NovelToon NovelToon
Garis Adat Pernikahan

Garis Adat Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Patahhati / Perjodohan
Popularitas:63.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mrs.Kang Chi

Jodoh, Kematian, Kebahagian, Kecelakaan di tangan Allah SWT. Tapi manusia dengan kuasanya, berbuat seperti kehendak Tuhan, mengatur perjodohan. Yang terlahir lebih dulu harus menikah lebih dulu.

Seorang lelaki memakai koko putih dengan celana panjang duduk dikursi dengan sopannya berhadapan dengan ayah dari seorang wanita. Lelaki itu dengan ramahnya membuka suaranya.

" Bapak, kedatangan saya kemari untuk melamar anak bapak!"

" Nak, bapak tidak menolak lamaranmu, tapi bapak berikan kamu pilihan, jika kamu ingin menikah cepat silahkan menikahi kakaknya, jika bisa menunggu kalian tunangan saja dulu." Ucap lelaki yang sudah sedikit beruban dengan pakaian berbatik.

Lelaki dihadapannya tampak menatap tidak percaya dengan ucapan ayah dari si wanita yang tertunduk tampak menahan air matanya.

Apakah yang akan dipilih lelaki ini? Menikahi kakaknya atau tetap menikahi adiknya dengan menunggu pernikahan kakak dari wanita yang disukainya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs.Kang Chi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cekcok

Suasana pagi hari di sekolah, Jesika bergitu kegirangan memamerkan cincin ruby dari pertunangannya. Dia bercerita didepan para guru yang sedang menikmati teh pagi. Begitu Raniyah datang, tiba-tiba saja hening. Raniyah melemparkan senyuman kepada mereka yang sedang duduk dikursi tengah, dia tidak memilih bergabung disana. Raniyah segera duduk di kursinya dan membuka laptopnya. Walaupun dia juga kebingungan etah apa yang akan dikerjakannya.

Suara ibu-ibu dan Jesika mengobrol bisik-bisik cukup terdengar meskipun dia memasang headset. Raniyah sudah cukup tahu dengan apa yang menjadi kehebohan Jesika dipagi ini. Karena undangan pernikahan mereka sudah disebarkan.

Jesika menghampiri Raniyah yang masih fokus ke layar laptopnya. Jesika duduk dikursi depan dan menghadap Raniyah dengan ragu-ragu, dia mengengam tangan Raniyah, sontak Raniyah beralij menatap Jesika.

"Rani.. Maaf." Raniyah diam-diam membuang senyuman kecut.

"Untuk apa kamu minta maaf?"

"Rani, bagaimana pun kamu dan Ahsan sudah dekat dan akan tunangan, tapi apa boleh buat sekarang aku dan Ahsan justru yang bertunangan."

"Ya, kamu tidak perlu merasa bersalah, mungkin hanya aku dan Ahsan saja yang tidak berjodoh."

Senyuman samar terukir dibibir Jesika. Tangannya senggaja menunjukan cincin yang diberikan Ahsan, Jesika sangat ingin Raniyah tahu bahwa sekarang dirinyalah pemilih hati Ahsan. Raniyah hanya melirik sebentar.

" Cincin yang bagus."

" Ah iya, Ahsan terlalu berlebihan memberikan cincin ini."

" Tapi itu memang cocok dengan karaktermu bu Jesika." Kata Raniyah dengan penuh penekanan.

Jesika langsung memutar bola matanya, dia sangat ingin memaki Raniyah dan mempermalukannya.

" Ah, kalau aku pikir juga Ahsan memang seharusnya tidak memilih wanita pendek, kurus, kusam dan miskin!"

"Cukup! Sekarang waktunya kita kerja bukan mengobrol!"

" Jangan sok deh rajin kerja, biar kelihatan sama kepala sekolahkan!"

Raniyah mengelengkan kepalanya dengan sikap Jesika. Semua kepalanya selalu berpikiran buruk tentangnya. Tapi rasanya belum puas membuat kesal Raniyah, Jesika mengeluarkan ponselnya dan menunjukan foto dirinya sedang bercumbu dengan Ahsan.

