NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Dosen Killer

Menikah Dengan Dosen Killer

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Dosen / Tamat
Popularitas:885k
Nilai: 4.5
Nama Author: H.Elisha

Reyhana gadis cantik namun bar-bar terpaksa menikah dengan dosen di kampus nya yang lebih parah nya lagi ia akan menikah dengan Regan dosen yang terkenal killer nya di kampus. Ia sudah menolak mentah-mentah perjodohan tersebut namun karna ancaman orang tua nya terpaksa ia menerima nya.

Tak jauh beda dengan Regan yang juga mengenal Reyhana mahasiswa di kampus nya yang nakal nya tidak ketulungan,namun mengingat usia nya yang sudah matang ia menerima perjodohan tersebut.

Bagaimana kah kedua nya menjalani pernikahan mereka yang berbeda sifat dan karakter tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon H.Elisha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Hari ini merupakan hari libur Hana sudah bersiap di kamar nya untuk pergi bersama kedua sahabat nya tersebut,ia menuruni tangga sambil bersiul ria menuju meja makan lebih dulu untuk mengisi perut nya sebelum nanti mereka sibuk.

"Udah rapi aja mau kemana"tanya mama Rani menatap Hana.

"Ada urusan penting ma"ucap Hana santai.

"Urusan penting kepala mu,seperti orang sibuk aja"ucap mama Rani kesal mendengar jawaban putri nya tersebut.

"Hehehe mau bertemu teman-teman yang lain ma buat rencana buka cafe yang kemaren Hana katakan itu"ucap Hana mengisi piring nya dengan nasi goreng yang ada di depan nya.

"Oh jadi kalian beneran mau membuka cafe itu mama kira hanya bualan kalian saja"ucap mama Rani.

"Ck maka nya sesekali mama berpikir baik tentang putri mama ini bukan berpikir buruk terus"celetuk Hana.

"Jelas lah mama berpikir begitu kamu nya aja tiap hari buat masalah terus"ucap mama Rani.

"Makan dulu baru bicara"ucap papa Adit menatap Hana.

"Siap pak bos"ucap Hana menunjuk kan deretan gigi nya yang rapi sambil melanjut kan makan nya tersebut.

Selesai Hana berpamitan kepada orang tua nya keluar dari rumah,ia masuk ke dalam mobil nya mengendarai nya menuju kantin sekolah karna semalam mereka sudah janjian akan berkumpul di sana.

"Selamat pagi menjelang siang buk"ucap Hana keluar dari dalam mobil nya berjalan ke kantin tersebut.

"Neng Hana ada-ada saja"ucap ibu kantin tersebut menatap Hana.

"Wah kemana kedua bocah itu belum datang juga yah"ucap Hana duduk di kursi.

"Buk bakso sama teh nya satu yah"pesan Hana lagi.

"Neng Hana belum makan"tanya ibu kantin namun tangan nya tetap membuat bakso pesanan Hana.

"Makan lah bu tapi kalau di sini baru makan pun akan terasa lapar kembali"ucap Hana terkekeh begitu juga ibu kantin.

"Bukk sekalian sama Febi bu"ucap Febi menghampiri Hana dan duduk di samping nya.

"Lo belum sarapan"tanya Hana.

"Belum gua bangun kesiangan dari pada lu berdua ngamuk sama gua mending gua makan di sini"ucap Febi.

"Ck Alasan mu neng gak masuk akal bilang aja lo lapar balik susah amat sih"celetuk Hana.

"Tau aja lo"ucap Febi cengengesan tak jelas.

"Itu anak satu lama bener datang nya"ucap Hana.

"Biar ajalah yang penting makan dulu laper gua"ucap Febi menatap bakso yang sudah di depan nya tersebut.

"Enak nih"ucap Hana memasuk kan banyak cape ke dalam bakso tersebut di tambah saos dan sedikit kecap.

Kedua nya asyik melahap bakso mereka di tambah gorengan yang ada di atas meja.

"Woiii"ucap Sila mengagetkan kedua nya.

"Njirrr"ucap Hana terkejut untung ia belum memasuk kan bakso tersebut ke mulut nya.

"Anak setan lo emang untung gua gak keselek"ucap Febi menatap kesal ke arah Sila.

"Lo berdua malah makan duluan gak nunggu gue"ucap Sila duduk.

"Bukan gak nunggu njir lo nya aja yang ke lamaan"ucap Febi di angguki Hana.

"Buk bakso nya sama teh satu"ucap Sila.

"Udah datang neng"ucap ibu kantin menatap Sila.

"Baru aja buk jangan lama ya buk"ucap Sila.

"Siap neng"ucap ibu kantin membuat kan bakso untuk Sila.

"Jadi gimana nih rencana kita"tanya Sila menatap Hana dan Febi bergantian.

"Tunggu aja dulu sampai siang siapa tahu ada anak-anak yang datang kita langsung bicarakan"ucap Hana.

"Kalau gak datang"ucap Sila.

"Ya kalau gak datang kita cari tempat yang bagus lah buat buka tu cafe urusan karyawan bisa di pikirkan nanti yang penting dapat tempat dulu"ucap Hana di angguki Sila.

"Makasi buk"ucap Sila setelah bakso nya datang.

"Sama-sama neng"ucap ibu kantin.

