NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Jadi Suami

Tiba-tiba Jadi Suami

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Berbaikan / Menantu Pria/matrilokal / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:91.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria Susanti Harahap

Mengikhlaskan Yohana menjadi istri kakaknya bukanlah hal yang mudah untuk Beni, sebab teman sekelasnya itu adalah cinta pertamanya, selama enam tahun ia harus jaga jarak untuk memulihkan patah hati, hingga akhirnya kakaknya meninggal karena kecelakaan motor.

Tiga bulan kemudian ia diminta pulang oleh ibunya. Kepulangannya ternyata untuk dinikahkan dengan Yohana, kakak iparnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria Susanti Harahap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kabar Buruk Tentang Reni

Sudah pukul Tujuh. Dengan mata masih mengantuk, aku buru-buru ke kamar mandi yang juga berada dalam kamar untuk berwudhu. Semalam karena tidur terlalu larut, akhirnya aku harus bangun kesiangan sehingga terlambat salat Subuh. Meski begitu aku tetap salat, lebih baik terlambat daripada tidak salat sama sekali.

Bruk. Bruk. Bruk. Bersamaan dengan salam, seseorang menggedor pintu kamarku. Diikuti suara teriakan. Rupanya itu Riko, teman satu angkatan Reni, juga satu organisasi dengan kami. Aku mengenalnya sejak lama. Ia sempat meminta bantuanku untuk menjadi comblang dirinya dan Reni. Tapi ditolak mentah-mentah oleh Reni.

"Ada apa Ko, pagi-pagi sudah ke sini " Kataku, agak kesal sebab kaget dengan caranya mengetuk pintu.

"Reni, Ben. Reni," katanya sambil menunjuk arah luar

"Kenapa dengan Reni?"

"Semalam ia hilang, kami mengira ia pulang setelah izin sakit, tapi ternyata tidak. Reni jadi korban geng motor. Tadi ditemukan di semak lapangan bola yang berada di Timur rumah sakit, dia ...." Riko tak bisa melanjutkan ceritanya, ia menangis sambil berlutut.

"Innalilahi, Reni kenapa Ko? Cerita yang benar. Jangan nangis dulu!" aku terlanjur terbawa emosi, langsung menarik dokter muda itu agar kembali bangkit dan bercerita.

"Dia jadi korban pelecehan," Riko kembali menangis.

Rupanya, semalam, setelah ku tinggalkan, Reni yang kemungkinan hendak kembali ke rumah sakit di hadang oleh geng motor yang sudah mengintai sejak kami jalan berdua ke lesehan. Tak hanya mengambil barang-barang berharga Reni, mereka juga merebut paksa kesuciannya. Reni ditemukan pagi-pagi di semak-semak lapangan bola yang berada masih sekitar rumah sakit. Namun kalau malam di sana sepi, bahkan bisa dipastikan tak ada yang ke sana selarut itu.

Semula tak ada yang ngeh dengan kehilangan Reni. Baru ketahuan saat salah seorang teman koas Reni yang kebetulan juga masih saudara menghubungi ibunya pagi ba'da Subuh. Menanyakan apa Reni baik-baik saja sebab mobilnya masih diparkiran padahal orangnya sudah pergi sejak semalam. Ibunya tentu panik sejak semalam ia tak pulang, yang orang tuanya tahu Reni dinas malam dan biasanya baru pulang jam tujuh pagi.

Jam lima pagi itu juga, atas koneksi orang tuanya, semua mencari Reni dibantu oleh polisi, satu jam kemudian ia ditemukan dan betapa terkejutnya saat gadis malang itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

"Sekarang Reni dimana?" aku pun ikut terbawa suasana, menangis mendengar kondisi Reni saat ini. Sebagai teman dekatnya aku pun tak sampai hati mendengar cerita itu. Aku merasa iba padanya.

"Dia di rumah sakit, masih dalam perawatan sebab selain mengalami luka-luka, Reni juga sepertinya trauma." kata Riko.

Kami berdua segera meluncur menuju rumah sakit. Aku bahkan tak sempat ganti baju, hanya mengenakan kaus oblong dan celana training yang dipakai tidur. Di depan ruangan tempat Reni dirawat, sudah menunggu orang tuanya yang menangis berpelukan, juga keluarga dan teman-teman Reni.

Mereka pasti sangat terpukul dengan apa yang menimpa Reni, semua terjadi tiba-tiba, apalagi Reni adalah anak tunggal. Harapan orang tuanya ada pada Reni.

"Seharusnya semalam kami menemani Reni pulang. Kami kira ada temannya sebab semalam ada yang menjemputnya. Ia bahkan kembali ke ruang UGD setelah yang menjemputnya datang." Kata teman koasnya.

Aku diam. Mencoba mencerna kejadian ini, ditambah cerita teman-temannya.

Semalam Reni pergi denganku. Setelah pengakuan yang dibuatnya, karena kesal, aku meninggalkan ia di tempat makan sendiri.

Kejadian yang menimpa Reni terjadi di sekitar wilayah Timur rumah sakit. Berarti itu terjadi setelah aku meninggalkannya. Pasti Reni pulang sendiri dan geng motor itu melakukan aksi bejatnya.

Sial. aku benar-benar kecewa pada diriku sendiri. Tahu lokasi itu sangat rawan, tapi kenapa begitu bodoh meninggalkan Reni sendirian. Harusnya aku mengajaknya kembali ke rumah sakit bersama. Setidaknya kalau di rumah sakit ia bisa kembali ke rumahnya naik mobilnya sendiri dan itu jauh lebih aman ketimbang meninggalkan dirinya sendiri di wilayah itu.

