutnya

"Apa Tuan Muda Ingin sarapan di sini atau di meja makan?" tanya Bibi Anne

"Di meja makan saja Bi, aku ingin mandi berendam sebentar" ucap Samuel dan di anggukin oleh Bibi Anne

Tak lama setelah berendam mandi dan berpakaian lengkap serta Jas yang hanya di sampirkan di lengan tangan saja, Samuel mulai turun ke bawah untuk sarapan pagi

"Selamat Pagi Tuan" ucap Asisten Samuel yang bernama Rey

"Selamat Pagi, bacakan jadwal saya hari ini" ucap Samuel padanya sambil mengambil sarapannya yang sudah di siapkan Bibi Anne

"Hari ini Anda akan ada meeting jam 1 siang dilanjutkan makan siang bersama setelah itu ada meeting di kantor dengan pemegang saham yang lainnya mengenai tentang yang kemaren Tuan" ucap Rey melaporkan kegiatan hari ini Pada Samuel

"Belum selesai yang kemaren masalah nya..ckckck...masih juga di bahas lagi oleh para Pemegang saham, apa yang di kerjakan mereka semua hingga kecolongan Ratusan dollar dalam 3 bulan.." ucap Samuel yang marah dan kesal sambil membanting sendok yang dia pegang

"Iya Tuan semua menunggu keputusan Anda" ucap Rey melaporkannya pada Bos nya itu

"Oya Tuan, Tadi Nyonya besar telepon kata nya Anda di suruh pulang setelah balik dari kantor" ucap Rey lagi menyampaikan pesan kepada Samuel

"Ya sudah..kamu sudah sarapan Rey?"tanya Samuel menatap Asistennya tersebut

"Sudah Tuan tadi sarapan di jalan" ucap Rey pelan

"Oke, kalau gitu kamu tunggu Saya di ruang tamu saja" ucap Samuel

Kemudian Samuel mulai berangkat ke kantor di dampingi oleh Roy di depannya sebagai Asistennya

Setelah sampai di kantor, Samuel langsung naik ke lantai yang terdapat ruangan miliknya sebagai Pemimpin Perusahaan ini

"Pak, ada Nona Angela di dalam menunggu di ruangan Anda sejak dari tadi" ucap Lia sekretaris Samuel melaporkan ketika Samuel baru datang dan menghampiri meja Sekretarisnya tersebut

"Ya" ucap Samuel dengan singkat

"Kenapa dia datang ke kantor pagi-pagi begini bikin kesal saja, dasar sepupuku itu" gumam Samuel dalam hati

Lalu Samuel masuk ke Ruangan dan duduk di Kursi kebesarannya

"Ada apa Angel kamu datang ke kantor Pagi begini?" tanya Samuel pada Angela, sepupunya tersebut

"Begini Samuel, aku ingin mengajak mu bekerja sama ke dalam Perusahaan yang aku pimpin dan ini Proposal nya kamu baca dulu nanti kalau di setujui aku akan datang lagi, Sam" ucap Angela tanpa basa basi dan menyodorkan berkas pada Samuel

"Ya, nanti Aku hubungi kalau Proposal mu bagus dan menguntungkan bagi kami" ucap Samuel

"Oke, kalau gitu aku balik dulu ya" ucap Angela

"Ehmmm" sahut Samuel mengangguk pelan

Namaku Samuel umur 30 tahun , Aku Anak tunggal dan sekarang Aku seorang CEO Perusahaan Terkaya Di seluruh Eropa, sifat ku sangat dingin dan pembawaan yang tenang saat mengambil keputusan membuat Perusahaan ku semakin berjaya di Seluruh Benua Eropa ini.

Setiap Hari nya ritme kerja yang Aku lewati seperti ini selalu penuh jadwal rapat dan rapat, kadang Aku sampai bosan dan kalau sudah bosan, Aku pergi ke club bersama teman dekat ku Nathan, sampai mabuk baru kami pulang, kami penganut No Sex Before Married sehingga kami hanya minum-minum saja di Bar tanpa memesan wanita-wanita murahan tersebut.

Tak lama Hp Samuel berdering

Drttt...drttt...drtt...

