NovelToon NovelToon
Selir Dari Istana Dingin

Selir Dari Istana Dingin

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Reinkarnasi / Harem / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Dewi Harefa

Lu Nana adalah Gadis tomboy yang terkenal di kampusnya.
karena orangnya ceria dan suka mengikuti bermacam kegiatan olah raga dan seni.
Jadi dia memiliki banyak teman.

Tapi ketika temannya mengerjai Jam bekernya dengan mempercepat waktu, jadi dia kira sudah terlambat ke kampus.
Dengan tergesa - gesa dia menyebrang tanpa memperhatikan, akhirnya terjadilah kecelakaan.

Tapi akibat dari itu jiwanya berpindah ke zaman kuno, ketubuh Selir yang di asingkan, kelaparan dan sendirian. selir yang pendiam dan mudah di tindas, karena kecantikannya yang membuat banyak wanita lain Iri. menggunakan trik untuk menjatuhkannya. Dia hanya diam.
Tpi sekarang jangan harap, dia sudah mati saya penggantinya tuk balas dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Harefa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 10 Menyelesaikan satu Misi

Keesokan harinya ketika matahari sudah bersinar, Ling Nana bersiap - siap hendak memasuki hutan terlarang yang berada di luar tembok kerajaan.

Dia membawa perlengkapan anak panah dia selempangkan dengan tali di depan dada dan anak panah di punggung dan busur dia sangkutkan di pundak.

Sementara pedang dia ikat di pinggang dan belati di tempel di bagian kaki sebelah kanan bawah.

Dia sudah memodif pakaiannya menjadi celana berkuda dan sedikit kain yang melebar di bagian depan dan belakang sementara sisi kiri dan kanan terbuka memanjang sampai pangkal paha. Sementara kaki jenjangnya di tutupi celana berkuda hitam.

Dia berfikir, karena aku dari dunia modern, jadi harus modis dong he he he..

Dia mulai memanjat tembok melalui sulur pohon yang merambat di dinding tembok itu.

Pelayannya memandangi dia yang memanjat dengan sedikit rasa was - was. Dia takut nyonyanya masuk dalam bahaya.

"Jangan kuatir Yan sing!" ucapnya dari atas karena melihat wajah pelayannya itu sedikit berkerut.

"Hati - hati nyonya!" Dia memberi nasehat kepada tuannya agar berhati- hati di dalam hutan terlarang.

Ling Nana hanya mengangguk dan mulai turun ke arah luar tembok.

Jika kita melihat dari istana dingin, kita tidak bisa melihat sulur pohon itu karena di tutupi pohon lain yang tumbuh berdekatan dengan tembok. Ketika kita mendekati tembok baru sukur itu terlihat karena posisi yang tersembunyi.

Di tembok luar Ling Nana berlahan - lahan turun dan memperhatikan sekitar. Dia takut ada ular yang nongkrong dan mematuknya.

Ketika dia sudah sampai di dasar dia merasa aroma yang lembab, mungkin karena pembusukan dedaunan di situ.

Dia pelan - pelan melangkah takut ke injak ular. Dia mulai menebas pohon - pohon kecil di sekitar agar dia mengetahui jalan pulang, jadi dia harus membuat jalan yang akan dia lalui kedepannya.

"Aish! Hampir!" dia hampir saja di patok ular yang bertengger di dahan pohon kecil yang dia lalui. Dengan sigap dia mengayunkan pedangnya memotong ular tersebut jadi dua.

Tidak berapa lama dia menemukan kelinci dan burung pagar. Dia masih tetap berjalan kedalam untuk mengetahui seberapa mengerikan hutan itu. Tapi tiba - tiba dia berhenti, dan merasa merinding ketika melihat pepohonan yang besar dan berlumut itu.

Sungguh sangat terlihat bahwa hutan ini belum di masuki seseorang. Dia membayangkan ular besar yang akan melilitnya, sehingga dia tidak melanjutkan berjalan lebih dalam.

Kapan - kapan saja aku menelusuri ke dalam hutan ini. Pikirnya, jadi dia hanya mencari sayuran liar dan jamur di sekitar itu sambil menunggu mungkin saja ada lagi kelinci lewat. Karena tugasnya adalah berburu 3 hewan berbulu.

Tiba - tiba di teringat Popo.

"Hei Popo, apa kau merasakan aura aneh di hutan ini?" Tanyanya, karena dia merasa ada aura mengerikan di dalam hutan ini.

"Hmm, sepertinya aura binatang buas yang sudah berumur berabad - abad tuan." Popo juga merasakan hal yang sama.

"Apa tidak ada yang lain?" Dia ingin memastikan apa perasaannya benar.

"Ada sedikit magic tuan, tapi lokasinya sepertinya masih jauh."

"Hmm ya, saya kira juga begitu." Ucapan Popo tidak salah, karena dia juga merasakan hal yang sama.

"Apakah sekitar sini ada binatang buas popo?"

