NovelToon NovelToon
Luka Tak Termaafkan

Luka Tak Termaafkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Cintapertama / Patahhati / Hamil di luar nikah / Teen Angst / Lari Saat Hamil / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:65.6k
Nilai: 5
Nama Author: Cheryfey

Seira merupakan seorang gadis yatim piatu yang hidup dengan bibi dan kedua sepupunya. Dia selalu diperlakukan seperti pembantu dan selalu dimarahi jika pulang terlambat.

Seira tidak pernah tersenyum lagi sejak kedua orang tuanya meninggal dunia. Namun sejak dia masuk ke SMA, dia bertemu dengan teman-teman yang baik hati dan menerima dia apapun status sosialnya.

Adapula seorang pria yang diam-diam menyukainya, tanpa mengetahui Seira juga ternyata memendam rasa yang sama dengan pria itu, Dandy namanya.

Mereka lalu mulai dekat dan pacaran. Seira sangat beruntung karen Dandy memperlakukannya sangat istimewa, juga orang tua Dandy tidak mempermasalahkan hubungan mereka berdua.

Namun cinta tak selamanya indah. Satu-persatu masalah mulai muncul. Musuh lama Dandy datang dan mulai mendekati Seira sebagai bentuk pembalasan dendam.

Seira yang tidak tahu apa-apa dijebak, namun Dandy segera datang dan menyelamatkannya. Mereka lalu melakukan sesuatu yang seharusnya tidak mereka lakukan.

Hidup Seira yang sudah lama berantakan, menjadi hancur begitu dia melakukan sesuatu yang seharusnya tak dia lakukan bersama dengan Dandy. Namun semuanya sudah terjadi dan waktu tidak dapat diputar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cheryfey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 - Resmi Pacaran

Sewaktu pulang sekolah rencana Jerendra, dia akan pergi ke suatu tempat dulu. Karena hari ini cuacanya kelihatan cerah. Jerendra pergi ke panti asuhan tempatnya Serumi. Karena waktu itu dia sudah berjanji sama anak-anak panti akan kesana lagi.

Diperjalanan Jerendra menyempatkan untuk membeli oleh-oleh untuk mereka. Sekalian bersedekah dengan anak panti. Sesampainya disana, Jerendra disambut antusias oleh para penghuni panti.

Termasuk Serumi dia tidak berhenti tersenyum begitu melihat kedatangan Jerendra. Dia terus memperhatikan interaksi Jerendra yang sangat akrab dengan anak-anak panti.

"Duh ademnya lihat begini. Mas Jerendra memang baik banget." Ucap Serumi dengan suara pelan.

Karena walaupun Jerendra dari kalangan orang kaya, dia tidak pernah memperlihatkan dan memamerkannya. Jerendra selalu berpenampilan sederhana dan tentu saja hatinya sangat baik.

"Dek Serumi." Jerendra sudah berdiri didepan Serumi membuat Serumi salah tingkah karena ketahuan sedang memperhatikan Jerendra.

"Eh iya mas..."

"Haha muka kamu, kok merah Rumi haha." Serumi malah diledek oleh Jerendra. Serumi yang malu, lari kebelakang tapi Jerendra mengejarnya.

"Eehh mau kemana. Anterin aku jalan-jalan dong mau ya. Mumpung cuacanya bagus." Ajak Jerendra dan Serumi mengangguk mengiyakan.

Sekarang mereka sedang jalan berdua menikmati sore yang indah sesekali bercanda dijalanan. Terlihat seperti pasangan yang sangat romantis.

Waktu melewati taman, Serumi seperti melihat seseorang yang sangat mirip sahabatnya sedang duduk disana. Serumi memperjelas penglihatanya dan benar itu adalah Seira.

Tanpa pikir panjang Serumi memanggil Seira karena sejak mereka masuk SMA mereka jarang sekali bertemu. Dikarenakan Seira sangat sibuk bolak-balik antara kota dan rumahnya. Serumi juga sibuk mengurus panti, dia sangat rindu dengan Seira.

"SEIRA...!" Teriaknya dengan suara lantang, membuat dua orang yang sedang duduk itupun menoleh.

Seira sangat bahagia karena bertemu dengan Serumi lagi, mereka sangat jarang bertemu akhir-akhir ini. Mereka berpelukan dan mengabaikan dua orang yang sedang menatap mereka dengan pandangan berbeda-beda.

Yang satu bingung, dan yang satu lagi berwajah masam. Seira lalu mengenalkan Serumi ke Dandy. Mengatakan bahwa mereka itu sahabat dari kecil.

"Serumi Melati." Serumi mengenalkan namanya.

"Dandy Atmajaya." Balas Dandy menjabat tangan Serumi.

Jerendra yang paham situasi disana langsung pamit ke pasangan Dandy, Seira. Dia menarik Serumi pergi. Katanya mau lanjut jalan-jalan, beruntung Serumi itu orangnya peka.

Setelah kepergian mereka berdua Seira balik bertanya ke Dandy, tadi dia mau bilang apa. Tapi Dandy cuma senyum-senyum dan bilang kalau dia lupa mau bilang apa.