"Halo..Hai Bro apa malam ini kita ke Bar lagi?" tanya Nathan di seberang telpon

"Maaf Nathan aku tak bisa ke Bar malam ini karena Mami suruh aku pulang malam ini ke Penthousenya, padahal aku malas pulang palingan itu lagi itu lagi yang di bahas lelah telinga ku mendengar nya" cerita Samuel yang curhat pada Nathan

"Sabar Bro, makanya cari cewek untuk nikah jangan berkas aja yang di pegang terus" ucap Nathan tertawa mengejek Samuel juga

"Aihhh, kamu tu ngesalin, ya udah aku tutup dulu aku ada rapat pemegang saham sebentar lagi" sahut Samuel dan hanya kepada Nathan, Bibi Annr dan orang tuanya sifat cerewet Samuel keluar selain itu tidak ada yang tau dan sehari-hari Samuel hanya menampilkan sikap dingin dan cueknya pada anak buah yang dia pimpin di Perusahaan milik Sang Ayah

"Oke Bro" ucap Nathan sambil menutup telepon

Setelah jam 5 sore pekerjaan Samuel selesai, Samuel pulang ke Penthouse milik Orang tuanya

"Halo Mam, Pap" sapa Samuel dan langsung mencium kedua pipi orangtua nya bergantian

"Halo sayang, akhirnya kamu pulang ke Penthouse juga, kalau gak di ingat kan jadwal mu pada Asisten mu Rey, kamu tidak ingat pulang ya Nak, sedih Mami ini Nak" ucap Mami Samuel yang mulai mendramatisir keadaan setiap Samuel sering kelupaan pulang ke Penthouse milik Orang Tuanya

"Maaf Mam, pekerjaan di kantor menumpuk gara-gara ada Staff yang mencuri data di kantor sehingga Ratusan Dollar hilang dalam 3 bulan Mam, para pemegang saham marah pada staff divisi yang melakukan pemantauan, Pusing Samuel Mam di buatnya masalahnya gak selesai-selesai" ucap Samuel yang lapor pada Mami dan Papi, walau bagaimana pun Orang Tua Samuel adalah pemegang saham terbesar jadi pasti mereka juga sudah mengetahuinya cepat atau lambat

"Iya Papi juga sudah dapat laporannya tadi siang jadi sudah selesai masalahnya, Sam?" tanya Papi

"Udah Pi walau tadi berjalan secara alot tapi Sam sudah menyelesaikan nya" ucap Samuel melaporkan kepada Bos Besar Samuel yaitu Papi nya sendiri

"Sudah..sudah..kalau di sini, jangan membahasnya lagi Mami pusing mendengar masalah-masalah begitu lebih baik kita makan malam sekarang dan ada yang ingin Mami cerita kan pada Samuel

"Ada apa Mi?" tanya Samuel penasaran

"Sam, Mami mau jodohkan kamu dengan Anak temen Arisan Mami namanya Clara, anaknya cantik Sam, mana model lagi Sam, cocok sama kamu" ucap Mami mempromosikan calon mantunya pada Sang Anak dan mudah -mudahan kali ini usahanya gak di tolak Samuel lagi

"Nah kan apa Aku bilang pasti deh masalah perjodohan tidak lain tidak bukan" gumam Samuel dalam hati

"Gak mau Mam, Aku bosan di jodoh-jodoh kan mlulu" ucap Samuel sinis mendengar cerita Mami nya

"Ini terakhir Sam, kalau kamu gak setuju gak apa-apa yang penting temuin dulu, lagi pula umur mu sudah 30 tahun Sam, kapan lagi kamu mau menikah Nak, teman-teman Mami sudah punya cucu semua, Mami saja yang belum, Sam" ucap Mami dengan ekspresi sedih sehingga Samuel pun tak tega melihat Sang Mami memasang wajah seperti itu

"Ya sudah, Iya deh Mam, ntar Mami aja yang atur kapan ketemuanya, biar Samuel sesuaikan jadwalnya" ucap Samuel mengalah dari Sang Mami walau dia tau Sang Mami memang sengaja memasang wajah seperti itu agar dia menjadi luluh pada permintaannya

1
Farida Irwanq
semangat up kak.
Virus: Siap kak..
total 1 replies
4U2C
bukannya SAMUEL sudah memutuskan pertunangnya tiga tahun lalu..
Virus: sama-sama kak../Smile/
4U2C: ok thor terima kasih pemberitahuannya..
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!