Berpisah
“hm, kamu mau melanjutkan sekolah dimana?” tanya seseorang yang tak lain adalah sahabatku dari awal masuk sekolah smp ini, panggil aja nisma. “entahlah, aku masih bingung dengan keputusanku ini” jawab
0
0
Kamu pasti bisa!
Hidup itu nggak selalu jalan lurus. Ada kalanya kamu merasa udah usaha keras, tapi hasilnya nggak kelihatan. Ada kalanya kamu bangun pagi dengan rasa capek yang bukan karena fisik, tapi karena kepala
0
3
Rahasia Dibalik Hati Seorang CEO
Hujan deras malam itu membuat jalanan kota tampak berkilau oleh lampu-lampu mobil. Aria berdiri di depan gedung tinggi milik perusahaan besar—tempat di mana hidupnya akan berubah. Ia hanya seorang kar
0
0
The Constellation Stories: Target (Part 1 Libra)
Rasi bintang, sebuah tanda penghormatan dari para dewa. Di dunia ini, terdapat 12 rasi bintang dan dari 12 rasi bintang ini, muncullah artefak-artefak yang memiliki karakteristik dan kegunaannya terse
0
0
Berdamai dengan Diri Sendiri
Pagi itu, matahari terbit dengan cahaya yang begitu tenang, seolah langit sedang mengajarkan bahwa terang tak pernah lahir tanpa melewati malam. Aku memandang bayanganku yang memantul di permukaan d
0
0
Asyiknya Berlomba
Pada suatu sore seperti biasanya aku membantu ibu menyiram tanaman. saat aku sedang asyik menyiram tanaman tiba-tiba ponselku berdering. Tring! Dengan sigap aku mengambil ponsel yang berdering di saku
0
1
[Terdampar di pulau terpencil bersama Selebriti Cantik setelah kecelakaan pesawat]
1 minggu lagi aku berencana untuk berangkat ke Paris sekedar berlibur dan bersantai dari kesibukan rutinitas pekerjaan. **** Hari yang dinantikan pun tiba, 20 Februari 2018, hari ini aku bangun cuk
0
0
Hujan Bulan Juni
Langit bulan Juni seharusnya teduh. Musim telah lama mengeringkan dedaunan, dan angin berembus pelan membawa aroma tanah yang menanti hujan berikutnya. Namun, pagi itu, rintik-rintik jatuh tanpa aba-a
0
1
Mengharapkan Dia yang Tak Kunjung Kembali
Hujan turun perlahan, seolah langit sedang belajar menangis tanpa suara. Di sudut beranda rumah tua itu, aku masih setia memandang jalan yang pernah menjadi saksi perpisahan. Jalan itu tetap sama—panj
0
0
“Ia Terbangun Sebagai Villain”
Tidak ada cahaya. Tidak ada surga. Tidak ada suara Tuhan. Hanya rasa jatuh—lalu bangun. Gadis itu membuka mata di kamar asing yang terlalu mewah untuk disebut mimpi. Cermin besar di dinding memantulka
0
0
“Tatapan Tuan Muda
Tidak ada yang tahu sejak kapan tuan muda Arvian mulai memperhatikan gadis itu. Ia anak tunggal keluarga terpandang—tenang, sopan, berprestasi. Senyumnya selalu tepat, sikapnya selalu terkendali. Tida
0
0
Cerita Horor: “Suara di Balik Kunci Hotel Laksana”
Dulu, banyak tamu yang bilang Hotel Laksana di Padang itu nyaman. Tapi sejak renovasi lama, desas-desus aneh mulai muncul… Di suatu malam hujan deras, Rizal, mahasiswa perantau dari Medan, datang chec
0
0
My Boss and me
"wuuft.. semoga Boss tidak marah lagi" Eira bersia mengetuk pintu ruangan Bos Arkan. Setelah beberapa hari menyelesaikan laporan keuangan perusahaan, hari ini waktu Eira mengahadap Boss. ~Tok tok
0
12
Mencurah Rindu Di Hangtuah
Nuke adalah alasan mengapa aku selalu melewati jalan ini. Jalan yang dimana Nuke sering mencubit perut buncitku ketika berboncengan di atas motor. Gemas katanya. aku pun melihat ekspresi wajahnya dari
0
0
Sampai Hujan Berhenti Mengingatmu
Di bangku paling belakang kelas, Qesya selalu duduk di samping Rizky. Awalnya mereka hanya teman yang sering saling meminjam pulpen, lalu berubah menjadi dua orang yang tak pernah melewatkan hari tanp
0
1
Sapi dan Kerbau
Pada zaman dahulu kala sapi dan kerbau adalah dua hewan yang bersahabat. Kala itu wajah sapi dan kerbau sangat mirip. Mereka sama-sama kuat karena badan mereka besar dan kokoh. Tetapi, kedua hewan itu
0
0
Ketika Kucing Peliharaan Kesal Pada Majikannya
Chutty selalu kesal sama majikannya yang masih 7 tahun. Namanya Syadiqa Raudatullah atau Syasya. Chutty adalah kucing peliharaan Syasya yang imut dan gemesin. Pantas saja jika gadis kelas 2 SD ini san
0
0
Aku yang Tak Bisa Mendapatkannya
Senja turun pelan, seolah enggan meninggalkan langit yang masih menyimpan semburat jingga. Angin berembus lembut, membawa aroma tanah yang baru saja diguyur hujan. Di sudut taman yang mulai lengang,
0
1
"Ketika Waktu Berhenti Menunggumu"
Langit menggantungkan mendungnya seperti selembar kain kelabu yang enggan disingkap. Hujan turun perlahan, menabuh atap-atap kota dengan irama yang syahdu. Di sebuah halte tua yang mulai dimakan usia,
0
1
Save my life
Perkenalkan namaku Zero umurku sekarang 18 tahun, meskipun begitu jujur saja hidupku itu sangat hampa, aku sendiri tidak tahu mengapa. Waktu aku masih kecil, aku ini anak nakal dan penyakitan. Aku men
1
2