Hari makin sore, Seira berkata ingin pulang dulu karena belum mandi dan mereka masih memakai seragam sekolah. Dandy mengangguk dan akan mengantarkan Seira, kali ini tidak ditolak oleh Seira.

"Makasih ya Dan, maaf nggak bisa ajak kamu mampir."

Seira sudah bercerita semua ke Dandy tentang kehidupanya, tapi tidak semunya. Dia cuma bercerita bahwa bibinya tidak suka ada orang asing yang masuk rumahnya.

Seira tidak cerita, lebih tepatnya belum cerita ke Dandy bahwa dia selama ini disiksa oleh bibinya. Dandy memaklumi dan pamit untuk pulang. Sebelum benar-benar pergi Dandy memanggil Seira.

"Seira." Seira lalu menoleh kearah Dandy yang mendekat kearahnya.

Cupp!

Dandy nempelin bibirnya ke bibir milik Seira yang sekarang sedang membeku. Seira dicium oleh Dandy, tapi memang ciuman yang biasa saja cuma menempelkan bibir.

"Love you." Dandy berbisik lembut setelah menjauhkan wajahnya dari Seira yang masih diam mematung. Dandy lalu terkekeh dan mengusap rambut Seira. "Udah sana masuk. Aku pulang, dah!"

Dengan tidak sopanya setelah mencuri satu kecupan dibibir Seira, Dandy langsung pulang tanpa mengatakan hal apapun. Dia tidak tahu bahwa jantung Seira sudah mau lepas saja dari tadi.

Waktu malam saja Seira masih tersenyum terus. Bahkan ketika dua anak bibinya mencacinya hanya dibalas senyuman oleh Seira. Biasanya Seira akan langsung masuk kamar, tapi kali ini Seira mendengarkan cacian mereka seperti melodi romantis.

Sampai dua saudara tukang buli itu makin kesal dengan Seira. Memang itu cinta dampaknya sangat aneh.

Ditempat lain, Dandy nggak kalah bahagianya dari Seira. Sampai-sampai mau dipanggilin dukun oleh bibinya. Bahkan Fania, ponakan kecilnya yang biasanya selalu lengket ke Dandy nggak mau ikut dia.

Fania memilih sembunyi dibelkang ibunya, karena dari tadi Dandy senyum-senyum tidak jelas. Dandy belum dibolehin pulang karena hujan deras, juga bibinya masih takut dikira Dandy kerasuka dedemit. Ada untungnya juga Dandy nginep jadi besok dia bisa berangkat bersama Seira.

...*****...

Pagi ini Seira sudah dikejutkan oleh Dandy, dia sudah menunggunya didepan pagar rumah bibinya sambil tersenyum kearah Seira. Seira mendadak salah tingkah mengingat kejadian kemarin.

Dandy menyapanya dan membukakan pintu untuk Seira. "Pagi tuan putri, apakah semalam tidurnya nyenyak?"

Seira tersenyum menahan rasa malunya, "Haha, apaan sih Dan, nyenyak kok."

"Manis deh kalo lagi malu-malu gitu jadi tambah suka." Dandy mulai mulai jahil lagi dan sekarang pipi Seira sudah sangat merah. "Ehmm, jadi gimana?"

"Hah gimana apanya?" Seira balik nanya ke Dandy yang hampir buat dia gagal fokus nyetir karena tatapan polos imut Seira.

Dandy menepikan mobilnya sebentar agar tidak terjadi kejadian yang nggak diinginkan. Dandy mulai menatap Seira sambil memegang tanganya. Dandy mantap mau bilang sekarang tentang perasaanya.

"Seira, sebenernya aku sudah lama suka sama kamu. Mau nggak jadi pacarnya Dandy?" Dandy bilang cepet banget kaya lagi ngerap, untung Seira itu orangnya cerdas.

Dengan gugup Seira menjawab. "Mau."

Dandy malah pura-pura nggak denger karena mau mastiin aja. "Apa? Aku nggak denger Ra."

"Seira mau jadi pacarnya Dandy." Ucap Seira mantap yang membuat Dandy tersenyum senangnya bukan main.

"Hehehe, oke My Princess."

Dandy mengacak rambut Seira dan mendapat omelan dari yang punya, tapi akhinya diam karen dicium pipinya sama Dandy.

Dandy terkekeh lagi lucu banget si pacarnya. Mereka melanjutkan perjalanan kesekolah. Diperjalanan Dandy tidak berhenti mengusap tangan Seira yang digenggamnya.

...*****...

Mereka sudah sampai disekolah dan luamayan ramai, karena Dandy menyetirnya sangat lelet sengaja biar lebih lama sama Seira. Tiba-tiba yang nggak diharepin Dandy pun muncul. Si Alien muncul dengan tampang sok ganteng untung ganteng beneran. Nyamperin Seira dan mulai godain dia.

