NovelToon NovelToon
Tak Ada Kata Sayang

Tak Ada Kata Sayang

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:244.3k
Nilai: 5
Nama Author: Gelsanu Sahra

Apa kata sayang itu penting? Apa perlu diucapkan jika dia sayang? Tapi bagaimana, jika pasangan tidak pernah bilang sayang. Jangankan manggil sayang. Manggil namnya saja, jarang. Terus bagaimana, kisahnya ya?.




Tak pernah bertemu, tepi saling berkaitan. Bahkan saling menyakiti, satu sama lain. Kisah cinta yang aneh, karena saat mereka mencintai, salah satunya memilih untuk pergi.

Kisah cinta dalam diam, yang saling mencintai, tapi tak pernah tahu tentang kenyataan jika cintanya itu terbalaskan.

Saat seorang sahabat, jatuh cinta dengan sahabatnya tapi sang sahabat malah menjauh.

Saat mereka dipertemukan namun tidak lama mereka terpisah karena yang satu memutuskan untuk pergi.

Dia menunggu, beberapa tahun berharap cintanya terbalas. Dan disaat itu pula, Tuhan memperlihatkan Kekuasaan-Nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gelsanu Sahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pendahuluan

Bandara Singapura Changi—Indonesia, Jakarta.

Cerita ini bermula pada jam sepuluh pagi tanggal 6 Agustus 2005M, bertepatan dengan 1 Rojab 1426 H, ketika sosok pemuda tampan itu sedang duduk di kursi bandara. Sedang menunggu pesawat yang akan ia tumpangi take-off setengah jam lagi. Malam itu, ia dapat kabar kurang baik dari ibunya. Raut wajahnya datar, tanpa ekspresi. Entah apa yang membuat dia seperti itu. Jika itu orang lain mungkin akan resah. Tetapi berbeda dengan dia. Ya! Dia adalah Muhammad Langit Arkarna Abdullah

Setelah menunggu hampir setengah jaman, akhirnya pesawat yang ditumpangi pemuda itu akan segera lepas landas.

Setelah kurang lebih satu jam tiga puluh lima menit. Pemuda itu telah sampai di bandara internasional Soekarno—Hatta. Dengan cepat pemuda itu keluar dari bandara, dengan menarik koper miliknya. Pemuda itu mencari taksi, agar sampai di kediamannya dengan cepat.

Pemuda itu telah sampai di kediamannya. Pemuda itu keluar dari taksi. Pemuda itu berdiri didepan pagar, tatapan lurus, tertuju pada bendera kuning yang ada di depan rumahnya. Bendera kuning menunjukkan bahwa ada duka, banyaknya orang memakai baju hitam membuat semua orang mengerti apa arti semua itu. Perlahan pemuda itu melepas kaca matanya. Manik mata hitam itu menyapu semua yang ada di sana.

Hampir semua orang yang ada di sana, matanya tertuju kepada pemuda tampan yang memakai kemeja hitam, yang tak lain adalah Langit. Langit tak menghiraukan orang yang melihat dirinya dengan tatapan kagum, ia memilih untuk berjalan melewati banyaknya kerumunan yang sedang melayat.

Di sisi lain wanita itu harus menerima cacian dari Ibu tirinya.

"Kau itu pembawa sial," sinis wanita paruh baya itu, kepada anak tirinya dengan menunjuk muka anak tirinya.

"Lihatlah! Calon suamimu MATI! Padahal belum pernah bertemu denganmu," ucapnya, sambil menaruh tangannya di depan dada.

Wanita yang ada di depannya hanya diam tak menjawab sepatah katapun darinya. Ya, dia adalah Bintang Cahaya Bulan. wanita itu sedang mendapat cacian dari Ibu tirinya.

Aku berucap pun akan salah, mending aku diam mendengar ocehan dari mu. Batin Cahaya sambil mengelus dada.

Cahaya tak heran dengan sikap ibu tirinya itu. Karena cacian dan hinaan akan diberikan kepada Cahaya setiap harinya.

Tak selang berapa lama setelah ibu tirinya mencaci-maki Cahaya. Nek Endah keluar dari kamarnya. Wanita tua itu memakai gamis hitam, kerudung berwarna senada dengan gamis yang dipakainya.

Di perjalanan menuju rumah Raharja, tidak ada obrolan sama sekali. Akhirnya mereka sampai ke tempat yang dituju.

Tiga wanita beda usia itu keluar dari mobil, dan berjalan beriringan menuju rumah Raharja, yang sudah banyak dipenuhi karangan bunga ucapan belasungkawa kepada keluarga Raharja. Banyaknya pelayat membuat Cahaya bergumam dalam hatinya.

Apa keluarga ini sangat terpandang? Banyak sekali yang memberikan karangan bunga.

Cahaya tahu kalau dia akan dijodohkan dengan cucu dari teman nek Endah. Tapi ia tak tahu persis mengenai keluarga teman dari neneknya itu.

Cahaya tidak pernah bertemu dengan calon suaminya, maupun keluarga dari calon suaminya. Tapi ia tahu kalau eneknya sudah menjodohkan dirinya dengan cucu dari teman nek Endah.