Aghhhh, aku benar-benar bersalah. Aku sudah ceroboh membiarkan Reni dalam masalah besar. Ia sampai harus menderita seperti ini.

Bruk. Aku langsung bersimpuh di hadapan kedua orang tua Reni.

"Kenapa Ben?" Tanya teman-temannya yang mengenal aku.

"Pak, Bu ... maafkan saya. Saya yang salah. Saya tak seharusnya membiarkan Reni sendiri. Semalam saya adalah orang yang menjemputnya di UGD. Tapi ia mengajak saya makan di lesehan Timur. Usai makan saya pulang duluan, membiarkan Reni sendiri di sana. sehingga ia harus mengalami ini semua " Kataku.

"Kamu?" ibunya Reni menunjuk aku.

Ayah Reni langsung menarik leher baju kausku, ia kemudian meninju wajahku hingga aku terhuyung ke lantai.

"Bajing-- kamu ya. Laki-laki tidak bertanggung jawab, berani sekali kamu membiarkan Putri kami dalam bahaya!" Kata ayahnya sambil menunjuk wajahku. "Aku tak akan memaafkan kamu. Kau harus mendapatkan ganjaran atas perbuatanmu!" baru saja ayahnya Reni hendak memukulku, polisi yang berada di sana segera melarai, memisahkan kami berdua. "Lepaskan saya. Laki-laki itu sudah mencelakai putri saya. Sekarang saya akan memberinya pelajaran. Saya akan membunuhnya dengan tangan saya sendiri agar sakit putriku bisa terbalaskan!" Kata ayahnya.

Sekuat mungkin ayahnya Reni berusaha memukulku, tapi polisi cukup banyak hingga aku berhasil lepas dari cengkraman ayahnya.

"Pak, kalau saya tidak bisa membalas anak ini dengan tangan saya, maka saya akan menjebloskan ia ke penjara. Tolong bawa ia ke kantor polisi pak, tahan dia, biarkan ia membusuk di penjara!" Kata ayahnya Reni.

Pimpinan polisi yang berada di tempat segera memerintahkan bawahannya untuk membawaku ke kantor polisi. Sampai di sana aku ditanyai, tapi karena aku tak terbukti bersalah, saat itu juga aku dilepaskan meski sebenarnya aku rela di penjara sebab sudah membuat Reni seperti itu.

"Tak ada pasal yang bisa mengenai mas, jadi kami tidak bisa menahan mas." kata polisi yang mulai kewalahan sebab aku tetap ngotot minta di penjara.

"Tapi pak, gara-gara saya meninggalkan teman saya makanya Reni jadi begini. Jadi tahan saja saya pak." pintaku, sambil menangis dan memohon pada polisi.

Kini polisi harus bekerja keras untuk mengusir ku dari kantor mereka sebab aku tetap tak mau pergi. Aku ingin di tahan, aku sudah bersalah membuat seorang gadis yang baik hati harus menderita seperti ini.

Langit pagi ini sebenarnya sangatlah cerah, namun terasa muram bagiku sebab ujian yang menimpa Reni. Andai waktu bisa diulang lagi, sekesal apapun aku tak akan membiarkan Reni sendiri di sana. Aku akan mengantar tak hanya sampai rumah sakit, tapi sampai ke rumahnya agar ia aman.

1
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
nah itu, hidup itu adalah pilihan. cari jalan sendiri ben
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
berasa abah dia itu makhluk yang sempurna, dia ngerasa betul sendiri
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
itulah kelemahan bundamu, terlalu nurut. surga nya istri ada di ridho suami, tapi bukan untuk di siksa atau di sakiti hati nya 🙄
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
coba di selidiki ben
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
abahku teu boga otak, agama di no satu kan, semua agama, dia sendiri sudah berkelakuan seperti yang di ajar kan agama?
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
agama pake alasan 🤦‍♀️
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
padahal kalau di lawan kalah tenaga tuh, wkwkwk ngajarin gak bener aku🤦‍♀️
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
malangnya nasib mu Ben, paling menyebalkan punya ayah diktator punya ibu yang gak bisa membela, nasib kita kok sama ya🥲
Nurrosi Qolby
Luar biasa
Badai Putih
Seru banget episode yang ini.. jangan lama-lama update bab barunya ya
NewJerseyJack
Lanjut dong Thor! Aku mah nangis kalau cerita ini gak lanjut :(
monsoonblooms
thor up nya jan lama" yaaahhh😃 ⓈⒺⓂⒶⓃⒼⒶⓉ ⓉⒽⓄⓇ 🔥🔥
MouthofMexico
Thor udah ga tahan nih pengen baca bab baru hihi
Nightingale Soakage
Iiiii ditunggu kelanjutannya! *baru kali ini aku ninggalin jejak nih uwuwuwu
Yuni Rahma
lanjut
Yuni Rahma
cerita nya bagus, tetap semangat nulis thor. d tunggu up ny
Yuni Rahma
Ben jd laki g peka bgt sih, setiap masalah yg ada krn ketidak pekaan dia.
Arkana
up thor
Nova
ichhhhh tambah penasaran....ayooooo kak othor.....up lg...jgn Ampe aku sakit Krn penasaran
Nova
aduchhhh si abah.....kgk ada sopan santunnya ya...ngusir tamu seenaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!