Kuyang : Tamu Di Lantai Dua
Hutan Kalimantan bukanlah tempat bagi mereka yang berhati lemah. Saat matahari tenggelam di balik kanopi pohon-pohon raksasa yang rapat, hutan itu berubah menjadi entitas lain. Gelapnya pekat, seolah
1
2
Kepulangan seorang prajurit
"Ha!" Seorang laki-laki terbangun ditemani bau desinfektan yang menusuk hidung dan cahaya lampu yang menyakiti mata. "Uh," tenggorokannya terasa sangat kering sekarang. Perhatiannya lalu teralih pa
0
0
Fenomena KS Di Kampus
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kampus yang dianggap sebagai kawah candradimuka bagi kaum intelektual, belakangan ini tersiar kabar yang mengoyak rasa aman para orang tua. Rentetan peristiwa pilu, mul
0
1
Pertemuan 5 Sahabat
Suara Adzan Mengalun Indah memanggil hamba Allah untuk menjalankan sebuah kewajiban yaitu sholat subuh. Sejenak Sang surya menampakkan cahaya terangnya. Suara ayam berkokok mengiri kemunculan sang sur
0
0
Jujur Adalah Racun Bagi Mertua
Ruang pemulihan rumah sakit itu terasa dingin dan berbau karbol yang tajam. Yani mengerjapkan matanya, berusaha mengusir kabut yang menggelayuti kesadarannya. Rasa pening yang hebat menghantam kepalan
0
1
Broken Home And Broken Heart
Malam itu, langit di atas Jakarta tampak seolah-olah sedang menahan napas, berat oleh mendung yang tak kunjung pecah menjadi hujan. Aku duduk di sudut sebuah kedai kopi yang hampir tutup, menatap pant
0
1
Gema Ruang Hampa
Lampu neon di langit-langit minimarket berkedip ritmis, menciptakan bayangan yang tampak seperti jemari hitam yang berusaha meraih tengkuk Seno. Pria itu berdiri mematung di depan rak susu kotak. Tang
0
1
Buhul Dalam Koper
Angin musim gugur di Zurich berembus kencang, menusuk hingga ke tulang, namun rasa dingin itu tak ada apa-apanya dibandingkan kekosongan yang mendadak melubangi dadaku saat itu. Di apartemen mewah yan
0
1
Janji Kepada Sang Bintang
Teruntuk mereka yang menyukai bintang bintang di malam hari. Disebuah rumah kayu kecil yang hampir runtuh, seorang laki-laki menatap langit-langit rumahnya. Ia merenung, tak lama, ia menatap ke arah
0
2
Isi Kepala Yang Perlu dikosongkan.
🕊🕊🕊 Aku terlalu lelah untuk menanggung semua isi kepalaku. Beban yang mungkin bagi sebagian orang tidak terlalu berat ini. Beban yang ingin sekali aku kurangi sebab terlalu banyak menekan pundakku.
0
2
Maafkan aku, aku harus pergi
Maafkan aku, aku harus pergi Penulis: Lili Aksara. Pagi ini, gerimis menyiram kotaku. Tidak deras, tapi cukup untuk membuatku kecewa. Hari ini, aku ada janji dengan Zahira—kekasihku. Dan karena g
0
5
Berjuang Dalam Kesendirian
Lihatlah wanita itu, terdiam sendu di sudut kamar berukuran tiga kali dua. Kaki berselonjor ke depan, pikiran kosong dengan kedua tangan sibuk mengusap kedua kakinya menggunakan minyak yang memiliki
6
7
Jangan mudah menyerah
" aku Selalu dituntut untuk mendapatkan prestasi agar bisa membanggakan kedua orang tua ku,namun tak sekali pun aku diberi apresiasi agar menjadi lebih semangat dalam belajar,aku Selalu ingin bercerit
0
1
Meeting each other in a dream...
— "Mimpi" adalah tirai sutra yang menutup mata dunia, melapisi hati dengan cahaya lembut yang tak terjangkau logika. Ia bagaikan bintang jatuh di lautan malam, menyalakan harapan‑harapan yang terpend
1
4
Kapal yang Tak pernah Pulang
Di Pelabuhan Marunda, ada satu dermaga tua yang selalu sepi, dikenal warga sebagai "Dermaga Hitam". Di sana, dua bangkai kapal karatan mengambang seperti mayat yang tak pernah dikubur. Tak ada yang be
0
2
Surat Dari langit untuk bunda...
—Aku pernah menjadi seseorang yang paling takut akan kehilangan. Namun, setelah aku pikir pikir lagi. Buat apa aku begini? Sedangkan orang lain saja tak pernah takut akan kehilanganku. -------- Yogy
2
3
Kael juga anak bunda...
— jika seisi dunia beranggapan aku anak kuat, lalu siapa yang akan memeluk jiwa kecilku ini? ------------- Warning!! Latar tempat dan waktu tidak ada kaitannya dengan kenyataan!! ------ Jakarta,
1
3
Waktu Pelajaran Komputer
Terdapat sepasang sahabat karib, Rudi dan Dito, yang lagi belajar komputer bersama. Karena Rudi belum begitu familiar tentang penggunaan fitur fitur yang ada di komputer, dia meminta Dito mengajarinya
0
0
“Terima Kasih Sudah Meremehkanku”
“Perempuan kayak kamu nggak akan jadi apa-apa.” Kalimat itu masih terngiang di kepala Kayla. Diucapkan oleh orang yang dulu paling ia percaya. Orang yang pernah ia perjuangkan. Dan orang yang… menghan
0
0
“Aku Hanya Singgah, Katamu”
Malam itu, langit terlalu sunyi untuk ukuran hati yang sedang patah. Dina duduk di bangku taman, menatap layar ponselnya yang masih menampilkan chat terakhir dari Arga. “Jangan terlalu berharap sama a
0
0