"Ehh pagi dek Seira, makin cantik aja ya tiap hari hehe." Cengiranya tanpa dosa, nggak tahu aja tuh ada orang yang lagi masang muka bete lihat pacarnya, iya PACARNYA digodain.

"Em pagi juga kak Theo, ah perasaan biasa aja kok." Jawab Seira sopan dengan kakak kelasnya itu. Seira tahu kalau Dandy lagi masang wajah bete sekarang ini.

"Enggak ini luar biasa Seira, kamu itu bagaikan—"

"Ekhhhhmm!" Tiba-tiba pawangnya muncul, Theo jadi merinding horor nggak berani lanjutin kata-katanya.

"Eehh ada yayangya Theo, kamu cantik deh." Theo berbalik sambil cengengesan.

"Lanjutin!" Kirana menyilangkan kedua tanganya sambil melirik Theo dengan datar.

Dalam hati Dandy udah mampusin tuh kakak kelasnya, pasti habis ini si Alien bakal dapet sarapan sepesial dari pacar maungnya. Salah siapa ngerdusin orang mulu.

"Engg itu yang. Eh kamu dipanggil pak Joko. Iya ini Kirana disini pak!" Theo berbohong, ketika Kirana menoleh dan dia tertipu. Theo langsung lari terbirit-birit kayak lagi dikejar rentenir.

"Theo goblok! Sini awas ya!"

Akhirnya mereka kejar-kejaran secara dramatis kaya film india pt2.

Dandy yang melihat itu cuma ketawa ngakak dan Seira merasa kasihan pasti abis ini Theo bakalan bonyok ditangan kakak kelas imutnya itu.

Dandy berpikir memangnya mereka nggak capek apa lari-larian terus, nggak ada bedanya waktu belum jadian sama sudah jadian. Mereka akhirnya kekelas.

Sebelum berpisah Dandy sempat ngacak rambut Seira terlebih dulu. "Semangat belajarnya ya pacarnya Dandy. Dadah jangan kangen!"

"Iih apaan si Dandy!"

Seira masuk kekelasnya sambil senyum bahagia. Senyum bahagia yang asli. Dan jangan lupakan dua orang yang masih asik kejar-kejaran kayak tom jerry hingga teriakan bu Irina yg berhasil menghentikan aksi mereka berdua.

1
Baobei
Untuk ending bagus banget ngena. Terimakasih autor yang telah bekerja keras untuk menyelesaikan ini. Semangat untuk kedepanya, ditunggu karnya selanjutnya
Baobei: Sama sama thor,,
total 2 replies
Ahiko Chan
Hal yang paling berharga untuk sementara waktu adalah mencoba memasukkan kebahagiaan ke dalam kehidupan orang lain
Ahiko Chan
Hal-hal buruk terjadi ketika orang baik berpura-pura tidak ada yang salah
Ahiko Chan
Jangan membuat keputusan dengan marah atau mempermalukan musuh setelah mengalahkannya
Ahiko Chan
Saya meminta Anda untuk tidak membenci, karena kebencian tidak meninggalkan ruang bagi seseorang untuk bersikap adil dan itu membuat Anda buta dan menutup semua pintu pemikiran
Ahiko Chan
Ini sedikit terlambat. Saya sedikit terlalu pergi. Sedikit terlalu lelah hanya bertahan
Ahiko Chan
Kehidupan ini dulu begitu benar mengabaikan kesalahan
Ahiko Chan
Penjahit penjahit mereka menggulung pesawat kertas
Ahiko Chan
Tidak bisa mengikuti, Anda membenci terlalu lambat
Ahiko Chan
Saya percaya bahwa Anda melewati masa lalu Anda dan Anda belajar apa yang Anda pelajari untuk alasan apa pun.
Ahiko Chan
Jangan pernah khawatir tentang hal-hal yang tidak mengkhawatirkan Anda
Ahiko Chan
Lakukan apa yang Anda inginkan, jika itu adalah sesuatu yang Anda sesali pada hari berikutnya, tidurlah larut malam
Ahiko Chan
Bagaimana mungkin kita tidak berbicara tentang keluarga padahal hanya keluarga yang kita punya
Ahiko Chan
Hal-hal yang paling kita inginkan adalah hal-hal yang paling cepat menghancurkan kita
Ahiko Chan
Hubungan seperti narkoba. Mereka membunuh Anda atau memberi Anda perasaan terbaik dalam hidup Anda
Ahiko Chan
Sulit melihat orang berubah, tetapi lebih sulit mengingat siapa mereka dulu
Ahiko Chan
Masa lalu tidak dapat diubah atau dilupakan, diedit atau dihapus. Itu hanya bisa diterima
Ahiko Chan
Beberapa dari kita melakukan banyak hal untuk membuat orang lain bahagia. Sedihnya, sebagian dari kita bahkan tidak mengenal seseorang yang akan melakukan hal yang sama untuk kita
Ahiko Chan
Jadilah dirimu sendiri dan biarkan semua orang mencintai orang itu
Ahiko Chan
Gulung satu maka saya akan menyalakannya. Pesan satu dan saya akan membelinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!