"Tidak terlalu dekat tuan, apa anda hendak meburunya?" Popo penasaran, apakah tuannya ini sangat berambisi dengan hadiah, sehingga dia mengusahakan langsung mendapatkan 3 hewan berbulu?

"Tidak sekarang, perhatikan kelinci 1 lagi agar ini pas tiga, saya sudah menemukan banyak jamur dan tumbuhan liar, bisa di masak nanti."

"Di belakang anda ada beberapa babi hutan tuan." Ternyata pertanyaan yang ada di kepalanya terjawab, tuan berambisi dengan hadiah, gumamnya dalam hati.

"Baiklah, itu juga berbulu. Mari kita buru"

Akhirnya Ling Nana mengikuti arahan yang di berikan Popo dan menemukan sekawanan babi hutan.

Ling Nana cuma memanah satu yang berukuran sedang karena dia nanti takut terlalu berat untuk memanjat tembok.

"Kenapa anda kuatir tentang itu tuan, anda bisa menaruhnya di ruang portabel." Popo mengingatkan, bahwa Tuannya memiliki ruang penyimpanan.

"Sial! Kenapa tidak kau katakan lebih awal" Dia juga merasakan kepikunannya telah muncul.

"Anda kan tidak bertanya" ucapnya sediki takut, dia takut kena marah.

Dia belum tahu pasti bagaimana sifat tuan barunya ini. Karena tuan dia sebelumnya sangat susah untuk di ajak bercanda.

Akhirnya dia memasukkan semua hasil buruannya di ruang portabel atas saran Popo dan dia memanjat tembok untuk kembali

Ilustrasi dalam hutan terlarang ni

1
Helen Nirawan
ini istana dingin ato rmh angker ?
Helen Nirawan
hutan ny serem iihhh
Siti Aisyah
ngapain punya byk selir klo bikin pusing oleh tingkah mereka...mending satu tp tentram dan hidup bahagia..
ini lg putra mahkota nya bodoh amat..diam aja satu selir nya ada yg di zolimi...ternyata urusan dan hukum di istana ribet jg..
Helen Nirawan: diiihh bini lu dah byk gk usah ribet lg ngurusin Nana , sono lu jauh2
total 1 replies
Siti Aisyah
coba lanjut baca..selir samping...ada yaa
Nanik S
baru awal lucu
Nasiati
Alhamdulillah ceritany nangis banget
sukensri hardiati
kata othor istana dingin hanya punya 2 kamar di lantai atas dan 2 kamar dilantai bawah...
jadi mbayanginnya ya nggak segede ilustrasinya..
Kartika Dewi
recomended cerita yang bagus thor,saya kasih 1 vote
Taty Hartaty
nah bener kan kataku jendral akan minta cerai untuk Ling Nana,setuju banget
Taty Hartaty
semoga permintaan nya adalah cerai sehingga dia akan menyesal setelah cerai🤭
Lina Mei
bagus
Fani🪶
😷
Nonik
video ada
Tubuni Boru Manalu
bagus
Memyr 67
𝗍𝗂𝖻𝖺 𝗍𝗂𝖻𝖺 𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗂. 𝗁𝖺𝗁𝗁𝗁𝗁𝗁
Memyr 67
𝗁𝗆𝗆𝗁 𝗋𝖺𝗆𝖾𝗇 𝖻𝖺𝗄𝗌𝗈. 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗇𝗀𝗂𝗅𝖾𝗋 𝖺𝗄𝗎
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗎𝗌𝗎𝗌 𝖽𝗂𝗉𝗈𝗍𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗂𝖻𝗎𝖺𝗇𝗀, 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗍𝗎𝗆𝖻𝗎𝗁 𝗅𝖺𝗀𝗂? 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝖾𝗋𝖿𝗎𝗇𝗀𝗌𝗂 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋? 𝗄𝗈𝗄 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖽𝗂 𝗅𝗎𝖺𝗋 𝗇𝖺𝗅𝖺𝗋?
Memyr 67
𝗄𝖺𝗂𝗌𝖺𝗋 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝖽𝖺𝗁 𝗍𝖺𝗎 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗋𝗂𝗇𝗀 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗍𝖺𝗇𝗉𝖺 𝖺𝗅𝖺𝗌𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌, 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖽𝗂𝗁𝗎𝗄𝗎𝗆 𝗃𝗎𝗀𝖺.
Memyr 67
𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗅𝗎𝗉𝖺? 𝗄𝖾 𝗅𝗂𝗆𝖺 𝗄𝗌𝖺𝗍𝗋𝗂𝖺 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗋𝗂 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗅𝗂𝗇𝗀 𝗇𝖺𝗇𝖺? 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖽𝗂𝗌𝖾𝖻𝗎𝗍 1,2,3 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝖾𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝗅𝗂𝗇𝗀 𝗇𝖺𝗇𝖺, 𝗄𝖾𝗍𝗎𝖺 𝗍𝗂𝗆𝗌𝖾𝗌 𝗉𝖺𝗇𝗀𝖾𝗋𝖺𝗇 𝖻𝖺𝗂𝗅𝗂 𝖼𝗁𝖺𝗇𝗀 𝗁𝖾. 😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!