Cinta Lama Bersemi Kembali
Aku termenung di dalam kamarku. Memandang bintang-bintang yang berkelip dengan pandangan kosong. Ya, sudah satu bulan yang lalu aku sudah tidak berhubungan lagi dengan Nayla (mantan pacarku), karena a
0
0
Harapan Si Daun Kecil
Keadaaan semakin memanas. Sedikit gambaran betapa tingginya derajat suhu yang tercipta dari terik sang mentari di lingkungan itu. Tak tampak suasana kehidupan disana. Seolah-olah semua organisme yang
0
0
Petualangan aria di hutan terlarang
Di sebuah desa kecil di hutan rimbun, hiduplah seorang gadis pemberani yang bernama aria. Aria selalu bermimpi untuk menjadi kesatria yang terkenal, melindungi desanya dari berbagai ancaman. Suatu har
0
2
Lestari
Masa kecil adalah masa yang menyenangkan, berbeda dengan diriku yang hidup di sebuah desa yang dikelilingi hamparan sawah yang luas. Saat aku terlahir di dunia, sanak keluargaku sangat bahagia. Bagaim
0
0
Novel kecil ku
Aku seorang penulis amatiran. Ini bermula waktu aku kelas 12 masih bersekolah, ketika itu aku kebingungan berpikir gimana caranya aku menghasilkan uang karena bapak ku sering mengeluh kan pengeluaran
0
0
Dering Telepon Jam 3 Pagi
Rumah panggung tua di sudut tempat itu selalu berbau minyak kayu putih dan kenangan. Di sanalah, Nenek Fatimah menghabiskan sisa senjanya. Matanya sudah kabur oleh katarak, dan ingatannya sering kali
0
1
Paspor Biru di Langit London Nan Kelabu (Part Terakhir)
Dinginnya angin London yang berembus di sepanjang Sungai Thames tidak lagi terasa seperti sayatan sembilu bagi Aris dan Maya. Setelah badai digital yang menghantam dan drama keluarga yang nyaris meret
1
1
Paspor Biru di Langit London Nan Kelabu (Part 4)
London terasa lebih menggigit ketika Aris terbangun dengan rasa pening yang luar biasa. Ia menemukan dirinya terbaring di atas ranjang sebuah losmen murah yang hanya berjarak beberapa blok dari bar So
1
1
Chapter Spesial 07 : Ombak dan Angin
Samudra tak terpetakan membentang luas, gelombangnya bergulung-gulung seperti tarian tanpa akhir. Di tengah lautan itu, seorang gadis berdiri di haluan kapal, membiarkan angin laut menerpa wajahnya de
0
2
Chapter Spesial 05 : Sang Pengacau yang Menyatukan
Timeline : Konflik di Ujung Sungai ____ Di dunia yang penuh bahaya dan misteri, seseorang seperti Aleandro sering kali dianggap remeh. Ia bukan pejuang terkuat, bukan penyihir terhebat, dan tidak m
0
2
Chapter Spesial 02 : Dua Gadis di Istana Terbuang
Timeline : Awal Petualangan Catrina ____ Senja perlahan turun di Kekaisaran Atria, mewarnai langit dengan kilauan oranye dan merah keemasan. Kota megah kekaisaran masih bersinar terang, tetapi di u
0
3
CRIMSON HORIZON || Chapter Spesial 01 : Pertemuan Di Kekaisaran Lian
Author : Cerpen dari 01 sampai sekian ini kutulis karena ide yang tiba-tiba terlintas karena aku telah mengubah-ralat merevisi alur cerita utama dari CRIMSON HORIZON. Karena masih bimbang antara aku
0
2
[Tantangan– Hari 7] Hanya Mimpi
Tubuh ku ini sungguh sangat lelah, bayangkan saja hari ini aku harus bolak-balik pulang dan berangkat lagi ke kantor Samsat untuk mengurus pajak sepeda motor ku yang tanpa ku sadari sudah kadaluarsa.
23
34
Cinta yang Tumbuh dalam Kesederhana
Di sebuah kota kecil, hiduplah seorang pria bernama Arka. Ia bukan siapa-siapa—hanya lelaki sederhana dengan mimpi besar dan hati yang tulus. Setiap paginya, ia melewati jalan yang sama, menuju tempat
0
1
Sonata Februari yang Terlupakan
Eliza adalah seorang pianis berbakat yang kehilangan semangatnya setelah mengalami kegagalan dalam sebuah kompetisi internasional. Ia merasa tidak mampu lagi menciptakan musik yang indah. Di bulan
0
1
Kabin Nomor Tujuh di Kereta Api Februari
Seorang penulis misteri bernama Damian melakukan perjalanan dengan kereta api di bulan Februari. Ia sedang mencari inspirasi untuk novel barunya. Ia mendapatkan kabin nomor tujuh, yang konon berhantu
0
1
Kekasih dalam jarak.
Malam itu hujan turun deras, gemericiknya terdengar jelas dari balik jendela kamar. Siska, dengan rambut tergerai dan piyama lusuh, duduk di depan laptop yang sudah menyala. Tangannya gemetar, bukan k
0
3
Parodi Rengasdengklok
Pada tanggal 15 Agustus 1945, setelah para pemuda mencapai mufakat di sebuah lembaga bakteriologi, mereka menemui Ir. Soekarno untuk mendapat persetujuan resmi. Dengan rasa percaya diri dan optimisme
0
0
Idola yang Jatuh di Pulau Kematian
Lampu neon di langit-langit sel isolasi itu berkedip-kedip dengan suara berdengung yang menyiksa telinga, menciptakan bayangan yang menari liar di dinding semen berlumut. Marlo menatap nanar ke arah p
0
1
Ibu, Keadilan Sudah Lunas!
Lampu-lampu kristal setinggi tiga meter menggantung megah di langit-langit gedung pertemuan mewah itu. Malam ini, Jakarta seolah berhenti berputar hanya untuk merayakan hari jadi pernikahan putri tung
0
3