"Neng mau buka cafe"tanya ibu kantin pada mereka bertiga.

"Iya bu rencana nya begitu biar ada kerjaan kalau lagi libur kuliah sekalian ada pemasukan juga tambah-tambah uang jajan"ucap Febi.

"Wahh hebat itu neng semoga lancar neng"ucap ibu kantin.

"Amin buk makasi doa nya"ucap ketiga nya.

Satu persatu memang datang anak-anak seangkatan mereka yang memang juga berkumpul di sana tapi lebih banyak yang laki-laki di banding perempuan hanya mereka yang bar-bar saja ikut berkumpul di sana.

"Ehh kalian sudah lama di sini"tanya Robi menatap ketiga nya.

"Lumayan lah"ucap Sila santai.

"Kita ada tawaran bagus nih jika kalian mau"ucap Hana memulai bicara karna ia sudah selesai makan.

"Tawaran apaan"ucap Robi.

"Jadi begini kami bertiga rencana nya akan membuka cafe jika kalian mau ikut kerja sama untuk membuka nya silahkan soal nya kami belum ada cari orang baru sama kalian aja siapa tahu kalian minat buat tambah-tambah masukan gitu"ucap Hana.

"Boleh juga soal nya kita-kita juga gak ada kerjaan"ucap Robi di angguki yang lain.

"Tapi dimana"tanya Robi.

"Itu dia kita belum menemukan tempat yang cocok kalau kalian ada rekomendasi katakan aja siapa tahu cocok"ucap Hana.

"Ada sih bangunan kosong di sebalah sana tapi harus di perbaiki gitu untuk buka cafe cocok karna tempat nya dekat dengan keramaian"ucap Robi.

"Iya tuh gak jauh juga dari tempat tinggal kami jadi bisa buka sampe jam berapa pun"ucap yang lain.

"Boleh deh kita lihat dulu tempat nya kalau cocok kita ambil aja masalah perbaikan kita kan bisa tuh perbaiki nya sekalian buat lebih nyaman sama gimana tuh tempat menarik perhatian pengunjung juga"ucap Hana di angguki mereka.

"Tapi masalah apa menu nya bagaimana kami bertiga gak pandai memasak"ucap Sila membuat yang lain tertawa mendengar nya namun mereka maklum karna ketiga nya adalah anak orang kaya yang sekolah di tempat biasa seperti mereka padahal banyak sekolah elit yang bisa mereka masuki.

"Tenang aja urusan itu kami-kami bisa nanti buat uji rasa kita masak lebih dulu di sana kalian bisa mencicipi nya kalau sudah aman menu itu yang akan kita buat"ucap Robi.

"Syukurlah kalau begitu"ucap Sila bernafas lega mendengar nya.

"Kalian ada berapa orang yang akan ikut bergabung"tanya Febi.

"Kalau dari kami cuma lima orang doang soal nya mereka akan ke kota lain juga"ucap Robi di angguki Febi.

"Kalian berlima aja udah kali yah di tambah kami bertiga jadi delapan udah bisa tuh buat pembukaan kalau nanti udah semakin maju dan berkembang kita bisa cari karyawan lain"ucap Sila.

"Yaudah kalian makan juga dulu biar gua yang bayar sebelum kita melihat bangunan itu"ucap Hana.

"Makan gratis makasi Han"ucap mereka di angguki Hana.

Itulah mereka bertiga walaupun tingkah nya bar-bar suka membuat masalah namun ketiga nya baik mudah bergaul juga hingga banyak yang suka berteman dengan mereka tetapi ada juga yang takut,bagi mereka bertiga tidak masalah bertemab dengan siapa pun yang penting bisa di percaya dan masih batas wajar nya.

1
adning iza
ngga terasa sudh smp sni
adning iza
yuuhhhuuuu
adning iza
ya cari sendiri lah gan
adning iza
lagian regan klo mau pergi ngga bilang² dlu
adning iza
gregetan sma regan
adning iza
ya gmn ndak saling slah pham yg cew cuek yg cow ndak peka kalo udh bucin auto ugal²an nihh past
adning iza
regan ngga peka bget sii
adning iza
nah lohh ketahuan😅😅😅
adning iza
awas han pak su mode cemburu tuh
adning iza
the real pertemanan yg sesungguhnya
adning iza
jd ikutan kangen tmen² SMK
@Al**
/Good/
Siti Nurbaidah
Luar biasa👍👍semangat
Siti Nurbaidah
mantap👍👍👌cerita ny
Roziqin
Luar biasa
Alanna Th
zerem, penuh misteri
Alanna Th
satu lg ortu tdk brtnggng jwb; kl trjadi yg buruk pd sila bgmn? kq putriny dbiarkn dmangsa d pesta ultahnya?
Alanna Th
trnyt pk doski bisa romantis juga kala lg bucin
Alanna Th
ortu yg tdk brtnggng jwb, hanya mnuntut dpt cucu, tdk mmbantu mrk utk saling mnerima dahulu, malah dlepas tinggal pisah rmh
Alanna Th
khan ayah hana sdh sdh prnh blng, hana trbiasa dmanja. bgtlh, yg slh ortuny mnikahknny d usia muda sekali. aq yg nikah d usia 27 thn aja up n down dg ujian prnkhn n khdpn, mlh prnh pingin mati saja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!