NovelToon NovelToon
Istri Tuan Amnesia

Istri Tuan Amnesia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:11.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Erna Surliandari

Ia tengah lari dari perjodohannya. Nur Aida Rindayani tak pernah menyangka, Ia justru menemukan seorang pria yang tergeletak di pantai dan membawanya pulang. Sebuah fitnah keji, lalu memaksa mereka menikah dalam sekejap.

Arrayan Bima Hartono , adalah seorang pewaris dari perusahaan besar di kotanya. Suatu hari, Ia diculik secara dramatis oleh beberapa musuhnya. Ia sempat kabur, namun justru terjatuh ke dalam jurang yang menghubungkannya dengan lautan yang dalam.

Apakah akan tumbuh cinta diantara mereka? Bagaimana, jika ketika itu Gibran ingat akan semua masa lalunya? Bagaimana, nasib Aida selanjutya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tragedi malam itu

Di kegelapan malam yang mencekam. Seorang pria tengah berlari terengah-engah dengan luka penuh darah di bagian kepalanya. Dadanya sakit, dan kepalanya begitu pening menatap hamparan kegelapan yang ada di hadapannya.

"Aku... Aku harus kemana lagi?" fikirnya, sembari mengatur nafas dan irama jantungnya yang begitu cepat. "Bahkan, sekarang aku dimana pun, aku tak tahu." ucapnya, menatap hamparan pohon luas terbentang di hadapannya.

"Cepat, cari dia sampai dapat. Jangan biarkan Dia pergi. Jika tidak, semua rencana kita akan hancur. Aku sudah berusaha sejauh ini. Jangan sampai gagal hanya karena dia yang lolos dengan mudahnya." seseorang tampak memberi instruksi dengan orang-orangnya. Terdengar begitu serius, mencari pria incarannya yang harus mereka tangkap, baik hidup atau mati.

Kreeek! Ranting terinjak, dan semua orang lantas menyorot ke arah sumber suara, dengan senter yang mereka bawa. "Itu Dia!" pekik salah seorang dari mereka. Pria itu kembali berlari sekuat tenaganya, tanpa mampu memilih arah yang tepat untuk Ia tuju. Hingga sebuah jurang terjal, Ia temukan tepat di hadapannya.

"Astaga! Kenapa aku kemari? Ini jurang? Dibawah sana, pasti dalam sekali. Tapi, tak ada tempat ku untuk lari lagi."

Pria itu menatap kearah bawah, bergantian menoleh ke arah cahaya, dimana mereka semakin dekat ke arahnya.

"Aku terjun, apakah aku akan selamat? Tapi jika aku menyerahkan diri pada mereka, maka aku pun akan mati." fikirnya panjang, menatap lautan luas yang terbentang di depan matanya. Tampak jelas, dengan sinaran rembulan dengan cahaya diatasnya.

"Rayan!" pekik seorang pria padanya. Ia bukan tersangka utama yang menculiknya. Ia hanya tangan kanan yang menutupi wajahnya dengan topeng pengecutnya.

Rayan berusaha mencari celah, agar dapat lari. Tapi gelapnya suasana disana, membuat pengelihatan Rayan benar-benar tak jelas. Ia terpeleset, dan akhirnya jatuh kedalam sana. Suara jeritannya terdengar begitu jelas ditelinga mereka semua. Hingga mereka berlari menuju ke sumber suara yang mereka dengar. Untung saja, mereka tahu itu jurang, hingga mereka dapat mengerem langkah kaki masing-masing.

"Astaga! Apa dia loncat ke dalam sana?"

"Apakah dia mati? Itu dalam sekali. Belum lagi, jika terbentur dengan bebatuan yang ada."

"Kenapa begini, Rayan? Sesulit itukah, hanya untuk menjadi seorang penurut?" pria bertopeng itu, mengambil sebuah sepatu. Dan pastinya itu yang Rayan pakai sebelum terjatuh. Ia membawanya, sebagai bukti yang akan menyatakan, jika Rayan telah mati kecelakaan. Mobil Rayan pun akan dibuat, sedemikian rupa agar meyakinkan untuk segala keterangan yang dibutuhkan.

***

Byuuurrrrr! Tubuh Rayan tercebur di dalam air yang begitu dalam. Bahkan, tampak tanpa dasar yang akan menjadi tempatnya berpijak.

Ia tak bisa berenang. Sekarang, Ia harus apa sekarang? Haruskah, mengikuti aliran air yang membawanya terombang ambing entah kemana. Ia pun memilih diam, terapung mengikuti arusnya. Ia menghemat tenaga, agar tak semakin lemah atau bahkan kehabisan nafas dan mati sebelum waktunya.

"Aku... Aku tak boleh mati dalam keadaan seperti ini. Mereka, akan menang jika begini. Aku tak boleh, membiarkan itu terjadi."

Tubuhnya mulai menggigil kedinginan. Air membawanya semakin menengah, bukan semakin menepi. Ia bahkan tak tahu lagi, sudah berapa lama Ia terapung disana. Ia hanya melihat, matahari telah menyambut pagi yang begitu cerah. Ia hanya bisa terpejam, silau, dan lelah.

"Semoga aku akan tetap hidup setelah ini." harapnya.

1
Shifa Burhan
pemikiran munafik pria
melaknat pebinor dan memuja pelakor

pemikiran munafik wanita
melaknat pelakor dan memuja pebinor

dan novel ini menunjukan dirimu dengan cara kau memperlakukan pelakor dan pebinor
Shifa Burhan
begitu banyak novel pebinor menculik, memaksa istri orang untuk tinggal dengan nya, dan itu semua dibenarkan oleh author nya

bahkan ada novel istri diculik, tinggal bersama, bahkan tidur bersama dengan pebinor penculiknya dan ketika suami datang menyelamatkan nya dan menghajar pebinor itu istrinya malah membela pebinor karena dia bilang dia diperlakukan dengan baik, dan novel itu membenarkan

cari satu saja novel yang bertema pebinor menculik atau memaksa istri orang tinggal bersamanya, dan novel itu anggap itu sebuah kesalahan
kalian tidak akan dapat novel kayak gitu, karena faktanya semua novel akan membenarkan itu
Firma Firma
bagus banget Thor... 💪💪💪💪
Iis Sumarni
Luar biasa
Siskaa Ummu Yahya Fiona
kocaksss /Grin/
Tina Akbar
Luar biasa
WaTea Sp
good
herself_22
Luar biasa
L A
Biasa
Meimawati
Kecewa
Meimawati
Buruk
Najwa Naj
cerita bagus
Najwa Naj
bagus
Mili magaya
iya,memang jauh, jauh lebih kaya maksudnya
Mili magaya
tante gambreng gak tuh🙃🤣
Mili magaya
eh...gak boleh dosa
Mili magaya
egois
bbbingung
menjijikkan
nov
🥰🥰
R_3DHE 💪('ω'💪)
romantis nyyyyaaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!