" Bagaimana?" Senyuman penuh kemenangan terukir dibibir Jesika.

Raniyah diam membisu, dia segera mengalihkan pandangannya dari sesuatu yang tidak pantas dilihat.

"Semua laki-laki itu nakal, dan suka wanita cantik!" Ucap Jesika sambil berlalu.

*****

Selesai mengajar, Raniyah memgangkat telpon dari Haya. Yang sedari tadi terus berdering, kakaknya ini tidak akan menelpon berkali-kali kalau bukan masalah penting.

" De!"

" Iya kak kenapa?"

"Pulang kerja kaka jemput!"

"Ok, dikirain ada apa!"

" Emang ada yang penting!"

" Baiklah sampai ketemu nanti kak Haya."

Raniyah menatap layar ponselnya, dia bergerak membuka pesan chat, Raniyah membuka kembali pesan-pesan yang dikirim ke Ahsan. Merembeslah air matanya. Pesan-pesan yang terakhir dikirimnya tidak pernah dibalas Ahsan.

"Sekarang semuanya sudah berakhir!" Batin Raniyah.

Tangan Raniyah bergerak membersihkan chat, lalu menghapus kontak Ahsan. "Jika dia tidak ingin bicara denganku lagi, untuk apa menyimpan nomornya pun!"

Suara lantang terdengar dibelakang Raniyah, mereka tampak menyanyikan salah satu lagu. " Sendiri lagi tanpa dirimuuu disisiku!!" Suara ibu-ibu yang sedang keraoke. Segera Raniyah menghapus air matanya.

"Raniyah!!" Suara dibelakangnya memanggil namanya.

Raniyah menengok saking terkejutnya, disana Ahsan berdiri. Ahsan menarik tangan Raniyah keluar dari ruangan guru, Raniyah tampak masih kebingungan mengikuti langkah kaki Ahsan ke belakang sekolah.

"Ada apa kamu membawa aku kesini? Bagaimana kalau jesika ta..."

" Stt...!!" Telunjuk Ahsan menempel di bibir Raniyah.

" Sudah! Katakan ada apa?" Kata Raniyah.

" Aku tidak mencintai Jesika."

" Bohong!"

"Kenapa aku berbohong?"

" Kalau kamu tidak cinta, kenapa kalian bisa kissing!"

" Oh jadi itu masalahnya?" Kata Ahsan sambil tersenyum samar dan menaikan salah satu alisnya.

Ahsan melangkah maju memepet Raniyah ke tembok, Raniyah terlihat panik langsung menahan dada Ahsan agar tidak semakin dekat.

"Ahsan!!!" Ucap Raniyah menatap tajam.

"Hmm, apa aku harus menciummu agar kamu percaya?" Goda Ahsan.

" Ahsan!! Jangan, itu tidak pantas kamu lakukan!" Ancam Raniyah.

Cup

Ahsan mendaratkan kecupan dikening Raniyah, seketika Raniyah terdiam saking terkejutnya. Begitu sadar Raniyah langsung mendorong tubuh tegap Ahsan, sementara Ahsan langsung terkekeh melihat rona merah di wajah Raniyah, dia langsung berjalan cepat menjauhi Ahsan yang semakin senang melihat Raniyah yang malu.

Tapi, sayangnya adegan itu sudah tertangkap mata Jesika, api cemburu langsung membakar jiwanya. Begitu Raniyah berpapasan dengan Jesika, tangab Jesika langsung melayang bebas mendarat dipipi Raniyah.

*Plak

Plak

Plak*

Tiga kali tampar mendarat dipipi Raniyah, tercetak merah dipipi itu. Semua orang yang melihat langsung terngaga, untungnya semua siswa sudah pulang, sehingga adengan tidak pantas itu tidak disaksikan siswa disekolah.

" Bu Jesika! Anda tidak pantas menampar seorang guru didepan umum!" Tegur Kepala sekolah yang langsung turun tangan.

