Jia Li yang dikenal dengan berbagai bakatnya mati di tangan sahabat nya sendiri,ya sangat di sayangkan bukan seorang wanita yang memiliki berbagai bakat seperti bela diri,meracik obat herbal,racun maupun penawarnya,dan masih banyak lagi mati di usia yang masih terbilang muda.
Jainying Lee gadis yang tak ada bakat sama sekali walaupun ayahnya seorang tabib yang terkenal di kalangan masyarakat maupun istana mana pun,siapa yang tak kenal Jing Lee.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon It's me Lia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
°°∆ Bab 10
Sedangkan di tempat lain dan waktu yang sama,seorang pria sedang duduk bersama 3 orang.
"Jadi bagaimana keadaan permukiman yang kau lihat kemarin?.",tanya seorang pria dengan aura tegasnya.
"Ya semua berjalan lancar walau memakan banyak waktu lama dan tidak dengan perjalanan ku menuju ke sana dan kembali kesini.", jawab pria satu lagi tak lupa dengan wajah dinginnya.
"Apa kau terluka nak?.",tanya seorang perempuan dengan muka khawatir nya.
"Ya,luka yang hampir mengenai jantung zhang",jawab Zhang Xiuhuan sambil memegangi bagian jantungnya.
Ya itu adalah Zang Xiuhuan bersama kedua orang tuanya serta adik perempuannya.
"Gege bagaimana bisa?.",tanya seorang perempuan muda yang cantik,ia bernama Chi Xiuhuan adik perempuan angkat dari Zang Xiuhuan.
"Cepat panggilkan tabib!.",wajah perempuan itu semangkin khawatir,dia adalah Lien-hua dan satu lagi pria yang dengan aura tegasnya adalah Houcun Xiuhuan,mereka adalah kedua orang tua angkat Zang Xiuhuan.
**Nama asli Zang Xiuhuan adalah Zang tidak ada nama "Xiuhuan" di belakang nya,Zang adalah anak satu satunya dari kedua pasangan suami istri yang telah meninggal,mereka meninggal di karenakan kerajaan bagian timur.
Sekitar 8 tahun lalu,terjadi pembantaian habis habisan yang di sebabkan oleh kerajaan bagian timur yang memakan korban ribuan orang termasuk orang tua Zang.
Saat itu Zang hanya bisa bersembunyi di dalam lemari,dengan menekuk lututnya dia hanya bisa menangis tanpa suara,melihat kedua orang tuanya dibantai dengan kedua matanya sendiri membuat pukulan besar menghantam nya.
Dia ditemukan oleh Lien-hua dan Houcun dan diangkat sebagai anak mereka,karena pada saat itu mereka tidak memiliki anak dan beruntung nya Zang diperlakukan dengan sangat baik**.
Balik ke cerita~
"Tidak ibu,aku sudah tidak apa apa."ucap Zang Xiuhuan.
"Apanya yang tidak apa apa,apa kau tak tau aku khawatir dasar anak ini!.",bantah Lien-hua.
"Ibu aku sudah di sembuhkan dengan seorang tabib.",ucap Zang Xiuhuan senyuman tipis terukir jelas dibibir nya.
"Gege tersenyum?.", Chi Xiuhuan menatap heran dan terkejut sama hal nya dengan Lien-hua dan Houcun.
"Kenapa aku hanya tersenyum saja,dia sangat cantik!.",lantur Zang Xiuhuan.
"Aiyoo anak kita ini telah menemukan seorang gadis.",ucap Houcun menyenggol lengan Lien-hua.
"Wah wah wah Gege,kapan bisa di bawa kesini?.", Chi Xiuhuan berhasil membuat pipi Zang Xiuhuan memerah.
"Lihat lah pipinya!.",ucap Lien-hua dan di susul gelak tawa.
Mereka bertiga mengolok-olok Zang Xiuhuan,dan pada akhirnya mereka memutuskan untuk kembali kediaman masing masing.
Pagi☀️
Jianying telah bangun dan membersihkan dirinya, sekarang dia tengah bersiap untuk pergi keluar dengan memakai hanfu berwarna putih dan merah muda di bagian dalamnya serta tidak lupa cadar putih yang menutupi wajah nya.
Jianying berjalan menyelusuri rumah rumah,dan berhenti di sebuah toko bahan obat obatan.
"Selamat datang tamu terhormat.",ucap pekerja yang berdiri di depan pintu.
Jianying mengangguk lalu ia masuk kedalam toko tersebut,toko ini memang tidak terlalu besar tapi sepertinya toko ini sangat lengkap.
"Selamat datang Nona,ada yang bisa saya carikan?.",ucap seorang pekerja yang berdiri di depan meja tempat pembayaran,dia adalah penjaga kasir.
"Tolong Carikan aku bahan ini.", Jianying menyerahkan daftar bahan apa saja yang ia ingin beli di toko ini.
"Baiklah nona.",pekerja tersebut mencarikan bahan bahan yang diminta oleh Jianying,setelah beberapa menit pekerja itu membawa bahannya dengan lengkap.
"Bisakah setiap bulan kau menghantarkan bahan yang seperti ini di rumahku?.",tanya Jianying ke pekerja itu.
"Bisa nona.",pekerja itu tersenyum ramah ke Jianying.
"Ini alamatnya.", setelah menyerah kan alamat dan membayar belanjaannya Jianying kembali ke rumah dan mulai meracik obat obatannya.
menyala zhang ku
kalau anak ngelawan dibilang anak durhaka.
nah, kalau ayah nya gitu di bilang apa coba?
bkn nya nyayangi dan ngerawat anak nya, malah ikut bully dan nyiksa anak nya. gak berperikeanakan 😒