Ketiga wanita itu sudah ada di dalam rumah Raharja. Nek Endah langsung menghampiri teman lamanya itu.

"Raj, yang sabar ya." Nek Endah mengelus bahu temannya.

Mata kakek Raharja tertuju pada wanita yang berdiri di samping nek Endah. Ia mengulas kan sebuah senyuman di bibirnya untuk wanita itu.

Cahaya yang di sapa dengan senyuman hangat dari Kakek Raharja ia pun membalas senyuman itu.

Proses pemakaman akan dilakukan setengah jam lagi. Mata Cahaya tertuju pada batu nisan yang terukir nama Ahmad Bumi Abdullah

Hal itu mampu membuat wanita berambut panjang itu, ingat apa kata ibu tirinya, kepadanya pagi itu sebelum berangkat ke rumah Raharja.

"Kau itu pembawa sial, lihatlah calon suamimu MATI, padahal belum pernah bertemu dengan mu!" Kata-kata itu terus berputar di benak Cahaya. Cahaya menggelengkan kepalanya, ia berpikir bahwa dia adalah pembawa sial.

Apa aku ini memang pembawa sial, kak Bumi. Aku tidak pernah bertemu denganmu, tapi aku minta maaf jika kak Bumi meninggal gara-gara aku. Batin Cahaya, yang merasa bahwa dia penyebab meninggalnya Bumi.

Padahal kecelakaan Bumi tidak ada sangkut pautnya dengannya, entah mengapa wanita itu menyalahkan dirinya sendiri atas meninggalnya Bumi.

"Astaghfirullahaladzim, bukankah almarhum ibu pernah bilang bahwa dalam islam tidak ada yang namanya sial." Wanita itu mencoba mengingat-ingat, ucapan almarhum ibunya waktu ia masih kecil.

Bintang anakku pertama-tama, dalam agama islam tidak ada yang namanya sial. Nasib buruk yang dialami manusia adalah bentuk ujian yang di berikan oleh Allah SWT. Dalam HR. Ahmad, Nabi Muhammad SAW bersabda, 'tidak ada yang mampu menolak takdir kecuali doa'. Do'a merupakan ibadah kepada Allah SWT. sesuai dengan firman Allah : 'Artinya : Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.... Doa mampu menolak takdir Allah, Tidak ada yang mampu menolak takdir kecuali doa :Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku." Cahaya mengingat saat almarhum ibunya memberi tahu salah satu hadist.

Setelah dua puluh menit, akhirnya mereka telah sampai, proses pemakaman Bumi diiringi dengan isak tangis dari keluarga serta kerabat dekat Raharja.

Tak sengaja mata wanita berambut panjang itu, melihat sosok tampan yang memiliki kulit putih bersih sedang ada di dalam liang-lahat, yang sedang bersiap untuk menerima jenazah dari atas.

Kenapa ekspresi orang itu datar? Seperti tidak ada raut kesedihan di wajahnya. Tapi aku lihat dari tadi dia selalu dekat dengan almarhum kak Bumi, mulai proses mengaji, menyalatkan jenazah sampai dia juga ikut mengangkat keranda kak Bumi. Siapa dia sebenarnya? Tapi raut wajahnya itu loh yang bikin kesal masa enggak ada sedih-sedihnya sama sekali.

OH My God! Cahaya apa yang kau pikirkan ngapain mengurusi urusan orang lain.

1
Nayla Nurul Aini
mumet ma cerita nya,kebanyakan anggota bingung bacanya Thor ...🙏 terpaksa aq berhenti bacanya, terlalu banyak nama
Ana Wiwid
apakah mike thor ayahnya gibril
Ana Wiwid
aduuuh thor sampai ikut mewek ni mudah mudahan gak batal puasanya
Ana Wiwid
nyesek banget thor
Ana Wiwid
asya kah itu thor yg di balik tembok
Ana Wiwid
mangka nya black jangan sok sok an... 😀😀
Ana Wiwid
bawaan orok kali ya..... 😀😀
Ana Wiwid
periksakan ke dokter pasti positif..... 😀😀
Ana Wiwid
mungkin cahaya hamil ya thor
Ana Wiwid
apakah laki laki itu senja temannya cahaya
Ana Wiwid
jangan jangan gibril anak nya mike
Ana Wiwid
partner di atas ranjang...... 😀😀
Ana Wiwid
gimana mau hamil langit aja blom menyentuhnya....
Yunita Simanjuntak
dasar ibu2 ganjen....bisa2nya suka Ama suami orang lain🤦
Yunita Simanjuntak
dasar eyang jadul...lht baik tdknya orang cuman dr luar....
🐰Far Choinice🐰
mampiirr lagii kakakkk
Yunita Simanjuntak
Thor....siapa pengarang cerita ibu kelinci dan anak kelincinya ya?😀
GelsanuSahra: Cahyono dong🤣
total 1 replies
Cici Kartini
aku maraton bacanya..tiap eps ada pelajaran semua.apalagi yg sdh berkeluarga .makasih author....gk smpet komen tiap eps..karna pngen cpet2
GelsanuSahra: makasih 🙏🏻
total 1 replies
Diah
asyiap, meluncurrrr...
🤔namanya unik harjunot🙄
Diah
hmmm..g jujur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!