" Tapi wanita ini lebih tidak pantas berbuat mesum di lingkungan sekolah! Dia bisa mencoreng nama baik sekolah!" Jelas Jesika dengan dada naik turun .

" Apa maksud anda bu? Bukti apa yang ada punya?"

" Aku melihat dengan kepalaku sendiri, wanita ini bermesraan dengan tunanganku!"

" Maaf pak, saya tidak bermaksud melakukan hal demikian, bahkan saya tidak tahu bahwa tunangan anda akan mencium kening saya!" Tutur Raniyah.

" Kamu pasti mengodanya, dasar wanita ular!!" Hina Jesika

" Jangan asal nuduh!" Bela Raniyah.

" Sudah! Sudah cukup!" Kata Kepala Sekolah.

" Maaf, ini kesalahan saya pak kepala!" Suara Ahsan cukup membuat semua orang melihatnya, Ahsan baru saja tiba.

" Bagaimana bisa itu kesalahan kamu!"

" Jelas, saya yang nyosor! Raniyah tidak melakukan hal itu, mohon jangan diperbesar, saya minta maaf pada Raniyah!" Jelas Ahsan.

" Ya sudah, silakan diselesaikan secara kekeluargaan, sekarang bapak ibu silakan bubar! Pulang ke rumah masing-masing, dan tolong kejadian ini jangan sampai bocor ke luar."

Para guru yang berkumpul pun langsung membubarkan diri, sementara Jesika langsung memutar bola matanya merasa jengah dan langsung pergi dengan cemberut. Ahsan mendekat ke arah Raniyah.

" Maafin aku, maafin untuk semuanya. Tunggulah aku Raniyah, kita akan menikah! Aku hanya menjalankan amanat orang tuaku menikahi Jesika.!"

" Jangan main-main dengan pernikahan Ahsan!" Kata Raniyah sambil berlalu.

#Bersambung..

1
minarni 0714
Luar biasa
Win26
iki sing goblok sopo, selalu raniyah jadi korban
marun
haya ini kok ngeselin ya. pantesan daiyan g mau
marun
pusing amat yak jadi rania. itu kakak2nya jg pada semaumau gitu ma rania
marun
boleh juga nih g usah olahraga pake susuk aja ya jes
Wu Shi Des
lah, Thor GK rela aq jaya bahagia
Alfatihah
dilanjut thorrr ...msih setia menunggu lanjutannya thorrr
Alfatihah
apakah tamat thorrr
Sri Kusniati
kemana thor dah lama gak up
Mrs.Kang Chi: iya suka lupa nulis, lagi ada kesibukan didunia nyata guys
total 1 replies
Sri Kusniati
lanjut thoe
atin p
👍👍 mantabbb pak Dokter....
suha suharni
akhirnya daiyan dan raniyah bersatu,semoga kedepannya bahagia selalu.dan punya anak sendiri.sipelakor jaya di tendang aja jauh2 Thor,semangat selalu Thor 👍😘💖
suha suharni
dikit banget dah hbs, semangat dong Thor,bkin yg banyak cerita,x.
Mrs.Kang Chi: iya iya deh
total 1 replies
atin p
wkwkwk..pak Dokter ..ngrecep y...mau belah duren
Mrs.Kang Chi: hahaha
total 1 replies
Sri Kusniati
thor lama bgt br up
Mrs.Kang Chi: suka lupa aku tuh hahaha sorry
total 1 replies
Win Da
😂😂😂😂😂😂😂😂 seneng bgt uda lqnjut lagi. ditunggu yang nanti malam nya mrs.🥰🥰
Mrs.Kang Chi: makasih ya udah setia. eaaa nunggu yg hot2 ya
total 1 replies
Sri Kusniati
thor kok lama bgt br up
Ra
tamatin aja thorr udah pda lupa ini
Mrs.Kang Chi: ekwkwkkwk
total 1 replies
Win Da
makasih up nya. jangan lama2... kami sudah rindu 🥰🥰
Alfatihah
g ada terusannya kah ????
Mrs.Kang Chi: sorry lupaa lanjut aneee hahaaha
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!