Thank You So Much
Aku pikir kau melupakan dimana hari ulang tahunku tiba. Tapi ternyata, kau benar benar mengingatnya!!!!!! Aku pikir harapkan ku menunggu hari ini tiba adalah sebuah harapkan kosong. Tapi ternyata kau
0
3
Rantha (Part 1)
Aku menatap pintu coklat di depanku. Berpikir ulang tentang benar atau tidakkah kedatanganku kemari. Aku tak yakin jika ia ada di ruangan dibalik pintu minimalis dengan aksen khas eropa lama tersebut.
0
0
Menjadi jahat sendirian
Dikota yang dipenuhi gedung-gedung yang tinggi, ada seorang anak yang bernama Feng. Dia hidup sebatang kara dan hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri. Dia makan-makanan apapun yang dilihat. Dia ak
2
4
Perampokan yang Gagal
Suatu malam, seorang pria masuk ke sebuah minimarket sambil menodongkan senjata. Ia lalu meminta kasir untuk meletakkan semua uang dari mesin ke dalam tasnya. Selagi merampok, ia melihat sebotol min
0
0
Nyi Rengganis dan Taman Banjarsari
Cerita ini berkisah tentang kehidupan Putri Rengganis yang hidup di tempat pertapaan bersama dengan ayahnya. Mereka hidup di Tanah Parahyangan. Putri Rengganis merupakan gadis cantik dengan kemampua
0
0
Mahkota berdarah : kembalinya sang ratu sampah
Bab 1: Cawan Anggur Terakhir. Cairan merah itu mengalir di sudut bibir Alinea. Bukan anggur yang manis, melainkan racun yang membakar kerongkongannya. Di depannya, pria yang ia cintai selama sepuluh
7
5
Mamlakah akhdar
Mamlakah akhdar Pengenalan Mamlakah akhdar adalah sebuah negara yang terletak di laut Atlantik Utara di tengah Amerika dan spanyol. Negara ini memiliki kekayaan alam seperti minyak dan baja, negar
0
0
Hanya Sesekali Janji
Saat sinar matahari mulai merayapi sudut kamar rawat inap lantai lima RS Hasan Sadikin, Rian Octa merasakan denyut jantungnya berdebar lebih cepat dari biasanya. Tangannya yang kurus mencubit pelukan
0
0
Pesan Terakhir Di Ponsel Mati
Jam di dinding berdetak terlalu keras malam itu. Dina sudah mencoba tidur sejak pukul sebelas, tapi tubuhnya hanya berbaring kaku di atas kasur. Lampu kamar dimatikan, tirai tertutup rapat. Tidak ada
0
1
Sampai Detik Ini
Bab 1 — Laut, Tidur, dan Sebuah Pertanyaan Kalau laut itu luas dan dalam, maka mungkin... aku juga harus belajar punya kesabaran yang seluas itu. Tapi gimana kalau aku malah tenggelam di dalamnya? N
0
1
KEHIDUPAN KEDUA
Namaku Laura , Saat berusia 17 tahun Aku di jodohkan dengan anak rekan kerja ayahku yang bernama Raz. Aku pernah menolak pertunangan seperti ini sekali dan membuat ayah begitu murka pada ku, itu p
0
0
Kenangan dibalik layar retak laptop lama ibu
Siap 💔✨ Ini Bab 1 – Laptop Lama Ibu --- Bab 1: Laptop Lama Ibu Suara tawa kecil terdengar di sudut kelas XI Perhotelan. Bukan tawa bahagia, melainkan tawa yang menyakitkan. Amaya Lavender duduk d
0
0
Provokator dan Stockholm Syndrome
Studio itu kedap suara, dingin oleh pendingin sentral yang menusuk tulang, dan dipenuhi oleh aroma kopi mahal yang bercampur dengan asap rokok elektrik. Di tengah ruangan, sebuah meja kayu jati besar
0
1
Ketika Gaza Terus Tengadah
Gaza bukan sekadar titik koordinat di atas peta yang dikelilingi pagar kawat berduri dan menara pengintai. Jika kau menempelkan telingamu ke tanahnya yang retak, kau tidak akan mendengar suara pasir y
0
2
Paspor Biru di Langit London Nan Kelabu (Part 2)
Pagi di Jakarta Selatan tidak pernah tenang. Suara tukang bubur yang memukul mangkuk, deru motor knalpot brong, dan kelembapan yang merayap masuk lewat celah ventilasi menyambut hari pertama Aris dan
0
1
SEPULUH KALI PERCAYA, SEPULUH KALI TERLUKA
“Kalau cinta sudah tidak ada, kenapa kita masih harus bertahan?” Rina mengucapkan kalimat itu untuk kesepuluh kalinya saat melihat pesan singkat di layar ponsel suaminya, Aldo – pesan yang sama deng
0
1
Paspor Biru di Langit London Nan Kelabu (Part 3)
Keputusan itu akhirnya diambil secara impulsif dalam satu malam yang penuh isak tangis. Setelah pertemuan dingin dengan pihak legal beasiswa yang berakhir dengan "saran" untuk menonaktifkan media sosi
0
1
Dibully karena laptop lama milik ibu nya
Bab 1: Laptop Lama Milik Mendiang Ibu Amaya Amaya Lavender, seorang siswi SMK Tunas Harapan di Kota Lavender, duduk di kamar kecilnya menatap laptop tua yang kini menjadi harta paling berharga baginya
0
0
Paspor Biru Di Langit London Nan Kelabu
Langit London sore itu tidak memberikan perpisahan yang manis. Warnanya abu-abu keruh, seperti genangan air di pinggir jalanan Kensington yang terinjak-injak sepatu bot para pejalan kaki. Di dalam fla
0
1
Harga Diri Yang Tak Di Hargai Sendiri
Bobby selalu percaya bahwa hidup adalah tentang target dan pencapaian. Cinta? Itu hanya jeda yang tidak perlu dalam jadwalnya yang padat. Di kampus, namanya dikenal hampir di setiap sudut. Ia aktif
0
0